Berusaha membalikkan keadaan

Saat Li Yue An bangun dia sudah ada di dalam kereta seorang diri. Dia bangkit melepaskan semua selimut di tubuhnya. Dia keluar dari dalam kereta dan mendapati dirinya sudah ada di depan pintu utama istana. Seratus pasukan mengelilingi keretanya menjaga dirinya dari penyerangan. Suara dentuman pedang terus terdengar tanpa henti.

"Nona, Jenderal memerintahkan saya untuk memberikan kabar ini jika Nona telah bangun. Jenderal berharap anda tidak keluar dari kereta sampai beliau kembali," ujar salah satu ketua utama pasukan.

Li Yue An mengangguk mengerti lalu masuk kembali ke dalam kereta. Setelah dua jam berlalu Jenderal Li Yue An kembali dan masuk ke dalam kereta. "Nona hanya anda yang bisa memberitahukan dimana Kaisar terdahulu berada."

"Saat ini Kaisar terdahulu ada di kediaman peninggalan ibu ku. Di bagian timur kota," Li Yue An menyenderkan tubuhnya kembali. "Jenderal, apa semua sudah berakhir?"

Lie Mingyu menatap gadis penuh kekhawatiran di depannya. "Sudah berakhir. Berkat semua benda yang kamu berikan. Kami bisa mengambil alih istana juga menyelamatkan semua orang."

"Syukurlah." Gadis itu benar-benar merasa tenang kembali. Rasa takut jika semua terulang lagi akhirnya berakhir.

Kereta melaju menuju bagian timur ibu kota. Saat mereka sampai Li Yue An di papah Jenderal Lei Mingyu untuk masuk ke dalam rumah biasa di pinggiran kota. Semua pasukan bersiaga di pintu masuk. Gadis itu mendorong perlahan pintu bagian utama, saat masuk tidak ada orang di dalam rumah. Dia bergerak menuju bagian belakang kediaman membuka tumpukan jerami yang telah mengubur jalur masuk ruang rahasia. "Cui."

Cui keluar, "Nona kedua," pelayan itu keluar dengan pria paruh baya yang sudah sedikit lebih baik.

"Yang Mulia." Jenderal Lie Mingyu membantu Kaisar terdahulu agar bisa naik ke atas.

"Nona terima kasih sudah bersedia mempertaruhkan hidup mu untuk keselamatan semua orang." Kaisar terdahulu menatap lega gadis cantik dengan wajah lelah. "Ikutlah bersama kami. Aku pasti akan memberikan yang terbaik untuk Nona Yue An."

Li Yue An memberikan hormatnya, "Yang Mulia, ayah dan ibu pasti sudah sangat khawatir karena mereka menganggap ku telah kabur dari rumah. Sudah waktunya untuk saya kembali."

"Yang Mulia. Demi memberikan semua benda ini. Gadis ini berenang dari ibu kota hingga luar kota bagian timur. Dia butuh istirahat lebih." Jenderal Lei Mingyu juga merasa tidak tega dengan tubuh ringkih gadis di depannya.

Kaisar terdahulu menatap penuh keterkejutan namun pandangannya berangsur-angsur tenang. "Benar. Kamu harus lebih banyak istirahat. Saat kamu sembuh datanglah ke istana. Aku akan meminta Mingyu menjemput mu." Menatap dengan senyuman lembut.

"Baik."

Pasukan pergi mengiringi kereta kuda yang telah di gunakan untuk Kaisar terdahulu beristirahat. Jenderal Lei Mingyu berada di barisan terdepan menjaga keadaan. Sedangkan Li Yue An kembali ke kediaman Li untuk menerima hukuman. Sebenarnya Kaisar terdahulu memaksanya untuk membawa beberapa prajurit untuk mengantar sampai kediaman. Tapi Li Yue An menolaknya.

Saat sampai di depan kediaman pelayan tua sudah diam menunggu dengan tatapan tajam. Dia sangat berani dengan Nona kedua Li Yue An berkat Nyonya Li yang selalu menjatuhi masalah tanpa sebab kepada Nona keduanya itu. Sehingga hampir semua pelayan tidak pernah mematuhi perintah dari Nona kedua kediaman Li.

"Nona kedua, saya di perintahkan untuk menunggu selama beberapa hari terakhir di depan teras kediaman. Hanya untuk melihat kedatangan anda. Nyonya Li telah memberikan perintah untuk anda langsung menuju ke ruangan leluhur. Dan berlutut sampai Tuan besar pulang." Pelayan tua menatap malas.

Pelayan Cui ingin mengeluh tapi dia ditahan, "Aku mengerti. Maaf telah merepotkan bibi. Cui bantu aku pergi ke aula leluhur." Li Yue An menggenggam kuat lengan pelayannya Cui. Tubuhnya masih terasa bergetar dan setiap langkah terasa lemah.

"Baik." Pelayan Cui hanya bisa mematuhi perintah Nona keduanya. Dia sendiri tahu semua yang mereka lakukan sangatlah rahasia.

Di aula leluhur Li Yue An berlutut tepat di depan tablet peringatan semua garis keturunan yang telah meninggal di keluarga Li.

