Kenapa responnya langsung menanyakan pria atau wanita?
Zay agak bingung, baginya pertanyaan yang baru saja di katakan oleh Justin itu sungguh sangat berbeda dengan apa yang ia bayangkan.
"Wanita, tuan." Zay masih berusaha memperhatikan raut wajah Justin. Sesekali dia kembali fokus pada stir kemudi secara bergantian.
"Coba ceritakan lebih banyak tentangnya, apa yang membuat mu punya keyakinan sampai merekrut dia seperti ini." Zay melirik lagi.
"Saya merekrut dia karena saya melihat potensi dan kemampuan besar dalam dirinya, tuan. Dia handal dan berbakat dalam bidang bisnis, bahkan ada desas-desus bahwa dia sering mendapatkan penghargaan di luar negeri walaupun orang tidak terlalu mengenalnya."
"Kenapa begitu?" Justin nampak membuka kedua kelopak matanya. Seolah tertarik dengan pembicaraan.
"Semua penghargaan selalu di alihkan kepada atasannya dan juga nama perusahaan mereka. Ia tak mendapatkan apapun, hanya gaji perbulan seperti biasanya."
"Apa-apaan itu? Kenapa dia tidak meminta haknya? Bodoh sekali ..." Justin yang mendengarnya entah kenapa jadi ikut jengkel.
"Setelah saya cari tahu lebih lanjut, ternyata dia melakukan hal itu untuk menghindari hal-hal yang bisa mengancam dirinya. Saya dengar juga di sana dia hanya hidup bersama dengan anaknya dan seorang teman serta tak memiliki kerabat ataupun orang tua." Lagi-lagi Zay menjelaskan.
"Hei, kau menyukainya ...?"
Zay tersentak, dia benar-benar terkejut saat Justin menarik tipis bibirnya dengan raut wajah menyelidik.
"Ma, maksud Anda, tuan?"
"Kau tidak perlu menutupinya lagi. Memangnya kau pikir kita sudah saling mengenal berapa lama? Ini adalah kali pertamanya kau begitu tertarik dengan seorang wanita."
Zay benar-benar membisu, mau menyangkal pun dia sendiri tak yakin kalau dia benar-benar tidak tertarik.
"Haha, aku jadi penasaran bagaimana wanita yang kau sukai itu." Justin tertawa pelan.
Justin tersenyum? Bahkan tertawa? Sudah lama sekali Zay tidak melihat Justin menampilkan ekspresi begini. Mungkin seperti itu juga tidaklah buruk.
Mereka berdua sudah saling mengenal cukup lama. Saat itu ketika nyawa Zay dalam bahaya Justin lah orang yang telah menyelamatkannya.
Mungkin karena hutang budi, akhirnya Zay memutuskan untuk mengikuti langkah pria itu hingga saat ini. Mereka cukup dekat, bahkan bisa di katakan sebagai sahabat. Hingga lambat-laun Zay pun sudah mulai terbiasa di perintah oleh Justin dan bahkan sampai benar-benar menganggap bahwa Justin adalah bosnya.
Ketika sedang berperan sebagai sekretaris mungkin orang-orang tidak akan bisa tahu bahwa mereka berdua adalah sepasang sahabat yang pernah saling mengukir sejarah dalam hidup bersama.
Setelah Justin bercerai dengan Isabella karena sikapnya yang sangat buruk ia pun mengurung diri dari dunia luar dan tak mengetahui apapun.
Kejadian hilangnya keluarga Oswald dan semua informasi yang berkaitan juga ikut hilang bak di telan bumi. Seperti memang sengaja di hapus oleh negara.
"Dia...cantik." Zay bicara pelan, membayangkan wajah seorang gadis sambil menyunggingkan sebelah senyuman.
"Hei, hei, aku tahu persis bahwa kau tidak akan tertarik hanya karena dia cantik. Pasti adalah hal lain yang membuat mu sampai menyukainya, 'kan?" Justin semakin menggoda pria di hadapannya, dia benar-benar menikmati perubahan raut wajah Zay yang membuatnya ingin tertawa sendiri.
Menyukainya? Apa ini benar-benar sebuah perasaan suka?
Zay membatin, belum yakin dengan alasannya sendiri kenapa itu bisa di katakan sebagai rasa suka. Tanpa di sadari mereka pun sudah sampai di perusahaan Girald Group.
Pikirannya seketika lenyap, kembali fokus pada hal yang sedang di lakukan-nya sekarang. Mobil sudah terparkir di tempat yang seharusnya. Dia berjalan keluar dan membukakan pintu untuk Justin. Semua pasang mata mulai teralihkan pada mereka.
Para petugas keamanan sudah mulai berbaris seperti biasa untuk menyambut kedatangan petinggi perusahaan. Justin mulai berjalan melewati para karyawan yang terdengar mulai melontarkan pujian mereka atas ketampanan yang dimiliki olehnya. Begitu pula untuk Zay yang berjalan 1 langkah di belakang.
-
-
-
-
-
***
Jangan lupa like dan komen di setiap bab
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Retrouvailles♕
waaahhh mereka bakalan suka sma orang yang sama dong..
2022-02-05
1
Sarti Patimuan
Apakah zay tidak tau bahwa Isabella mantan istrinya Justin
2021-07-28
1
Litaalzhaazzila Azzila
jangan jangan zay ayah anak dr rissa
2021-07-24
1