Kisah ajaib gadis bodoh

Setelah berganti baju tabib langsung memeriksa keadaan dari Li Yue An. Pemeriksaan hanya berlangsung beberapa saat saja baru setelahnya tabib memberikan obat dan menyarankan untuk gadis muda itu diam selama dua hari tanpa terkena angin luar. Jenderal Lei Mingyu keluar kurang dari setengah jam baru kembali membawa bubur hangat di tangannya. Dia meletakkan bubur di atas meja lalu menarik kursi agar bisa sedikit lebih dekat kearah tempat tidur.

Jenderal Lei Mingyu berniat ingin menyuapi bubur kepada Li Yue An namun gadis itu langsung bangkit mengambil bubur dari tangan pria muda di depannya. "Jenderal akan aku habiskan sendiri." perlahan dia memakan bubur setelah meniupnya beberapa kali. Li Yue An melirik kearah Jenderal Lei Mingyu. "Apa Jenderal ingin meminta penjelasan dari ku?" Tatapan Jenderal Lei Mingyu tidak berubah. Aura dingin itu masih ada tapi tidak sepekat terakhir bertemu sebelumnya.

"Aku hanya merasa aneh saja. Aku kira Tuan Putri tidak akan mungkin pergi ke perbatasan selatan tanpa tujuan yang jelas. Apalagi Kaisar terdahulu sangat mementingkan keselamatan Tuan putri." Jenderal Lei Mingyu menyandarkan tubuhnya ke arah kursi. Dia menatap tenang dengan ekspresi datar.

Li Yue An meletakkan mangkuk bubur kearah meja. Dia sedikit memundurkan tubuhnya agar bisa bersandar di tumpukan bantal. "Ada hal penting yang harus aku lakukan. Dengan kehebatan Jenderal, pasti telah tahu siapa yang sudah membuat ku dalam keadaan menyedihkan seperti ini." Menatap Jenderal Lie Mingyu.

Lie Mingyu mengangguk, "Pangeran keempat sebagai kakak ipar cukup kejam dalam bertindak terhadap adik iparnya."

Gadis itu tersenyum. "Jika dia tidak kejam. Bagiamana mungkin bisa membuat istana hampir hancur."

Tatapan tajam Jenderal Lie Mingyu jatuh ke arah gadis cantik di depannya.

"Huh!" menghela nafas dalam. Li Yue An duduk dengan sangat tenang seperti seorang bangsawan wanita yang ada di puncak tahta. Tatapannya berubah seketika menjadi Permaisuri di kehidupan masa lalunya. "Jenderal, bagiamana jika aku menceritakan sebuah kisah ajaib dari buku yang pernah aku baca." Menatap tanpa rasa takut di hatinya.

Perubahan sikap Li Yue An membuat Jenderal Lei Mingyu menjadi merasakan aura berbeda. Ada perasaan segan yang tidak bisa dia katakan. "Tentu. Aku akan mendengarkan dengan baik."

Li Yue An menata bajunya dengan gerakan lembut dan anggun. Setiap gerakan tangannya sangat lentik. "Cerita tentang seorang gadis bodoh yang berhasil menjadi seorang Permaisuri terhormat." Senyuman tipis penuh arti terlintas di wajahnya. Pria muda di depannya menatap dengan santai. Belum mengerti sepenuhnya mengapa gadis di depannya ingin bercerita hal konyol. "Kehidupan gadis itu sangat sulit. Bahkan hidup dalam kemiskinan selama bertahun-tahun bersama ibunya yang telah menjadi budak. Saat usianya mencapai sebelas tahun gadis itu di tarik kembali ke ibu kota setelah ibunya meninggal. Keluarganya selalu memojokkan dirinya tanpa henti. Kakak perempuannya selalu memasang jebakan untuk sebuah kesenangan. Ibu tirinya tanpa henti membuatnya mendapatkan hukuman. Ayahnya tidak peduli dan semua adiknya menjauh. Di rumah yang terbilang mewah. Gadis itu hanya bisa menekan kesedihan, kemarahan, ketidakadilan yang ia terima seorang diri. Setiap cambukan, setiap pukulan yang ia terima. Terukir kuat di dalam hatinya."

"Hingga dia mengorbankan kehormatannya dan kesuciannya untuk menjadi seorang wanita paling mulia. Dia menjebak salah satu pangeran agar dirinya bisa menjadi selirnya. Niat itu terlaksana, keinginan gadis itu juga telah terkabul. Gadis itu menjadi selir paling di sayangi. Di tahun pertama pernikahan gadis itu membuat keluarganya hancur dengan tangannya sendiri. Semua keluarga di penggal tapi dia selamat karena gadis itu yang menemukan bukti kejahatan dari keluarganya." Li Yue An menatap dingin menekan kembali hatinya yang sakit.

