Perjalanan ke selatan

Kediaman Li,

Suara riuh terdengar di luar kediaman. Banyak orang berdatangan membawa sepuluh peti besar yang di panggul dua orang pria. Setiap peti terikat kain merah yang selalu di gunakan sebagai tanda lamaran. Tuan muda pertama Jing masih belum bisa mengakhiri niatnya untuk menikah dengan Nona kedua Li Yue An. Pemuda itu dengan pakaian serba merah berjalan menuju pintu masuk kediaman Li.

Seluruh orang yang ada di keluarga Li tentu terkejut juga langsung menuju aula depan.

"Kakak ada apa?" Tuan muda kelima Li Sui mendekati kakak keempatnya.

"Tuan muda pertama Jing datang untuk melamar kakak kedua," saut Nona keempat Li Fei dengan menautkan alisnya. Saat ini kakak keduanya tidak ada di kediaman. Jika ayahnya menyetujui lamaran tentu hal ini akan membuat kakak keduanya merasa sedih. "Ibu, apa ayah sudah kembali?"

"Belum. Mungkin sekarang sedang di perjalanan pulang." Ibu selir ketiga juga ikut menyaksikan keramaian di aula utama keluarga Li.

Nyonya Li mendekat sebagai tuan rumah utama. "Tuan muda Pertama Jing. Ini?"

"Nyonya Li, saya datang untuk melamar putri kedua anda. Nona kedua Li Yue An," ujar pemuda penuh semangat. Dia benar-benar tidak peduli dengan setatus dari Li Yue An sebagai putri seorang budak.

Senyuman tipis terlihat di wajah Nyonya Li. "Sayang sekali. Tuan sedang tidak ada di rumah. Yue er, juga telah pergi ke luar kota. Tuan muda Jing, saya tidak bisa memutuskan pernikahan ini."

Tuan muda pertama Jing melirik kearah pelayan utama yang ia bawa dari keluarga Jing. Pelayan itu mengerti maksud dari Tuan mudanya. Dengan cepat pelayan itu langsung menghampiri Nyonya Li untuk mendiskusikan beberapa hal.

"Jika Nyonya menyetujui pernikahan ini. Ada bagian yang akan Nyonya terima. Bagiamana?" pelayan itu terus merayu.

Nyonya Li merasa senang mendengar berapa banyak yang bisa ia dapatkan. Senyuman puas ada di wajahnya. Baru saja mulutnya ingin menyatakan, "Iya."

Tuan Li datang dari arah depan berteriak kuat. "Aku tidak menyetujuinya. Tuan muda Jing, anda bisa kembali."

Perkataan tegas dari Tuan Li membuat semua orang terkejut. Nyonya Li mendekati suaminya agar bisa membujuknya. "Suami ku. Jika Yue er menikah dengan Tuan muda Jing dia pasti akan bahagia." Tatapan tajam suaminya membuatnya terdiam.

"Tuan muda Jing silakan anda kembali." Tuan Li menatap diam dengan dingin.

"Tuan Li. Apa anda ingin menambah satu lawan lagi?" pemuda itu masih kekeh. Tidak ingin mengalah begitu saja.

"Penjaga usir dia dari kediaman ku." Tuan Li berteriak kencang membuat semua penjaga menghadang di depan Tuan muda pertama Jing.

Semua orang yang ada di luar kediaman tentu tidak akan mengira jika Tuan Li sangat melindungi putri keduanya. Lamaran luar biasa di tolak begitu saja. Kabar ini menyebar seperti api yang menyala tanpa bisa di padamkan. Bisa di katakan Nona kedua Li Yue An berani menolak pernikahan dari keluarga terpandang tanpa rasa malu akan setatusnya yang merupakan anak seorang selir.

Di waktu yang sama,

Kereta melaju setelah melihat kekacauan di kediaman keluarga Li. Gadis di dalam kereta membuka setiap buku cerita yang ada di tangannya. Wajahnya sangat teduh dan tenang. Kepulan asap pembakaran dupa wewangian menyebar hingga keluar kereta. Orang-orang yang di lewati akan melirik untuk mencium bau harum itu.

