"Ada begitu banyak penyesalan yang menghiasi hidup ini. Andai saja waktu bisa di putar kembali ... mungkin ... semua akan terasa lebih baik."
"Memangnya kamu yakin kalau waktu bisa di putar kembali takkan ada penyesalan di kehidupan mu?" tanya Justin berhasil membuat gadis itu terdiam. "Penyesalan juga merupakan bagian dalam hidup. Dia takkan pernah hilang sekeras apapun kita berusaha, berawal dari penyesalan itu jugalah kita bisa melangkah maju dan mencoba untuk mengambil pilihan yang lebih baik lagi di masa depan. Walau sayangnya ... aku sendiri terjebak dalam penyesalan." Justin menutup matanya mencoba untuk membayangkan kenangan indahnya di masa lalu.
"Mungkin kita mempunyai nasib yang sama," ujar gadis itu membuat Justin kembali membuka matanya. "Aku dulu adalah seseorang yang sangat buruk, buta akan semua yang ku miliki sampai lupa arah jalan untuk kembali pulang. Hingga tanpa sadar ... aku pun terjebak pada penderitaan dan penyesalan ku sendiri." Suara wanita di belakangnya membuat ia hanyut seolah ikut merasakan perasaan yang sama. Mungkin, ini adalah obat yang di berikan tuhan untuk meringankan bebannya?
"Kau benar. Salah 1 langkah dapat merusakkan semua jalan di masa depan, dan pada akhirnya ... yang tersisa hanyalah tinggal kenangan. Kenangan yang mungkin belum tentu di ingat olehnya ..." Justin menghela nafas panjang.
"Kau harus kuat dan berusaha untuk memperjuangkan hal yang menurut mu harus di perjuangkan. Aku yakin ... akan ada saatnya dimana kita menemukan jawaban terbaik dalam hidup ini."
"Ya ... mungkin saja."
Langit sudah berubah warna, senja tengah menjemput malam. Gadis itu terdengar seperti menerima panggilan dari ponselnya. Justin tak menoleh, ia tengah memandang langit-langit berwarna jingga di depan matanya sambil menyaksikan matahari yang akan segera tertidur. Lampu penerang taman sudah menampakkan sinarnya, bersama dengan suara gaduh beberapa pengendara yang lalu lalang.
Justin menghela nafas lega. "Terima kasih ya, walaupun tidak benar-benar sirna tapi perasaan yang mengganjal hati ku sudah sedikit membaik ..." Justin menoleh, mencari wanita yang sebelumnya berbicara dengan dirinya tadi. Tapi sayangnya, wanita sudah pergi entah kemana.
"Ternyata aku belum tahu wajah wanita yang berbicara dengan ku tadi, ya ..." ujarnya hanya bisa tersenyum kecut. Bodoh sekali, sudah berbicara begitu banyaknya tapi tak saling berkenalan satu sama lainnya. Ia hanya bisa tersenyum sambil meraih jas berwarna hitam yang ada di sampingnya kemudian membangunkan tubuhnya dari kursi. "Tapi kenapa aku merasa tak asing dengan suara wanita itu ... apa hanya mirip saja?"
"Semoga kita masih bisa bertemu lagi ..." Justin berucap pelan dan beranjak dari tempat itu untuk segera pulang. Ia kembali berjalan menyusuri jalan yang sama mencoba untuk mencari kendaraan umum.
***
Sementara di Tempat Lain.
"Terima kasih, ya." Isabella berucap sambil tersenyum setelah memberikan ongkos pada seorang driver yang sudah mengantarkannya hingga tempat tujuan. Tadi saat sedang menikmati udara sore ia sempat berbicara dengan seorang pria, namun karena hari sudah semakin gelap dan Rissa juga sudah menelponnya sebab khawatir, akhirnya Isabella memutuskan untuk pulang.
"Astaga, aku bahkan tak memberitahu pria itu kalau aku sudah pulang. Kira-kira dia sedang apa ya sekarang?" Sepertinya karena terlalu buru-buru Isabella sampai melupakan tata krama ketika berbicara dengan orang lain sampai lupa berpamitan.
"Semoga aku bisa bertemu lagi dengannya. Entah kenapa ... ada perasaan aneh yang muncul di hatiku." Isabella menatap ke arah langit untuk beberapa saat kemudian membuka gerbang kecil di depan rumahnya dan segera masuk. "Tapi kalau di pikir-pikir, suaranya sangat mirip dengan 'dia'. Apa hanya perasaan ku saja, ya ...?" Isabella bergumam tak yakin.
-
-
-
-
-
***
BERSAMBUNG...................
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Anonymous
Ceritanya kadang nggak pakai logika sih
2021-12-08
2
NOiR🥀
liku liku ranjau..BErTeMu tanpa seNgaja
2021-09-28
0
Dewi Dewi Ahmat
hmm msak sih sma2 nggk bisa peka,,kn prnh mnjlin rmh tngga..??
2021-07-26
0