Hai. readers ...maaf baru bisa update lagi...
Maaf Tutiek baru diribetkan dengan dunia nyata....
Kembali ke dunia haluu...yuuukk
"Huufftt....kenapa harus ketemu si Riyon sih...ngilangin mood pagi ku yang indah aja",aku terus menggerutu karna pertemuan yang tak pernah ku harapkan.
Siapa sih yang mau bertemu dengan orang yang sudah ambil bagian dalam menghancurkan rumah tangga??.Aku benar benar ga habis pikir...
Flashback on
Hari itu adalah hari yang sangat menyakitkan buat Anggi.Tujuh tahun Anggi berjuang mempertahankan rumah tangganya,semua rintangan dan cobaan Anggi lewati dengan penuh kesabaran.
Hingga sebuah badai besar datang menerjang biduk Rumah tangga Anggi dengan Riyan Haryono.
Badai besar yang direncanakan oleh Riyon Tri Handoyo bersama dengan istrinya.Riyon adalah mantan kekasih Anggi waktu Anggi masih duduk dibangku sekolah menengah pertama hingga lulus sekolah menengah atas.
Entah mengapa Riyon seolah tak terima dengan kebahagiaan rumah tangga Anggi.Padahal Riyonlah yang waktu itu meninggalkan Anggi begitu saja tanpa status yang jelas.
Enam tahun lamanya mereka menjalin hubungan.Kedua keluarga Anggi dan Riyon juga sudah menyetujui hubungan mereka.Namun entah mengapa semenjak Riyon bekerja disebuah perusahaan,Riyon berubah.
Dia jadi susah untuk dihubungi,bahkan nomor telfon Anggi pun diblokir.Hari berganti bulan,bulan berganti tahun,hingga disuatu hari Anggi mendapat kabar bahwa Riyon akan menikah dengan seorang gadis.
Dan yang lebih menyakitkan hati Anggi,Riyon harus bertanggung jawab dengan gadis itu karena dirahim gadis itu sudah tumbuh benih benih Riyon.
Ketika Anggi mengetahui hal itu,Anggi hanya bisa menangis menyesali semua.Namun tangis sedih Anggi tak berlangsung lama.Anggi adalah jenis perempuan yang tidak suka berlarut larut dalam kesedihan.
Anggi masih bisa mengucap syukur karena Allah telah menunjukkan siapa Riyon yang sebenarnya.
Tepat seminggu sebelum Riyon melangsungkan pernikahannya,keluarga Riyon datang kerumah Anggi untuk meminta maaf atas apa yang dilakukan Riyon.
Anggi telah memaafkan semua karena bagi Anggi,mungkin Riyon bukanlah jodohnya.Riyon hanya ditakdirkan menjadi temannya bukan imamnya.
Setelah kejadian itu,hubungan keluarga Anggi dan Riyon masih tetap terjalin dengan baik.Masih sama seperti dulu waktu Anggi dan Riyon masih berpacaran.
Hanya hubungan antara Riyon dan Anggi sajalah yang berubah.Anggi dan Riyon tak pernah lagi bertemu atau pun berkomunikasi.Mereka lost kontak begitu saja.
Dua tahun pun berlalu.Dan Anggi telah berhasil move on dari rasa sakit hatinya.Bahkan Anggi sudah menjalin hubungan dengan seorang pria matang yang berusia sembilan tahun lebih tua darinya.Dia adalah Riyan Haryono.
(Mantan ma calon suami namanya mirip ya...entahlah hanya author dan Anggi yang tahu )
Tepat diusianya yang ke 18 tahun Anggi dilamar dan menikah dengan Riyan.
Perjalanan rumah tangga Anggi dan Riyan berjalan dengan harmonis meski sesekali diwarnai dengan perselisihan.Namun baik Anggi maupun Riyan mampu mengatasi semua itu.
Tepat diusia satu tahun pernikahannya,Anggi diberi kepercayaan oleh Allah dengan melahirkan seorang bayi laki laki yang sangat tampan.Bayi tampan yang diberi nama Arif Marwa Putra Haryono.
Arif tumbuh menjadi anak yang cukup cerdas.Karena diusianya yang baru satu tahun,Arif sudah bisa berjalan dan berbicara dengan lancar.
Rumah tangga Anggi semakin harmonis dengan hadirnya Arif ditengah tengah mereka.
Hingga di usia perkawinan Anggi yang ke lima,datanglah badai dahsyat pertama.
