Beberapa hari telah berlalu dengan cepat, semua penduduk desa Tiangyun mencoba untuk mendekati keluarga Hao Li karena keajaiban yang bisa membuat seorang cacat menjadi orang yang luar biasa di desa Tiangyun.
Tentu saja mereka berpikir kalau kemajuan Hao Li dalam pelatihan bela diri katanya berasal dari tanaman obat mujarab, yang katanya bisa membuat seseorang memiliki kekuatan luar biasa dalam kurun waktu beberapa hari saja.
Fang Nan dan Shu Xan kewalahan menjawab para tetangga yang ingin menanyakan ramuan apa yang membuat anaknya bisa menjadi sangat hebat. Fang Nan dan Shu Xan sendiri tidak tahu apa yang membuat anak nya bisa begitu kuat.
"Ayolah Fang Nan, biarkan aku menanyakan apa rahasia yang dimiliki oleh anak mu sampai bisa membuat nya begitu kuat. Aku ingin anakku juga menjadi kuat seperti anak mu..."
Namun tetap saja, berapa kalipun sepasang suami istri itu menolak pertanyaan para tetangga, semua nya tetap berbondong tanpa memperdulikan wajah keduanya yang sudah kelelahan.
Ditengah kericuhan, tiba-tiba pintu rumah Hao Li terbuka, menampilkan sosok pemuda yang menjadi trending topik di desa Tiangyun.
"Itu Hao Li!" Seru salah seorang dari kerumunan itu membuat semua orang menjadi semakin ricuh saja.
"Apa kalian ingat apa yang dulu kalian lakukan pada keluargaku?!" Teriak Hao Li tiba-tiba membuat semua orang terdiam.
Hao Li sangat ingat apa yang orang-orang di desanya lakukan pada keluarganya. Dia dikucilkan, orang tuanya terus dihina karena dirinya yang cacat, bahkan semua orang tua membatasi anak nya untuk tidak bermain dengan dirinya.
Dan apa yang terjadi sekarang? Semua orang yang menghinanya dengan tidak tahu malu malah meminta bantuannya. "Dasar kalian bermuka tebal! Aku Hao Li, menolak semua pertanyaan kalian yang tak berguna itu, dan jangan sampai kalian mendekati rumahku dalam radius 50 meter!"
Semua orang terlihat kecewa saat mendengar perkataan tegas Hao Li. Shu Xan dan Fang Nan merasa lega karena semua orang tidak lagi mengganggunya.
1 hari...
2 hari...
1 minggu...
Sampai tak terasa waktu begitu cepat berlalu, dalam waktu sebulan Hao Li sendiri sudah mencapai tingkatan baru, yaitu Pendekar ambang tengah level 21. Hao Li tak percaya dirinya bisa meningkat dengan pesat, ia pikir ini semua berkat bantuan guru nya, Gang San, dan kristal abadi yang sudah menyatu dengan tubuhnya.
"Guru! Aku sudah menembus level tahapan baru!" Ucap Hao Li senang saat berhasil menembus tahapan baru di level ambang tengah.
Gang San mengusap kepala Hao Li pelan, "Kau memang berbakat Li'er, tak salah pilihan Sang Dewa. Aku pun beruntung memiliki murid seperti mu. Tapi ini hanya keuntungan pertama dari penggunaan kristal abadi dalam tubuh mu, masih banyak lagi harta karun yang bisa kau dapatkan dari kristal abadi itu."
"Benarkah guru? Padahal dengan adanya kolam energi dewa ini, itu sudah termasuk harta karun yang tak terhingga nilainya sampai dengan cepat meningkat kan pelatihan roh spiritual ku." Hao Li masih tak percaya masih ada banyak harta karun dalam kristal abadi yang ia serap.
"Apa kau tahu Li'er, kristal abadi Sang Dewa adalah salah satu dari 5 kristal yang bisa menciptakan sebuah alam, bahkan sebuah planet. Jadi kau bisa membayangkan seberapa kuat kristal abadi yang kau dapat itu. Kau jangan menyia-nyia kan keuntungan itu, secepatnya kau harus mencapai pendekar tinggi dimana kau bisa menggunakan kegunaan kristal abadi itu sesuai keinginan mu..." Gang San menjelaskan tentang kristal abadi yang dimiliki oleh Hao Li.
