Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming

Kereta berhenti di depan kediaman pribadi Pangeran keempat Wen Ming. Li Yue An turun perlahan di bantu pelayannya Cui. Saat dia melihat gerbang utama kediaman itu. Hawa dingin menyeruak masuk menghampiri pundaknya. Masa lalu di kehidupan sebelumnya seperti sebuah duri dalam hati. Sangat menyakitkan namun sulit di lepaskan.

"Nona kedua." Suara pelayan Cui membuyarkan lamunan Li Yue An. Mereka melangkah perlahan menuju kediaman yang telah di penuhi orang-orang dari kalangan bangsawan.

Saat kaki Li Yue An melangkah masuk ke dalam kediaman itu. Tawa riang putranya menggema di telinganya. Pedang saling bersinggungan, teriakan putus asa semua orang yang ada di kediaman masih terdengar menyayat hati. Demi menangkap para pemberontak Kaisar Wen Ming membakar kediaman pribadinya. Li Yue An tidak pernah menyangka di hari itu anaknya tengah bermain bersama pelayan istana di ruangan kamar. Sebanyak empat ratus nyawa pelayan juga penjaga kediaman meninggal begitu saja di tangan Kasiar Wen Ming. Saat tahu jika putranya ikut dalam pembantaian dan terpanggang habis di dalam kobaran api. Li Yue An merasa putus asa. Dia menjerit dan memohon agar suaminya mau menyelamatkan putranya. Tapi tidak ada tanggapan. Empat ratus nyawa tidak berdosa ikut terbunuh bersama dua ribu pasukan pemberontak.

"Kakak kedua." Tuan muda kelima Li Sui mendekat. Dia lebih dulu datang dari kakak keduanya.

"Iya." Sekali lagi Li Yue An mulai tersadar. Tangannya di tarik adik kelimanya agar bisa berkumpul bersama. Saat Li Yue An sampai dia melihat Ibu selir ketiga juga Nona keempat Li Fei telah tiba. "Ibu selir." Memberikan hormatnya.

Ibu selir Shen tersenyum menanggapi salam dari Nona kedua. Dia tidak pernah terlibat konflik dengan gadis kedua tentu cukup santai saat bersamanya.

Semua orang dari keluarga besar Li sudah ada di kediaman mewah Pangeran keempat Wen Ming. Semua orang terlihat sangat bahagia menyambut pernikahan yang akan di langsungkan satu jam lagi setelah semua tamu undangan berkumpul. Juga waktu baik telah berlangsung.

"Waktu baik telah tiba." Suara seorang terdengar menggema.

Pengantin wanita masuk dari pintu depan bersamaan dengan pengantin pria yang telah menggandeng lembut tangan pengantin wanita. Semua orang menatap penuh kehangatan juga kebahagiaan.

Prosesi sakral pernikahan telah berlangsung dengan sangat baik. Hingga memasuki pesta pernikahan semua orang berbondong-bondong pergi ke halaman utama memulai pesta. Ribuan tempat duduk telah di siapkan untuk semua yang undangan. Para pelayan keluar satu-persatu membawa hidangan di tangan mereka. Ada setidaknya tiga ratus pelayan yang di kerahkan untuk menyiapkan semua makanan kepada para tamu undangan.

Pesta pernikahan termegah membuat semua wanita di seluruh negeri merasa iri.

"Kakak kedua sepertinya memiliki banyak pikiran." Nona keempat Li Fei menatap kearah kakak keduanya yang selalu melamun.

"Baru kembali dari perjalanan jauh. Membuat tubuh lemah ku menjadi terkena hawa dingin," ujar Li Yue An mencoba membuat alasan masuk akal.

"Kakak kedua. Kamu harus menahannya selama tiga jam sampai empat jam lagi baru bisa kembali." Tuan muda kelima Li Sui memberikan minuman jahe hangat. "Ini akan membuat kakak kedua lebih baik. Aku memintanya dari pelayan." Menyodorkan mangkuk berisi sup jahe hangat. Sedari awal dia menyadari jika kakak keduanya terlihat sakit. Jadi dia memutuskan untuk meminta sup jahe hangat.

Li Yue An tersenyum hangat, "Li Sui sangat perhatian." Mengelus lembut kepala adik kelimanya. Dia meminum pelan rebusan jahe yang masih hangat. Setelah meminum beberapa teguk Li Yue An merasa jauh lebih baik.

Tepat pukul sepuluh malam acara pesta pernikahan berakhir. Semua orang bergantian keluar dari kediaman pribadi Pangeran keempat Wen Ming. Keluarga Li juga kembali dengan lima kereta berbeda. Dari keluarga pertama hingga keluarga ketiga semua telah kembali.

Di kamar pengantin Nona pertama Li Huan yang saat ini telah menjadi istri sah dari Pangeran keempat Wen Ming. Sudah tidak sabar menantikan malam pengantinnya. Dengan tudung merah di atas kepalanya dia menunggu dengan perasaan bahagia.