"Nona kedua, kenapa anda memutuskan pergi tanpa pengawalan? Perjalanan jauh dan berbahaya." Pelayan Cui menatap wewangian untuk di masukkan kedalam kantung kecil.

Li Yue An membalik pelan setiap lembar buku di tangannya. "Cui, jika aku membawa banyak pengawal. Identitas ku pasti akan terungkap. Justru akan banyak mata tertuju pada ku dan akan lebih membahayakan saat kita di perjalanan menuju perbatasan. Kakek telah mengutus pengawal rahasianya untuk menjaga kita. Itu sudah cukup."

"Nona kedua. Satu pengawal apa mungkin bisa menjaga anda? Saat lawan lebih dari satu." Pelayan Cui masih merasa khawatir akan keselamatan Nona keduanya.

Gadis itu tersenyum menyapa pelayannya. "Cukup. Dia sangat mampu." Li Yue An ingat betul pengawal rahasia Kaisar terdahulu Yun Jin adalah salah satu prajurit rahasia kekaisaran yang telah melakukan banyak pelatihan rahasia. Satu pengawal rahasia bisa mengalahkan puluhan bahkan seratus lebih orang dalam sekali pertempuran.

Kereta melaju melewati pintu keluar gerbang utama ibu kota menuju perbatasan selatan. Mereka bertiga harus melewati beberapa kota selama satu bulan lebih. Sejauh ini tidak ada masalah yang berarti. Hanya terkadang mereka akan di hadang segerombolan bandit. Pengawal rahasia yang selalu menutup wajahnya dengan topeng tidak pernah bisa di kalahkan. Dengan begitu mereka bisa melewati setiap jalan berbahaya tanpa hambatan yang berarti.

Saat mereka sampai di kota Khan yang berada di luar perbatasan selatan. Li Yue An memutuskan untuk beristirahat di salah satu penginapan pinggiran kota. Masih membutuhkan waktu empat hari lagi agar mereka bisa sampai di pertahankan selatan.

Li Yue An keluar dari kamarnya menuju ruangan bawah untuk makan malam. Bisa di bilang ruangan bawah yang merupakan lobi dan kedai dapat di gunakan untuk memesan makan juga bersantai. Sedangkan seluruh ruangan di lantai dua di gunakan untuk penginapan.

"Nona aku akan memesan makanan." Pelayan Cui pergi menuju ke arah ruangan dapur. Dia memesan beberapa hidangan untuk Nona mudanya.

Li Yue An duduk santai menikmati teh hangat sembari menunggu makanan siap. Tepat di belakangnya pengawal rahasia yang bisa di bilang sekarang menjadi pengawal pribadinya berdiri diam. "Afu, kamu bisa duduk bersama ku. Kita sudah cukup lama melewati waktu bersama. Tidak perlu terlalu formal seperti itu." Li Yue An memberikan nama pengawal pribadinya sebagai Afu. Karena pria itu tidak pernah menyebutkan namanya.

"Nona muda. Saya tidak bisa. Ini sudah menjadi tanggung jawab saya," Jawab pengawal Afu dengan sedikit menundukkan kepalanya.

Pelayan Cui datang menarik lengan pengawal Afu dan langsung mengarahkannya ke tempat duduk di depan Li Yue An. "Afu, jika kamu seperti ini akan ada orang yang justru memperhatikan kita." Saat pengawal Afu ingin bangkit pundaknya di tahan pelayan Cui. "Duduk. Jangan berdiri lagi."

Makanan datang setelah sepuluh menit menunggu. Mereka menikmati makan malam sebelum kembali ke kamar. Pengawal Afu diam di depan kamar menjaga tanpa lengah.

"Cui, bantu aku."

