Sebuah kisah yang tidak terduga

Keesokan paginya, Nona pertama Li Huan bangkit dari tempat tidurnya dalam keadaan gaun pengantin masih ada di tubuhnya. Mahkota pernikahan juga masih terpasang di kepalanya. Kedua matanya sembab karena menangis semalaman. Pintu kamar terbuka pelayan Zu masuk membawakan baskom air hangat untuk mencuci wajah.

"Zu, Pangeran keempat ada di kediaman?" suara gadis itu telah serak.

Pelayan Zu menunduk tidak tega. "Pangeran keempat telah pergi sejak fajar dan belum kembali lagi."

Nona pertama Li Huan merasa hidupnya telah hancur begitu saja. Tubuhnya lemas tidak berdaya menerima kenyataan yang selalu ia impikan.

Di hari yang sama,

Kediaman Li,

"Nona semua sudah siap. Tinggal berangkat." Pelayan Cui membawa tanaman bunga dalam pot. Bunga mawar merah sudah merkah indah.

"Kita pergi." Li Yue An sudah bersiap akan pergi. Namun pelayan ayahnya datang menghampiri dirinya.

"Nona kedua. Anda di minta untuk datang ke ruangan kerja Tuan besar," ujar pelayan laki-laki itu dengan menundukkan kepalanya.

Setelah meletakkan semua barang Li Yue An mengikuti pelayan laki-laki di depannya bersama dengan pelayannya Cui. Mereka di arahkan ke ruangan kerja Kelapa rumah tangga Li. Saat Li Yue An masuk ke ruangan hanya ada ayahnya yang tengah duduk di kursi kerja. Beberapa dokumen tertata rapi di meja. "Ayah."

"Tutup pintunya." Tuan Li bangkit dari tempat duduknya. Dia berjalan mendekati putrinya.

Pintu di tutup, pelayan Cui dan pelayan laki-laki menunggu di luar kamar.

"Ayah. Aku akan pergi hari ini. Maaf tidak berpamitan terlebih dulu," ujar Li Yue An. Tidak ada perasaan bersalah di dalam hatinya. Karena sedari kecil dia tidak pernah merasakan kasih sayang di dalam keluarga Li.

Tuan Li menatap tenang kearah putri keduanya. "Apa kamu menyalahkan ayah mu? Aku tahu kami kaluarga Li bersalah kepada mu."

Li Yue An menatap dingin kearah ayahnya. Dia diam untuk beberapa saat lalu berkata. "Iya."

Pria paruh baya itu menghela nafasnya dalam. Senyuman pahit terlintas di wajahnya. "Yue er, ayah mendapatkan kabar rahasia jika kakak perempuan mu di perlakukan tidak adil Pangeran keempat. Dia di tinggalkan semalaman bahkan di hina tanpa tersentuh. Meskipun hal ini tidak di beberkan secara gamblang ke khalayak ramai. Tetap saja keluarga Li akan dalam tekanan."

Gadis dengan gaun hijau zamrud menatap dingin. "Aku tahu apa yang ayah inginkan. Tapi putri mu ini tidak bisa melakukannya. Bagiamana mungkin aku bisa ikut campur dalam urusan rumah tangga orang lain."

"Yue er, aku tidak meminta mu untuk ikut campur urusan keluarga kakak perempuan mu. Tapi berharap kamu bisa menghindar dari perseteruan kerajaan. Meskipun kamu memiliki banyak keluhan terhadap ayah dan keluarga Li. Namun percaya lah ayah juga menyayangi mu." Tuan Li menatap anaknya dengan penuh kekhawatiran.

"Aku sudah bisa menebak niat awal dari Pangeran keempat yang seharusnya ingin menikahi Tuan Putri Yun Qixia. Tapi dia tidak tahu jika kamu adalah Tuan Putri Yun Qixia. Sehingga membuat kesalahan seperti ini." Mengambil beberapa surat di meja kerjanya. "Ayah angkat mu memiliki kemampuan yang jauh melebihi ayah. Namun Kaisar terdahulu sudah tidak bisa bersentuhan langsung dengan pemerintahan."

Li Yue An mengambil surat dari tangan ayahnya. Dia membuka lalu membacanya satu demi satu. Isi surat kebanyakan sama untuk menikahkan Tuan Putri Yun Qixia. Gadis itu menatap diam.