Hao Li mengangguk mantap saat mendengar ucapan Gang San, "Aku akan terus berlatih dan tak akan mengecewakan guru dan Sang Dewa yang telah memilihku. Eh? Tapi pasti ada alasan kenapa Sang Dewa memilihku sebagai pembawa kedamaian di dunia fana ini. Apa dunia fana memang sedang kacau sekarang?" Hao Li memang penasaran, ia pikir dibalik keuntungan besar ini pasti ada sesuatu yang harus ia hadapi, bahkan bisa lebih besar resikonya.
Gang San menghela nafas pelan, "Padahal aku berniat memberi tahu mu saat kau sudah cukup besar, tapi tidak ada salahnya juga memberi tahu mu sekarang. Sebenarnya 10.000 tahun yang lalu, ada seseorang yang mengaku sebagai 'Dewa' dan membuat semua penduduk dunia fana harus menyembah kepadanya. Sang Dewa yang mengetahui itu murka, dan menghancurkan setengah pengikutnya hanya dalam sekejap.
Tetapi setelah beberapa ratus tahun, tetap tidak ada yang menyadari kalau kehancuran dahsyat itu adalah ulah Sang Dewa dan malah keteguhan penduduk dunia fana dalam memuja 'Dewa' palsu itu semakin kokoh. Sang Dewa pun ingin turun tangan langsung, namun sang Pencipta melarangnya dengan alasan demi keseimbangan dunia, para Dewa harus membiarkan yang hancur biarlah hancur.
Namun Sang Dewa tetap memohon pada Sang Pencipta dan akhirnya Sang Pencipta pun memperbolehkan Sang Dewa untuk menyelaraskan kembali kedamaian di dunia fana dan melemparkan satu kristal abadi ke dunia fana ini.
Itulah alasan mengapa kau harus menguasai dunia dengan kedamaian, karena itu Sang Dewa memilihmu. Jangan sampai kau mengecewakan Sang Dewa." Semua ucapan Gang San dengan teliti didengarkan oleh Hao Li dan terus saja tak berhenti terkejut.
'Apakah dunia para Dewa memang setinggi itu sampai dengan mudah berbicara dengan Sang Pencipta?' Begitulah yang Hao Li pikirkan sekarang.
"Aku masih tak percaya dengan keajaiban yang terjadi dengan ku ini. Semuanya terasa seperti mimpi. Setelah mendengar kisah dari guru, sepertinya aku harus meninggalkan ajaranku yang sekarang dan mulai menempuh jalan ku sendiri nanti." Hao Li berpikir, kalau saja dirinya masih melakukan tradisi pemujaan seperti orang-orang di desanya maka dirinya sama saja dengan pengikut 'Dewa' palsu itu. Ia juga berpikir harus memberitahu hal ini pada kedua orang tuanya secepatnya.
"Sekarang kau jangan banyak berpikir, lebih baik kau segera mempersiapkan diri untuk menghadapi turnamen desa." Ucap Gang San mengingatkan.
"Iya juga guru, aku hampir lupa dengan hal itu. Aku harus memenangkan turnamen antar desa supaya bisa membawa keluar ayah dan ibu dari desa ini dan membuat rumah di luar sana untuk mereka tinggal." Ucap nya penuh tekad. Ia memang berniat meninggalkan desa Tiangyun sejak awal, ia tidak ingin di ikat oleh satu desa saja, sedangkan dunia sangatlah luas dan ia harus mencari pengetahuan di dunia luar sana.
"Aku selalu mendukung apapun keputusan mu." Ucap Gang San lalu menghilang dari penglihatan Hao Li pertanda kalau Gang San sudah kembali ke dimensi pikirannya.
"Aku sarankan kau untuk berlatih bertarung di hutan siluman untuk mengasah kemampuan bertarung mu." Gang San memberikan saran kecil kepada Hao Li.
"Baiklah guru, aku akan mendengarkan saran guru." Hao Li menyanggupi saran gurunya dan berjalan keluar rumah untuk pergi ke hutan siluman.
--TBC--
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
Lanjutkan tor
2023-08-09
0
Yono Sujono
lanjutkan thor
2022-08-24
0
omTe
like n komen dukungan 6
2021-10-13
0