Delapan jam telah berlalu semenjak pertarungan melawan Naha.
"Ugh...!!! D-dimana ini."
Saat Rigel membuka matanya, dia berada di sebuah tenda. Rigel berbaring di kasur tanpa menggunakan baju, hanya ada perban putih yang menutupi tubuh bagian atasnya. Tidak lama setelah dia sadar, Rigel merasakan rasa sakit yang membakar tubuhnya.
Meskipin dia telah di berikan sihir penyembuh, nampaknya tidak semuanya dapat langsung pulih dengan cepat.
"Benar juga, sebelum kehilangan kesadaran aku mendengar belalaiku atau apalah itu terbakar..."
Rigel bergegas mengecek belalai yang di maksud Takumi pada saat saat terakhir sebelum Rigel pingsan. Dia dengan ragu mengangkat celananya—
"hutannya botak."
Seharusnya Rigel memiliki hutan lebat yang belum dia potong di sekitar ontonh. Namun sekarang itu telah habis dan menghilang entah kemana.
Sebelumnya Takumi juga bilang 'akan terpanggang' jadi saat dia mengucapkan itu hutannya telah terbakar...?!?!
Rigel berhutang nyawa kepada Takumi. Berkat dia ******** Rigel tidak terluka dan masa depan kelam tanpa burungnya tidak jadi memantinya.
Rigel meneteskan air mata sambil memegang di antara selangkangannya dengan tangan kanan.
"Baru bangun sudah onani ya. Sepertinya kau sudah baik baik saja."
Rigel menoleh ke sumber suara itu.
...
Entah kenapa disana ada Yuri yang membuat wajah datar dan Tirith menutup wajahnya yang memerah dan mengintip melalui sela sela jari.
Xianjing.
"A-a-aku bi-bisa menjelas-kannya. J-jadi dengarkan aku dulu."
"Y-yah, aku tahu kau i-itu seorang p-pria. Tetapi li-lihatlah tempat dan kondisimu sekarang sedang ti-tidak baik."
Butuh waktu setengah jam untuk Rigel menjelaskannya hingga Takumi datang dan membantunya menjelaskan tentang apa yang sebenarnya terjadi.
"Jadi begitu, aku bersyukur karena kau tidak apa apa Rigel. kau tidak sadar selama lebih dari delapan jam, aku takut kau tidak akan membuka matamu lagi." Tirith sedikit menangis dan memeluk Rigel.
"Aww, meski aku sudah di berikan sihir penyembuh ini masih terasa sakit."
Rigel sedikit tersenyum dan memeluk tirith. Yuri dan Takumi tersenyum lembut saat melihat tuan putri yang baik hati menangis.
Nampaknya, setelah serangan nekad yang di buat Rigel, Naga itu berhasil di kalahkan olehnya dan Takatsumi menyuruh Ray , Misa dan Nisa pergi ke kerajaan untuk meminta bantuan. Berkat mereka, Rigel langsung mendapatkan pengobatan pertama dan berhasil melewati masa masa kritis. Karena mendengar bahwa Rigel sedang kritis, sepertinya Tirith mendesak Raja untuk membiarkannya datang untuk mengelihat kondisi Rigel.
Saat bantuan dari ibukota tiba, mereka meneliti mayat naga dan menilai bahwa naga itu memiliki darah yang mananya sangat Pekat atau bisa disebut dia memiliki darah murni yang kuat.
Tidak ada korban jiwa, namun tampaknya Takatsumi juga terkena dampak dari ledakan yang di sebabkan Rigel.
Yah, karna dia orang yang paling dekat dengan Rigel saat ledakan dari bola api itu, jadi wajar saja jika dia juga terkena dampak dari ledakan. Lukanya tidak separah Rigel dan sepertinya dia sedang melaporkan pertarungan yang terjadi saat kami berhadapan dengan Naga.
Cold sepertinya sudah lebih dulu kembali ke kerajaan bersama Ray dan yang lainnya.
Rigel dan yang lainnya akan kembali besok pagi karena sekarang dia telah sadarkan diri dan menerima perawatan lagi sehingga dia sudah bisa berjalan.
***
📌Memberikan Like tidak akan membuatmu Rugi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 269 Episodes
Comments
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Mantap thor! Novel mu udah bagus cuma lama kapan nih mc terhianati?
2023-02-20
2
John Singgih
kembali bertemu tuan putri
2021-09-24
0
Pendekar
Naga mati Rigel selamat
2021-08-05
0