Mentari pagi malu-malu menampakkan diri diufuk timur
Memancarkan sinar sejuk nan hangat
Mengganti sang pekat nan dingin menjadi ceria riuh penuh kicauan
Memberikan sejuta semangat dan harapan
Bagi insan dunia yang berharap akan kenahagiaan
*Anggraini Puspitasari*
Selamat pagi semua
Semoga pagi ini menjadi awal semangat untuk kita...
Yuuuk kita kembali ke keseruan Anggi dan Om Tampan...
Setelah menempuh waktu kurang lebih satu jam,Anggi dan Ari sudah memasuki halaman rumah ibunya.
Sebelumya,tadi dijalan Anggi dan Ari menyempatkan diri untuk berhenti ditaman Amarylis yang sedang mekar.
Taman bunga amarillys ini adalah salah satu destinasi wisata di Gunungkidul.Dan dibulan November ini bunganya pas bermekaran.
Bunga amarillys adalah salah satu bunga yang mekarnya hanya setahun sekali.Itupun bunganya mekar hanya sekitar tiga minggu.
Setelah itu bunganya akan layu dan gugur.Dan menunggu dibulan November tahun berikutnya untuk mekar.
Tadi Anggi juga sempat mampir disalah satu pedagang kaki lima untuk sarapan soto kesukaan Anggi.
Setelah itu mereka segera menuju kerumah orang tua Anggi.Tak lupa Anggi membungkus beberapa porsi soto untuk sarapan anak-anaknya nanti.
Setelah benerapa saat didalam mobil,Anggi segera keluar dan mengucap salam.
"Assalamu'alaikum..",sapa Anggi.
"Wa'alaikumsalam...."jawab yang didalam rumah.
Lalu pintu terbuka menampakkan dua jagoan Anggi,"Ibu....",seru kedua jagoan Anggi sambil memeluk ibu mereka.
"Lah jarene ra sido balik bu (katanya ga jadi pulang bu)"tanya sikecil Ardi.
"Yeeeyy ibu pulang!!Bu ngko jalan-jalan yo!Aku nosen e buk neng omah terus (Yeeeyy,ibu pulang!!Bu nanti kita jalan-jalan ya...aku bosen dirumah terus bu)",sahut si mas Arif.
"Iyo mengko jalan-jalan.Tapi saiki ibu tak melbu sik istirahat!!Uti neng di ??(iya...nanti kita jalan-jalan.Tapi biarkan ibu masuk dulu beristirahat.Uti dimana?)",tanya Anggi sama anak-anaknya.
"Teng pawon,masak (di dapur masak)",jawab Arif.
Sementara itu,Ari hanya mengikuti Anggi sembari memperhatikan interaksi antara ibu dan anak disepannya.
"O iya,ibu sampe lali.Mas ,adek ,rene kenalke!!Iki koncone ibu(oiya ...lupa ibu...mas,dek sini kenalin ini temen ibu)",kata Anggi yang hampir melupakan keberadaan on tampannya.
Kemudian Anggi berkata lagi,"ayo kasih salim sama Om...!"
"Hai jagoan!Nama om Ari!"sapa Ari pada anak-anak Anggi.
"Hai om..aku Ardi..",sapa sikecil Ardi sambil menyalami dan mencium punggung tangan Ari.
Setelah itu gantian si mas Arif yang berkenalan,"Hai om aku Arif...",Arif pun melakukan hal yang sama seperti Ardi.
"Mari masuk om....bu aku panggilin uti dulu ya",kata Arif lagi.
"Ya...."jawab Anggi
Setelah menjabat dan mencium punggung tangan Ari,Arif pun kemudian berlalu kebelakang untuk memanggil Utinya.
Didapur...
"Uti,dipadosi ibu.Ibu teng nggriyo ngajeng nika kaleh rencange(Uti..dicari ibu...ibu didepan sama temanya)",kata menggunakan bahasa jawa yang halus.
"Lah jarene ra sido bali?Kancane ibumu lanang apa wadon le??(Loh katanya ga jadi pulang...teman ibumu laki-laki atau perempuan le)"jawab Uti.
"Jaler Ti,gagah nganteng meneh Ti.Apa mungkin pacare ibu ya Ti?? (laki-laki Ti,gagah ganteng lagi Ti,apa mungkin pacar ibu ya Ti)",kata Arif menanggapi Utinya.
"Huusss cah cilik kok ngerti pacar-pacaran barang.Wes ki kana wedange digawa neng nggarep kana!!!(huuss anak kecil kok ngerti pacar-pacaran segala.Udah ni sana minumnya dibawa kedepan sana)",jaeab Uti.
"Nggih Ti(ya Uti..)",jawab Arif.
Lalu Arif pun kedepan sambil membawa nampan yang berisi beberapa cangkir teh yang diikiuti oleh Uti dibelakangnya.
Mereka pun kedepan bersama.Arif segera meletakkan teh yang tadi dibuat sama Utinya di atas meja.
"Di minum om teh nya...",tawar Arif pada Ari.
"Makasih jagoan,pinter banget sih kamu nak.."jawab Ari.
"Mak,tepangke niki Ari rencang Anggi (mak kanalin ini Ari teman Anggi)",kata Anggi memperkenalkan Ari ke ibunya.
"Bang kenalin ini mak Anggi",kata Anggi kemudian ke Ari.
Ari pun segera bangkit dari duduknya dan memperlenalkan diri.Sembari menjabat dan mencium punggung tangan ibu Anggi.
"Bu...nama saya Ari...",kata Ari memperkenalkan diri.
