Isabella merebut telpon dari tangan pelayannya dengan kasar. Dia menunggu apa yang akan disampaikan oleh orang dari keluarga Inti.
"Katakan." Suaranya terdengar kesal.
Isabella tak melepaskan tatapan tajamnya pada pelayan yang ada di depannya. Dalam kondisi hati yang buruk seperti ini bisa-bisa pelayan itu mengganggunya.
"Be-begini, Nyonya. Keluarga Oswald di kabarkan telah bangkrut dan--"
"Tunggu ... bangkrut ...?! Bagaimana bisa bangkrut? Sekarang keluarga ku bagaimana? Apa mereka baik-baik aja ...?!” Pria yang menelpon itu langsung di bondong pertanyaan oleh Isabella.
"Mereka semua di kabarkan telah menghilang Nyonya. Kami sudah mengerahkan seluruh kemampuan dan relasi untuk mencari Tuan dan Nyonya besar. Namun, hasilnya tak seperti yang diharapkan ..." Pelayan itu sedikit merendahkan suaranya di akhir kalimat. Terdengar jelas nada frustasi di sana.
Telepon yang di pegang oleh Isabella seketika terjatuh. Dia seperti di kejutkan dengan suara bom yang baru saja meledak. Kabar itu benar-benar membuatnya terkejut sekaligus takut. Dia belum pernah merasakan ketakutan itu setelah mengalami banyak penderitaan sebelumnya.
"Bangkrut ...? Hilang ...? Bagaimana mungkin ini bisa terjadi ...? Kami mempunyai banyak tim prediksi dan relasi dimana-mana, tapi kenapa tidak ada 1 pun kabar ...?" Isabella bergumam dengan tatapan kosong. Tanpa sadar tubuhnya mulai terperosok dari sofa dan terjatuh.
Dia sangat kebingungan, dunianya seolah hancur berkeping-keping. Hal yang tak pernah di bayangkan-nya tiba-tiba saja terjadi. Isabella tak tahu harus melakukan apa pada saat ini. Otaknya di penuhi dengan pertanyaan-pertanyaan yang bahkan dia sendiri pun tak tahu jawabannya.
"2 Hari yang lalu aku masih sempat bertemu dengan dengan mereka ... Papa, Mama, Kakak dan Adik? Tapi kenapa mereka bisa menghilang ..." Seluruh tubuhnya sudah terasa lemas tak berdaya.
Sebenarnya apa yang telah terjadi? Perusahaan keluarga Oswald tak memiliki musuh. Karena memang tak ada yang berani untuk bermusuhan dengan keluarga Oswald.
Kekuatan dan kekuasaan keluarga Oswald takkan mudah untuk di kendalikan oleh pihak lain. Namun, bagaimana bisa itu semua menghilangkan hanya dalam waktu semalam? Pertanyaan itulah yang terus terngiang dalam pikirannya. Mau diulang sampai berapa kali pun Isabella tetap tak mengerti.
"Siapa kira-kira keluarga yang sama hebatnya dengan keluarga ku? Keluarga yang bisa menjadi ancaman bagi kami? Bisa jadi mereka adalah pelaku di balik semua ini." Muncul sebuah kecurigaan. Isabella menekan giginya kuat. "Benar, ini pasti ulah dari keluarga besar lainnya. Mereka pasti ada hubungan dengan semua kejadian ini."
Pikiran demi pikiran dan kemungkinan yang tengah terjadi terus terngiang dalam kepalanya. Hanya itulah kemungkinan terbesar yang dapat menjelaskan situasinya sekarang.
"Bersabarlah, Nyonya ... saya yakin semua akan baik-baik saja." Kepala pelayan berniat untuk memapah tubuh Isabella yang sudah terduduk lemas di lantai. Tangannya terhenti saat melihat tatapan mata Isabella yang sudah melotot tajam.
"Pergi!!" bentaknya sambil mengibaskan tangan kuat.
Isabella berdecak. Tanpa pikir panjang ia langsung berdiri dari lantai dan melangkah pergi menuju kediaman inti keluarga Oswald berniat untuk turun tangan langsung mencari tahu tentang keberadaan keluarganya.
"Aku tak percaya mereka benar-benar telah menghilang. Ini semua pasti karena orang-orang bodoh itu yang tidak tahu cara untuk bekerja ...!" Dengan sorot mata membabi-buta Isabella pergi meninggalkan gerbang utama bersama dengan supir pribadinya.
-
-
-
-
-
***
BERSAMBUNG...................
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Retrouvailles♕
segala kesombongan dicabut dalam sekejab mata
2022-02-05
1
Fedri Zuwely
waw lumayan jg baca selanjutnya...
2022-01-04
1
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
sabar ya justin
2021-11-03
1