BAB 8: Kota Labirin dan Fraksi Bertopeng

Satu minggu telah berlalu sejak Asha bergabung. Shelter mereka kini lebih stabil, persenjataan bertambah, dan pelatihan tempur rutin dilakukan setiap pagi. Namun, ketenangan di dunia seperti ini tak pernah bertahan lama.

Pagi itu, sistem milik Shinn memunculkan notifikasi baru yang tidak biasa.

[Radar Sistem: Aktivitas Tinggi Terpantau di Zona Selatan – "Kota Labirin"]

[Kategori Ancaman: Zombie Elit, Anomali Energi, Fraksi Manusia Tak Teridentifikasi]

Asha menatap layar dengan wajah serius. "Kota Labirin… tempat itu dulunya pusat penelitian biologis terbesar di benua ini. Setelah kehancuran, struktur kota berubah sendiri seperti hidup. Lorong-lorongnya terus berubah arah setiap hari. Mereka menyebutnya labirin karena tak ada yang bisa keluar dengan arah yang sama seperti masuk."

Iluthar menambahkan, "Aku dengar beberapa fraksi penyintas membentuk markas di pinggiran kota itu. Termasuk satu yang terkenal… Fraksi Bertopeng."

"Fraksi Bertopeng?" tanya Shinn penasaran.

Asha menjawab, "Kelompok manusia yang selamat dari proyek Kronos. Mereka mengenakan topeng untuk menyembunyikan identitas dan melakukan eksperimen pada tubuh mereka sendiri mencampurkan teknologi dan mutasi untuk melawan zombie... atau menguasai sesama manusia."

Sistem Shinn memberikan notifikasi tambahan:

[Misi Khusus Terbuka: "Labirin Penuh Darah"]

Tujuan:

Investigasi sumber energi abnormal di Kota Labirin

Temukan identitas pemimpin Fraksi Bertopeng

Hindari konfrontasi langsung dengan Zombie Elit Lvl.20+

Hadiah: – +2 Level – Blueprint Drone Tempur Tipe - R – Item Langka: "Kapsul Inti Dimensi Retak"

Shinn mengepalkan tangan. "Kita harus pergi ke sana."

Iluthar menggeleng. "Itu terlalu berbahaya."

"Tapi semua petunjuk besar mengarah ke sana," balas Shinn. "Fraksi Bertopeng mungkin tahu lebih banyak tentang sistem, atau bahkan masa lalu ibuku."

Asha diam beberapa saat, lalu mengangguk. "Kalau memang itu pilihanmu, aku akan bantu semampuku. Tapi kita harus persiapkan diri. Kota itu tidak bisa dimasuki sembarangan."

Tiga hari kemudian, mereka berangkat. Dengan kendaraan kecil hasil rakitan dari rongsokan dan sistem penggerak magnetik Asha, mereka melaju menuju selatan, menembus wilayah beracun dan hutan logam.

Perjalanan terhenti di pinggiran Kota Labirin. Bangunan tua berdiri seperti tembok pintu masuknya gelap, jalanannya sepi, tapi aura yang memancar membuat bulu kuduk berdiri.

[Memasuki Zona Kota Labirin – Level Rekomendasi: 15+]

[Peta Tidak Tersedia – Struktur Wilayah Dinamis]

Saat melangkah masuk, dinding di kiri dan kanan mulai bergetar pelan. Shinn menoleh ke belakang. Jalur yang mereka lalui... menghilang. Digantikan lorong lain.

"Labirin aktif," bisik Asha. "Kita sudah masuk permainan kota ini."

Setiap sudut kota seperti hidup. Beberapa lorong penuh kabut hijau yang memicu halusinasi, sementara ada jalan yang menampilkan pantulan masa lalu di dinding seperti proyeksi realitas alternatif.

Di salah satu lorong, mereka menemukan simbol aneh tergambar di tembok: sebuah topeng dengan tiga mata.

Tak lama setelah itu, terdengar suara langkah. Sekelompok orang muncul dari kabut, masing-masing mengenakan mantel hitam dan topeng putih tak bermulut.

Pemimpin mereka, bertubuh tinggi dan mengenakan topeng hitam dengan ukiran emas, maju.

"Kami tahu kalian datang, Pengguna Sistem," katanya dengan suara dalam. "Sistem itu... adalah kunci yang kami cari sejak lama."

Iluthar mengangkat senjata. "Kalian siapa?"

"Kami adalah bagian dari masa lalu yang disembunyikan. Dan kami datang bukan untuk melawan... tapi menawarkan kesepakatan."

Shinn menatap tajam. "Kesepakatan?"

Topeng hitam mengangguk. "Kami bisa menunjukkan kalian jalan ke pusat kota, ke jantung Labirin tempat zombie elit berdiam. Tapi dengan satu syarat: serahkan Asha."

Seketika, Shinn dan Iluthar mengarahkan senjata mereka. Asha mematung, matanya berkaca-kaca.