Kreerkkk...

Pintu kamar di buka, terdengar langkah kaki pelan dari arah pintu masuk.

Saat tudung pengantin di buka, Nona pertama Li Huan melihat kearah suaminya. "Pengeran keempat."

Pangeran keempat tersenyum hangat. Dia duduk tenang di samping istri yang baru ia nikahi. "Kita sudah menjadi suami istri. Kamu harus mengganti panggilan mu."

Nona pertama Li Huan menatap malu. "Suami ku."

Pangeran keempat meraih tangan lembut istrinya. "Istri ku. Bisakah aku bertanya satu hal?"

"Tentu. Suami ku kamu bisa mengatakannya."

"Aku dengar kamu telah menjadi anak angkat dari Kaisar terdahulu. Apa itu benar?" Pangeran keempat menatap tidak sabar mendegar jawaban yang ingin ia dengar.

Nona pertama Li Huan tidak merasa ada yang aneh. Dia menjawab santai, "Bagiamana mungkin aku bisa menjadi putri angkat Kaisar terdahulu. Suami ku, hanya seorang wanita dengan keistimewaan yang bisa menjadi Tuan Putri Yun Qixia."

"Jadi kamu bukan anak angkat Kaisar terdahulu?" Pangeran keempat melepaskan genggaman tangannya. Dia menekan kuat kekesalan di dalam hatinya. Kedua alisnya menyatu penuh kusutan. "Kamu bukan Tuan Putri Yun Qixia?"

"Tentu bukan. Suami ku kenapa? Apa ada yang salah?" Nona pertama Li Huan kebingungan namun dia masih tidak menyadari jika wajah suaminya telah berubah gelap.

Pangeran keempat dengan gelap mata mencekik leher istri barunya. Menekannya kuat di tempat tidur pengantin. "Kamu bukan Tuan Putri Yun Qixia. Hahahh..." tawa kekecewaan terdengar menggema di dalam ruangan kamar.

Tangan Nona pertama Li Huan bergetar hebat. Dia terkejut saat lehernya di cekik kuat suaminya sendiri. "Suuuaaami ku..." nafasnya hampir habis. Dia meronta berusaha melepaskan tangan kekar suaminya yang sudah menekan lehernya dengan kuat. Saat cekikan di lepas, "Uhahkkk..." nafas kembali berjalan stabil. Nona pertama Li Huan memegang kuat lehernya bersamaan dengan batuk menyakitkan di tenggorokan. Dia sangat ketakutan melihat suaminya yang penuh kehangatan, perhatian, lembut menjadi seseorang yang sangat berbeda.

Pangeran keempat menatap tajam penuh aura mematikan. "Aku menikahi mu karena aku pikir kamu lah Putri Yun Qixia. Tapi semua salah." Dia bangkit berjalan menuju meja.

Prangg...

Ssreaangg...

Trengg...

Semua barang yang ada di meja juga di rak berjatuhan. Setelah di tendang Pangeran keempat Wen Ming. "Karena kamu bukan dia. Istri sah akan aku simpan untuk orang yang seharusnya." Melirik tajam sebelum keluar dari kamar.

Pintu terbuka lebar,

Pelayan pribadi Nona pertama Li Huan berlari masuk. "Nyonya."

"Hahahhaa..." tawa dan tangis saling beriringan menyimpan kesedihan juga rasa sakit yang mendalam. "Dia bilang aku bukan orang yang ia cari. Dia ingin menikahi Tuan Putri Yun Qixia. Tapi justru menganggap aku seorang Tuan Putri Yun Qixia yang telah di sembunyikan identitasnya. Zu, Apa yang harus aku lakukan?" dia menangis tanpa henti di pelukan pelayannya.

Malam pernikahan yang seharusnya penuh kebahagiaan kini hanya tinggal kesunyian.

Terpopuler

Comments

Alan Banghadi

Alan Banghadi

Apakah sekarang kamu bahagia Li Huan menikah dengan pangeran ke empat🤣🤣🤣🤣Itulah Awal penderitaanmu

