Semua penjaga bergidik ketakutan saat mendengar tawa Hao Li. "Kalian dengar? Dia sendiri yang mengaku sebagai siluman. Kita habisi saja manusia siluman itu!" Ucap salah satu penjaga memprovokasi penjaga lainnya.
"Bunuh saja dia!"
Hao Li hanya tersenyum sinis. Dia menantikan hal seperti ini, dia juga bisa mencoba kekuatannya yang baru. "Kalian bisa menyerangku sekaligus."
2 penjaga pertama maju menghadapi 'manusia siluman' itu. Tetapi percuma saja, di penglihatan Hao Li semuanya terlihat melambat dan serangan para penjaga dengan mudah dihindari oleh Hao Li.
"Apa?! Bagaimana bisa dia menghindari seranganku dengan mudah?!"
Hao Li tersenyum sejenak sebelum menghantamkam kepalan tinjunya tepat di pipi lawan. Dengan sekuat tenaga Hao Li menyerang kedua penjaga itu dengan mudah.
Kedua penjaga itu seketika langsung terkapar kesakitan dengan beberapa luka lebam di tubuh dan diwajahnya.
"Apa cuma segini saja kekuatan kalian? Gak seru." Ejek Hao Li sambil menginjak kepala salah satu penjaga yang sudah terkapar ditanah.
"Dia benar-benar siluman! Bagaimana bisa dalam kurun waktu 2 minggu dia bisa sekuat itu?!" Beberapa penjaga lainnya yang melihat pertarungan kawannya dengan Hao Li terkejut. Mereka pikir mudah untuk melawan Hao Li meski sudah menjadi manusia siluman, mengingat dia 'cacat'.
"Kita serang saja dia!"
Semua penjaga perbatasan desa Tiangyun maju melawan Hao Li yang sedang menatap mereka meremehkan. "Dasar para semut..." Gumam nya pelan dilanjutkan dengan senyuman sinis tertera diwajah mungilnya.
Mereka pikir akan mudah menghadapi Hao Li secara bersamaan, tetapi Hao Li dengan mudah menghindari semua serangan meski lawan sudah beberapa kali memberikan perlawanan.
"Dia cepat sekali! Aku tak bisa melihat jelas sosok nya!" Seru salah satu dari mereka terlihat waspada karena Hao Li bergerak dengan sangat cepat membuat penglihatan lawan sedikit memburam.
'Srek! Srek!'
3 penjaga lainnya terjatuh pada saat yang bersamaan. Semua orang menatap Hao Li terkejut, mereka tidak menyangka kekuatan Hao Li berkembang dengan sangat cepat. Sampai 3 orang yang berjaga di belakang dengan mudah Hao Li kalahkan.
"Cepat panggil ketua desa! Laporkan hal ini dengan cepat!" Seru mereka mencoba untuk memanggil ketua desa yang konon paling kuat di desa Tiangyun.
Sedangkan semua penjaga terus menyerang Hao Li bersamaan, namun naas tidak ada satu serangan pun yang berhasil melukainya, malahan para lawannya lah yang terus saja mendapat kan luka dari serangan Hao Li.
"Apa yang membuat mu kesini?" Tanya seorang pria paruh baya menggunakan pakaian emas dan memegang satu tongkat sihir di tangan kanan nya, ketika melihat pemimpin penjaga desa datang menghampirinya.
"Apa yang terjadi?" Tanya pria paruh baya yang bernama Huan Ming yang menjabat sebagai ketua desa Tiangyun.
"Salam ketua... Hao Li yang menjadi santapan siluman singa api kemarin, kembali ke desa dan menyerang semua penjaga perbatasan dengan mudah. Kita berasumsi kalau Hao Li telah diubah menjadi siluman oleh siluman singa api." Jawab Ketua penjaga menjelaskan situasi yang terjadi sebenarnya.
Huan Ming selaku ketua desa terkejut ketika mendengarkan penjelasan dari ketua penjaga. Dia sendiri bahkan tidak yakin bisa selamat dari serangan Siluman singa api, apalagi anak kecil yang 'cacat' dari lahir, maka bisa dipastikan Hao Li telah mati dalam sekejap ketika siluman singa api menggiring nya ke hutan siluman.
"Benarkah? Si cacat itu selamat dari serangan siluman singa api, dan sekarang sedang melawan semua penjaga perbatasan desa?!"
"Itu benar ketua..."
"Baiklah, aku akan melihat situasi nya langsung."
Saat dirinya tiba diperbatasan desa, beberapa orang terkapar tak berdaya diatas tanah dengan beberapa luka lebam yang terlihat mengerikan.
"Apa ini semua perbuatan Hao Li?" Tanya Huan Ming dengan ekspresi terkejut.
"Iya benar ketua. Ini semua perbuatan Hao Li." Jawab ketua penjaga yang berada disamping nya.
"Berani sekali dia sampai melukai prajurit penjaga desa. Harus ku beri pelajaran si bocah tengik itu!" Geram Huan Ming kesal saat melihat hampir setengah prajurit nya di luluh lantahkan oleh Hao Li.
