ILYOT Episode 9

"Mas,njenengan wes janji lho.Jare nek aku oleh kontrakan,arep langsung pindah!" (mas...kamu udah janji lho,katanya kalau aku udah dapat kontrakan kita langsung pindah)".

"Salah napa nek kula nagih janjine njenengan.Njenengan wingi-wingi mpun janjeni kula lho.Sakniki ngantos lewat setunggal taun mboten njenengan tepati,nanging kula namung mendel mawon lho mas(Salah apa kalau saya nagih janji kamu.Kamu kemarin sudah menjanjikan lho,sekarang sampai lewat satu tahun ngga kamu tepati,tapi aku hanya diam saja lho mas)".

"Jane sing mjenengan karepke ki nopo to?(sebenarnya apa sih yang kamu inginkan)."dengan berderai air mata Anggi memberanikan diri untuk mengatakan apa yg dia rasakan.

Thor...kok Anggi ngomongnya pake bahasa jawa halus sih,padahal kan dia sedang marah...??

Iya karena bagi Anggi,ketika Anggi dikuasai rasa marah,dia lebih memilih bicara menggunakan bahasa jawa yang halus agar tidak memancing emosi.

Karena dengan bahasa jawa yg halus,nada yang tinggi kemungkinan bisa tersamarkan. (menurut author sih)😁😁😁

Bahkan setelah Anggi berderai air mata pun,Riyan tetap bungkam.Entah apa yang merasukinya sampai Riyan begitu tega melihat Anggi sesenggukan.

"Mas....kenapa diam....kesabaranku ada batasnya mas.Dan ini sudah diambang batas.Kumohon mas....jawab..."walau air mata terus menetes,namun sebisa mungkin Anggi menahan untuk tidak sesengukan

"Terserahlah....terserah kamu mau bagaimana!!"jawab Riyan dengan suara bentakan yang kasar.

"Astaghfirullah....kenapa jadi marah....sebenarnya ada apa denganmu mas...??" batin Anggi yang tak habis pikir dengan perilaku suaminya.

"Berarti mas setuju kita pindah kesana...??",tanya Anggi memastikan.

"Terserah...pindah yo pindah!!",bentaknya lagi dengan nada yang lebih dingin.

Anggi jadi semakin bingung.Sebenarnya ada apa dengan suaminya.

Disatu sisi Anggi senang karena bisa pindah dari situ.Namun disisi lain Anggi merasa kalau Riyan nampak terpaksa dengan semua itu.

"Ya Allah apa aku salah dengan keputusan ini...apa aku salah jika aku ingin suamiku belajar mandiri.Sungguh aku tidak bermaksud menjauhkan anak dari orang tua,aku hanya ingin mengobati luka dihati ini sehingga nanti aku bisa merawat ayah mertua dengan baik.Tapi kalau dengan cara suami yang seperti ini.....aaaaakkkhh...."jerit batin Anggi.

Anggi berfikir keras...sudah ga ada waktu...keputusan harus diambil saat itu juga.Dan tiba tiba Adzan maghrib berkumandang.

Anggi cepat cepat membersihkan tubuhnya,lalu mengambil air wudhu.

Lalu Anggi segera mengambil mukenanya dan menjalankan ibadah sholat maghrib.

"Ya Allah berikanlah hamba petunjuk Mu.Jika memang ini yang terbaik maka lapangkan niat hamba ya Allah.Engkaulah sang Maha Tahu...Engkau pun sudah pasti mengerti niat hamba.Sungguh hamba hanya ingin mengobati luka ini Ya Allah.Hamba mohon kepada Mu Ya Allah..."do'a Anggi diantara lelehan air matanya.

Setelah selesai berdo'a,Anggi tidak segera melepas mukena.Namun dibiarkan nya hati Anggi terus berbicara dengan sang Khalik.

Hingga lebih dari 45 menit Anggi terus bersimpuh memohon ketenangan.

Setelah merasa tenang,Anggi melepas mukenanya sembari berfikir.

"Mungkin ini memang saat yang terbaik.Apapun yang terjadi nanti biarlah urusan nanti.Sekarang yang terpenting adalah ketenangan ku dan juga spikologis anak anak ku"guman Anggi.

Anggi pun segera mengambil kunci motornya lalu pergi ke Rumah pak Dani guna memberi DP kontrak rumah.

Setelah selesai dengan urusan kontrakan,Anggi bergegas pulang.

"Setelah pindah ke kontrakan aku harus cari kerja.Ya ...apapun itu pekerjaannya asal kan halal.Mulai saat ini aku harus belajar mandiri"guman Anggi.

Entah mengapa firasat Anggi tidak enak.Seperti ada yang menganjal.Namun Anggi tak ambil pusing akan hal itu.