"Nona kedua. Aku akan mengambilkan selimut lebih di kamar." Pelayan Cui berlari menuju kamar mengambilkan dua selimut tebal lainnya. Lalu memberikannya kepada Li Yue An. Setelah itu dia ikut berlutut di belakang Nona keduanya sedikit lebih jauh.

Langkah kaki terdengar dari luar pintu masuk aula leluhur. Wanita dengan gaun ungu berjahitkan benang emas berjalan masuk di ikuti empat pelayan wanita lainnya. Tatapan dingin itu terasa sangat akrab untuk Li Yue An.

"Ibu. Apa aku masih harus menerima hukuman lain lagi?" Meskipun gadis itu tidak melihat wajah orang di belakangnya. Tapi dia sudah tahu jika itu adalah ibunya.

Senyuman licik itu terlihat mengambang bebas di wajah Nyonya Li. "Yue An. Kamu terlalu bandel. Bahkan kakak perempuan mu saja tidak memiliki keberanian untuk kabur seperti yang kamu lakukan. Sebagai putri seorang pejabat Kamu harus sangat berhati-hati dalam bertindak. Harus memikirkan keluarga sebelum melakukan segalanya."

"Ibu." Nona pertama Li Huan datang membawa penggaris panjang di tangannya. "Aku sudah mendapatkannya di kamar ayah," memberikan kepada ibunya.

Satu gerakan dari Nyonya Li semua pelayan memaksa Li Yue An untuk menjulurkan kedua tangannya.

"Ibu. Jika ayah tahu akan hal ini. Dia akan menyalahkan ibu dan kakak perempuan." Li Yue An menatap tanpa ekspresi.

"Hahahh, apa kamu bermimpi? Tuan besar pasti akan sangat bersyukur karena aku dapat mengatur putri-putri ku dengan baik. Yue An," penggaris di pukulkan dengan kuat pada telapak tangan Li Yue An. "Nama baik mu kini benar-benar telah hancur. Jangan berharap lebih. Aku telah mendapatkan pria yang cocok dan pas untuk kamu nikahi. Putra ketiga keluarga Zhen memiliki reputasi yang sama dengan mu. Dia pasangan yang cocok." Setelah sepuluh pukulan dia berhenti, "Ayo pergi."

"Nona kedua." Pelayan Cui berlari setelah pelayan lain melepaskan tubuhnya. "Nona kedua. Aku akan mengambil obat luka." Dia berlari keluar.

Li Yue An menatap semua tablet leluhur di depannya. "Jika bukan karena aku pernah mengalami kehidupan dan kematian sekali. Seluruh keluarga Li pasti tidak akan ada lagi." Menatap dengan ejekan di kedua matanya. Li Yue An bangkit dari lantai perlahan keluar dari aula leluhur. Dengan susah payah dia kembali ke kamarnya. Sejak sampai di kamar dia terus batuk tanpa henti. Tenggorokannya juga terasa sangat sakit. Pelayannya Cui datang membawakan obat dan mulai mengoleskannya di kedua tangan yang telah bengkak.

"Mereka sangat keterlaluan selalu mencari kesalahan untuk Nona kedua," pelayan Cui bergumam kesal.

Li Yue An tersenyum hangat. "Cui. Kenapa kamu selalu terlihat lucu saat marah? Hahh..." tawa terdengar.

"Nona kedua bahkan masih bisa tertawa." Pelayan Cui menatap dengan tidak tega ke arah kedua tangan yang ia perban.

"Aku pernah terpaku pada satu hal. Sehingga mengakibatkan kehidupan ku penuh dengan hinaan juga kehancuran. Sekarang saat semua di mulai kembali. Aku hanya berharap bisa sedikit membalikkan keadaan," ujar Li Yue An menatap tenang kearah pelayannya.

Meskipun pelayan Cui tidak mengerti perkataan Nona keduanya. Tapi dia ikut tersenyum senang melihat Nona keduanya tidak murung dan penyendiri seperti sebelumnya saat di ganggu Nyonya Li dan Nona pertama Li Huan.

Terpopuler

Comments

Amelya Ratulangi

Amelya Ratulangi

knp ngk lawan apa gunanx di beri kesempatan ke 2 tapi masih lemah,gimana sihhhhhh

