Hari sudah mulai sore. Isabella sudah menenangkan dirinya cukup lama di dalam kamar. Terus-menerus bersedih juga tidak akan menghasilkan apapun.
"Kumpulkan semua pelayan dan pekerja untuk menghadap ku," titah Isabella pada kepala pelayan yang berdiri di sampingnya, dia tidak lain adalah Rissa.
"Baik, Nyonya."
Semua orang nampak terburu-buru menghampiri Isabella. Mereka berjalan setengah berlari. Takut membuat majikannya marah karena terlalu lama menunggu. Kini semua orang sudah berkumpul di hadapannya. Tak satupun dari mereka berani menatap wajah Isabella.
"Kalian silahkan duduk." Isabella berucap mempersilahkan perwakilan dari mereka untuk mengisi sofa-sofa yang masih terlihat kosong.
"Ma-maaf, Nyonya. Ka-kami merasa tidak pantas untuk duduk berhadapan langsung dengan Anda." Seorang pria yang tidak lain adalah tukang kebun di kediaman itu angkat bicara.
"Lakukan saja apa yang ku katakan, itulah peraturan yang ada di rumah ini."
Isabella berbicara dengan tegas. Membungkam mulut pria itu hingga tubuhnya bergetar takut. Akhirnya beberapa orang mulai mengisi sofa. Pelayan lainnya hanya berdiri karena sofa tak akan cukup untuk di duduki oleh mereka semua.
"Baiklah, aku langsung ke intinya saja. Kalian semua pasti tahu 'kan tentang masalah yang di timpa oleh keluarga ku?" Semua orang diam, namun memang begitulah seharusnya yang mereka lakukan.
"Aku merasa bersalah karena pernah berbuat hal yang buruk atau pun berkata kasar kepada kalian semua. Dan, ... aku minta maaf ...” Orang-orang yang semulanya hanya menunduk kini terkejut sambil mendongakkan kepala mereka mantap.
"Mungkin ... kalian hanya akan bisa berkerja dengan ku sampai disini saja. Ke depannya aku harap kalian bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi."
"Tapi kami tak ingin berkerja dengan orang lain, Nyonya!" Tiba-tiba seorang wanita berteriak tidak terima.
"Benar, Nyonya. Walaupun terkadang Nyonya agak kasar dan suka memarahi kami. Tapi itu semua agar kami dapat bekerja lebih baik lagi. Memang benar kalau kami pun terkadang merasa kesal, tapi Nyonya sebenarnya adalah orang yang baik."
Pelayan wanita lainnya ikut mendeklarasikan suaranya.
"Kami hanya ingin terus mengikuti Nyonya. Jika Anda ingin tahu ... kami semua sangat bersyukur bisa menjadi bawahan dari wanita hebat seperti Anda. Seorang wanita yang tak pernah mengenal rasa takut dan selalu tegas dengan pilihannya."
"Anda bukan memilih pelayan lewat latar belakang ataupun organisasi-organisasi besar. Tapi Anda memilih pelayan menggunakan hati dan perasaan."
"Saat saya masih berada di desa, mendapatkan pekerjaan seperti ini sungguh membuat saya bersyukur. Ketika keluarga saya dalam kesulitan, Anda bahkan tak pernah tanggung-tanggung dalam membantu. Hingga perekonomian kami mulai membaik, itu semua karena bantuan dari Anda."
Isabella menahan air matanya di pelupuk mata. Tak terbayangkan bahwa masih ada orang yang begitu percaya dan menyayanginya dengan sepenuh hati. Kemana dia selama ini? Apa matanya buta sampai tak melihatnya?
"Terima kasih ... aku sangat senang mendengarnya. Tapi aku sudah tidak punya cukup biaya untuk memperkerjakan kalian semua lagi kedepannya. Apa kalian ingin bekerja tanpa di bayar?" Kata-kata itu berhasil membuat mereka semua terdiam seribu bahasa.
"Aku berjanji. Aku akan menjemput kalian lagi saat aku sudah kembali sukses seperti dulu."
Isabella meletakkan telapak tangannya di dada dengan sorot mata keyakinan. Entah kenapa air mata sudah tidak bisa lagi di bendung oleh semua orang. Seketika semuanya merapat dan saling memeluk satu sama lain. Sebuah perpisahan, yang akan menjadi awal baru dalam kehidupan.
Kini langit sudah berubah gelap, rumah utama terasa sangat sepi. Bangunan mewah itu akan di jual untuk membayar orang-orang yang telah membantu Isabella dalam pencarian besar-besaran selama 1 bulan penuh dan membayar gaji para pekerja.
"Besok, adalah hari dimana kehidupan baru ku akan di mulai. Selamat tinggal, orang-orang terkasih ku ..."
-
-
-
-
-
***
Catatan Penulis :
Entah kenapa di bagian-bagian awal ini cukup menguras emosi saya saat menulis. Semoga maksudnya bisa tersampaikan dengan baik, ya?
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
SaLaMnOlNoL (⌐■-■)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Retrouvailles♕
nyesekkk 😭😭😭
2022-02-05
1
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
mengsedihhh😭
2021-11-03
1
Linda yani
semangat isabel
2021-10-31
1