Haii....assalamu'alaikum reader semua....
Gimana kabarnya hari ini....
Semoga semua dalam keadaan sehat ya..aaammiiinn
Okay readerku semua balik ke Anggi dan om tampan yuuukk
Happy reading semua...
"Kenapa Anggi malah menutup mata...apa dia kira mau aku cium kali ya.Tapi ngga papa juga sih.Bibirnya seksi banget....gimana ya rasanya kalau ku gigit...??Astaga kenapa aku jadi mesum gini sih...."guman Ari dalam hati.
"Nggi....mata kamu kenapa terpejam gitu...mau aku cium..."akhirnya Ari buka suara sambil menggoda Anggi.
"Eeh..enggak pap....pa...."sahut Anggi lirih karena terhipnotis dengan manik coklat gelap Ari.
DEG DEG....
Jantung keduanya berdetak tak beraturan.Melompat\-lompat seperti mau lari maraton.
Tanpa disadari keduanya,mereka pun semakin dekat.Hingga nafas keduanya saling menyapu wajah masing\-masing.
ccuuupp
Entah siapa yang memulai lebih dulu,tiba\-tiba saja mereka berciuman.Saling mengecup dengan lembut,hingga saling \*\*\*\*\*.Cukup lama mereka saling berciuman.Hingga nyaring suara ponsel menyadarkan mereka.
Drrrt drrrt
Mereka pun melepaskan ciuman.
Ari kembali duduk dibangku kemudi.Dan Anggi pun segera membenarkan duduknya.
Suasana menjadi canggung seketika.Hingga bunyi nyaring ponsel berbunyi lagi yang ternyata itu ponsel milik Anggi.
Arif\-Ardi memanggil...
Anggi segera mengangkat ponselnya
"Assalamu'alaikum sayangnya ibu....",sapa Anggi.
"Wa'alaikumsalam bu....Bu...ibu jadi pulang ngga...??",tanya yang diseberang sana.
Astaga Anggi lupa kalau harusnya malam ini dia pulang.
"Maaf anak\-anak ibu yang ganteng.Ibu ngga jadi pulang malam ini.Ada acara mendadak nak.Ga papa kan...?",jawab Anggi.
"Ya udah ga papa bu.Bu...besok aku mau ikut Uti ke sawah boleh ya...",tanya anak Anggi.
"Tumben...mau ngapain.Awas lho ngerusak tanaman orang...!!",jawab Anggi.
"Mau bantuin Uti lah.Sekalian mau main layangan.Banyak kok bu temannya.Boleh ya...?",pinta anak Anggi.
"Ya udah...yang penting pr nya dikerjakan dulu.Baru boleh main okay!!",jawab Anggi dengan tegas.
"Okay bu...ya udah bu...ini mau main lagi sama adek.Ibu hati\-hati ya...",jawab Arif,ternyata yang menelfon mas Arif anak Anggi yang besar.
"Ya udah,hati\-hati mainnya.Assalamu'alaikum",kata Anggi mengakhiri telfonnya.
"Wa'alaikumsalam ibu...",jawab Arif.
Telfon pun berakhir.Dan Anggi segera memasukkan ponselnya kedalam tas.
Mobil yang dikendarai Ari pun sudah meluncur dengan kecepatan sedang.
"Anak\-anakmu Nggi yang barusan telfon"tanya Ari membuka suara karena semenjak mereka berciuman tadi suasana menjadi canggung.
"Iya bang...yang besar Arif dan yang kecil Ardi"sahut Anggi.
"Kok nama yang gede sama dengan namaku ya?",jawab Ari sambil tersenyum.
\(Duuhh om...jangan senyum manis gitu,nanti kalau author diabetes om tampan mau tanggung jawab??\)
"Eh iya ya...sama\-sama Arif",jawab Anggi yang baru sadar jika nama anak dan ehem calon pacarnya ini sama.
"Terinspirasi namaku ya?"goda Ari pada Anggi
"Mana ada...orang Anggi kenal sama abang aja baru beberapa bulan.Sedang anakku sudah umur delapan tahun"omel Anggi panjang lebar.
Sementara Ari hanya melirik bibir Anggi,"Ternyata bibir mu makin seksi kalau manyun gitu.Duuh...jadi pingin cium lagi kan aku..."guman Ari dalam hati.
"Bang....fokus lihat jalan,jangan nglirik\-nglirik gitu.Ntar nabrak lho...",kata Anggi memperingatkan.
"Habis bibirmu mengalihkan duniaku sih...",goda Ari.
Bluss....wajah Anggi merona merah "Ihh abang bisa ngegombal juga rupanya",kata Anggi sambil menyembunyikan rona merah pipinya.
"Siapa yang gombal sih...bener kok.Wajahmu benar\-benar mengalihkan duniaku kok...",goda Ari lagi.
