Ketika senja datang menyapa
Merebakkan warna jingga yang menggoda
Menorehkan sejuta kenangan disana
Namun senja tak mampu bertahan lama
Sampai sang malam mengambil alihnya
Kini sinar hangat sang mentari telah berganti
Sinar sejuk nan dingin sang rembulan
Merengkuh jiwa yang teriris luka
Menyelimuti raga yang hampa
//Anggraini Puspitasari//
Hai hai....Maaf up nya telat ya reader
okay kembali ke dunia Anggi dengan Om Tampan nya yuuuk
Setelah berhasil lepas dari dekapan Ari sang om tampan,Anggi segera masuk kedalam rumah kontrakannya.
Lalu Anggi menjatuhkan tubuhnya diatas pembaringannya.Tangan Anggi meraba bibir nya.Masih terasa kecupan hangat Ari disana.
"Ya ampun,kenapa bibir abang masih terasa nempel disini"guman Anggi
Lalu ia meraba lehernya yang terasa masih hangat.Saat tangan Anggi menyentuh bekas merah keunguan hasil karya Ari,saat itu pula wayah Anggi serasa memanas.Bahkan rasa panas penuh sensasi itu masih terasa dileher mulus Anggi.
Sementara Ari,yang ditinggal Anggi diluar pun segera berjalan menuju ke mobil dan masuk kedalam.Didalam mobil ia melakukan hal yang sama seperti Anggi.
Ari juga meraba bibirnya.Masih terasa jelas bibir lembut nan manis Anggi dibibir Ari."Ya Tuhan....kenapa aku jadi kaya gini kalau dekat dengan Anggi.Wah Nggi...kamu benar-benar bahaya...",guman Ari.
Lalu Ari pun segera melajukan mobilnya menuju hotel tempat ia menginap.Setelah sampai dihotel,Ari segera membersihkan dirinya dan setelah berganti pakaian diraihnya ponsel yang tadi ia letakkan dinakas.Dan mencari nama My Sweety Anggi lalu memencet tombol hijau.
Kembali ke Anggi yang didalam kamar
"Huuuh....aku harus segera mandi dan mendinginkan otakku.Kalau tidak aku bisa gila.Yaa Tuhan...",guman Anggi.
Setelah membersihkan diri,Anggi segera menganti pakaiannya dengan piyama.Lalu ke pembaringan dan berusaha menutup kedua matanya.
Belum lagi Anggi tertidur,tiba-tiba ponselnya bergetar.
Bang Ari memanggil...
"Hallo,Assalamu'alaikum bang...",sapa Anggi.
"Wa'alaikumsalam...Udah tidur ya...?",tanya Ari karna suara Anggi agak serak seperti orang bangun tidur.
"Engga kok bang....abang udah sampai hotel..?",tanya Anggi lagi.
"Udah....Nggi makasih ya udah nemenin aku menghabiskan waktu sore ini",jawab Ari.
"Sama-sama bang....",kata Anggi.
"Pasti kamu capek ya??",tanya Ari.
"He eh...kakiku pegal-pegal,tapi ngga ada yang mijitin",goda Anggi sambil mengerucutkan bibir seolah-olah Ari sedang didepannya.
"He he he...maaf besok aku pijitin deh...",kata Ari dengan lembut.
"Hah....ga ga ga ga....ga perlu bang....",jawab Anggi gugup.
"Ha ha ha ha....kamu lucu sekali sih",jawab Ari
Sementara Anggi hanya mengerucutkan bibirnya dengan lucu.
"Nggi...kok diem sih?",tanya Ari lagi.
"Udah ketawanya....?",balas Anggi.
"Iiihh marah ya...jangan marah-marah,nanti aku cium loh...",goda Ari.
"Cckk....",Anggi berdecak.
"Ya udah istirahat gih sana.Besok mau dijemput jam berapa...??",lagi-lagi Ari bertanya.
"Emang abang ga capek...?",bukannya menjawab,Anggi malah balik bertanya.
"Nga lah...apalagi buat kamu aku ga bakalan capek...",jawab Ari lembut.
"Iiisshh...dasar modus...",jawab Anggi terkekeh.
"Gimana besok mau dijemput jam berapa...?",tanya Ari lagi.
"Sebenarnya besok subuh Anggi berangkat.Makanya abang ga usah nganterin.Abang istirahat atau jalan-jalan lagi aja....",tolak Anggi.
"Okay Nggi besok subuh aku jemput.Sekarang kamu tidur biar besok fres.Aku juga mau istirahat biar besok bisa bangun pagi...",kata Ari kemudian.
"Beneran ga papa bang...??",tanya Anggi lagi.
"Bener cantik...udah istirahat sana.Mimpiin aku ya cantik....",lagi-lagi Ari menggoda Anggi.
"He he he makasih bang....tapi ga janji ya....",jaeab Anggi balas menggoda Ari.
"Awas saja kalau sampai mimpiin laki-laki lain...",kata Ari kemudian.
Iiisshh....ternyata si Om Tampan podedif juga ya....masak sama mimpi aja cemburu...ck ck ck...tapi berarti si Om Tampan bener-bener bucin nih ma Anggi.
"Iiihh abang apaan sih...",jawab Anggi.
" Ya udah abang tutup dulu ya...met malam met istirahat my sweet heart...",kata Ari mengakhiri panggilan teleponnya.