Badai itu datang dari orang tua Riyan suami Anggi.Riyan adalah anak pertama dan satu satunya dalam keluarganya karena diusia Riyan yang ketiga tahun ayah dan ibunya berpisah.Riyan hidup bersama dengan ayahnya.
Dan selama pernikahannya dengan Anggi,mereka hidup serumah dengan ayah Riyan.Anggi sudah menganggap ayah Riyan seperti ayahnya sendiri.
Namun ternyata tidak dengan ayah Riyan.Setelah berpisah sengan istrinya,ayah Riyan memang tidak menikah lagi.Semua menganggap bahwa ayah Riyan sudah trauma menjalani pernikahan.
Namun rumor itu terbantahkan dengan tragedi yang menimpa Anggi.
Saat itu Anggi sedang berada dikamar mandi.Namun entah mengapa Anggi merasa ga nyaman.Anggi merasa seperti ada yang memperhatikan.Padahal itu sangat tidak mungkin kan.Secara waktu itu Anggi berada didalam kamar mandi.
Karna merasa kurang nyaman,Anggi memutuskan untuk keluar kamar mandi.Anggi pun membuka pintu kamar mandi,dan betapa syok nya dia ketika dia memergoki ayah mertuanya sedang berdiri didepan pintu kamar mandi.
Ayah mertua Anggi nampak gelagapan saat itu,dan dengan suara lembutnya Anggi menanyakan"Ayah ngapain didepan pintu kamar mandi"
Namun ayah mertua Anggi tidak menjawab.Dia malah gelagapan yang membuat Anggi berpikir yang tidak-tidak tentang ayah mertuanya itu.
Anggi langsung berjalan menuju kamarnya.Setelah sampai dikamar tidur,Anggi terlihat bingung dan juga sedih.Semua itu tak luput dari pandangan Riyan.Karna saat itu Riyan sedang ada didalam kamar.
Riyan terus mengawasi Anggi yang tiba tiba melamun."Nggi....kamu kenapa..??"tanya Riyan.
Namun Anggi hanya diam tidak menjawab pertanyaan Riyan.Anggi hanya menatap Riyan dengan bingung.Anggi bigung bagaimana harus menjawab.Anggi bingung apakah Anggi harus mengatakan yang sebenar nya atau tidak.
"Nggi...kamu kok ngelamun sih...ada apa...??" tanya Riyan sambil menepuk pundak Anggi.
Setelah berpikir sejenak,Anggi pun memutuskan untuk menceritakan apa yang terjadi."Mas....aku akan cerita.Namun ku mohon mas jangan marah ya..." begitu kata Anggi.
Riyan mengeryitkan kedua alisnya..."ada apa sih Nggi...?" tanya Riyan lagi.
"Mas janji dulu ga akan marah...?"tanya Anggi lagi.
"okay...mas janji mas ga bakalan marah.coba cerita ada apa"jawab Riyan sambil merangkul Anggi yang nampak kebingungan.
"Mas....mas percaya ga kalau ayah mas itu suka mengintip..."tanya Anggi ragu ragu takut suaminya marah.
"maksudmu...kamu pernah memergoki ayah ngintip orang begitu..."jawab Riyan tanpa melepas rangkulannya.
"ya begitulah kira kira mas..."jawab Anggi."Gimana mas....mas percaya...?"lanjutnya lagi.
"Iya aku percaya...dulu aku juga pernah memergoki ayah melakukan hal itu,namun aku pikir karna ayah lama ga beristri..."jawab Riyan.
"Trus mas ingetin ayah ga waktu itu..."tanya Anggi lagi.
"Ga...karna waktu itu ku pikir itu wajar karna ayah yang lama menduda.Emang nya siapa ya ng diintip ayah..."tanya Riyan lagi.
Seketika Anggi diam....lagi lagi Anggi bingung dengan apa yang ingin dikatakannya.Anggi takut kalau dia mengatakan yang sebenarnya,hubungan antara ayah dan anak bisa renggang.
"Nggi...kok ngelamun lagi to..."tanya Riyan lagi sambil menatap wajah Anggi yang kebingungan.
"Apa jangan jangan kamu yang diintip ayah..."selidik Riyan sambil menatap kedua mata Anggi.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments
Ria Diana Santi
Tetap semangat! Mari saling dukung!
2021-02-14
1
D.R.S
99
2021-02-10
1
D.R.S
99
2021-02-10
1