2025-03-18

2

Osie

Osie

gimana li hua..bangga donk jd istri pangeran ke 4..hahahha bodoh

2025-03-22

1

"Candy75

"Candy75

sepertinya Li Huan akan berubah menjadi berhati iblis

2025-02-26

1

lihat semua
Episodes
1 Sebuah keajaiban
2 Pesta malam
3 Nona kedua Li Yue An
4 Kehangatan padang rumput
5 Siasat jahat
6 Festival lentera
7 Kejadian tidak terduga
8 Usaha tidak mengkhianati hasil
9 Berusaha membalikkan keadaan
10 Tuan Putri Yun Qixia
11 Perubahan sikap
12 Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13 Istana luar Shu An
14 Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15 Mendekati hari bahagia keluarga Li
16 Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17 Sebuah kisah yang tidak terduga
18 Perjalanan ke selatan
19 Pria yang berbahaya
20 Kisah ajaib gadis bodoh
21 Di bawah rintik hujan
22 Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23 Kasus besar
24 Perasaan yang tidak seharusnya
25 Festival Dewi Bulan
26 Eksekusi mati untuk penjahat
27 Eksekusi yang tertunda
28 Pengepungan kota Changpu
29 Tatapan lembut di bawah rembulan
30 Gadis biasa?
31 Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32 Hukuman yang layak
33 Kabar ibu kota
34 Garis keturunan Yun
35 Selir Li Huan
36 Rasa cemburu
37 Malam pertama Selir Li Huan
38 Perang telah berakhir sementara waktu
39 Anugerah pernikahan
40 Lamaran kedua
41 Niat tersembunyi
42 Rasa takut
43 Gadis yang aktif
44 Pertemuan singkat dua keluarga besar
45 Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46 Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47 Kekacauan di kediaman Li
48 Permaisuri pangeran Li Fei
49 Akhir Selir Li Huan
50 Berita kematian Selir Li Huan
51 Prosesi pemakaman
52 Sebuah pilihan
53 Buronan penting
54 Penyalahgunaan wewenang
55 Ruang penyiksaan
56 Kemurahan hati yang di salah gunakan
57 Keputusan yang sudah di tetapkan
58 Bocornya surat rahasia
59 Hari ke dua sebelum perang terjadi
60 Perebutan tahta kekaisaran
61 Perang dua pasukan besar
62 Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63 Kabar yang tidak mendasar
64 Jenderal wanita pertama
65 Mencari akademi yang pas
66 Guru baru
67 Kilasan masa lalu
68 Masalah datang lagi
69 Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70 Tempat rahasia para bandit
71 Mencoba memulainya kembali
72 Wanita yang lancang
73 Menjadi seorang ayah
74 Kembali
75 Melihat sinar matahari pertama
76 Pengaturan baru
77 Identitas baru
78 Kamu milik ku
79 Kejamnya hati manusia
80 Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81 Akhir yang telah di tetapkan
82 Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83 Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84 Pernikahan kedua
85 Kebahagiaan tanpa akhir
86 Aku Mencintai Mu
87 Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88 Season 2 : Panglima perang
89 Season 2 : Perbatasan tiga Negara
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Sebuah keajaiban
2
Pesta malam
3
Nona kedua Li Yue An
4
Kehangatan padang rumput
5
Siasat jahat
6
Festival lentera
7
Kejadian tidak terduga
8
Usaha tidak mengkhianati hasil
9
Berusaha membalikkan keadaan
10
Tuan Putri Yun Qixia
11
Perubahan sikap
12
Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13
Istana luar Shu An
14
Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15
Mendekati hari bahagia keluarga Li
16
Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17
Sebuah kisah yang tidak terduga
18
Perjalanan ke selatan
19
Pria yang berbahaya
20
Kisah ajaib gadis bodoh
21
Di bawah rintik hujan
22
Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23
Kasus besar
24
Perasaan yang tidak seharusnya
25
Festival Dewi Bulan
26
Eksekusi mati untuk penjahat
27
Eksekusi yang tertunda
28
Pengepungan kota Changpu
29
Tatapan lembut di bawah rembulan
30
Gadis biasa?
31
Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32
Hukuman yang layak
33
Kabar ibu kota
34
Garis keturunan Yun
35
Selir Li Huan
36
Rasa cemburu
37
Malam pertama Selir Li Huan
38
Perang telah berakhir sementara waktu
39
Anugerah pernikahan
40
Lamaran kedua
41
Niat tersembunyi
42
Rasa takut
43
Gadis yang aktif
44
Pertemuan singkat dua keluarga besar
45
Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46
Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47
Kekacauan di kediaman Li
48
Permaisuri pangeran Li Fei
49
Akhir Selir Li Huan
50
Berita kematian Selir Li Huan
51
Prosesi pemakaman
52
Sebuah pilihan
53
Buronan penting
54
Penyalahgunaan wewenang
55
Ruang penyiksaan
56
Kemurahan hati yang di salah gunakan
57
Keputusan yang sudah di tetapkan
58
Bocornya surat rahasia
59
Hari ke dua sebelum perang terjadi
60
Perebutan tahta kekaisaran
61
Perang dua pasukan besar
62
Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63
Kabar yang tidak mendasar
64
Jenderal wanita pertama
65
Mencari akademi yang pas
66
Guru baru
67
Kilasan masa lalu
68
Masalah datang lagi
69
Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70
Tempat rahasia para bandit
71
Mencoba memulainya kembali
72
Wanita yang lancang
73
Menjadi seorang ayah
74
Kembali
75
Melihat sinar matahari pertama
76
Pengaturan baru
77
Identitas baru
78
Kamu milik ku
79
Kejamnya hati manusia
80
Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81
Akhir yang telah di tetapkan
82
Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83
Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84
Pernikahan kedua
85
Kebahagiaan tanpa akhir
86
Aku Mencintai Mu
87
Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88
Season 2 : Panglima perang
89
Season 2 : Perbatasan tiga Negara

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!