"Apa yang harus aku lakukan sekarang paman sebagai latihan pertama ku?" Tanya Hao Li penasaran. Ia benar-benar tak menyangka akan mendapatkan seorang guru luar biasa dan menantikan latihan pertama yang akan ia lakukan.
"Bersarbarlah sedikit Li'er, untuk sekarang aku belum bisa melatih mu. Kau harus memasukkan kristal abadi ini kedalam tubuh mu agar kecacatan mu hilang." Suruh Gang San sambil mengeluarkan sebuah kristal merah yang hanya sebesar kepalan tangan.
"Memasuki tubuh ku? Kristal sebesar itu harus memasuki tubuh ku? Bagaimana caranya?" Tanya Hao Li penasaran, pikirnya bagaimana kristal sebesar kepalan tangan itu bisa memasuki tubuhnya yang kecil itu.
"Itu mudah, kau hanya perlu merasakan energi dari kristal ini dan kau bisa menyerapnya sampai habis, maka kristal abadi ini akan memasuki tubuh mu." Gang San memberitahukan caranya bagaimana 'memasukkan' kristal abadi kedalam tubuh Hao Li.
Hao Li mendengarkan arahan Gang San dengan teliti dan melakukan penyerapan energi kristal sesuai dengan arahan guru nya.
Perlahan kedua matanya tertutup dengan posisi kaki di sila kan. Hao Li mengkonsentrasikan indra perasanya pada alam dan mencoba untuk berkomunikasi dengan energi kristal.
Perasaan murni, halus, dan suci bisa ia rasakan ketika ia bisa merasakan energi kristal abadi mulai memasuki tubuhnya. 'Wah, energi kristal abadi ini benar-benar murni. Serasa tubuhku menjadi segar seketika.' Gumam Hao Li dalam hati sambil terus menyerap energi kristal abadi.
Gang San yang melihat proses penyerapan energi kristal abadi yang dilakukan oleh Hao Li terkejut. Sebenarnya proses penyerapan nya akan sangat sulit untuk manusia biasa lainnya karena energi yang terdapat dari kristal abadi ini tidak terbatas dan terdapat beberapa harta karun didalam nya.
Tapi proses yang dilakukan oleh Hao Li terlihat sebaliknya, energi kristal abadi dengan lembut memasuki pori-pori kulit Hao Li. Kalau proses penyerapan ini dilakukan oleh orang lain, mungkin saja orang lain itu sudah berteriak kesakitan.
2 hari berlalu dengan cepat, penyerapan energi kristal abadi sudah selesai dilakukan dan Gang San akan menjaga murid nya selama proses penyerapan masih belum selesai.
Kedua matanya perlahan terbuka, jari-jari nya mulai digerakkan kembali.
Hao Li terkejut dengan hasil dari penyerapan energi kristal abadi yang baru saja selesai. Fungsi semua indera menjadi lebih meningkat sepuluh kali lipat dari orang biasa.
Ia bisa melihat dengan jelas meski dalam jarak ratusan meter jauh nya dan dapat mendengarkan suara tetesan air dalam radius 500 meter.
"Wah... Hasil dari penyerapan kristal abadi benar-benar membuatku serasa jadi manusia super. Tubuhku serasa sangat kuat dan segar." Hao Li tidak menyangka tubuhnya akan merasakan reaksi ajaib seperti itu.
"Oh? Kau sudah selesai?" Gang San bertanya pada Hao Li.
"Aku sudah selesai guru." Jawab Hao Li singkat.
"Baiklah, kalau begitu aku akan memasuki dimensi pikiran mu dan akan memberikan instruksi pelatihan dari dalam pikiranmu." Ucap Gang San.
"Baiklah guru." Perlahan Gang San berubah menjadi cahaya yang dapat bergerak, dan perlahan memasuki otak Hao Li.
Proses nya cukup singkat, tidak memakan waktu 5 menit. "Kau bisa mendengarku Li'er?" Tanya Gang San dari dalam pikirannya.
"Aku bisa mendengar guru." Sahut Hao Li.
"Kalau begitu latihan pertama yang harus kau lakukan adalah mengangkat batu besar disebelah utara pohon ini. Kau gendong itu batu sampai diperbatasan hutan ini." Titah Gang San.
Hao Li langsung melihat batu yang Gang San bilang untuk latihannya. Bisa ia lihat batu besar yang mungkin berat nya sekitar 200 kg an.