Mencoba mengangkat kusir yang ada di dalam kamar. Pelayan Cui tersenyum lalu ikut membantu. Saat pintu kamar di buka.

"Nona muda." Pengawal Afu menundukkan kepalanya.

"Pakai ini untuk beristirahat. Kamu akan lelah jika berdiri semalaman. Jika kamu sakit, bagiamana kamu bisa menjaga ku?" Li Yue An menatap hangat.

"Baik. Terima kasih Nona muda." Pengawal Afu duduk setelah nona mudanya juga pelayan wanita di sampingnya masuk ke dalam kamar.

Di dalam kamar, pembakaran dupa di lakukan kembali untuk menyegarkan ruangan kamar. Bau apek di dalam kamar seketika menyebar di ganti bau wangi yang menyegarkan pikiran.

Li Yue An duduk di tempat tidurnya setelah membersihkan wajahnya. Kakinya di rendam dengan air hangat berisi garam kasar. Rasa hangat itu membuat dirinya menjadi lebih rileks. "Cui. Semoga aku bisa menemukannya. Agar ibu juga bisa lebih tenang di alam bawah."

"Tuan muda ketiga pasti di berkati keselamatan dari Nyonya. Nona muda jangan khawatir lagi." Pelayan Cui menata tempat tidur.

"Iya. Ibu pasti akan selalu menjaganya meski dari kejauhan." Menatap selembar kertas dengan gambaran kalung batu berbentuk merpati. Meski kalung batu itu bukankah benda mewah atau mahal. Tapi bagi Li Yue An hanya dengan kalung itu dia bisa mengenali adiknya. Dia hanya berharap adiknya masih memakai kalung pemberian ibunya. Ibunya mengukir kalung itu dengan tangannya sendiri dan Li Yue An ada di sampingnya menunggu dengan tenang hingga kalung berhasil di buat.

Terpopuler

Comments

Shai'er

Shai'er

bahagia dari hongkong, lu gak liat gimana nasib anak lu sendiri, atau memang belom tau😏