Hao Li yang sedang bertarung bisa merasakan hawa pembunuh yang lumayan pekat di arah yang berlawanan. "Sepertinya akan ada penyelamat..." Gumam nya pelan.
"Hentikan tindakan mu Hao Li!" Teriak Huan Ming dengan wajah merah karena kesal sekaligus marah.
"Salam ketua..." Hao Li mengucapkan saat melihat Huan Ming berjalan mendekatinya.
"Masih punya sopan santun rupa nya kau setelah melukai semua prajurit penjaga desa..." Sinis Huan Ming.
"Maaf ketua, saya hanya berkehendak untuk memasuki desa. Tetapi mereka menghalangi ku dengan alasan aku adalah manusia siluman." Ucap Hao Li tidak menutupi kebenaran yang terjadi.
"Benarkah? Apa kau menyebutkan kalau ini semua adalah salah mereka?"
"Iya benar ketua..." Jawab Hao Li tanpa beban.
"Dasar kau!..." Huan Ming berusaha untuk meredam emosinya karena semua penduduk desa bisa melihat perilakunya.
--Di Kerumunan Penduduk--
Jiang Shu Xan dan Yun Fang Nan mencoba untuk menerobos kerumunan warga saat mendengar nama anak nya disebut.
"Hao Li...Hao Li..."
"Dimana anak ku?"
Shu Xan dan istrinya seperti orang gila. Warga memberikan jalan untuk mereka berdua, sampai Fang Nan bisa melihat anak nya sedang berhadapan dengan ketua desa, Huan Ming.
"Hao Li! Anakku!" Fang Nan berlari, tidak mempedulikan tatapan aneh orang-orang. Semua pikirannya sedang terpusat kepada anaknya yang berada didepannya.
"Ibu!" Hao Li dan Fang Nan berpelukan sejenak untuk melepas kerinduan diantara keduanya, disusul dengan kehadiran Shu Xan.
"Kemana saja kau nak? Kami berdua mengkhawatirkan mu..." Jiang Shu Xan tidak menahan air mata dipelupuk matanya saat melihat keadaan anak nya baik-baik saja setelah menghadapi maut yang tak terduga.
"Jauhi dia! Dia adalah manusia siluman!" Ucap Huan Ming tiba-tiba memprovokasi mereka.
"Mana mungkin anakku adalah manusia siluman ketua?!" Bantah Fang Nan tidak menerima tuduhan tak mendasar itu.
"Itu benar ketua. Aku bisa membuktikannya. Semua siluman akan memiliki tanda lingkaran hitam merah di tubuhnya, aku yakin Hao Li tidak memilikinya." Shu Xan memperkuat bantahan Fang Nan dengan mencoba mencari bukti konkret untuk mengklain bahwa Hao Li bukan lah manusia siluman.
"Buka bajumu nak... Kita buktikan pada mereka kalau kau bukan lah manusia siluman..." Ucap Shu Xan membujuk Hao Li.
Hao Li hanya mengangguk singkat, lalu membuka pakaian biru langit nya. Bisa dilihat tubuhnya yang berotot meski baru berumur 13 tahun, dan tidak ada tanda siluman seperti yang Shu Xan katakan. Semuanya bersih.
"Anda bisa melihatnya ketua? Semua orang bisa melihatnya? Anak ku bukan lah manusia siluman seperti yang kalian katakan!" Shu Xan lega karena tuduhan masyarakat akhirnya berakhir.
"Tetapi tetap saja, Hao Li telah melukai semua penjaga desa, dan aku tak bisa membiarkan nya." Ucap Huan Ming tegas.
"Tolong beri keringanan ketua untuk anak kami. Anak kami tidak melakukan kesalahan andaikan para penjaga itu tidak menghalanginya untuk memasuki desa..." Fang Nan tidak ingin Hao Li menerima hukuman berat, maka dari itu Fang Nan mencoba untuk membujuk ketua desa supaya memberikan keringanan.
"Bu...percuma saja. Ketua desa tidak akan mendengarkan ucapan kita..." Hao Li menepuk bahu kanan Fang Nan tenang.
"Aku akan menerima hukuman ku, tetapi dengan syarat setelah aku mengikuti turnamen antar desa di kota Weiyang!" Ucap Hao Li membuat semua penduduk desa termenung. Tak menyangka orang yang paling lemah di desa Tiangyun akan mencoba mengikuti turnamen antar desa.
--TBC--
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
Teruskan tor
2023-08-09
0
Zian Contras
blom di ajarkan ilmu bela diri tapi di suruh pulang dan langsung tau ilmu bela diri belajar dari mana maaf cuma nanya ada karena keterangannya gak ada cuma di suruh angkat batu dan berdiri di atas teratai aja latihan gak masuk akal langsung ilmu bela diri
2022-02-05
0
omTe
like n komen dukungan 5
2021-10-13
0