Setelah memberikan uang sebagai bayaran kepada pria yang telah mengantarkannya, Isabella tersenyum kemudian pergi.
"Ahh, rasanya senang sekali ..." Isabella merenggangkan tubuhnya sambil tersenyum. Beberapa hari yang lalu ia mendapatkan pesan resmi dari perusahaan Girald Group yang mengajaknya untuk bergabung.
Ternyata orang yang mengirim pesan itu adalah Zay—Sekertaris Girald Group. Mereka pernah bertemu di luar negeri saat menghadiri acara amal.
"Rezeki memang sudah ada yang mengatur. Siapa sangka kalau aku akan mendapatkan undangan langsung seperti ini." Isabella tertawa pelan. Dia memperhatikan sekitar, takut salah mendatangi tempat. Namun bila dilihat sekilas, Isabella memang tampak seperti orang yang mencurigakan. Dia celingukan membuat orang lain salah paham dan berpikir yang tidak-tidak.
"Maaf, Nona. Ada keperluan apa Anda datang ke perusahaan kami?" Seorang pria yang sepertinya kepala keamanan di sana menghampiri Isabella.
"Ah! Maafkan saya, sebenarnya maksud kedatangan saya kesini adalah untuk melamar pekerjaan. Beberapa waktu yang lalu saya telah mendapatkan surat undangan langsung dari Girald Group," kata Isabella menjelaskan.
Pria itu menolak untuk berekspresi. Tatapannya seolah meminta penjelasan lebih karena belum yakin dengan penjelasan yang disampaikan oleh Isabella.
"Saya di undang oleh sekretaris, Zay. Dan, sepertinya dia tertarik dengan kemampuan kerja saya." Isabella kembali berbicara karena menyadari maksud dari tatapan pria itu.
"Baiklah. Pertama-tama mohon maafkan saya sebab telah mencurigai Nona, namun saya mohon pengertian Anda." Isabella merespon dengan anggukan menandakan dirinya tak mempermasalahkan hal tersebut. "Mari silahkan ikuti saya, Nona." Pria itu berbicara dengan nada datar. Mempersilakan Isabella untuk berjalan mengikutinya.
"Maaf merepotkan mu."
Isabella mengikuti pria berbadan besar itu dengan langkah percaya diri.
Kenapa nama Girald seperti tidak asing, ya? Apa pemiliknya adalah Justin? Ah, mana mungkin. Kurasa ini hanyalah sebuah kebetulan saja, setahuku dia sudah tidak lagi berada di negara ini. Dan, mungkin dia juga sudah--
Isabella menghela nafas panjang. Entah kenapa dia malah sedikit merindukan senyuman hangat pria itu.
Kamu harus fokus pada pekerjaan mu saat ini, Isabella! Jangan memikirkan hal-hal aneh yang sudah tidak mungkin lagi.
Isabella menepuk-nepuk wajahnya pelan. Beberapa karyawan yang lalu-lalang pun menatapnya dengan keheranan.
"Pak! Ada 1 motor di parkiran yang hilang!" Pria berbadan besar yang berjalan di depan Isabella berhenti. Membuatnya juga ikut berhenti sambil menatap keheranan.
"Hilang bagaimana?! Apa kalian tidak menjaganya dengan benar!” bentak pria itu marah.
Isabella ikut memperhatikan. "Maaf, dari pada memaki-maki bawahan Anda. Saya saran 'kan lebih baik segera pergi untuk mencarinya," kata Isabella mengingatkan.
"Diam! Ini bukan urusan mu. Biarkan aku memberinya pelajaran agar dia tidak melakukan hal yang sama lagi kedepannya."
"Maaf memotong, kalau boleh tahu berapa nomor plat motor yang hilang?" Isabella bertanya tanpa menghiraukan pria berbadan besar yang kini sudah berada di sampingnya.
"Tadi saat pencurinya membawa kabur saya melihat plat motornya--" Pria itu mengucapkan nomor plat yang di maksud.
"Baiklah, semoga pencurinya belum kabur terlalu jauh, ya. Saya coba hubungi kenalan saya dulu, dia adalah seorang polisi." Isabella terlihat menghubungi sebuah nomor. Tak lama setelah itu beberapa percakapan mulai terdengar.
Isabella tersenyum setelah memutuskan sambungan telpon. "Mereka sudah menangkap pencurinya. Ternyata sedang ada razia pengendara motor yang tidak membawa surat-surat lengkap."
Pria yang sebelumnya sudah panas dingin itu menghela nafas lega. "Syukurlah, terima kasih!"
"Ya sudah, kembali ke pos mu dan jangan sampai teledor seperti ini lagi kedepannya."
"Baik, Pak. Maafkan saya."
Isabella ikut senang melihatnya. Untung pemilik motor itu masih bernasib baik.
"Maaf membuat mu menunggu, kalau begitu ayo saya antar ke dalam." Mereka berdua mulai melanjutkan langkah.
-
-
-
-
-
***
Jangan lupa like dan komen di setiap bab
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Retrouvailles♕
dri namanya udah ketahuan klo itu punya justin
2022-02-05
1
ʀɪsᴛʏ ࿐
ada yang kangen 🙈
2021-08-03
1
Sarti Patimuan
Apakah mungkin perusahaannya Justin
2021-07-28
0