Tak terasa Kenan dan keluarganya Sudah tiga minggu mereka dikota Z. Diva dan Kenan selalu keluar bareng, hubungan mereka sudah semakin dekat. Kenan selama berada dikota Z selalu mengantar jemput Diva ke sekolah.
Hari ini Kenan yang telat menjemput Diva dan ponselnya tertinggal di rumahnya. Diva yang menunggu di depan sekolah sudah nampak jengah dan kesal, karna sedari tadi Kenan tidak Bisa dihubungi, setiap kali di hubungi, ponselnya tersambung tapi tidak ada jawaban.
Tiba-tiba sebuah motor sport hitam berhenti di depan Diva, yang tengah sibuk mengotak atik ponselnya.
" Hay sayang, pulang bareng yuk. " Ajak Rafa. Pemotor itu ialah Rafa.
Di saat bersamaan mobil Kenan juga baru sampai, tapi Diva sama sekali tidak melihat, karna Kenan menghentikan mobilnya cukup jauh, saat melihat Rafa.
" Ok... Kayaknya jemputan gue nggak akan datang." Ucap Diva dan menerima helm yang di berikan Rafa.
Rafa dan diva, kebetulan rumah mereka searah, Lagian Rafa juga tidak jadi mengantar pacarnya pulang, karena pacarnya pulang di jemput kakaknya.
Kenan yang sedari tadi melihat keakraban mereka, merasa sangat kesal, Kenan sampai memukul kemudi mobilnya.
" Masa iyya sih gue cemburu, ingat Kenan elo sudah punya Sarla. " Gumam Kenan sambil menggelengkan kepalanya.
Kenan kembali menjalankan mobilnya menuju arah pulang kerumahnya, setelah sampai di kompleks perumahan dimana Kenan tanpa sengaja melihat Diva sedang mengobrol sambil tertawa bersama Rafa, saking asyiknya Diva tidak menyadari kalau mobil Kenan melewatinya. Karna Rumah Kenan yang memang satu kompleks dengan keluarga Diva, hanya berbeda blok saja, kebetulan Blok rumah keluarga Diva beradaa di jalan poros kompleks, jadi otomatis Kenan melewati jalan yang di depan rumah Diva.
Setelah Diva masuk kedalam rumahnya, Diva melihat Bundanya bersama bunda Vivian (bunda Kenan) berada di ruang tamu.
" Assalamualaikum Bunda, Tante. " Ucap salam Diva langsung menyalami tangan bundanya dan bunda Vivian.
" Walaikumsalam, jawab salam Bunda Hani dan Bunda Vivian bersamaan.
" Kenan mana sayang ?" tanya Bunda Vivian karna tidak melihat putranya bersama Diva.
" Kenan tidak sama Diva Tante, dianya tidak jemput, saya hubungi juga tidak dijawab. " Jelas Diva.
" Terus kamu pulang sama siapa, Dek ?" Tanya Bunda Hani kepada putrinya, karna Bunda Hani tau, kalau Diva tidak mau naik kendaraan umum, dengan alasan tidak mau naik kendaraan sembarangan, lagian kalau naik kendaraan umum nunggunya lama.
" Bareng Rafa Bun. " jawab Diva.
Bunda Hani hanya menganggukkan kepalanya.
Karena Bunda Hani tahu Rafa itu siapa, karena Rafa sering main kerumah diva, dulu juga mereka pernah tetanggaan, Rafa dan Diva sudah seperti saudara.
" Yah udah adek ganti baju dulu, terus kamu makan. " Pinta Bunda Hani.
" Ya udah Tan, Diva keatas dulu, mau bersih-bersih dulu. " Ucap Diva kepada Bundanya dan juga bunda Vivian.
" Ya udah sayang kamu istirahat gih, kamu pasti capek kan ." Sahut bunda Vivian.
Di sisi lain di rumah keluarga Salman terlihat Kenan memasuki rumahnya dengan perasaan yang kesal marah atau apalah karna Melihat Diva dan Rafa.
Rafa mencari Bundanya di setiap sudut rumah, tapi Bundanya tidak terlihat, setelah mencari kemana-mana Kenan tidak menemukan siapa-siapa dirumah nya itu.
" Bunda kemana ya...?" Gumam Kenan dan langsung masuk ke kamarnya yang berada di lantai bawah.
Kenan langsung merebahkan tubuhnya di kasur king sizenya.
Kenan teringat ponselnya, dan langsung beranjak mengambilnya di atas nakas samping tempat tidur.
Kenan bersandar di kepala tempat tidur sambil mengecek Ponselnya.
Sekian banyak notif yang masuk tapi dia langsung melihat beberapa panggilan tak terjawab dari Diva, dan beberapa chat masuk dari Diva.
Dan beberapa panggilan dari Sarla dan juga chat, Kenan hanya melihat dan tidak bermaksud untuk membalasnya, Kenan selama berada di kota Z seakan-akan dia melupakan kekasihnya, selama dia dekat dengan Diva Kenan tidak pernah lagi berniat menghubungi atau membalas semua pesan dari Sarla.
Kenan membuka satu persatu pesan chat dari diva
• Diva
Nan, jadi jemput nggak, gue udah di depan sekolah nih ??
• Diva
Jadi jemput nggak nih 😒😒
• Diva
KENAN kalau nggak bisa jemput bilang 😤😤😤
• Diva
Elo lagi nggak kenapa-kenapa kan, knpa nggak Lo jawab telfon gue, jngan bilang lu tersesat.
Kenan yang melihat isi pesan dari Diva terlihat kedua sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman yang mengembang. Ternyata Diva benar benar menunggu nya, dan Kenan salah menuduh Diva yang Kenan pikir Diva tidak pernah serius menganggap kedekatan mereka, Kenan berpikir Diva akan cuek kepadanya karna diva memiliki kekasih.