"Ayah berharap kamu memikirkan jalan keluar untuk masalah ini. Kakak perempuan mu sudah tidak mungkin menjadi Nyonya sah. Hanya bisa menjadi selir pertama. Jika Pangeran keempat tahu siapa diri mu." Suara batuk menelan tenggorakannya. Li Yue An untuk sesaat terlihat khawatir akan kesehatan ayahnya. "Yue er, ayah hanya ingin kamu bahagia."

Li Yue An masih saja diam tanpa mengatakan apa pun.

"Dua hari yang lalu ayah mendapatkan kabar jika adik mu Li Xiao An ada di perbatasan selatan." Tuan Li berjalan menuju tempat kerjanya mengambil surat lain. "Ayah juga tidak tahu apakah ini benar atau tidak. Tapi pelayan kepercayaan ayah yang telah mendapatkan kabar ini. Li Xiao An di perjual belikan menjadi budak dari ibu kota menuju perbatasan selatan. Dan kabar menghilang di sana."

Kedua tangan Li Yue An bergetar. Dia masih ingat betul saat usianya baru menginjak tujuh tahun dan adiknya baru berusia empat tahunan. Ayahnya mengusir dirinya, ibunya juga adiknya dari ibu kota karena di anggap pembawa sial. Dalam perjalanan menuju perbatasan utara adiknya yaitu Tuan muda ketiga Li Xiao An menghilang di saat mereka tinggal di penginapan. Dia dan ibunya telah mencari bertahun-tahun lamanya. Tapi tetap tidak ada kabar yang bisa ia dapatkan. Li Yue An mengira ayahnya tidak pernah perduli akan hal ini. Ternyata dia tidak penuhnya benar. "Aku akan mencarinya. Apa pun yang terjadi aku akan menemukannya. Ayah jika tidak ada hal lain lagi Li Yue An mohon pamit."

Tuan Li mengangguk mengerti. "Yue er." Langkah gadis yang kakinya sudah melangkah di ambang pintu langsung berhenti, "Jaga diri mu dengan baik."

"Baik." Li Yue An pergi tanpa menoleh lagi.

Dalam perjalanan menuju kediaman pribadi ayah angkatnya. Li Yue An memikirkan berbagai cara untuk membujuk ayah angkatnya agar dia bisa pergi dari ibu kota mencari adiknya. Tapi semua alasan yang ia miliki tidak pernah bisa akurat. Saat sampai di depan gerbang masuk Li Yue An langsung berlari menuju ke tempat ayah angkatnya. Dia berlutut begitu saja sehingga membuat Kaisar terdahulu Yun Jin terkejut.

"Qixia, ada apa? Apa ada orang yang mengertak mu? Bangun lantai sangat dingin." Kaisar terdahulu membantu putrinya untuk bangkit.

"Ayah. Izinkan aku untuk pergi ke perbatasan selatan untuk menemukan adik ku." Kedua mata Li Yue An berkaca-kaca. Dia sangat tidak sabar ingin mencari dan menemukan kembali adiknya.

"Adik mu?"

Li Yue An mengatakan kejadian keseluruhan hilangnya adiknya secara menyeluruh. Kaisar terdahulu terdiam untuk beberapa saat namun wajahnya sangat tenang. "Ayah." gadis itu menatap penuh harapan.

Kaisar terdahulu Yun Jin menatap lembut. "Bagaimana mungkin aku bisa menghalangi mu untuk dapat kembali menemukan adik mu. Qixia kamu bisa pergi asal membawa pasukan. Ayah akan menyiapkan orang-orang cakap untuk melindungi keselamatan mu."

Li Yue An menatap binggung. "Kenapa ayah sangat baik kepada ku? Tidak ada garis darah di antara kita." Gadis itu mengatakan dengan gamblang. Tapi juga mulai menyesal beberapa detik setelahnya.

Pria paruh baya di depannya menatap tenang tanpa adanya ketidaknyamanan. Dia menarik lembut tangan putrinya menuju ke arah tempat duduk. "Sebelum kamu di berikan gelar keponakan ku. Aku telah memeriksa keluarga mu terlebih dulu. Aku sangat kagum dengan keberanian dari gadis kecil tanpa takut bahaya. Dan pada akhirnya aku tidak sengaja mendapatkan kenyataan yang sangat aku nantikan selama hidup ku."

"Kenyataan?"