2025-02-06

1

Shai'er

Shai'er

tak menyerah, sebelum janur kuning melengkung 🤭 eh.... pakek janur gak ya 😄😄😄

2025-02-06

1

lily

lily

semoga cepet bertemu

2025-02-27

1

lihat semua
Episodes
1 Sebuah keajaiban
2 Pesta malam
3 Nona kedua Li Yue An
4 Kehangatan padang rumput
5 Siasat jahat
6 Festival lentera
7 Kejadian tidak terduga
8 Usaha tidak mengkhianati hasil
9 Berusaha membalikkan keadaan
10 Tuan Putri Yun Qixia
11 Perubahan sikap
12 Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13 Istana luar Shu An
14 Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15 Mendekati hari bahagia keluarga Li
16 Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17 Sebuah kisah yang tidak terduga
18 Perjalanan ke selatan
19 Pria yang berbahaya
20 Kisah ajaib gadis bodoh
21 Di bawah rintik hujan
22 Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23 Kasus besar
24 Perasaan yang tidak seharusnya
25 Festival Dewi Bulan
26 Eksekusi mati untuk penjahat
27 Eksekusi yang tertunda
28 Pengepungan kota Changpu
29 Tatapan lembut di bawah rembulan
30 Gadis biasa?
31 Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32 Hukuman yang layak
33 Kabar ibu kota
34 Garis keturunan Yun
35 Selir Li Huan
36 Rasa cemburu
37 Malam pertama Selir Li Huan
38 Perang telah berakhir sementara waktu
39 Anugerah pernikahan
40 Lamaran kedua
41 Niat tersembunyi
42 Rasa takut
43 Gadis yang aktif
44 Pertemuan singkat dua keluarga besar
45 Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46 Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47 Kekacauan di kediaman Li
48 Permaisuri pangeran Li Fei
49 Akhir Selir Li Huan
50 Berita kematian Selir Li Huan
51 Prosesi pemakaman
52 Sebuah pilihan
53 Buronan penting
54 Penyalahgunaan wewenang
55 Ruang penyiksaan
56 Kemurahan hati yang di salah gunakan
57 Keputusan yang sudah di tetapkan
58 Bocornya surat rahasia
59 Hari ke dua sebelum perang terjadi
60 Perebutan tahta kekaisaran
61 Perang dua pasukan besar
62 Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63 Kabar yang tidak mendasar
64 Jenderal wanita pertama
65 Mencari akademi yang pas
66 Guru baru
67 Kilasan masa lalu
68 Masalah datang lagi
69 Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70 Tempat rahasia para bandit
71 Mencoba memulainya kembali
72 Wanita yang lancang
73 Menjadi seorang ayah
74 Kembali
75 Melihat sinar matahari pertama
76 Pengaturan baru
77 Identitas baru
78 Kamu milik ku
79 Kejamnya hati manusia
80 Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81 Akhir yang telah di tetapkan
82 Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83 Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84 Pernikahan kedua
85 Kebahagiaan tanpa akhir
86 Aku Mencintai Mu
87 Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88 Season 2 : Panglima perang
89 Season 2 : Perbatasan tiga Negara
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Sebuah keajaiban
2
Pesta malam
3
Nona kedua Li Yue An
4
Kehangatan padang rumput
5
Siasat jahat
6
Festival lentera
7
Kejadian tidak terduga
8
Usaha tidak mengkhianati hasil
9
Berusaha membalikkan keadaan
10
Tuan Putri Yun Qixia
11
Perubahan sikap
12
Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13
Istana luar Shu An
14
Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15
Mendekati hari bahagia keluarga Li
16
Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17
Sebuah kisah yang tidak terduga
18
Perjalanan ke selatan
19
Pria yang berbahaya
20
Kisah ajaib gadis bodoh
21
Di bawah rintik hujan
22
Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23
Kasus besar
24
Perasaan yang tidak seharusnya
25
Festival Dewi Bulan
26
Eksekusi mati untuk penjahat
27
Eksekusi yang tertunda
28
Pengepungan kota Changpu
29
Tatapan lembut di bawah rembulan
30
Gadis biasa?
31
Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32
Hukuman yang layak
33
Kabar ibu kota
34
Garis keturunan Yun
35
Selir Li Huan
36
Rasa cemburu
37
Malam pertama Selir Li Huan
38
Perang telah berakhir sementara waktu
39
Anugerah pernikahan
40
Lamaran kedua
41
Niat tersembunyi
42
Rasa takut
43
Gadis yang aktif
44
Pertemuan singkat dua keluarga besar
45
Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46
Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47
Kekacauan di kediaman Li
48
Permaisuri pangeran Li Fei
49
Akhir Selir Li Huan
50
Berita kematian Selir Li Huan
51
Prosesi pemakaman
52
Sebuah pilihan
53
Buronan penting
54
Penyalahgunaan wewenang
55
Ruang penyiksaan
56
Kemurahan hati yang di salah gunakan
57
Keputusan yang sudah di tetapkan
58
Bocornya surat rahasia
59
Hari ke dua sebelum perang terjadi
60
Perebutan tahta kekaisaran
61
Perang dua pasukan besar
62
Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63
Kabar yang tidak mendasar
64
Jenderal wanita pertama
65
Mencari akademi yang pas
66
Guru baru
67
Kilasan masa lalu
68
Masalah datang lagi
69
Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70
Tempat rahasia para bandit
71
Mencoba memulainya kembali
72
Wanita yang lancang
73
Menjadi seorang ayah
74
Kembali
75
Melihat sinar matahari pertama
76
Pengaturan baru
77
Identitas baru
78
Kamu milik ku
79
Kejamnya hati manusia
80
Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81
Akhir yang telah di tetapkan
82
Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83
Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84
Pernikahan kedua
85
Kebahagiaan tanpa akhir
86
Aku Mencintai Mu
87
Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88
Season 2 : Panglima perang
89
Season 2 : Perbatasan tiga Negara

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!