"Apa guru menyuruh ku mengangkat batu ini sendirian?" Ucap Hao Li.
"Latihan pertama mu adalah untuk memperkuat pertahanan tubuh mu, maka dari itu aku menyuruh mu untuk mengangkat batu besar ini sampai ke perbatasan hutan siluman." Gang San menjelaskan maksud dari latihan pertama yang ia berikan pada Hao Li.
Hao Li menghela nafas pelan sebelum mencoba mengangangkat batu di depannya ini dengan kedua tangan mungilnya. "Aishhh... Guru ini berat sekali, bagaimana aku bisa mengangkatnya?!" Tanya Hao Li dengan ekspresi yang bisa dikatakan lucu karena kesusahan mengangkat batu besar itu.
"Kau tidak akan bisa mengangkat batu itu kalau hanya mengandalkan otot lembek mu itu. Coba kau alirkan qi mu ke kedua tangan mu." Gang San memberi saran pada Hao Li yang kesusahan karena latihan pertamanya.
"Qi? Maksud guru energi kehidupan yang ada ditubuh kita? Aku masih belum tahu bagaimana cara mengalirkan qi dari tubuhku. Hehe..." Hao Li terkekeh tak berdosa karena pengetahuan nya sangat terbatas.
"Ya ampun... Aku kira kau sudah tahu bagaimana caranya. Baiklah kalau begitu akan aku jelaskan..." Gang San menjelaskan apa itu Qi dan bagaimana cara menyalurkan qi ke seluruh tubuh.
Qi adalah energi kehidupan yang berada di tubuh manusia. Letak Qi berjarak 3 jari dari bawah pusar dan terletak di dalam Dantian. Dantian sendiri adalah tempat untuk menampung energi Qi tersebut.
Qi bisa bertambah besar dengan beberapa metode pelatihan diri, seperti kultivasi yang dilakukan oleh para kultivator di desa tempat Hao Li tinggal. Sedangkang Hao Li sendiri yang tidak terlalu terbuka dengan masyarakat tidak terlalu tahu denga wawasan luar karena semua orang membatasi pengetahuan nya dengan alasan kecacatan yang ia alami 'dulu'.
Hao Li mengangguk semangat setelah mendengarkan penjelasan rinci Gang San, "Baiklah guru, sekarang aku mengerti. Aku akan mencobanya."
Gang San selaku guru dari Hao Li tersenyum bangga, melihat semangat Hao Li di depannya ini benar-benar membuat dirinya senang.
Hao Li duduk kembali diatas padang rumput itu dan mencoba untuk merasakan keberadaan qi dalam tubuhnya dengan berkonsentrasi. Perlahan-lahan bisa ia rasakan terdapat kehangatan dari dalam tubuhnya dan itu berasal dari bawah pusar nya.
Sinar yang membentuk kobaran api kecil itu terlihat di dimensi dalam tubuhnya. Sinar itu hanya sebesar jempol jari dan itu sangat kecil, namun bisa ia lihat dari tempat lain terdapat kolam yang luasnya lumayan. Mungkin 10 meter persegi? Hao Li tidak tahu pasti.
"Kau bisa melihat kolam itu?" Tiba-tiba suara Gang San terdengar disamping nya.
"Guru?" Ucap Hao Li lumayan terkejut dengan kehadiran Gang San yang tiba-tiba.
"Qi mu hanya sebesar jempol ku, aku tidak yakin kau bisa mengangkat batu besar itu. Tapi kau jangan khawatir, meski qi mu sedikit, tetapi kau masih mempunyai energi lain yang bisa kau manfaatkan dan lebih efektif dari penggunaan qi." Jelas Gang San.
"Apa energi yang guru maksud adalah kolam ini?" Tanya Hao Li penasaran sambil menunjuk kolam air ungu didepannya.
"Benar, bisa dikatakan ini adalah Qi. Tetapi energi ini hanya terdapat di tubuh para dewa. Manusia paling kuat sekalipun tidak memiliki energi ini." Penjelasan Gang San membuat Hao Li berbinar. Sekali lagi ia tak percaya akan mendapatkan keajaiban dengan adanya kolam energi didepannya.
--TBC--
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
Lanjutkan
2023-08-09
0
omTe
like n komen dukungan
2021-10-13
0
Fatma T
semangat
2021-09-13
0