Hai reader semua.....
Gimana kabarnya kalian....??
Semoga selalu dalam lindungan-Nya ya...aaammiinn
Okay kita lanjut ngehalunya ya....
Swalayan X
"Nggi,makan siang yuuuk!!"kata karyawan 1
"Nggi,kamu kenapa..??"karyawan 2 sambil menepuk pundak Anggi
Anggi pun jadi gelagapan.Ternyata sedari tadi dia melamun.
"Nggi kamu dari tadi tu ngelamunin apa sih...kamu ada masalah??",karyawan 2
"Eeeehh...ngga kok....aku ga papa.Cuma sedikit flash back aja...he he he"jawab Anggi sambil nyengir kuda.
"Oooohh...kirain kamu ada masalah apa...yuuuk makan siang dulu...perutku udah laper banget ini...!"kata karyawan 2
"Okay...yuuuk ",jawab Anggi.
Mereka pun akhirnya pergi bersama menuju ke kantin untuk makan siang.
Tak lama kemudian,mereka sudah sampai dikantin dan telah memesan makanan masing-masing.
Tak lama kemudian pesanan mereka pun sudah sampai dan mereka segera melahapnya sambil ngobrol.
Ketika mereka sedang asyik ngobrol sambil makan,tiba-tiba salah satu ponsel mereka berdering.
Sontak mereka semua kaget.Dan mereka kompak barengan berkata "HP siapa....??"
Hanya Anggi saja yang tidak ikut berkata,karena ternyata HPnya yang berbunyi.Buru-buru mengambil HPnya dari saku celana.
Om Tampan Hans memanggil
"Sorry guys aku angkat telfon dulu ya...",kata Anggi pada teman-temannya.
Lalu ia pun menggeser tombol hijau diponsel pintarnya itu.
"Hallo assalamu'alaikum bang....",sapa Anggi.
"Wa'alaikumsalam....sudah istirahat Nggi...??",jawab Ari.
"Udah bang....ini baru makan sama teman-teman.Abang udah makan....??",tanya Anggi.
"Ini juga lagi makan Nggi.O iya jangan lupa sholat ya!!",balas Ari.
"Iya bang....ya udah,Anggi lanjut makan dulu ya bang....",kata Anggi lagi.
"Ya udah sana...jangan lupa nanti sore yaa....!!",jawab Ari.
"Iya abang....In Syaa Allah.Ya udah ya bang keburu waktu istirahatnya habis.Assalamu'alaikum abang....",tutup Anggi kemudian.
"Okay....wa'alaikumsalam....",balas Ari.
Telfon pun berakhir.Anggi melanjutkan makannya yang sempat tertunda.
"Cie cie...dari siapa Nggi....??"karyawan 1
"Iisshh....kepoo....",jawab Anggi sambil nyengir kuda.
"Kayaknya lagi ada yang berbunga-bunga nich..."karyawan 2
"Iich...apaan sich kalian...."jawab Anggi tersipu-sipu.
Tak dapat dipungkiri memang kahadiran Ari mampu memekarkan kembali hati Anggi yang telah layu.
Setelah selesai makan,mereka bergegas kembali ke swalayan dan menuju ke divisi masing-masing.
Namun lain halnya dengan Anggi.Dia selalu tertib dengan ibadahnya.Sebelum menuju kedivisinya,Anggi menuju ke mushalla terlebih dahulu untuk menunaikan ibadah sholat Dzuhur.
Setelah selesai sholat,kemudian Anggi pergi menuju divisinya dan segera menyelesaikan pekerjaan yang tadi sempat tertunda.
Tiga jam kemudian pekerjaan Anggi sudah selesai.Ia pun segera bersiap untuk pulang.Segera Anggi menuju halte dan naik bus yang dia tunggu.Karna kebetulan bus tujuannya sudah sampai.
Tak berapa lama Anggi sudah sampai dirumah.Kemudian Anggi mandi dan bersiap-siap karena sebentar lagi bang Ari akan menjemput.
Tepat pukul 4 sore bang Ari menjemput Anggi.Penampilan bang Ari membuat Anggi melonggo.
Saat itu bang Ari memakai celana jeans dan juga baju kaus serta topi untuk menutupi rambut hitamnya.
Sungguh penampilan bang Ari membuat jiwa muda Anggi meronta-ronta... (Duuhh om tampan...author jadi pengen peluk nich...😁😁😁)
"Assalamu'alaikum Nggi....sudah lama nunggunya...??",sapa Ari.
"Wa'alaikumsalam bang....belum kok.Anggi juga barusan sampai rumah kok.Masuk dulu bang...",jawab Anggi.
Bang Ari pun segera masuk kedalam kontrakan Anggi yang begitu sederhana.
"Maaf bang...diminum dulu.Anggi tinggal sholat sebentar ya.Abang sudah sholat..?",tanya Anggi kemudian.
"Iya ...sudah Nggi sebelum kesini abang sholat dulu tadi.Ya udah sholat dulu gih sana.Abang tunggu disini",jawab Ari.
