5 tahun berlalu.
Seorang wanita terlihat tengah memasak di dapur dengan jari-jemarinya yang begitu lihai saat menggunakan peralatan masak. Dia sedang membuat sarapan untuk dirinya, adiknya, dan putranya.
Ternyata masih ada 1 orang yang selamat dari tragedi yang menimpa keluarga Oswald. Dia tidak lain adalah Leonardo Oswald atau yang kerap di panggil dengan sapaan Leon. Pria kecil itu kini telah menginjak usia 11 tahun dan duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar.
Bukan hanya itu saja, Isabella pun kini sudah menjadi seorang ibu. Ternyata dia sedang mengandung seorang anak saat di ceraikan oleh Justin, dan anak itu bernama David Girald. Nama Girald di ambilnya dari nama sang mantan suaminya yaitu Justin Girald.
David kecil tengah menunggu Isabella di meja makan. Mengetuk-ngetuk sendok-nya ke piring yang ada di atas meja. Menunggu sang mama yang sedari tadi tak kunjung selesai dengan masakannya.
"Mama ... aku sudah lapar, apa masih belum selesai juga?" protes David yang sudah mulai kesal menunggu mamanya itu.
"Kak ... ayo dong cepat, aku mau berangkat sekolah!" protes Leon.
"Sabar sayang, sebentar lagi akan selesai ...!" Isabella berucap setengah berteriak.
Dia mempercepat gerak tangannya karena takut membuat sang putra dan adiknya itu menunggu lebih lama lagi. Setelah masakan itu selesai, Isabella memindahkannya ke atas piring. Kemudian meletakan piring ke meja makan. Mendudukkan diri di salah satu kursi yang masih kosong.
Tanpa pikir panjang David langsung berniat mengambil makanan di atas meja. Namun gerakan tangannya terhenti saat melihat tatapan mata Isabella yang menakutkan. Bocah itu hanya bisa tersenyum malu agar sang mama memalingkan pandangannya. Namun, sedikitpun mata Isabella tak bergeming. David kedip-kedip manja dengan senyum andalannya tapi masih tak berhasil.
"Cuci tangan dulu David." Akhirnya karena pasrah David pun pergi ke dapur untuk mencuci tangannya.
"Kak, pulang sekolah aku menginap di rumah Zen, ya?"
"Lebih baik pulang ke rumah, Leon. Jangan sampai merepotkan orang orang lain seperti itu."
"Apanya yang ngerepotin, Kak? Zen itu sahabat aku, kami sudah kenal sejak sama-sama masih jadi bayi, lagi pula dia juga tidak keberatan, 'kok." Leon mengambil lauk-pauk yang ada di atas meja.
"Bukan itu permasalahannya, Leon. Kalau kamu terus-menerus merepotkan orang lain seperti itu bisa saja mereka risih jadinya." Isabella berusaha menasehati.
"Kakak terlalu banyak nonton drama. Lagipula aku juga sudah biasa 'kok, Papa dan Mamanya juga tidak mempermasalahkannya kehadiran ku."
"Kamu mau menunggu di usir dulu? Bagaimana pun mereka tetap orang asing, jadi pastinya perlakuan mereka bisa berubah kapanpun."
"Ya sudah, berarti tunggu mereka berubah dulu, 'kan? Kakak tidak bisa menilai orang lain hanya dengan 1 pandangan."
Memang ada benarnya, Isabella hanya bisa terdiam. Sepertinya tidak ada guna lagi dia bicara. Melihat sifat keras kepala adiknya itu dia malah teringat pada sifatnya sendiri di masa lalu. Isabella hanya bisa tersenyum kecut memikirkannya. Setelah David mencuci tangannya dan kembali ke tempat duduk, acara makan pagi pun di mulai. Beberapa obrolan mulai terdengar.
"Rasanya seperti mimpi ya, bisa kembali tinggal di negara ini." Isabella masih mengunyah makanan di dalam mulutnya.
"Aku juga merasa begitu, hanya kita berdua saja yang selamat. Itupun karena Kakak sudah tidak tinggal di kediaman keluarga inti dan juga waktu itu menginap di rumah Zen." Leon menanggapi. Entah sudah menjadi kebiasaan atau apa tapi menginap di rumah Zen seperti sudah menjadi rutinitasnya sejak masih kecil.
"Ya, kamu benar. Takdir memang sulit di tebak. Tapi Kakak yakin ... Mama, Papa dan Kakak pasti masih menunggu kita di suatu tempat," kata Isabella dengan suara lirih.
"Tempat yang jauh ..." Leon berucap dan membuat Isabella terdiam untuk beberapa saat. Setelahnya mereka hanya makan saling diam sambil mendengarkan celotehan David yang tiada habisnya.
-
-
-
-
-
***
Catatan Penulis :
Ada kabar gembira buat sobat semua, Visual dari Isabella dan Justin sudah saya upload di Instagram. Buat yang penasaran atau pengen tau bagaimana gambaran wajah mereka yang ada di kepala saya, langsung chek sendiri aja ya, haha-haha.
@Zero_Antoni
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
SaLaMnOlNoL (⌐■-■)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Nur hikmah
waw trnyta ad ankya......bkl kmbli kh.....
sdih ko visualy d instragam...g dsni aj c thor
2022-02-11
0
Retrouvailles♕
waaahh udah ada buntutnya..girald kecil..
2022-02-05
1
aini
makin seru ni ceritanya, lanjut.
2021-10-04
0