"Ooh nak Ari,lungguh le.Ayo diombe teh e!!"(ooh nak Ari,duduk nak.Ayo diminum tehnya),kata mak ibu Anggi lembut.
"Eh bisa jawa kan nak...?",tanya ibu Anggi lagi.
"Saget bu,sekedik-sekedik"(bisa bu,sedikit-sedikit),jaeab Ari malu-malu.
"Loh katanya ga bisa..."protes Anggi
Ari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal lalu menjawab,"emang ga bisa nggi...cuma dikit-dikit.Itupun bahasa jawa yang biasa.."
"Yo weslah le,pake bahasa Indonesia daja kalau ndak bisa.Ayo sambil diminum tehnya!!"sahut ibu Anggi dengan aksen jawa yang kental.
"Nggih bu maturnuwun"(ya bu terimakasih),jawab Ari dengan logat yang aneh.
"Pppffftt,wagu banget sih bang logatnya,aneh tahu ngga??",seloroh Anggi sambil tertawa tertahan.
"Eh anak-anak udah mandi belum.Mandi dulu gih terus sarapan.Ini ibu bawain soto yuuk mandi dulu",kata Anggi lagi.
"Bang bentar ya aku mau ngurusin anak-anak dulu...",pamit Anggi pada om tampannya.
"Siaap boss,o iya kemarin om beliin baju lho buat kalian.Bentar om ambil dulu",jawab Ari lalu berlalu menuju ke mobilnya dan mengambil hadiah untuk Arif dan Ardi.
Setelah itu menyerahkan dua papper bag yang berisi baju dan juga mainan untuk mereka.
"Nih baju kalian dipakai ya,biar kembaran sama om!!",seru Ari sambil menyerahkan papper bag kepada dua jagoan Anggi.
"Asiiikk,makasih om!!"jawab Arif dan Ardi dengan mata yang berbinar.
"Sama-sama,udah sana mandi terus sarapan.Habis itu kita pergi kepantai gimana mau ngga??",tanya Ari pada dua jagoan Anggi.
"Mau...mau om...",jawab mereka berdua.
"Horee jalan-jalan kepantai!!",seru mereka lagi.
"Yuuuk dek buruan mandi...",ajak Arif pada adiknya.
"Okay mas...",jawab Ardi
Lalu mereka berdua bergegas menuju kekamar untuk meletakkan hadiah dari Ari.Lalu bergegas mandi dan berganti baju yang diberikan Ari.
Sementara Anggi menyiapkan sarapan untuk anak-anaknya.
Dan Ari apa yang dilakukan Ari...?Jangan tanya Ari sudah berkeliling pekarangan rumah Anggi yang memang sarat akan nuansa kampung.
Yang tentunya asri dengan pepohonan yang banyak tertanam di sekitar pinggir rumah dan kebun belakang.
"Sejuk banget udaranya....seger dan bikin nyaman.Kaya divilla aja.."guman Ari
Anggi yang sudah selesai menyiapkan sarapan untuk anak-anaknya,segera kedepan menemani Ari.Namun sampai didepan ternyata Ari tidak ada.
Anggi pergi keluar dan mencari sosok pria bertubuh tegap nan gagah itu.Dan sudut mata Anggi menemukan sosok yang dicarinya.
"Bang Ari...ngapain disitu...",sapa Anggi.
Ari segera menoleh begitu mendengar ada yang memanggilnya.
"Eeh...Nggi....sini..udara disini bener-bener sejuk dan segar ya.Pepohonannya juga rindang jadi banyak kicau burung",kata Ari.
"Aku merasa seperti sedang liburan dipuncak tau ga sih??",kata Ari lagi.
"Oh ya...abang sih biasa hidup dikota besar yang taunya hanya gedung pencakar langit..",cibir Anggi.
"Kamu tuh bisa aja...",balas Ari sambil mencubit hidung Anggi.
"Ya beginilah bang keadaan orangtuaku.Kami hanya orang biasa.Setelah tahu keadaanku apa abang masih ingin bersamaku...?",tanya Anggi.
"Kenapa tidak...kalian keluarga baik-baik kok.Nggi aku tuh ga pernah melihat seseorang dari apa yang dimilikinya.Tapi aku tuh lebih memilih nyaman dan tidaknya.Dan bersamamu aku merasa sangat nyaman",jelas Ari sambil memamerkan deretan gigi putih nan rapi miliknya.
"Syukurlah kalau begitu....masuk yuuk.Mungkin anak-anak udah selesai dengan sarapannya...",ajak Anggi.
"Siiiap cinta....",kata Ari berbisik,namun tiba-tiba.
CUUUP
Ari berhasil mencuri satu kecupan dipipi Anggi.
Pipi Anggi langsung merona sangking malunya.Semoga saja tidak ada yang melihat.
Anggi segera berjalan menuju kerumah yang diikuti oleh Ari dibelakangnya.
Segini dulu ya guys....In Syaa Allah nanti Up lagi kalau pekerjaan rumah udah selesai
Terus dukung author dengan meninggalkan jejak
Like
Koment
Vote yang banyak....
Thanks semua....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments
D.R.S
anknya anggi klo bisa bhasanya yg agak ringan aja thor,,,masak ank kcil bhasanya udh kyk org dewasa.. bahasa jawanya itu low thor mksd aku...hehehe maaf ya cm ngasih saran aja..
2021-03-28
1
D.R.S
51
2021-03-28
1
Ria Diana Santi
Like like like!
2021-03-01
0