Dia memejamkan kedua matanya. Rasa sakit itu masih terasa menyayat hati. "Setiap langkah yang ia ambil adalah pengorbanan untuk suaminya. Tanpa ia sadari perlahan-lahan dia menjadi senjata paling mematikan juga paling berharga. Di balik tirai istana gadis itu memainkan perannya sebagai pembantu suaminya yang telah naik tahta. Ribuan nyawa telah berakhir di kedua tangan halusnya. Kehidupan itu berlangsung selama sepuluh tahun lamanya. Hingga suaminya membuat pilihan untuk mengorbankan darah dagingnya sendiri dalam pemberontakan. Anaknya masih kecil tidak mengerti apapun tapi harus terpanggang dari panasnya api di dalam istana yang berkobar. Suara teriakan yang bisa ia dengar membuat gadis itu terus berteriak memohon agar suaminya menyelamatkan putranya. Namun tidak ada tanggapan. Ratusan nyawa pelayan ikut di korbankan bersama ribuan pasukan pemberontak."

Air mata mengalir di pipi Li Yue An. Tangannya bergetar nafasnya terasa berat mencekik lehernya. "Sebulan setelahnya enam ratus ribu jiwa hilang dalam perang yang ada di perbatasan. Empat kota di perbatasan di kuasai bangsa bar-bar karena Kaisar mereka tidak ingin memberikan pasukan bantuan. Gadis itu sudah berusaha menyelamatkan empat kota dan semua orang dengan usahanya tapi tetap saja gagal. Tepat di hari ulang tahun pernikahan kain putih di berikan suaminya sebagai hadiah."

Tangan Jenderal Lei Mingyu bergetar. Dia kurang lebih bisa menebak pemilik cerita yang ia dengar. Tapi semua hal gaib masih tidak bisa ia percayai. "Bagiamana akhir dari hidupnya?"

Li Yue An menarik nafasnya pelan menatap tenang. Dia tersenyum tipis penuh luka, "Dia di jatuhi hukuman mati karena telah berkolusi dengan bangsa bar-bar. Dia di jadikan persembahan untuk enam ratus ribu nyawa dan menstabilkan istana kekaisaran. Namun anehnya cerita hidupnya belum berakhir begitu saja."

Jenderal Lei Mingyu menatap pasti kearah gadis di depannya. Dia mengambil sapu tangan dari sakunya. Memberikannya kepada Li Yue An. Li Yue An menerimanya mengelap air matanya. "Cerita yang Tuan Putri katakan cukup menarik."

"Aku juga merasa begitu. Sayang sekali buku cerita itu sudah hilang. Setelah bersih aku akan mengembalikannya kepada Jenderal." Menggenggam erat sapu tangan itu.

"Permaisuri," Jenderal Lei Mingyu menatap dingin.

Li Yue An menatap tenang tidak melawan atau menyangkal. "Jenderal. Sebuah cerita belum tentu kisah nyata."

"Semua tergantung si pendengar. Ingin menganggapnya kisah nyata atau hanya karangan semata." Jenderal Lei Mingyu tersenyum menatap gadis di depannya. Dia mengambilkan air minum. Menyodorkannya kepada Li Yue An.

"Jika Jenderal percaya kisah ini sebagai kisah nyata. Aku juga tidak bisa berbuat apa-apa." Li Yue An mengambil air minum itu dari tangan Lie Mingyu. Dia meminumnya perlahan untuk menghilangkan dahaga. Setelah meletakkan cangkir di meja, "Mungkin dewa merasa gadis itu terlalu kejam dan gila. Sehingga membuatnya datang kembali ke sebelas tahun sebelum semua kemalangan itu terjadi. Mungkin juga dirinya adalah kunci kehancuran itu terjadi. Agar dia bisa membentuk ulang garis takdir yang telah tergaris."

Jenderal Lei Mingyu tersenyum, "Sepertinya aku telah menemukan jawaban dari semua kebingungan ku selama ini." Kedua tatapan matanya kini berangsur-angsur melembut saat menatap gadis di depannya.

Terpopuler

Comments

"Candy75

"Candy75

jenderal percaya putri terlahir kembali, apa dia juga?

2025-02-26

1

Erlina Ibrik

Erlina Ibrik

Jendral Mingyu tau kalau Li Yue An mengulang waktu kembali .