"Em. Kenyataan tentang nenek mu, dia merupakan wanita yang aku tunggu selama sisa hidup ku. Saat usia ku tiga puluh tahun aku pergi ke salah satu kota untuk mencari ketenangan. Tapi disana aku menemukan nenek mu wanita tercantik juga paling pengertian. Wajahnya yang sangat menawan berhasil mendapatkan hati ku. Kami menikah secara diam-diam tanpa sepengatahuan orang lain ataupun keluarga kerajaan. Nenek mu juga tidak tahu jika aku adalah seorang pangeran. Kami menjalani kehidupan dengan sangat baik dan tenang. Hingga surat rahasia datang mengabarkan perubahan di istana. Ayah ku meninggal dan istana dalam kekacauan."

"Pada awalnya aku akan pergi dan kembali setelah mendapatkan tahta. Tapi saat aku mencari keberadaan nenek mu. Aku sudah tidak menemukannya lagi. Kanal besar di kota itu hancur, dalam semalam ratusan ribu nyawa melayang begitu saja. Aku kira dia telah meninggal bersama anak yang ada di dalam kandungannya. Hingga aku menemukan kebenaran tentang ibu mu. Ayah sangat bersalah kepada ibu mu karena membiarkannya dalam penderitaan. Qixia, aku kakek kandung mu."

Li Yue An menarik nafas dalam di hatinya. Dia menekan ludah pahit di tenggorokannya. Dirinya merasa semua ini sangat konyol dan tidak masuk akal. "Kakek?"

"Kamu tentu membutuhkan waktu untuk percaya. Tapi tidak masalah. Di luar kamu bisa memanggil ku ayah. Saat di dalam rumah kamu bisa memanggil ku kakek," ujar Kaisar terdahulu Yun Jin. Kedua matanya berkaca-kaca membayangkan anugerah dari dewa karena dirinya telah berhasil menemukan cucu kandungnya.

"Kakek. Kenapa tidak menjadikan ku cucu? Bukankah aku cucu kandung kakek?" Li Yue An masih merasa heran.

Kaisar terdahulu tertawa. "Itu karena saking semangatnya hingga salah mengatakan yang seharusnya cucu menjadi anak. Salah kakek. Hahahah..."

Gadis itu ikut tertawa terbawa suasana yang semakin terasa hangat. Li Yue An menatap dengan linangan air mata di kedua matanya. "Kakek." Dia memeluk Kaisar terdahulu Yun Jin dengan penuh kehangatan.

"Cucu ku. Kakek akan selalu menjaga mu dan adik mu." Mengelus lembut kepala cucunya.

Terpopuler

Comments

urblood

urblood

itu bapaknya kalo tau mertuanya ternyata kaisar, auto ketar ketir, buat jadi ayam geprek aja itu ibu tiri cucu mu kek sama saudari tirinya juga

2025-03-10

3

Osie

Osie

waduh tuh si tuan li kalau tau kaisar adalah bpk mertua nya. beuuhh bakal mandi darah tuh orang

