Kota Weiyang adalah salah satu kota besar di Kekaisaran Tian. Penduduk kota Weiyang hampai mencapai 20% penduduk keseluruhan di Kekaisaran Tian.
Bukan hanya penduduk nya saja yang banyak, melainkan 3 sekte besar aliran kesucian juga berada tidak jauh dari kota ini, sehingga banyak para murid yang berjalan-jalan ke kota hanya untuk sekedar berbelanja saja.
Sekte Bukit Teratai Putih, Sungai Dewa Suci, dan Menara Giok Kebenaran merupakan 3 sekte aliran kesucian yang memiliki potensi besar terhadap kemajuan dunia persilatan di aliran kesucian. Banyak juga anak-anak jenius yang dipilih oleh 3 sekte besar tersebut, dan persaingan diantara ketiga nya juga sangat ketat.
Li Xue Er juga merupakan murid dari salah satu 3 sekte besar tersebut, meski Xue Er hanya menjadi murid terluar, tetapi banyak yang manyanjung putri Li Xin Fei karena berhasil memasuki sekte Sungai Dewa Suci.
Dikarenakan Li Xue Er sedang berlibur, maka dirinya menyempatkan dirinya untuk berkunjung kerumah kedua orang tuanya.
Namun diperjalanan dirinya bertemu dengan pemuda yang membutuhkan bantuan ayah nya sebagai seorang tabib.
Kondisi Fang Nan sudah mulai membaik meskipun luka di kedua kakinya masih belum sepenuh nya sembuh. Sedangkan Hao Li sedang berdebat dengan Li Xin Fei mengenai biaya pengobatan ibu nya.
"Kau tak perlu membayar biaya pengobatan karena anakku yang berniat membantu ibu mu..."
"Tapi paman, aku merasa tak enak hati kalau kau tak memberikan biaya pengobatan untuk ibu ku..." Hao Li menyerahkan beberapa keping perak sebagai biaya pengobatan Fang Nan.
Xin Fei menghela nafas pelan, "Baiklah kalau kau memaksa, aku akan menerima berapapun yang kau kasih, tapi semua ini terlalu banyak."
"Ini semua tidak ada artinya, nyawa ibu ku lah yang lebih berarti untukku paman..." Ucap Hao Li dengan nada sedikit sedih.
Tiba-tiba Xue Er menengahi mereka dengan suara lantang nya, "Ayah! Aku mau menjual beberapa kertas spiritual yang ayah buat. Apa ayah keberatan?" Tanya Xue Er.
"Silahkan saja, lagipula dirumah, kertas spiritual tidak terlalu diperlukan..." Jawab Xin Fei mengizinkan anaknya.
Xue Er yang melihat keberadaan Hao Li sejenak berhenti dan mengajak Hao Li untuk ikut bersamanya, "Hao Li, ikutlah dengan ku. Aku akan menunjukkan setiap sudut kota padamu, sekalian kau bisa menemaniku menjual kertas spiritual ke toko mantra."
"Aku? Tapi ibu..."
"Ibumu baik-baik saja, ayolah..."
"Hmm...baiklah..."
Hao Li mengikuti Xue Er dari belakang, melihat Hao Li seperti menjaga jarak darinya, Xue Er menarik Hao Li untuk medekat padanya lebih dekat.
Selama perjalanan Xue Er terus saja berbicara ini dan itu, dari barat sampe timur pembicaraan nya terus saja berlanjut, namun Hao Li tak terlalu memikirkannya dan tidak terlalu mendengarkan omongan gadis disampingnya. Ia hanya fokus pada sekelilingnya. Banyak sekali pedagang yang berjualan, pembeli yang menawar harga juga beberapa komplotan preman yang memalak orang-orang.
Sampai dirinya menatap sebuah kertas spiritual yang entah kenapa membuat dirinya tertarik.