2025-03-11

2

Arix Zhufa

Arix Zhufa

jendral juga reinkarsi

2025-02-10

2

lihat semua
Episodes
1 Sebuah keajaiban
2 Pesta malam
3 Nona kedua Li Yue An
4 Kehangatan padang rumput
5 Siasat jahat
6 Festival lentera
7 Kejadian tidak terduga
8 Usaha tidak mengkhianati hasil
9 Berusaha membalikkan keadaan
10 Tuan Putri Yun Qixia
11 Perubahan sikap
12 Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13 Istana luar Shu An
14 Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15 Mendekati hari bahagia keluarga Li
16 Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17 Sebuah kisah yang tidak terduga
18 Perjalanan ke selatan
19 Pria yang berbahaya
20 Kisah ajaib gadis bodoh
21 Di bawah rintik hujan
22 Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23 Kasus besar
24 Perasaan yang tidak seharusnya
25 Festival Dewi Bulan
26 Eksekusi mati untuk penjahat
27 Eksekusi yang tertunda
28 Pengepungan kota Changpu
29 Tatapan lembut di bawah rembulan
30 Gadis biasa?
31 Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32 Hukuman yang layak
33 Kabar ibu kota
34 Garis keturunan Yun
35 Selir Li Huan
36 Rasa cemburu
37 Malam pertama Selir Li Huan
38 Perang telah berakhir sementara waktu
39 Anugerah pernikahan
40 Lamaran kedua
41 Niat tersembunyi
42 Rasa takut
43 Gadis yang aktif
44 Pertemuan singkat dua keluarga besar
45 Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46 Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47 Kekacauan di kediaman Li
48 Permaisuri pangeran Li Fei
49 Akhir Selir Li Huan
50 Berita kematian Selir Li Huan
51 Prosesi pemakaman
52 Sebuah pilihan
53 Buronan penting
54 Penyalahgunaan wewenang
55 Ruang penyiksaan
56 Kemurahan hati yang di salah gunakan
57 Keputusan yang sudah di tetapkan
58 Bocornya surat rahasia
59 Hari ke dua sebelum perang terjadi
60 Perebutan tahta kekaisaran
61 Perang dua pasukan besar
62 Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63 Kabar yang tidak mendasar
64 Jenderal wanita pertama
65 Mencari akademi yang pas
66 Guru baru
67 Kilasan masa lalu
68 Masalah datang lagi
69 Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70 Tempat rahasia para bandit
71 Mencoba memulainya kembali
72 Wanita yang lancang
73 Menjadi seorang ayah
74 Kembali
75 Melihat sinar matahari pertama
76 Pengaturan baru
77 Identitas baru
78 Kamu milik ku
79 Kejamnya hati manusia
80 Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81 Akhir yang telah di tetapkan
82 Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83 Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84 Pernikahan kedua
85 Kebahagiaan tanpa akhir
86 Aku Mencintai Mu
87 Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88 Season 2 : Panglima perang
89 Season 2 : Perbatasan tiga Negara
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Sebuah keajaiban
2
Pesta malam
3
Nona kedua Li Yue An
4
Kehangatan padang rumput
5
Siasat jahat
6
Festival lentera
7
Kejadian tidak terduga
8
Usaha tidak mengkhianati hasil
9
Berusaha membalikkan keadaan
10
Tuan Putri Yun Qixia
11
Perubahan sikap
12
Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13
Istana luar Shu An
14
Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15
Mendekati hari bahagia keluarga Li
16
Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17
Sebuah kisah yang tidak terduga
18
Perjalanan ke selatan
19
Pria yang berbahaya
20
Kisah ajaib gadis bodoh
21
Di bawah rintik hujan
22
Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23
Kasus besar
24
Perasaan yang tidak seharusnya
25
Festival Dewi Bulan
26
Eksekusi mati untuk penjahat
27
Eksekusi yang tertunda
28
Pengepungan kota Changpu
29
Tatapan lembut di bawah rembulan
30
Gadis biasa?
31
Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32
Hukuman yang layak
33
Kabar ibu kota
34
Garis keturunan Yun
35
Selir Li Huan
36
Rasa cemburu
37
Malam pertama Selir Li Huan
38
Perang telah berakhir sementara waktu
39
Anugerah pernikahan
40
Lamaran kedua
41
Niat tersembunyi
42
Rasa takut
43
Gadis yang aktif
44
Pertemuan singkat dua keluarga besar
45
Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46
Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47
Kekacauan di kediaman Li
48
Permaisuri pangeran Li Fei
49
Akhir Selir Li Huan
50
Berita kematian Selir Li Huan
51
Prosesi pemakaman
52
Sebuah pilihan
53
Buronan penting
54
Penyalahgunaan wewenang
55
Ruang penyiksaan
56
Kemurahan hati yang di salah gunakan
57
Keputusan yang sudah di tetapkan
58
Bocornya surat rahasia
59
Hari ke dua sebelum perang terjadi
60
Perebutan tahta kekaisaran
61
Perang dua pasukan besar
62
Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63
Kabar yang tidak mendasar
64
Jenderal wanita pertama
65
Mencari akademi yang pas
66
Guru baru
67
Kilasan masa lalu
68
Masalah datang lagi
69
Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70
Tempat rahasia para bandit
71
Mencoba memulainya kembali
72
Wanita yang lancang
73
Menjadi seorang ayah
74
Kembali
75
Melihat sinar matahari pertama
76
Pengaturan baru
77
Identitas baru
78
Kamu milik ku
79
Kejamnya hati manusia
80
Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81
Akhir yang telah di tetapkan
82
Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83
Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84
Pernikahan kedua
85
Kebahagiaan tanpa akhir
86
Aku Mencintai Mu
87
Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88
Season 2 : Panglima perang
89
Season 2 : Perbatasan tiga Negara

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!