2025-03-22

1

urblood

urblood

kek, menantu mu kurang ajar kek, hajar dia... buat babak belur.. hahahaha

2025-03-10

1

lihat semua
Episodes
1 Sebuah keajaiban
2 Pesta malam
3 Nona kedua Li Yue An
4 Kehangatan padang rumput
5 Siasat jahat
6 Festival lentera
7 Kejadian tidak terduga
8 Usaha tidak mengkhianati hasil
9 Berusaha membalikkan keadaan
10 Tuan Putri Yun Qixia
11 Perubahan sikap
12 Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13 Istana luar Shu An
14 Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15 Mendekati hari bahagia keluarga Li
16 Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17 Sebuah kisah yang tidak terduga
18 Perjalanan ke selatan
19 Pria yang berbahaya
20 Kisah ajaib gadis bodoh
21 Di bawah rintik hujan
22 Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23 Kasus besar
24 Perasaan yang tidak seharusnya
25 Festival Dewi Bulan
26 Eksekusi mati untuk penjahat
27 Eksekusi yang tertunda
28 Pengepungan kota Changpu
29 Tatapan lembut di bawah rembulan
30 Gadis biasa?
31 Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32 Hukuman yang layak
33 Kabar ibu kota
34 Garis keturunan Yun
35 Selir Li Huan
36 Rasa cemburu
37 Malam pertama Selir Li Huan
38 Perang telah berakhir sementara waktu
39 Anugerah pernikahan
40 Lamaran kedua
41 Niat tersembunyi
42 Rasa takut
43 Gadis yang aktif
44 Pertemuan singkat dua keluarga besar
45 Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46 Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47 Kekacauan di kediaman Li
48 Permaisuri pangeran Li Fei
49 Akhir Selir Li Huan
50 Berita kematian Selir Li Huan
51 Prosesi pemakaman
52 Sebuah pilihan
53 Buronan penting
54 Penyalahgunaan wewenang
55 Ruang penyiksaan
56 Kemurahan hati yang di salah gunakan
57 Keputusan yang sudah di tetapkan
58 Bocornya surat rahasia
59 Hari ke dua sebelum perang terjadi
60 Perebutan tahta kekaisaran
61 Perang dua pasukan besar
62 Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63 Kabar yang tidak mendasar
64 Jenderal wanita pertama
65 Mencari akademi yang pas
66 Guru baru
67 Kilasan masa lalu
68 Masalah datang lagi
69 Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70 Tempat rahasia para bandit
71 Mencoba memulainya kembali
72 Wanita yang lancang
73 Menjadi seorang ayah
74 Kembali
75 Melihat sinar matahari pertama
76 Pengaturan baru
77 Identitas baru
78 Kamu milik ku
79 Kejamnya hati manusia
80 Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81 Akhir yang telah di tetapkan
82 Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83 Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84 Pernikahan kedua
85 Kebahagiaan tanpa akhir
86 Aku Mencintai Mu
87 Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88 Season 2 : Panglima perang
89 Season 2 : Perbatasan tiga Negara
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Sebuah keajaiban
2
Pesta malam
3
Nona kedua Li Yue An
4
Kehangatan padang rumput
5
Siasat jahat
6
Festival lentera
7
Kejadian tidak terduga
8
Usaha tidak mengkhianati hasil
9
Berusaha membalikkan keadaan
10
Tuan Putri Yun Qixia
11
Perubahan sikap
12
Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13
Istana luar Shu An
14
Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15
Mendekati hari bahagia keluarga Li
16
Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17
Sebuah kisah yang tidak terduga
18
Perjalanan ke selatan
19
Pria yang berbahaya
20
Kisah ajaib gadis bodoh
21
Di bawah rintik hujan
22
Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23
Kasus besar
24
Perasaan yang tidak seharusnya
25
Festival Dewi Bulan
26
Eksekusi mati untuk penjahat
27
Eksekusi yang tertunda
28
Pengepungan kota Changpu
29
Tatapan lembut di bawah rembulan
30
Gadis biasa?
31
Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32
Hukuman yang layak
33
Kabar ibu kota
34
Garis keturunan Yun
35
Selir Li Huan
36
Rasa cemburu
37
Malam pertama Selir Li Huan
38
Perang telah berakhir sementara waktu
39
Anugerah pernikahan
40
Lamaran kedua
41
Niat tersembunyi
42
Rasa takut
43
Gadis yang aktif
44
Pertemuan singkat dua keluarga besar
45
Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46
Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47
Kekacauan di kediaman Li
48
Permaisuri pangeran Li Fei
49
Akhir Selir Li Huan
50
Berita kematian Selir Li Huan
51
Prosesi pemakaman
52
Sebuah pilihan
53
Buronan penting
54
Penyalahgunaan wewenang
55
Ruang penyiksaan
56
Kemurahan hati yang di salah gunakan
57
Keputusan yang sudah di tetapkan
58
Bocornya surat rahasia
59
Hari ke dua sebelum perang terjadi
60
Perebutan tahta kekaisaran
61
Perang dua pasukan besar
62
Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63
Kabar yang tidak mendasar
64
Jenderal wanita pertama
65
Mencari akademi yang pas
66
Guru baru
67
Kilasan masa lalu
68
Masalah datang lagi
69
Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70
Tempat rahasia para bandit
71
Mencoba memulainya kembali
72
Wanita yang lancang
73
Menjadi seorang ayah
74
Kembali
75
Melihat sinar matahari pertama
76
Pengaturan baru
77
Identitas baru
78
Kamu milik ku
79
Kejamnya hati manusia
80
Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81
Akhir yang telah di tetapkan
82
Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83
Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84
Pernikahan kedua
85
Kebahagiaan tanpa akhir
86
Aku Mencintai Mu
87
Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88
Season 2 : Panglima perang
89
Season 2 : Perbatasan tiga Negara

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!