"Aku tahu ini akan terjadi," katanya pelan. "Aku adalah bagian dari kegagalan mereka. Mereka ingin menebus kesalahan... atau mengulanginya."

Topeng hitam tak bergerak. "Pilih sekarang. Jika menolak, kalian akan tersesat selamanya dalam labirin ini."

Shinn menarik napas panjang. Lalu berkata dengan tenang:

"Aku tak akan menyerahkan siapa pun. Terutama bukan orang yang telah menyelamatkan kami."

Iluthar menambahkan, "Kalian mau jalan damai, pergi sekarang. Kalau tidak, bersiap untuk mati."

Untuk sesaat, keheningan menyelimuti. Lalu, topeng hitam tertawa kecil.

"Menarik. Sangat menarik. Baiklah, Shinn. Kita akan lihat sejauh mana sistem rongsokan itu bisa membawamu."

Dalam sekejap, para anggota fraksi menghilang dalam kabut.

Tinggal mereka bertiga, berdiri di tengah kota yang terus berubah.

______________

To be continued...

Episodes
1 PROLOG: Dunia yang Terbelah
2 BAB 1: Dunia Ganda
3 BAB 2: Batas Dunia
4 BAB 3: System yang Berkembang
5 BAB 4: Gadis Misterius dari Kapsul
6 BAB 5: Latihan Pertama: Iluthar dan Pertahanan Shelter
7 BAB 6: Misi Militer: Senjata Pertama untuk Perang Zombie
8 BAB 7: Gadis Berambut Ungu dan Tanda dari Masa Lalu
9 BAB 8: Kota Labirin dan Fraksi Bertopeng
10 BAB 9: Zona Tengah Labirin — Markas Zombie Elit
11 BAB 10: Penjaga Tahap Kedua dan Ramalan Kegelapan
12 BAB 11: Kembali ke Dunia Nyata dan Ancaman Tersembunyi
13 BAB 12: Kota Terakhir: Harapan dalam Reruntuhan
14 BAB 13: Bayangan Masa Lalu dan Petunjuk Asal Sistem
15 Bab 14: Unit-X: Penerima Sistem Kedua
16 BAB 15: Pertemuan Dua Pewaris Sistem
17 BAB 16: Cahaya yang Menyatu dengan Kegelapan
18 BAB 17: Jejak Ark Rebirth yang Hilang
19 BAB 18: Void Light: Senjata dari Cahaya Kosong
20 BAB 19: Depth Zero: Gerbang Menuju Ark-03
21 BAB 20: Duel di Kegelapan: Ujian Heartcore
22 BAB 21: Kebenaran di Balik Iluthar
23 BAB 22: Rahasia di Balik Menara Keheningan
24 BAB 23: Tanda-Tanda Retakan Sistem
25 BAB 24: Kabut di Bawah Dunia
26 BAB 25: Pantulan dari Dimensi Ketiga
27 BAB 26: Kota Batas Dimensi
28 BAB 27: E.V.E – Pewaris Kegelapan
29 BAB 28: Perang Realitas – Serangan Exo-Wraith Pertama
30 BAB 29: Jantung Retakan – Memasuki Dimensi Musuh
31 BAB 30: Perjanjian Gelap – Rahasia Di Balik Sistem Shinn
32 BAB 31: Raja dari Dua Dunia – Bangkitnya Voidlord
33 BAB 32: Perang Tiga Front: Dimensi, Manusia, dan Mesin
34 BAB 33: Dunia Retak, Waktu Bergetar
35 BAB 34: Labirin Penuh Darah
36 BAB 35: Senandung Keheningan – Kabut yang Menelan Nyawa
37 BAB 36: Benteng Ilusi – Kota Labirin yang Menelan Jiwa
38 BAB 37: Perang Dimensi Dimulai
39 BAB 38: Penyatuan Void
40 BAB 39: Ritual Penghakiman di Kota Voidheart
41 BAB 40: Celah dari Asal – Pintu Menuju Neraka Dimensi
42 BAB 41: Kota Voidheart – Benteng Perlawanan di Antara Dimensi
43 BAB 42: Tiga Langkah Menuju Neraka
44 PENGUMUMAN!
45 Bab 43: Suara dari Celah — Ujian Batasan Voidlord
46 Bab 44: Pertarungan Tiga Fraksi
47 Bab 45: Menembus Celah Dimensi – Misi Balas Dendam
48 BAB 46: Kota Voidheart yang Membara
49 BAB 47: Bangkitnya Sang Penjaga Asal
50 BAB 48: Fragmen Ketiga – Kubah Kenangan
51 BAB 49: Fragmen Keempat – Kota Tanpa Cahaya
52 BAB 50: Fragmen Terakhir – Gerbang ke Dimensi Asal
53 BAB 51: Voidheart Melawan Asal Kehampaan
54 BAB 52: Dimensi Asal Retak - Awal Bencana Baru
55 BAB 53: Jejak Luka dan Cinta yang Terhapus
56 BAB 54: Kunci Harapan dari Dunia yang Runtuh
57 BAB 55: Mimpi dan Kenyataan yang Terpecah
58 BAB 56: Penjaga Pintu Dimensi – Kebenaran yang Terkubur
59 BAB 57: Benteng Kecil di Tengah Neraka
60 BAB 58: Hari Penentuan – Puncak Dua Dunia
61 BAB 59: Suara dari Kekosongan – Detak Jiwa yang Masih Hidup
Episodes