Seperti ada rasa berbeda ketika Ari melihat rona merah dan senyum malu\-malu Anggi.Dan itu membuat dia ingin terus menggoda perempuan disebelahnya.
"Udah deh bang...fokus noh lihat jalan.Jangan ngegombal mulu napa bang.."jawab Anggi.
"Entahlah bawaannya pingin ngelihat wajah dan bibirmu terus Nggi.Gimana dong..."jawab Ari sambil mengedipkan matanya.
"Iisshh....abang apaan sih..."jawab Anggi sambil mendaratkan cubitan kecil dilengan kiri Ari.
"Aauu....sakit Nggi....",kata Ari sambil menyengir.
"Makanya abang jangan gombal terus ke Anggi...",kata Anggi sambil melotot lucu.
"Siapa yang ngegombal sih Nggi....Kamu tuh beneran cantik Nggi.Make up mu yang natural membuatmu makin cantik.Kamu tuh beda sama perempuan diluaran sana",jawab Ari menerangkan.
"Ya jelas beda lah bang.Mereka itu lebih cantik dari Anggi.Pakaiannya lebih modis,make up mereka juga lebih cetar.Kulitnya putih mulus.Lah aku...udah pendek,dekil,item,burik pula.Terus apanya yang cantik coba??",kata Anggi merendah.
Ari tiba\-tiba menghentikan laju mobilnya dipinggir jalan."Nggi...asal kamu tahu....justru kesederhanaanmu itulah yang membuat mu cantik.Kamu tuh beda dengan yang lain.Kamu sederhana aja cantik.Cantik mu itu asli Nggi",kata Ari lagi.
"Iya emang asli bang...ga kaleng\-kaleng..."jawab Anggi sambil terkekeh."BTW...kenapa abang tiba\-tiba berhenti??".
"Pengen cium kamu Nggi..."kata Ari sambil mengedipkan matanya genit.
"Apa bang...."jawab Anggi gelagapan.
"Ha ha ha....kamu lucu banget sih Nggi kalau kaget gini.."kata Ari sambil mencubit pipi Anggi gemas.
"Iihh...abang...mana ada sih orang kaget lucu.."jawab Anggi memgerucutkan bibirnya.
"Kenapa tuh bibir...pengen dicium lagi ya...",goda Ari.
Menggoda Anggi sepertinya jadi hobi baru Ari nich...
"Apaan sih abang....iiihh...genit banget..."dan satu cubitan berhasil mendarat lagi di lengan Ari.
"Udah dua kali....sekali lagi aku kasih bonus Nggi...",kata Ari sambil menampilkan senyum smirknya.
"Hah bonus...bonus apaan bang??",tanya Anggi bingung.
"Ada deh...week..."jawab Ari kembali menjalankan mobilnya.
Ari takut akan mencium bibir Anggi lagi jika mobilnya ga segera ia jalankan.
"Iihh...abang jahat...kasih tahu dong bang...bonus apaan...?",tanya Anggi lagi yang masih penasaran.
"Iiih...kepoo....deeh...",jawab Ari sambil terkekeh.
Karena ga dapat jawaban,Anggi pun akhirnya memutar musik biar ga sepi.
"Bang ....puter lagu boleh...??",tanya Anggi.
"Boleh...atur aja..",jawab Ari.
Lalu Anggi mengotak atik bluetooth dimobil Ari.Setelah tersambung Anggi segera mencari musik.
"Bang...abang suka musik apa...",tanya Anggi kemudian.
"Apa aja deh...asal jangan koplo aja...",jawab Ari.
"Kenapa emang kalau koplo bang...",tanya Anggi penasaran.
"Ga kenapa napa sih.Cuma berisik aja.Aku kurang bisa menikmati musik koplo",jawab Ari menjelaskan.
"Ooohh...kalau EDM gimana ....suka ga bang?",lagi\-lagi Anggi bertanya.
"EDM....coba deh!"?jawab Ari.
"Okay....",jawab Anggi.
Kemudian Anggi pun memutar musik EDM kesukaannya.
~~~ººº~~~
Kira\-kira lagu apa ya yang diputar sama Anggi...??
Dan...apakah Ari juga suka dengan lagu yang diputar Anggi...??
Ingin tahu kelanjutannya....
Ayooo....sumbangkan
Like
Koment
Vote
Kalian ya...agar Tutiek semangat nulisnya...
Thanks buat semua...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments
Ria Diana Santi
5 like hadir! Di tunggu feedback nya!
2021-02-27
1
Murti Widy
setelah baca judulny td ceritanya ttg remaja cewek yg jatuh cinta sama pria yg sdh om om tp ternyata bukan...truz knp ari disebutnya om ya thor
2021-02-26
1
silviaanugrah
hai thor, aku datang bawa 15like & 10vote.
smgt up dan smg ceritanya sukses ya, aku tunggu trs feedback-nya. kalo mau di lovee komen aja, siap support 😉
2021-02-10
1