Fokus Anggi sekarang adalah bagaimana cara Anggi untuk bisa pindah dari rumah mertuanya.

Sudah cukup rasanya pengorbanan Anggi.

  ~ººº~~

Seminggu setelah itu,Anggi pindahan rumah.Anak anak nampak bahagia dengan suasana baru.

Lalu gimana dengan Riyan....jangan tanya lagi,Riyan nampak setengah hati.Dan itu masih menjadi tanda tanya besar buat Anggi.

Anggi berencana setelah semua masalah kontrakan selesai,Anggi ingin mengajak Riyan berbicara dari hati ke hati.

"Aku harus menyiapkan hati dan jiwaku apapun yang terjadi nanti"guman Anggi.

Entah mengapa perasaan tidak enak Anggi semakin menjadi.Anggi merasa seperti akan ada badai yang jauh lebih dahsyat dari masalahnya dengan ayah mertua.

Hari berganti minggu,minggu berganti bulan dan bulan pun berganti tahun.Namun Anggi seolah tidak ada kesempatan untuk membicarakan masalahnya dengan Riyan.

Riyan pun semakin hari semakin dingin.Riyan berangkat pagi pulang larut malam setelah Anggi dan anak anaknya tidur.

Seolah Riyan ngga ada waktu untuk Anggi dan anak anaknya.

Pernah suatu malam,saat larut malam Riyan baru pulang.Anggi sengaja tidak tidur namun Anggi mematikan lampu rumahnya.

Ketika Riyan baru masuk rumah,Anggi langsung menyapa Riyan.

"Udah pulang mas?",sapa Anggi lembut.

Lalu Anggi kedapur membuatkan teh hangat kesukaan suaminya.

"Nih mas teh hangatnya diminum dulu!",kata Anggi sambil meletakkan teh hangat diatas meja.

Riyan pun mendudukkan tubuhnya di kursi ruang tamu.Anggi duduk disebelah suaminya.

"Mas ...akhir akhir ini banyak kerjaan ya...pulangnya larut terus?"tanya Anggi kemudian.

"Heeemmm...." jawab Riyan

"Anggi pijitin ya mas..."tawar Anggi

Lalu Anggi mengambil posisi dan memijit mijit kepala Riyan.Setelah dikepala lalu turun ke bahu Riyan.

Tanpa sengaja mata Anggi menangkap sesuatu di belakang leher suaminya.Sesuatu yang berwarna unggu sudah agak pudar.

Sebagai perempuan dewasa Anggi tahu itu bekas apa.

Hati Anggi berdesir nyeri melihat hal itu karena Anggi merasa seminggu ini tidak melakukan kontak fisik apapun dengan Riyan.

"Dengan siapa mas Riyan melakukan itu?",guman Anggi dalam hati.

Ada rasa nyeri yang teramat perih dalam hati Anggi.Namun sekuat tenaga Anggi menahan itu semua.Selain karna sudah larut malam juga Anggi ngga ada bukti apapun.

Tanpa berkata apapun Riyan bangkit dan berjalan.

"Mas....",panggil Anggi.

"Aku lelah Nggi...aku mau tidur..."hanya kata dingin yang keluar dari mulut Riyan.

Anggi mengekori suaminya masuk kedalam kamar mereka.

Setelah sampai dikamar,Riyan langsung merebahkan tubuhnya ke kasur.

"Mas...ganti bajunya dulu.Setelah itu baru tidur"kata Anggi sambil menyiapkan baju ganti untuk suaminya.

Riyan pun bangun mengambil baju itu dan berjalan ke arah kamar mandi.

Anggi menatap punggung suaminya yang berjalan ke kamar mandi.

"Aneh....sejak kapan mas Riyan ganti baju aja ke kamar mandi.Sepertinya ada yang disembunyikan"kata Anggi dalam hati.

Saat mendengar pintu kamar mandi terbuka,Anggi pura pura memejamkan matanya.

Melihat Anggi yang sudah memejamkan mata,Riyan pun ikut merebahkan tubuhnya dikasur.

"Heemm...untung sudah tidur.Kalau Anggi minta jatah,sudah pasti besok aku tak bisa bangun.Badanku rasanya remuk semua."kata Riyan pelan sambil melihat ke Anggi.

DEG...

Jantung Anggi berdetak dua kali lipat lebih cepat dari biasanya.

"Apa yang kamu lakukan diluar sana mas?"lirih Anggi dalam hati.

Tanpa terasa kristal kristal bening telah meleleh membanjiri pipi halus Anggi.

Anggi menahan sekuat tenaga isakan tangisnya.

Memang sejak Riyan mengingkari janjinya,Anggi merasa ada perubahan dalam sikap Riyan.

Namun Anggi selalu berusaha berpositif thinking.Selalu berusaha mempercayai suaminya....

