Untuk judul yang sudah ada tulisan "Ch." di headline episode, artinya sudah di revisi. Jadi mohon maaf jika ada beberapa bagian yang berbeda dari audiobook yang diisi kak makoto. Namun saya menjamin bahwa keseluruhan cerita masih sesuai dengan audiobook.
...~°°~...
...06:00....
Kriing!
Kriing!
Alarm pagi menunjuk pukul enam. Dia lekas bangun dari tempat tidurnya dan membuka jendela untuk merasakan sinar mentari. Udara menyejukkan, aroma dedaunan menggelitik hidung, dia lekas mempersiapkan diri dan berangkat sekolah.
...06:30...
Ini adalah pagi yang cerah. Matahari bersinar terang, Burung-Burung mulai bernyanyi riang dan menekankan kedamaian batin. Banyak orang mulai bergegas melakukan aktivitas mereka masing masing.
Pekerja kantoran pergi ke kantor, guru pergi ke sekolah, siswa pergi ke sekolah, polisi pergi ke kantor polisi. Semuanya memiliki tujuan masing-masing, terkecuali mereka yang pensiun dan hanya menikmati udara sejuk pagi hari seperti—
"Selamat pagi, Rigel."
—nenek-nenek yang tentunya sudah tua karena dipanggil nenek tengah menyapu halaman rumahnya. Dia termasuk manula yang menjalani hari tua dengan tenang
"Oh, selamat pagi juga, Nenek."
Dia adalah seorang nenek tua yang tinggal di sebrang jalan. Rigel sangat menghormatinya, dia sangat baik saat Rigel baru pertama kali pindah ke sini.
"Ini pagi yang cerah, apa kau sudah sarapan? Berhati-hatilah di jalan."
"Yaa, terima kasih atas perhatiannya, nek. Aku berangkat dulu!"
'Namaku Amatsumi Rigel. Aku hanyalah siswa biasa yang dapat kau temui di manapun. Tidak ada yang spesial dalam hidupku, aku tidak terlalu pintar dan kekuatan fisikku sama seperti kebanyakan orang.'
...06:45....
Ini adalah tahun pertamanya di SMA. Rigel mendapatkan biaya siswa penuh dari pemerintah untuk bersekolah jadi, dia tidak perlu khawatir akan di DO dari sekolah. Rigel dibesarkan di sebuah panti asuhan kecil dan saat ini Rigel pergi dari panti asuhan itu untuk bersekolah.
...06:55....
Yah, sekarang bukan saatnya untuk menatap masa lalu! Sekarang lebih baik terus menatap ke depan dan melangkah maju!
Prok! Prok!
Rigel menepuk kedua pipinya sendiri untuk menyemangati diri sendiri. Saat dia melewati sebuah toko, di sana ada televisi yang sedang menayangkan sebuah berita.
Rigel berhenti sebentar untuk mendengarkan berita itu, ada orang lain selain dirinya yang juga berhenti untuk menyaksikan berita. Memang biasanya tidak ada konten menarik, tetapi berita yang mereka lihat...
"Berita terkini, akhir-akhir ini, mulai sering terjadi gempa. BMKG mengumumkan bahwa asal dari gempa ini tidak di ketahui. Jadi, dihimbau untuk warga selalu berwaspada terhadap keadaan sekitar."
"Haah~, tahun ini bencana tiada habisnya, ya?"
Salah satu orang dewasa yang menonton acara itu. Memang benar seperti perkataanya jika di
tahun 2020 ini sering terjadi bencana di indonesia. Lalu, orang dewasa lainnya membalas...
"Ya, seolah dunia ini akan kiamat."
Rigel hanya mendengarkan percakapan mereka dan melanjutkan perjalanannya menuju sekolah.
Rigel bergumam, "Hmm, mana mungkin dunia akan kiamat, konyol sekali," Rigel sedikit mencibir orang orang dewasa itu.
...06:58....
!!!
Hmm?
Tanah dan daerah sekelilingnya mulai berguncang. Guncangannya cukup kencang, hingga dia harus meraih dinding disampingnya untuk menjaga ke seimbang.
Gempa bumi, kah?
Mungkinkah ini karma karena dia mengejek orang-orang dewasa yang bodoh sebelumnya? tidak-tidak, tidak mungkin ada sesuatu seperti itu.
...06:59....
Krak!
Krak!
Suara benda yang retak mulai terdengar. Rigel melihat ke sekitar untuk mencari sumber suara dan dia mendapati sebuah bangunan tua di sampingnya retak dan mulai roboh kearah tempat dia berada.
"waahhhh!!!"
Apakah aku akan mati di sini? Ahh~, sudah jelas, aku pasti akan mati...
Waktu yang terus menghitung mulai mengabur seakan error.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
07:00.
Ting!!!!!
Suara berisik menggema didalam kepalanya, ahh~ pada akhirnya aku mati di umur semuda ini. Pikirnya. Lalu— Di dalam garis pandang Rigel, muncul sebuah pesan.
...Selamat!!!...
...Kandidat pahlawan telah berhasi dipilih....
...Selanjutnya untuk menerima Divine Protection dan berkah 'index' untuk kandidat pahlawan dibutuhkan persetujuan dari kandidat....
...Apakah anda menyetujuinya?...
...Yes/No?...
Apa ini? Divine? Aku tidak mengerti maksudnya... Tapi— aku akan menjawab 'Yes'
...Kandidat telah memberi persetujuan....
...Pemasangan di mulai....
...Anda akan langsung dipindahkan ke dunia pararel....
...Selamat datang, Creator Hero!!...
Amatsumi Rigel: Level: 0
***
📌Memberikan Like tidak akan membuatmu Rugi...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 269 Episodes
Comments
Ahmad Chris Sevin
ternyata sistem itu menggunakan bahasa Inggris ya 😂👌
2023-05-08
0
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Mantap thor!
2023-02-20
1
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......
jejak
2023-01-17
1