Sudah seminggu sejak kecelakaan itu. Tubuh Evelyn masih terbaring lemah di ranjang rumah sakit dengan alat-alat medis mengelilinginya. Tapi pagi ini, sesuatu berbeda.
Kelopak matanya perlahan terbuka. Pandangannya buram, cahaya dari jendela membuatnya memicingkan mata. Suara mesin pemantau detak jantung berdetak stabil di sampingnya
Seorang perawat yang sedang mengganti cairan infus terkeju
perawat
Nona Evelyn? Anda sadar?
Evelyn mencoba bicara, tapi hanya suara serak yang keluar. Perawat langsung memanggil dokter dan tak lama kemudian Leonardo masuk, masih mengenakan jas hitam dan wajah yang dingin seperti biasa.
Mata Evelyn menatap sekeliling, bingung.
Evelyn Anastasia L. A
Di mana aku?
(tanyanya pelan)
Leonardo Maximus Alvarez
Kau di rumah sakit. Kau mengalami kecelakaan
(mendekat, matanya menatap dalam)
Evelyn Anastasia L. A
Siapa kamu?
(Memicingkan mata padanya)
Evelyn Anastasia L. A
Hening menyelimuti ruangan. Leonardo mengerutkan alis, untuk pertama kalinya ekspresinya berubah
Leonardo Maximus Alvarez
Apa maksudmu?
(tanyanya pelan)
dokter
Tuan Leonardo... istri Anda mengalami trauma kepala yang cukup serius. Sepertinya dia mengalami amnesia. Kehilangan ingatan sebagian atau seluruhnya
(Menarik napas panjang)
Evelyn menatap mereka dengan tatapan kosong. Ia tak mengenali siapa pun. Bahkan wajah Leonardo, yang seharusnya familiar, terasa asing
Comments