Kenan merasa sangat bersalah karna terlambat menjemput Diva, Kenan segera membuka room chat yang di tujukan kepada Diva.
• Kenan
Maaf...Div tadi terlambat jemput soalnya aku habis nemenin ayah ketemu klaiyen nya dan ponse aku tertinggal di rumah.
• Kenan
Tadi pas aku ke sekolah kamu, kamunya udah nggak ada, kata pak satpam kamu udah pulang bareng temen kamu.
• Kenan
Div, maaf...sekali lagi aku minta maaf 🙏🙏🙏😐😐
Di sisi kamar Diva
Diva yang tengah belajar mendengar suara notif chat masuk di ponselnya, dan melihat beberapa chat masuk dari Kenan, Diva yang melihat beberapa chat dari Kenan langsung membukanya, dan tak butuh waktu lama Diva membalas chat Kenan.
• Diva
Iya, gue maafin.
• Kenan
sebagai permintaan maaf aku, kamu mau nggak jalan keluar ?
• Diva
Sorry 🙏🙏🙏 nggak bisa soalnya gue lagi banyak tugas.
• Kenan
ya udah aku bantu kerjain tugas kamu, mau Nggak ?
• Diva
👌👌👌
Ting....Tong....
Anggap itu suara bel rumah keluarga fikram, bi'Asih yang mendengar bel langsung membuka pintu.
" Den Kenan, mari silahkan masuk, ucap bi'Asih.
" Iya bi', trimah kasih, " jawab Kenan dan masuk.
Assalamualai...kum, " salam Kenan tidak langsung meneruskan ucapannya karena melihat Bundanya.
" Kenan kamu dari mana Saja, kenapa tidak menjemput Diva, kenapa kamu tidak menjawab telepon Diva, terus kamu ngapain kesini ?" Tanya bunda Vivian beruntu terlihat kesal kepada Kenan
" Tanyanya satu-satu Bun, Kenan tidak tau mau jawab yang mana dulu." Jawab Kenan.
Kenan menceritakan kalau dia menemani Ayahnya ketemu klaiyen, ketika sampai di sekolah ternyata Diva sudah pulang.
" Terus kamu ke sini mau ngapain ?" Tanya bunda Vivian.
" Mau bantuin diva ngerjain tugas. " Jawab Kenan.
" Tadi aku udah hubungin Diva kok. " Ucap Kenan lagi.
Setelah Kenan menjelaskan kepada bunda Vivian dan Hani, Kenan menuju ke kamar Diva, yang sebelumnya sudah di izinkan bunda Hani.
Tok...Tok...Tok...
Kenan mengetuk pintu kamar Diva sebelum masuk.
" Masuk aja Bun pintunya ngggak kekunci. " Sahut Diva mengira itu bundanya.
Kenan langsung masuk, dan memperhatikan seluruh kamar Diva, kamar Diva tidak seperti kamar gadis pada umumnya, kamar Diva bisa di bilang seperti kamar cowok.
Kamar Diva
" Serius banget belajarnya, Neng. ?" Sahut Kenan dan langsung duduk di samping Diva.
" Elo, kirain tadi Bunda, iya nih mumet nih pala gue, susah banget. " Jawab diva sambil merenggangkan otot-otot lengannya, dan menoleh ke arah Kenan.
" Mana sini coba aku liat ?" Sahut Kenan dan langsung mengambil tumpukan buku yang didepan Diva.
" Emangnya elo bisa ?" Tanya Diva ragu.
" Kalau gini doang mah kecil, " Sahut Kenan segera mengerjakan tugas Diva, sesekali Kenan menjelaskan materi tersebut.
" Akhirnya.... Selesai juga, thanks yah " Ucap diva menepuk bahu Kenan.
Setelah merapikan buku-bukunya, mereka segera turun, setelah sampai diruang keluarga Kenan sudah tidak melihat Bunda nya.
Di situ sudah terlihat Ayah Fikram dan Arka sudah duduk di ruang keluarga.
Diva yang melihat Arka duduk di samping Bunda Hani sambil memeluk manja bundanya, Diva duduk di samping pak Fikram.
" Manja banget sih kak " Ucap Diva menggelengkan kepalanya.
" Biarin, orang sama Bunda juga " Jawab Arka semakin mempererat pelukannya sambil menjulurkan lidah kearah Diva.
" Dasar jomblo..." Sahut Diva tak mau kalah dan melempar Arka dengan Bantal sofa.
" Sorry yah, kakakmu yang word wild handsome ini udah nggak jones, kayak elu. " Jawab Arka membanggakan diri.
" paling bentar lagi juga di tinggal, mana ada perempuan mau pacaran orang lebay kayak elo. " Jawab Diva nggak mau kalah, dan kesal karna Arka menyebutnya jomblo.
padahal emang jomblo kan 😁😁😁
Kenan yang melihat tingkah Arka dan Diva hanya tersenyum.
" Maaf ya Nak Kenan, mereka kalau ketemu emang kayak gitu tingkahnya, nggak bisa akur, tapi kalau jauhan aja saling merindukan." Jelas Fikram kepada Kenan.
" Tidak apa-apa kok Om. " Jawab Kenan.
bi'Asih yang selesai menata makanan di meja makan dan segera memanggil majikannya untuk makan malam, Kenan pun ikut makan malam di keluarga Fikram.
*Bersambung....
jangan lupakan tinggalkan
Like
Coment
Vote
🤗🤗🤗🙏🙏🙏*
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 368 Episodes
Comments
MEGA SETiYA NIGSI
Ako lagi ikutin alur ceritanya
2021-08-30
0
Susilawati Dewi
lucu ya si diva
2021-06-30
1