2025-02-21

4

Ayu Dani

Ayu Dani

kenapa mc nya lemah sekali Thor

2025-02-03

2

Shai'er

Shai'er

satu hari satu malam di air, sekarang tinggal demam batuk pilek nya 🤧🤧🤧

2025-02-05

1

lihat semua
Episodes
1 Sebuah keajaiban
2 Pesta malam
3 Nona kedua Li Yue An
4 Kehangatan padang rumput
5 Siasat jahat
6 Festival lentera
7 Kejadian tidak terduga
8 Usaha tidak mengkhianati hasil
9 Berusaha membalikkan keadaan
10 Tuan Putri Yun Qixia
11 Perubahan sikap
12 Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13 Istana luar Shu An
14 Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15 Mendekati hari bahagia keluarga Li
16 Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17 Sebuah kisah yang tidak terduga
18 Perjalanan ke selatan
19 Pria yang berbahaya
20 Kisah ajaib gadis bodoh
21 Di bawah rintik hujan
22 Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23 Kasus besar
24 Perasaan yang tidak seharusnya
25 Festival Dewi Bulan
26 Eksekusi mati untuk penjahat
27 Eksekusi yang tertunda
28 Pengepungan kota Changpu
29 Tatapan lembut di bawah rembulan
30 Gadis biasa?
31 Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32 Hukuman yang layak
33 Kabar ibu kota
34 Garis keturunan Yun
35 Selir Li Huan
36 Rasa cemburu
37 Malam pertama Selir Li Huan
38 Perang telah berakhir sementara waktu
39 Anugerah pernikahan
40 Lamaran kedua
41 Niat tersembunyi
42 Rasa takut
43 Gadis yang aktif
44 Pertemuan singkat dua keluarga besar
45 Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46 Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47 Kekacauan di kediaman Li
48 Permaisuri pangeran Li Fei
49 Akhir Selir Li Huan
50 Berita kematian Selir Li Huan
51 Prosesi pemakaman
52 Sebuah pilihan
53 Buronan penting
54 Penyalahgunaan wewenang
55 Ruang penyiksaan
56 Kemurahan hati yang di salah gunakan
57 Keputusan yang sudah di tetapkan
58 Bocornya surat rahasia
59 Hari ke dua sebelum perang terjadi
60 Perebutan tahta kekaisaran
61 Perang dua pasukan besar
62 Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63 Kabar yang tidak mendasar
64 Jenderal wanita pertama
65 Mencari akademi yang pas
66 Guru baru
67 Kilasan masa lalu
68 Masalah datang lagi
69 Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70 Tempat rahasia para bandit
71 Mencoba memulainya kembali
72 Wanita yang lancang
73 Menjadi seorang ayah
74 Kembali
75 Melihat sinar matahari pertama
76 Pengaturan baru
77 Identitas baru
78 Kamu milik ku
79 Kejamnya hati manusia
80 Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81 Akhir yang telah di tetapkan
82 Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83 Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84 Pernikahan kedua
85 Kebahagiaan tanpa akhir
86 Aku Mencintai Mu
87 Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88 Season 2 : Panglima perang
89 Season 2 : Perbatasan tiga Negara
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Sebuah keajaiban
2
Pesta malam
3
Nona kedua Li Yue An
4
Kehangatan padang rumput
5
Siasat jahat
6
Festival lentera
7
Kejadian tidak terduga
8
Usaha tidak mengkhianati hasil
9
Berusaha membalikkan keadaan
10
Tuan Putri Yun Qixia
11
Perubahan sikap
12
Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13
Istana luar Shu An
14
Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15
Mendekati hari bahagia keluarga Li
16
Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17
Sebuah kisah yang tidak terduga
18
Perjalanan ke selatan
19
Pria yang berbahaya
20
Kisah ajaib gadis bodoh
21
Di bawah rintik hujan
22
Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23
Kasus besar
24
Perasaan yang tidak seharusnya
25
Festival Dewi Bulan
26
Eksekusi mati untuk penjahat
27
Eksekusi yang tertunda
28
Pengepungan kota Changpu
29
Tatapan lembut di bawah rembulan
30
Gadis biasa?
31
Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32
Hukuman yang layak
33
Kabar ibu kota
34
Garis keturunan Yun
35
Selir Li Huan
36
Rasa cemburu
37
Malam pertama Selir Li Huan
38
Perang telah berakhir sementara waktu
39
Anugerah pernikahan
40
Lamaran kedua
41
Niat tersembunyi
42
Rasa takut
43
Gadis yang aktif
44
Pertemuan singkat dua keluarga besar
45
Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46
Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47
Kekacauan di kediaman Li
48
Permaisuri pangeran Li Fei
49
Akhir Selir Li Huan
50
Berita kematian Selir Li Huan
51
Prosesi pemakaman
52
Sebuah pilihan
53
Buronan penting
54
Penyalahgunaan wewenang
55
Ruang penyiksaan
56
Kemurahan hati yang di salah gunakan
57
Keputusan yang sudah di tetapkan
58
Bocornya surat rahasia
59
Hari ke dua sebelum perang terjadi
60
Perebutan tahta kekaisaran
61
Perang dua pasukan besar
62
Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63
Kabar yang tidak mendasar
64
Jenderal wanita pertama
65
Mencari akademi yang pas
66
Guru baru
67
Kilasan masa lalu
68
Masalah datang lagi
69
Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70
Tempat rahasia para bandit
71
Mencoba memulainya kembali
72
Wanita yang lancang
73
Menjadi seorang ayah
74
Kembali
75
Melihat sinar matahari pertama
76
Pengaturan baru
77
Identitas baru
78
Kamu milik ku
79
Kejamnya hati manusia
80
Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81
Akhir yang telah di tetapkan
82
Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83
Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84
Pernikahan kedua
85
Kebahagiaan tanpa akhir
86
Aku Mencintai Mu
87
Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88
Season 2 : Panglima perang
89
Season 2 : Perbatasan tiga Negara

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!