"Nona Li, apa masih jauh menuju tempat yang kau tuju?" Hao Li tahu tujuan Xue Er adalah sebuah toko yang membutuhkan kertas spiritual yang dibawa oleh Xue Er.
"Tempat nya sudah dekat, tinggal lurus lalu belok ke kanan, nanti ada tokonya di sana..." Jawab Xue Er dengan senyuman manisnya.
"Oh ya nona Li, apa untuk membuat kertas spiritual harus memiliki kemampuan khusus?" Tanya Hao Li penasaran.
"Setahuku iya, ayah ku juga bisa membuat kertas spiritual karena memiliki elemen air, jadi dia bisa menyimpan mantra nya dalam kertas spiritual."
"Elemen air? Jadi untuk membuat mantra harus memiliki elemen terlebih dahulu?"
"Iya. Tapi tidak banyak di Kekaisaran Tian yang memiliki kemampuan elemen, ayah ku adalah salah satu dari sepuluh orang yang memiliki kekuatan elemen alam di seluruh Kekaisaran Tian." Jelas Xue Er.
Hao Li kali ini mendengarkan dengan jelas penjelasan dari Xue Er dan menganggukan kepalanya pelan menandakan kalau ia mengerti sedikit tentang cara pembuatan kertas spiritual.
Dirinya memiliki elemen angin untuk sekarang, setidaknya ia bisa membuka 4 elemen alam lainnya jika ia berada di level pelatihan lebih tinggi. Mungkin ia akan mencoba membuat kertas spiritual nanti.
Sampai tak terasa Hao Li dan Xue Er sudah sampai di salah satu toko yang lumayan besar. Pintu besar terpampang jelas dari depan dengan pelang nama yang bertuliskan 'Seribu Alat'.
"Akhirnya kita sudah sampai. Ayo biar ku ajak kau kedalam!" Xue Er menarik lengan Hao Li dengan semangat, setiap Xue Er datang ke toko Seribu Alat, ia sangat suka dengan alat-alat yang ada di toko itu, mau itu berupa senjata atau hanya pajangan saja.
Langkah pertama Hao Li masuk kedalam langsung di sambut dengan aroma logam yang pekat. Cahaya kilauan setiap barang menyapanya dengan begitu bersinar.
Sekarang ia tahu alasan Xue Er menyukai tempat ini, mengingat keadaan ekonomi nya pas-pasan tak mempu membeli barang mahal dan hanya bisa melihatnya saja.
Sampai seorang pria berumur 30 tahunan menyambut kedatangan keduanya. "Selamat datang nona Li, apa anda datang kesini karena ingin menjual kertas spiritual?" Tanya pria itu.
"Paman Jun memang paling mengerti aku. Iya benar paman, aku kesini untuk menjual kertas spiritual lagi." Sahut Xue Er dengan nada ceria, seperti pembawaannya.
"Eum...maaf nona saya harus menolak barang anda. Yang kami butuhkan kali ini adalah kertas spiritual dengan mantra elemen angin, sedangkan elemen air stok nya sudah penuh, bahkan barang anda yang beberapa waktu lalu belum terjual." Ucap pria itu dengan nada sedikit keberatan.
Wajah Xue Er yang semula terlihat senang sekarang malah sebaliknya setelah mendengar tolakan dari pria yang bernama Jun Gung Yan.
"Tapi..."
"Baiklah, kalau begitu besok akan kita bawakan kertas spiritual dengan mantra elemen angin." Hao Li memotong ucapan Xue Er dan menerima keinginan Jun Gung Yuan.
Hao Li langsung menarik Xue Er dari toko Seribu Alat.
"Hei! Bagaimana bisa kau menyetujui permintaan paman Jun dengan mudah?"
"Kau akan tahu nanti..."
--TBC--
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
keren
2023-08-09
1
Royani Yan
bahasa yg bertele2,
2022-07-20
0
Jon Arisman
kjjhxg5tggffffffffffffgg
2022-02-09
0