TBC

Segini dulu ya guys....author tiba tiba ngerasa sesak nich....

Jangan lupa tinggalkan jejak

Like

Koment

Vote nya ya....

Terimakasih semuanya....😘😘😘

 

Terpopuler

Comments

D.R.S

D.R.S

ak paling benci orang slingkuh

2021-02-10

3

D.R.S

D.R.S

45

2021-02-10

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 ILYOT Episode 2
3 ILYOT Episode 3
4 ILYOT Episode 4
5 ILYOT Episode 5
6 ILYOT Episode 6
7 ILYOT Episode 7
8 ILYOT Episode 8
9 ILYOT Episode 9
10 ILYOT episode 10
11 ILYOT Episode 11
12 I LOVE YOU OM TAMPAN Episode 12
13 ILYOT Episode 13
14 ILYOT Episode 14
15 ILYOT Episode 15
16 ILYOT Epusode 16
17 ILYOT Episode 17
18 ILYOT Episode 18
19 ILYOT Episode 19
20 ILYOT Episode 20
21 ILYOT Episode 21
22 ILYOT Episode 22
23 ILYOT Episode 23
24 ILYOT Episode 24
25 ILYOT Eposode 25
26 ILYOT Episode 26
27 ILYOT Episode 27
28 ILYOT Episode 28
29 ILYOT Episode 29
30 ILYOT Episode 30
31 ILYOT Epiaode 31
32 ILYOT Episode 32
33 ILYOT Episode 32
34 ILYOT Episode 34
35 ILYOT Episode 35
36 ILYOT Episode 36
37 ILYOT Episode 37
38 ILYOT Episode 38
39 ILYOT Episode 39
40 ILYOT Episode 40
41 ILYOT Episode 41
42 ILYOT Episode 42
43 ILYOT Episode 43
44 ..ILYOT Episode 44
45 ILYOT Episode 45
46 ILYOT Episode 46
47 ILYOT Episode 47
48 ILYOT Episode 48
49 Kejutan Happy reading semua....
50 Kejutan II
51 ILYOT 51 [Melepas Rindu]
52 ILYOT 52 [Penjelasan I]
53 ILYOT 53 [Penjelasan II]
54 ILYOT 54 [Jangan pernah]
55 ILYOT 55 [1001 Cara]
56 ILYOT 56 [ Gara-gara hujan]
57 ILYOT 57 [masih karena hujan]
58 ILYOT 58 [pergimu ninggal kenangan]
59 ILYOT 59 [setelah kepergianmu]
60 ILYOT 60 [Kejutan II]
61 ILYOT 61[Lamaran]
62 ILYOT 62 [persiapan]
63 ILYOT 63 [Jakarta]
64 ILYOT 64 [Persiapan Pengajuan]
65 ILYOT 65 [Pengajuan]
66 ILYOT 66 [ Malam Pertama??]
67 ILYOT 67 [Malam pertama]
68 ILYOT 68 [Romansa di pagi hari]
69 ILYOT 69 [Hari pertama dirumah mertua]
70 ILYOT 70[Masih dirumah mertua]
71 ILYOT 71 [Masih dirumah mertua II]
72 ILYOT 72[Curahan hati Hans]
73 ILYOT 73[Diasrama]
74 ILYOT 74[Persiapan Resepsi Pernikahan]
75 ILYOT 75 [Lagi-lagi kejutan]
76 ILYOT 76[Fitting]
77 ILYOT 77 [Ari Arif Hans POV]
78 ILYOT 78 [Masih pov Hans]
79 ILYOT 79[Senja dan Pagi]
80 ILYOT 80 [Undangan untuk mantan]
81 ILYOT 81[Undangan Untuk Mantan II]
82 ILYOT 82 [Karma Instan]
83 ILYOT 83 [Masih tentang karma]
84 ILYOT 84 [Kehancuran keluarga Riyon]
85 ILYOT 85[Penyesalan Riyon]
86 ILYOT 86 [ Anggi POV]
87 ILYOT 87 [Masih POV Anggi]
88 ILYOT 88[Double A &Uti POV]
89 ILYOT 89 [Double A & Uti POV I]
90 ILYOT 90 [Double A &Uti POV II]
91 ILYOT 91[Semoga Kamu Bahagia]
92 ILYOT 92 [Mayor Wira Arya Wardana]
93 ILYOT 93 [Reno Hansya Putra]
94 ILYOT 94 [Reno Hansya Putra I]
95 ILYOT 95[Seperginya Riyon]
96 ILYOT 96[Malam yang sungguh panas]
97 ILYOT 97 [Malam yang sungguh panas I]
98 ILYOT 98[Quantity time with double A]
99 ILYOT 99 [Quantity time with double A I]