Anggi pun segera pergi meninggalkan bang Ari untuk menunaikan shalat Ashar.
Sementara Bang Ari menunggu,tiba-tiba ponselnya berbunyi.
"Hallo assalamu'alaikum....",sapa Ari.
"wa'alaikumsalam...pah,kapan papah pulang?" tanya Rena.
Rena adalah keponakan Ari yang tinggal bersama dengan Ari dan juga orang tuanya.Rena sudah biasa memanggil Ari dengan sebutan papah,karena sejak kecil dia sudah ditinggal kedua orang tuanya menghadap sang Khalik.Rena saat ini sudah kelas 12 disalah satu sekolah di Jakarta.
"In Syaa Allah besok Ren.Kenapa...?",tanya Ari
"Ga papa sih pah.Jangan lupa pesananku ya.Udah dibeliin belum pah..?",tanya Rena lagi
"Iya iya...ini baru mau dibeliin.Eh dek...kalau papah bawain oleh olehnya calon mamah gimana...?",girau Ari.
"apa pah...calon mamah?beneran?Yeeeyy...mau banget pah...",jawab Rena penuh semangat.
"Beneran...tapi ini papah baru pdkt.Do'ain papah ya.Biar bisa menangin hati calon mamamu!",jawab Ari.
"Siaap papah....eh pah maaf ijin ya...ini mau nonton nich sama teman-teman boleh ya pah..?",tanya Rena meminta izin.
"Boleh....asal pulangnya ngga boleh lebih dari jam sembilan malam okay!!",jawab Ari.
"Siap papa gantengku....ya uda ya pah ini uda ditunggu teman-teman",kata Rena lagi.
"Yooii....hati-hati ingat pulangnya ga boleh lebih dari jam sembilan malam!",tegas Ari lagi.
"siiaap....ya udah ya pah...assalamu'alaikum"?tutup Rena.
"wa'alaikum salam...",jawab Ari mengakhiri panggilannya.
Setelah panggilan berakhir,Ari segera memasukkan ponselnya ke kantong celananya.
"Loh Nggi udah lama disitu...?",tanya Ari kaget.
Saking asyiknya ngobrol dengan ponakannya,Ari sampai tidak menyadari kehadiran Anggi disitu.
"Lumayan sih...maaf bang Anggi ngga sengaja dengar pembicaraanmu ",jawab Anggi ngga. enak hati karena tidak sengaja menguping.
"ooohh...ga papa..itu tadi Rena ponakanku.Nanti abang kenalin sama dia.Eh...kamu udah siap Nggi...?",tanya Ari.
"Udah dari tadi bang..."jawab Anggi sambil tersenyum.
"Duh senyumu manis banget sih Nggi.Rasanya gimana ya kalau kucium.Astaga kenapa aku jadi mesum gini sih"guman Ari dalam hati.
"Bang....ada apa kok malah bengong...?",tanya Anggi yang melihat Ari malah terbengong.
"eh...ah...anu Nggi...."gelagapan Ari mendengar suara Anggi yang membuyarkan lamunannya.
"kita jadi berangkat ga...??",tanya Anggi lagi.
"jadi dong....yok",ajak Ari kemudian berdiri dan meraih tangan Anggi.
"okay bang...",jawab Anggi seraya membalas uluran tangan Ari dan keluar dari rumah menuju kemobil Ari.
Setelah sampai dimobil,Ari membukakan pintu mobil untuk Anggi.Kemudian dia memutar dan duduk dikursi pengemudi.Lalu memasang seatbelt nya.
Namun seatbelt yang Ari pakai dia lepaskan lagi.
Dia lalu memiringkan badan tepat berada di depan Anggi.Dan hal itu sukses membuat jantung Anggi berhenti berdetak.
"Apa yang akan dilakukan bang Ari..."kata batin Anggi.
Tubuh mereka begitu dekat,bahkan hembusan nafas Ari serasa meniup wajah Anggi.
Anggi hanya mampu menutup mata,namun tiba tiba terdengar suara "KLIK"
"Peefftt....kamu kenapa Nggi...buka matamu",kata Ari sambil terkekeh melihat tingkah Anggi.
Anggi pun membuka matanya dan seketika itu juga mata Anggi bertemu langsung dengan manik hitam milik Ari.
DEG DEG DEG
Jantung mereka seakan berhenti,untuk beberapa saat mereka hanya saling memandang.Hingga akhirnya Ari berinisiatif berbicara untuk menghilangkan kecanggungan diantara mereka.
"Heem...maaf Nggi...lain kali pake seatbeltnya biar aman...",kata Ari.
"Eeh i-iya bang...makasih udah diingetin",jawab Anggi tergagap karena dengup jantungnya yang seakan sedang lari maraton.
Jeng jeng jeng....apa yang terjadi selanjutnya dengan Anggi dan Ari...kita lihat aja nanti
jangan lupa tinggalkan jejak
like dan votenya ya
terimakasih readerku semua....
salam hangat dari Tutiek ya...
love you....😗😗😗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments
Murti Widy
gak ada Visualny thor...
2021-02-25
1