Updated 61 Episodes

1
PROLOG: Dunia yang Terbelah
2
BAB 1: Dunia Ganda
3
BAB 2: Batas Dunia
4
BAB 3: System yang Berkembang
5
BAB 4: Gadis Misterius dari Kapsul
6
BAB 5: Latihan Pertama: Iluthar dan Pertahanan Shelter
7
BAB 6: Misi Militer: Senjata Pertama untuk Perang Zombie
8
BAB 7: Gadis Berambut Ungu dan Tanda dari Masa Lalu
9
BAB 8: Kota Labirin dan Fraksi Bertopeng
10
BAB 9: Zona Tengah Labirin — Markas Zombie Elit
11
BAB 10: Penjaga Tahap Kedua dan Ramalan Kegelapan
12
BAB 11: Kembali ke Dunia Nyata dan Ancaman Tersembunyi
13
BAB 12: Kota Terakhir: Harapan dalam Reruntuhan
14
BAB 13: Bayangan Masa Lalu dan Petunjuk Asal Sistem
15
Bab 14: Unit-X: Penerima Sistem Kedua
16
BAB 15: Pertemuan Dua Pewaris Sistem
17
BAB 16: Cahaya yang Menyatu dengan Kegelapan
18
BAB 17: Jejak Ark Rebirth yang Hilang
19
BAB 18: Void Light: Senjata dari Cahaya Kosong
20
BAB 19: Depth Zero: Gerbang Menuju Ark-03
21
BAB 20: Duel di Kegelapan: Ujian Heartcore
22
BAB 21: Kebenaran di Balik Iluthar
23
BAB 22: Rahasia di Balik Menara Keheningan
24
BAB 23: Tanda-Tanda Retakan Sistem
25
BAB 24: Kabut di Bawah Dunia
26
BAB 25: Pantulan dari Dimensi Ketiga
27
BAB 26: Kota Batas Dimensi
28
BAB 27: E.V.E – Pewaris Kegelapan
29
BAB 28: Perang Realitas – Serangan Exo-Wraith Pertama
30
BAB 29: Jantung Retakan – Memasuki Dimensi Musuh
31
BAB 30: Perjanjian Gelap – Rahasia Di Balik Sistem Shinn
32
BAB 31: Raja dari Dua Dunia – Bangkitnya Voidlord
33
BAB 32: Perang Tiga Front: Dimensi, Manusia, dan Mesin
34
BAB 33: Dunia Retak, Waktu Bergetar
35
BAB 34: Labirin Penuh Darah
36
BAB 35: Senandung Keheningan – Kabut yang Menelan Nyawa
37
BAB 36: Benteng Ilusi – Kota Labirin yang Menelan Jiwa
38
BAB 37: Perang Dimensi Dimulai
39
BAB 38: Penyatuan Void
40
BAB 39: Ritual Penghakiman di Kota Voidheart
41
BAB 40: Celah dari Asal – Pintu Menuju Neraka Dimensi
42
BAB 41: Kota Voidheart – Benteng Perlawanan di Antara Dimensi
43
BAB 42: Tiga Langkah Menuju Neraka
44
PENGUMUMAN!
45
Bab 43: Suara dari Celah — Ujian Batasan Voidlord
46
Bab 44: Pertarungan Tiga Fraksi
47
Bab 45: Menembus Celah Dimensi – Misi Balas Dendam
48
BAB 46: Kota Voidheart yang Membara
49
BAB 47: Bangkitnya Sang Penjaga Asal
50
BAB 48: Fragmen Ketiga – Kubah Kenangan
51
BAB 49: Fragmen Keempat – Kota Tanpa Cahaya
52
BAB 50: Fragmen Terakhir – Gerbang ke Dimensi Asal
53
BAB 51: Voidheart Melawan Asal Kehampaan
54
BAB 52: Dimensi Asal Retak - Awal Bencana Baru
55
BAB 53: Jejak Luka dan Cinta yang Terhapus
56
BAB 54: Kunci Harapan dari Dunia yang Runtuh
57
BAB 55: Mimpi dan Kenyataan yang Terpecah
58
BAB 56: Penjaga Pintu Dimensi – Kebenaran yang Terkubur
59
BAB 57: Benteng Kecil di Tengah Neraka
60
BAB 58: Hari Penentuan – Puncak Dua Dunia
61
BAB 59: Suara dari Kekosongan – Detak Jiwa yang Masih Hidup

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!