100 ILYOT Episode 100 [Tidak Salah]
101 Pengumuman
102 Extchap I
103 Extchap II
104 104 EXTCHAP III
105 LAST EXTCHAP
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Episode 1
2
ILYOT Episode 2
3
ILYOT Episode 3
4
ILYOT Episode 4
5
ILYOT Episode 5
6
ILYOT Episode 6
7
ILYOT Episode 7
8
ILYOT Episode 8
9
ILYOT Episode 9
10
ILYOT episode 10
11
ILYOT Episode 11
12
I LOVE YOU OM TAMPAN Episode 12
13
ILYOT Episode 13
14
ILYOT Episode 14
15
ILYOT Episode 15
16
ILYOT Epusode 16
17
ILYOT Episode 17
18
ILYOT Episode 18
19
ILYOT Episode 19
20
ILYOT Episode 20
21
ILYOT Episode 21
22
ILYOT Episode 22
23
ILYOT Episode 23
24
ILYOT Episode 24
25
ILYOT Eposode 25
26
ILYOT Episode 26
27
ILYOT Episode 27
28
ILYOT Episode 28
29
ILYOT Episode 29
30
ILYOT Episode 30
31
ILYOT Epiaode 31
32
ILYOT Episode 32
33
ILYOT Episode 32
34
ILYOT Episode 34
35
ILYOT Episode 35
36
ILYOT Episode 36
37
ILYOT Episode 37
38
ILYOT Episode 38
39
ILYOT Episode 39
40
ILYOT Episode 40
41
ILYOT Episode 41
42
ILYOT Episode 42
43
ILYOT Episode 43
44
..ILYOT Episode 44
45
ILYOT Episode 45
46
ILYOT Episode 46
47
ILYOT Episode 47
48
ILYOT Episode 48
49
Kejutan Happy reading semua....
50
Kejutan II
51
ILYOT 51 [Melepas Rindu]
52
ILYOT 52 [Penjelasan I]
53
ILYOT 53 [Penjelasan II]
54
ILYOT 54 [Jangan pernah]
55
ILYOT 55 [1001 Cara]
56
ILYOT 56 [ Gara-gara hujan]
57
ILYOT 57 [masih karena hujan]
58
ILYOT 58 [pergimu ninggal kenangan]
59
ILYOT 59 [setelah kepergianmu]
60
ILYOT 60 [Kejutan II]
61
ILYOT 61[Lamaran]
62
ILYOT 62 [persiapan]
63
ILYOT 63 [Jakarta]
64
ILYOT 64 [Persiapan Pengajuan]
65
ILYOT 65 [Pengajuan]
66
ILYOT 66 [ Malam Pertama??]
67
ILYOT 67 [Malam pertama]
68
ILYOT 68 [Romansa di pagi hari]
69
ILYOT 69 [Hari pertama dirumah mertua]
70
ILYOT 70[Masih dirumah mertua]
71
ILYOT 71 [Masih dirumah mertua II]
72
ILYOT 72[Curahan hati Hans]
73
ILYOT 73[Diasrama]
74
ILYOT 74[Persiapan Resepsi Pernikahan]
75
ILYOT 75 [Lagi-lagi kejutan]
76
ILYOT 76[Fitting]
77
ILYOT 77 [Ari Arif Hans POV]
78
ILYOT 78 [Masih pov Hans]
79
ILYOT 79[Senja dan Pagi]
80
ILYOT 80 [Undangan untuk mantan]
81
ILYOT 81[Undangan Untuk Mantan II]
82
ILYOT 82 [Karma Instan]
83
ILYOT 83 [Masih tentang karma]
84
ILYOT 84 [Kehancuran keluarga Riyon]
85
ILYOT 85[Penyesalan Riyon]
86
ILYOT 86 [ Anggi POV]
87
ILYOT 87 [Masih POV Anggi]
88
ILYOT 88[Double A &Uti POV]
89
ILYOT 89 [Double A & Uti POV I]
90
ILYOT 90 [Double A &Uti POV II]
91
ILYOT 91[Semoga Kamu Bahagia]
92
ILYOT 92 [Mayor Wira Arya Wardana]
93
ILYOT 93 [Reno Hansya Putra]
94
ILYOT 94 [Reno Hansya Putra I]
95
ILYOT 95[Seperginya Riyon]
96
ILYOT 96[Malam yang sungguh panas]
97
ILYOT 97 [Malam yang sungguh panas I]
98
ILYOT 98[Quantity time with double A]
99
ILYOT 99 [Quantity time with double A I]
100
ILYOT Episode 100 [Tidak Salah]
101
Pengumuman
102
Extchap I
103
Extchap II
104
104 EXTCHAP III
105
LAST EXTCHAP

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!