"iya abang juga ya...segera tidur god night Om Tampan...assalamu'alaikum",balas Anggi.
"Wa'alaikumsalam ...."
Setelah telfon ditutup,Ari pun membelai foto Anggi yang diambilnya secara diam-diam tadi waktu jalan-jalan.
"Kamu sungguh manis Nggi.Ya Allah...izinkan aku untuk memilikinya",do'a Ari pada sang pencipta.
Lalu Ari pun segera memejamkan kedua matanya.Dan tak lama kemudian terlelap dengan mimpi indahnya bersama Anggi.
Sementara dikamar berbeda yaitu kamar Anggi,dia nampak tersenyum.Ada gelayar aneh dalam hatinya.Namun sebisa mungkin Anggi menekan rasa itu.
"Astaghfirullah...aku harus tau diri.Aku ini janda miskin beranak dua pula.Sedangkan bang Hans,dia seorang abdi negara.Pasti banyak yang mau sama dia.Yaa Allah Yaa Robbi....jika memang bang Hans adalah jodohku,maka ku mohon dekatkanlah.Namun jika bukan hamba mohon jauhkan dia dariku",do'a Anggi dalam hati.
Melihat jam yang sudah larut,Anggi segera menutup kedua matanya.Dan mulai terlelap.
Adzan subuh berkumandang,membangunkan Anggi dari mimpi indahnya.Setelah mengerjap-ngerjapkan kedua matanya,ia segera kekamar mandi untuk membersihkan diri dan segera menjalankan ibadah sholat subuh.Setelah selesai sholat,Anggi segera bersiap-siap.
Sementara dihotel tempat Ari menginap,rupanya dia juga dibangunkan oleh suara adzan subuh.Dan hal yang sama seperti Anggi,dilakukan oleh Ari.Setelah selesai dengan ibadahnya,Ari juga segera bersiap-siap.Setelah selesai,dia segera meraih kunci mobilnya dan segera memjemput Anggi sesuai dengan janjinya tadi malam.
Karena masih pagi sehingga lalu lintas masih sangat lengang.Hingga hanya dalam waktu 15 menit Ari sudah sampai didepan kontrakan Anggi.
Ari segera meraih ponselnya,dan menelfon Anggi.
Drrrt drrt drrt...tenfon tersambung.
Didalam kamar Anggi...
Anggi tengah bersiap-siap untuk pulang ke kampung halaman.Ia sudah menyiapkan segala keperluan anak-anaknya nanti.Karena Anggi berencana untuk mengajak anak-anaknya pergi kepantai.
Setelah selesai bersiap-siap,ponselnya berbunyi
Om Tampan memanggil..
Anggi pun segera meraih ponselnya,lalu menekan tombol hijau dan menempelkannya ditelinga.
"Hallo,assalamu'alaikum bang...",sapanya.
"Wa'alaikumsalam...udah bangun belum?",jawab Ari.
"Udah dari tadi bang...ini udah selesai siap-siap malah.Abang gimana..?",tanya Anggi lagi.
"Abang....?abang udah didepan pintu rumahmu...",jawab Ari.
"Apa...udah didepan....",jawab Anggi seraya menuju keluar kamar menuju ke pintu depan.
Setelah sampai,dia putar kunci pintunya,lalu membukanya.Dan benar saja Ari sudah didepan pintu.
"Assalamu'alaikum,selamat pagi my sweet heart...",sapa Ari sambil tersenyum manis.
Anggi segera mematikan ponselnya dan menjawab ,"wa'alaikumsalam...pagi juga bang.Masuk dulu bang..."
Ari pun segera mengikuti Anggi untuk masuk kedalam.
"Duduk dulu bang,aku mau ambil keperluan anak-anak yang sudah aku siapkan"
Baru satu langkah Anggi berjalan,tiba-tiba Ari memeluknya dari belakang.Anggi sampai terpekik karena kaget.
"Nggi...aku kangen..."bisik Ari ditelinga Anggi.Padahal mereka baru terpisah beberapa jam saja.
"Iiihh...baru juga semalam bang kita berpisah,udah kangen aja..
"balas Anggi,sembari tersenyum kecil disana.
"Aku bener-bener ga bisa pisah dari kamu Nggi..."kata Ari sambil mengecup lembut bibir Anggi setelah membaliknya agar Anggi menghadapnya.
"Aduuh om tampan ku,udah dong.Kasihan authornya loh om.Nanti review nya lama lagi loh nih gara-gara om mesum"
"O iya....jadi kemarin itu ga di up up gara-gara aku..."
"Iya om Tampan...makanya udah jangan mesum terus deh..."
"Siapa yang mesum,aku kan cuma melepas rindu.."
"Ya udah....udah kan lepas rindunya.Yuuk kita berangkat.Nanti keburu siang loh.."ajak Anggi.
"Okay...ayoook..."
Mereka pun segera bergegas menuju ke mobil.Dan segera melesak menuju ke Wonosari.
Tepatnya disalah satu kelurahan yang terkenal dengan wisata alam dan budayanya.Mana lagi kalau bukan Bejiharjo.
Mau tahu keseruan Anggi dan anak-anaknya juga si om tampan waktu mereka liburan....??
Yuuuk terus dukung author dengan membagi
Like
Komen
Vote
Tutiek tunggu ya....terimakasih...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments