15. Batu Merah Api

Hao Li dan Xin Fei mendatangi Mei Feng setelah acara pelelangan selesai. Mei Feng sendiri sekarang menjadi menghormati keberadaan Hao Li setelah mengetahui kalau bakat nya dalam membuat kertas spiritual sangatlah tinggi, bahkan pangeran mahkota pun ikut menawar harga.

"Tuan muda, ini adalah token milik anda yang telah diisi oleh hasil dari pelelangan barang milik anda, juga dipotong untuk pengambilan Batu Merah Api." Ucap Mei Feng sambil menyerahkan token yang berupa logam perak kepada Hao Li.

"Baiklah nona Bai, kalau begitu, saya dan paman Xin Fei akan pergi pulang..." Hao Li akhirnya membuka topeng putihnya, ia rasa tidak masalah kalau Mei Feng mengetahui identitas aslinya.

Mei Feng terkejut ketika melihat paras Hai Li masih sangatlah muda, ia kira anak di depannya ini berumur 17 tahunan, tetapi dugaannya salah, postur tinggi tidak bisa menipu penampilan asli Hao Li yang memang masih berumur 13 tahun.

"Baiklah tuan muda, saya akan menunggu kedatangan anda lain kali..."

Hao Li dan Xin Fei akhirnya pulang ke kediaman Xin Fei, Xue Er sendiri sudah terlebih dahulu pulang karena kebelet buang air besar katanya.

Fang Nan yang sudah lumayan sehat memungkin kan dirinya bisa berjalan, meski perlu dengan alat bantu, tongkat. Fang Nan menunggu kedatangan anak nya didepan rumah Xin Fei.

Hao Li bisa lihat dari kejauhan kalau ibunya tengah duduk di depan kediaman Xin Fei, seperti sedang menunggunya. Dengan cepat Hao Li menghampiri Fang Nan.

"Ibu!"

"Li'er! Bagaimana hasil pelelangan mu?" Tanya Fang Nan.

"Untung banyak bu, aku tak menyangka kita akan kaya dengan mudah dengan bakat ku dalam membuat kertas spiritual..." Bangga nya sambil menunjukkan token logam yang ia dapatkan pada ibu nya.

"Syukurlah... Ibu beruntung punya anak seperti mu..."

Hao Li berencana untuk membeli rumah baru di kota Weiyang, dengan uang yang ia miliki sekarang, ia bisa dengan mudah mendapatkan rumah layak huni seperti kebanyakan orang.

"Paman, aku dan ibu ku akan pergi. Aku berencana untuk membeli rumah baru di kota Weiyang. Terimakasih banyak paman karena sudah menampung ku dan ibu ku disini..." Hao Li berpamitan pada Xin Fei, Xue Er sendiri yang mendengarnya sedikit sedih, ia merasa kehilangan seseorang yang berharga dalam hidupnya.

"Hao Li, aku tidak keberatan kalian tinggal bersama kami disini. Xue Er juga jadi memiliki teman berbicara. Tapi kalau kau memang berniat untuk pergi, aku tak akan menghalangi mu..."

"Terimakasih paman atas tawarannya, tapi aku tak bisa terus menerus merepotkan paman dan keluarga paman. Aku dan Ibu ku undur pamit paman. Nona Li semoga kita bertemu lagi nanti..."

Hao Li dan Fang Nan beranjak pergi dari kediaman Xin Fei, Hao Li melambaikan tangannya ke arah Xin Fei dan Xue Er.

**

Hao Li sudah mendapatkan sebuah rumah yang pas dengan seleranya di pertengahan kota Weiyang. Segera saja Hao Li memanggil pemilik rumah itu dan menjalankan transaksi uang seperti pada umumnya.

Pada awalnya pemilik rumah itu tidak percaya kalau yang membeli rumahnya adalah seorang anak kecil. Namun setelah melihat uang yang Hao Li keluarkan segera saja pemikiran itu ia buang jauh-jauh, asal ada uang maka semuanya akan beres tanpa masalah.

"Di kantong ini ada 5000 koin emas, apa itu cukup untuk membeli rumah anda?" Tanya Hao Li.

Pria dihadapannya segera saja menganggukkan kepalanya, 5000 koin emas adalah jumlah yang sangat besar, tentu saja pria itu dengan mudah menyetujui transaksi jual beli rumah itu.

Hao Li membawa Fang Nan untuk memasuki rumah terlebih dahulu, raut wajah ibunya itu terlihat sangat bahagia. Ia pikir ia tak akan bisa mendapatkan rumah sebagus ini, memikirkannya saja dulu merasa sangat mustahil. Andaikan suaminya, Jiang Shu Xan masih hidup, pasti mereka bertiga akan hidup bahagia di kota Weiyang.

Kota Weiyang memang sangat besar, begitu juga dengan penghasilan penduduknya yang mayoritas bekerja sebagai pedagang atau prajurit kerajaan. Sehingga mendapatkan uang sangatlah mudah, tidak seperti kehidupannya saat masih di desa Tiangyun yang jauh dari kata makmur.

Setiap hari mereka hanya makan nasi putih dan sayur seadanya, bahkan makan daging pun sangatlah jarang, hanya 2 bulan sekali.

Hao Li yang tadinya akan membeli perabotan rumah malah ditahan oleh Fang Nan. Fang Nan ingin kali ini anak nya beristirahat, ia akan menggantikan anaknya untuk membeli perabotan rumah.

Hao Li menyetujui permintaan ibunya, dan juga ia pikir ibu nya perlu sedikit keliling untuk mengetahui wilayah sekitarnya.

Setelah kepergian Fang Nan, Hao Li berencana untuk menyerap energi Batu Merah Api yang kata gurunya sangat bermanfaat untuk membantu membuka elemen lain yang ada dalam kristal abadi.

Gang San sendiri keluar dari dimensi pikiran Hao Li dan menjaga Hao Li dari luar, barangkali ada yang berniat mengganggunya.

Hao Li membuka kantong kecil miliknya dan mengeluarkan sebuah batu sebesar kepalan tangan berwarna merah menyala, seperti terdapat api didalamnya.

Dirinya bisa merasakan kalau energi yang terdapat dalam batu ini sangatlah besar, tentu saja tidak semua orang dapat merasakan energinya, hanya orang-orang yang tahu kegunaan Batu Merah Api yang bisa merasakan energi dari dalam batu tersebut.

Perlahan Hao Li memposisikan duduknya dengan nyaman, menutup kedua matanya dan mulai membuka saluran penyerapan energi dari dalam tubuh nya.

Cahaya berwarna merah menyala mulai keluar dari dalam batu tersebut, mengalir kedalam tubuh nya seperti air yang mengikuti arus sungai.

Energi yang terdapat dalam Batu Merah Api membuat tubuh Hao Li kepanasan, merasa tubuhnya terbakar, tetapi Hao Li masih bisa menahannya dengan mengalirkan sedikit energi dewanya untuk menahan pergejolakan panas dalam tubuhnya.

Hingga 2 jam berlalu dengan cepat, Hao Li sudah sepenuhnya menyerap energi Batu Merah Api.

Batu Merah Api yang semulanya berwarna merah menyala, setelah Hao Li serap energi batu tersebut sekarang hanyalah batu biasa yang berwarna hitam.

Hao Li tebak kalau Batu Merah Api hanyalah batu yang kebetulan menyerap energi alam berupa api, sehingga batu tersebut menyimpan energi api didalamnya dalam jumlah besar.

Bisa Hao Li rasakan perubahan yang terjadi dalam tubuhnya, rasa panas yang semula membakar tubuhnya sekarang malah membuat energi dewa dalam kristal abadi menambah.

Tanpa Hao Li tahu kalau energi dewa dapat terus bertambah jika ia terus menyerap semua energi alam secara teratur.

Hao Li beranjak bangun dari duduknya, namun sinar merah terpancar dari tubuhnya, membuat Hao Li terkejut dengan reaksi yang ia rasa kan setelah ia menyerap energi Batu Merah Api.

Dalam beberapa tarikan nafas, penampilan Hao Li kembali berubah. Baju yang terbuat dari kain sutra membaluti tubuhnya dengan aksesoris alam lainnya. Rambut yang semula berwarna putih perak, sekarang berubah menjadi merah menyala.

"Selamat Li'er, kau telah membuka elemen api dalam tubuh mu..." Ucap Gang San membuatnya sangat senang.

--TBC--

Terpopuler

Comments

Dari warna perak jadi warna Merah
Pastinya tambah keren... tidak usah ke salon

2023-08-09

0

Zian Contras

Zian Contras

gurunya haoli miskin gak punya koin emas😄😄😄😄

2022-02-05

0

Zainal Arifin

Zainal Arifin

oook

2021-05-25

1

lihat semua
Episodes
1 01. Yun Hao Li
2 02. Kristal Abadi
3 03. Energi Dewa
4 04. Manusia Siluman
5 05. Syarat
6 06. Alasan Sang Dewa
7 07. Senjata Energi
8 08. Turnamen Antar Desa
9 09. Topeng Misterius
10 10. Gerbang Pertama - Elemen Alam
11 11. Kertas Spiritual
12 12. Kekaguman dan Saran Xin Fei
13 13. Pelelangan Keluarga Edward (I)
14 14. Pelelangan Keluarga Edward (ll)
15 15. Batu Merah Api
16 16. Kelompok Darah Serakah
17 17. Izin Berkelana
18 18. Lima Belati Alam
19 19. Lima Jiwa Belati
20 20. Rumah Ramuan Herbal
21 21. Kubis Kecil
22 22. Perseteruan
23 23. Kekuatan Kubis Kecil
24 24. Sekte Air Terjun Surgawi
25 25. Ujian (I)
26 26. Ujian (II)
27 27. Kemarahan Gang Huo
28 28. Kekhawatiran Yang Fei
29 29. Gang San Berpamitan
30 30. Pemandangan Tak Lazim
31 31. Lingkaran Kekuatan
32 32. Enam Pembagian Alam
33 33. Guru Sejati
34 34. Guru Baru
35 35. Permintaan Tao Shi Lin
36 36. Keanehan Yang Hao Li Lihat
37 37. Bukan Tao Shi Lin
38 38. Tao Shi Lin VS Air Terjun Surgawi
39 39. Rencana Hao Li
40 40. Perubahan Yang Huan
41 41. Kekuatan Roh Hewan Ajaib
42 42. Kepekaan Matriark Sungai Dewa Suci
43 43. Penggabungan Kekuatan
44 44. Gambar Air Terjun dan Sungai
45 45. Berharap
46 46. Penigkatan Level Hao Li
47 47. Pencabutan Jabatan Penatua
48 48. Perlawanan Sungai Dewa Suci (I)
49 49. Perlawanan Sungai Dewa Suci (II)
50 50. Roh Hewan Ajaib Ular Penjerat
51 51. Alasan Lian Ming
52 52. Bantuan Yang Huan dan Yang Fei
53 53. Penyelamatan Hao Qin
54 54. Perlawanan Sungai Dewa Suci (III)
55 55. Perlawanan Sungai Dewa Suci (IV)
56 56. Dua Elemen Alam Hao Li
57 57. Pertarungan Sungai Dewa Suci (V)
58 58. Pertarungan Sungai Dewa Suci (VI)
59 59. Kebenaran Yang Ada
60 60. Terimakasih Tuan...
61 61. Penyesalan Hao Li
62 62. Pusaran Angin
63 63. Kekalahan Hao Li
64 64. Buku Misterius
65 65. Hao Li Siuman
66 66. Obrolan Ketiga Orang
67 67. Keanehan Yang Hao Li Lihat Dan Rasakan
68 68. Pria Tua dan Pasukan Berzirah Merah Darah
69 69. Qi Langit Dan Bumi
70 70. Menunjukkan Nya Pada Yang Fei
71 71. Pertarungan Pertama Setelah Siuman
72 72. Rencana Tao Shi Lin
73 73. Penari Diatas Danau
74 74. Kejutan Di Danau
75 75. Perlawanan Hao Li Dan Kedua Sahabat nya
76 76. Dunia Leluhur
77 77. Raja Dan Ratu
78 78. Membuat Liu Chang Hai Marah
79 79. Hao Li VS Liu Chang Hai
80 80. Kekhawatiran Kedua Sahabat
81 81. 'Aku Siap!'
82 82. Hari Penghakiman
83 83. Selesainya Sesi Penghakiman
84 84. Terbukanya Elemen Alam Esensi Tumbuhan
85 85. Penurunan Jabatan Liu Gu Shin
86 86. Permohonan Niu Ming Mei
87 87. Ming Qin Yue
88 88. Sejarah Segitiga Kehidupan
89 89. Pemberian Sang Raja
90 90. Kedua Rasa
91 91. Janji Perpisahan
92 92. Memulai Kembali
93 93. 'Aku? Yun - Hao - Li!'
94 94. Mu Huan
95 Pengumuman [New Story]
96 Pemberitahuan
Episodes

Updated 96 Episodes

1
01. Yun Hao Li
2
02. Kristal Abadi
3
03. Energi Dewa
4
04. Manusia Siluman
5
05. Syarat
6
06. Alasan Sang Dewa
7
07. Senjata Energi
8
08. Turnamen Antar Desa
9
09. Topeng Misterius
10
10. Gerbang Pertama - Elemen Alam
11
11. Kertas Spiritual
12
12. Kekaguman dan Saran Xin Fei
13
13. Pelelangan Keluarga Edward (I)
14
14. Pelelangan Keluarga Edward (ll)
15
15. Batu Merah Api
16
16. Kelompok Darah Serakah
17
17. Izin Berkelana
18
18. Lima Belati Alam
19
19. Lima Jiwa Belati
20
20. Rumah Ramuan Herbal
21
21. Kubis Kecil
22
22. Perseteruan
23
23. Kekuatan Kubis Kecil
24
24. Sekte Air Terjun Surgawi
25
25. Ujian (I)
26
26. Ujian (II)
27
27. Kemarahan Gang Huo
28
28. Kekhawatiran Yang Fei
29
29. Gang San Berpamitan
30
30. Pemandangan Tak Lazim
31
31. Lingkaran Kekuatan
32
32. Enam Pembagian Alam
33
33. Guru Sejati
34
34. Guru Baru
35
35. Permintaan Tao Shi Lin
36
36. Keanehan Yang Hao Li Lihat
37
37. Bukan Tao Shi Lin
38
38. Tao Shi Lin VS Air Terjun Surgawi
39
39. Rencana Hao Li
40
40. Perubahan Yang Huan
41
41. Kekuatan Roh Hewan Ajaib
42
42. Kepekaan Matriark Sungai Dewa Suci
43
43. Penggabungan Kekuatan
44
44. Gambar Air Terjun dan Sungai
45
45. Berharap
46
46. Penigkatan Level Hao Li
47
47. Pencabutan Jabatan Penatua
48
48. Perlawanan Sungai Dewa Suci (I)
49
49. Perlawanan Sungai Dewa Suci (II)
50
50. Roh Hewan Ajaib Ular Penjerat
51
51. Alasan Lian Ming
52
52. Bantuan Yang Huan dan Yang Fei
53
53. Penyelamatan Hao Qin
54
54. Perlawanan Sungai Dewa Suci (III)
55
55. Perlawanan Sungai Dewa Suci (IV)
56
56. Dua Elemen Alam Hao Li
57
57. Pertarungan Sungai Dewa Suci (V)
58
58. Pertarungan Sungai Dewa Suci (VI)
59
59. Kebenaran Yang Ada
60
60. Terimakasih Tuan...
61
61. Penyesalan Hao Li
62
62. Pusaran Angin
63
63. Kekalahan Hao Li
64
64. Buku Misterius
65
65. Hao Li Siuman
66
66. Obrolan Ketiga Orang
67
67. Keanehan Yang Hao Li Lihat Dan Rasakan
68
68. Pria Tua dan Pasukan Berzirah Merah Darah
69
69. Qi Langit Dan Bumi
70
70. Menunjukkan Nya Pada Yang Fei
71
71. Pertarungan Pertama Setelah Siuman
72
72. Rencana Tao Shi Lin
73
73. Penari Diatas Danau
74
74. Kejutan Di Danau
75
75. Perlawanan Hao Li Dan Kedua Sahabat nya
76
76. Dunia Leluhur
77
77. Raja Dan Ratu
78
78. Membuat Liu Chang Hai Marah
79
79. Hao Li VS Liu Chang Hai
80
80. Kekhawatiran Kedua Sahabat
81
81. 'Aku Siap!'
82
82. Hari Penghakiman
83
83. Selesainya Sesi Penghakiman
84
84. Terbukanya Elemen Alam Esensi Tumbuhan
85
85. Penurunan Jabatan Liu Gu Shin
86
86. Permohonan Niu Ming Mei
87
87. Ming Qin Yue
88
88. Sejarah Segitiga Kehidupan
89
89. Pemberian Sang Raja
90
90. Kedua Rasa
91
91. Janji Perpisahan
92
92. Memulai Kembali
93
93. 'Aku? Yun - Hao - Li!'
94
94. Mu Huan
95
Pengumuman [New Story]
96
Pemberitahuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!