Siasat jahat

Kereta melaju melewati jalur dimana pelatihan prajurit masih berlangsung. Li Yue An sedikit membuka jendela kereta melihat ratusan ribu pasukan berada di padang rumput luas. Saat dia melihat bendera tertancap di pinggiran jalur. Dia bergumam, "Pasukan Fengyin."

"Nona kedua tahu mereka?" Pelayan Cui menyahut dari luar.

Li Yue An menatap punggung pria muda yang ada di barisan paling depan. Meskipun dia tidak bisa melihat wajahnya tapi dia bisa yakin jika itu adalah Jenderal Tinggi. "Aku pernah mendengarnya. Pasukan Fengyin yang di pimpin Jenderal tinggi Lei Mingyu. Pasukan pertahanan nomor satu yang selalu memenangkan pertempuran. Namun sayang," gadis itu ingat akan ada penyergapan besar-besaran hanya untuk meruntuhkan garis pertahanan dari pasukan Fengyin. Di kehidupan sebelumnya Lei Mingyu di kabarkan meninggal dengan seluruh pasukan musnah dalam perjalanan menuju perbatasan. Tidak ada yang tahu mengapa hal ini bisa terjadi. Tapi dia pernah tidak sengaja mendengar jika ayahnya pernah menyebutkan Lei Mingyu di sergap pasukan pada empat jalur utama. Karena tidak ada persiapan semua pasukan musnah. Dan hal ini terjadi beberapa bulan sebelum dia menikahi pangeran keempat Wen Ming. "Dia tidak akan hidup lama," menutup kembali jendela kereta.

Kereta melaju melewati titik awal pemblokiran jalur utama. Saat sampai di kediaman pelayan tua kediaman sudah ada di depan pintu masuk utama. Li Yue An keluar dari kereta lalu berjalan perlahan menuju pintu utama.

"Nona kedua, Nyonya dan Tuan sudah menunggu anda di aula utama."

"Nona kedua," pelayan Cui terlihat khawatir.

Li Yue An menatap tenang kearah pelayannya. Dengan tatapan yang mulai serius dia berkata, "Iya."

"Nona kedua, silakan."

Pelayan tua menuntun Li Yue An menuju ke aula utama kediaman. Saat gadis itu masuk ke ruangan, dia melihat ayah dan ibunya sudah ada di ujung ruangan menatap dengan tegas. Pada saat ini dia tahu akan ada hukuman yang harus di terima. "Ayah, ibu."

"Berlutut," Tuan Li menekan amarahnya.

Li Yue An berlutut seperti yang di inginkan ayahnya. Dia hanya diam tanpa mengatakan ketidaksetujuan.

"Suami ku, dia masih anak-anak. Jangan terlalu keras melakukan hukuman," suara Nyonya Li terdengar sangat lembut namun penuh dengan siasat buruk.

"Seharian kamu tidak pulang. Katakan, kemana saja kamu pergi?"

"Ayah. Aku pergi ke padang rumput untuk menyegarkan pikiran." Gadis itu menjawab santai. Seperti tidak ada tekanan yang dapat membuatnya takut.

Tangan Tuan Li semakin mengepal kuat. Kedua matanya melotot penuh amarah. Tapi dia berusaha menahannya. "Kamu seorang gadis yang belum menikah. Tapi sudah berani keluar seharian tanpa memberitahu keluarga. Bahkan berbaur dengan prajurit di padang rumput."

Kedua alis Li Yue An menyatu dia melihat kearah ayahnya juga ibunya. "Memang benar aku datang ke padang rumput. Namun aku berada di ujung utara. Sama sekali tidak pernah mendekat ke arah para prajurit."

"Yue An jangan membantah kepada ayah mu lagi. Kabar menyebar begitu cepat di luar sana yang mengatakan jika kamu mencintai Jenderal tinggi. Bahkan rela mengejarnya dan menerobos jalur pemblokiran. Keluarga kita tidak mampu menanggung amarah Jenderal tinggi," Nyonya Li menjelaskan semua masalah.

Setelah mendengar keseluruhan masalah. Li Yue An akhirnya sadar jika semua masalah terjadi karena ibu tiri dan kakak tertuanya. Dia memilih diam tanpa membantah lebih jauh. Karena dia sendiri tahu tidak ada gunanya. Li Yue An sudah malas menanggapi kedua iblis wanita itu.

"Mulai sekarang jangan pernah berharap kamu bisa pergi lagi dari rumah. Sebelum nama baik mu hancur di tangan mu sendiri. Aku akan mencarikan suami yang layak untuk mu," Tuan Li bangkit dari tempat duduknya berjalan pergi. Di ikuti istrinya Nyonya Li.

Li Yue An bangkit dari lantai. "Aku tidak menyetujuinya."

Tuan Li menghentikan langkahnya. Dia menatap anaknya, "Apa kamu bilang?"

"Ayah, aku tidak akan menikah."

"Kurang ajar," tamparan mendarat di pipi Li Yue An. Tuan Li bahkan terkejut dengan sikapnya sendiri. "Mau ataupun tidak kamu tetap harus menikah," berjalan pergi dari ruangan.

Nyonya Li melirik dengan senyuman di wajahnya.

Gadis itu menatap tajam kearah dua orang yang melangkah semakin menjauh dari dirinya. "Perubahan benar-benar terjadi," dia pernah memikirkan jika dia bisa kembali ke masa lalu. Bisa saja akan ada perubahan di setiap langkah yang ia ambil. Dan kini semua telah berubah. Di kehidupan sebelumnya dia tidak pernah berhubungan dengan Jenderal tinggi meskipun hanya sebatas rumor. Tidak ada pernikahan yang di atur sampai dia mengatur siasat menjadi selir pangeran ke empat. Gadis itu melangkah pasti menuju halaman tempat tinggalnya.

Saat sampai di halaman kediaman, dia duduk di bawah pohon anggur. Dia merebahkan tubuhnya di kursi panjang mencoba meletakkan semua masalah yang kembali menghantui dirinya.

Pelayan Cui datang membawa baskom air hangat juga handuk bersih. "Nona kedua. Saya akan mengompres pipi anda," gadis itu berlutut mengompres perlahan pipi Nona keduanya. "Tuan sangat kejam. Bahkan sampai tega menampar nona kedua dengan sangat kuat."

Pipi Li Yue An memerah dengan lima tangan terlihat melekat. "Nyonya Li telah berusaha keras memikirkan hal ini. Tanpa adanya tamparan dia tidak akan pernah berhenti mengatur siasat yang lebih lagi. Untuk beberapa waktu dia akan sibuk mengatur pernikahan ku. Sehingga aku juga memiliki waktu untuk beristirahat," merenggangkan tubuhnya.

"Nona kedua. Kenapa saya melihat anda justru senang bisa mendapatkan tamparan dari Tuan besar?"

Li Yue An tersenyum bahkan menarik lembut pipi pelayan Cui. "Gadis polos. Mereka tetap akan membayarnya tapi bukan sekarang. Oh iya, nanti malam bukannya festival lentera? Bagaimana jika kita melihatnya."

"Nona kedua. Anda dalam masa hukuman. Jika Tuan tahu pasti anda akan di berikan hukuman lebih lagi. Jika sampai Nyonya utama dan Nona pertama tahu entah cerita apa yang akan mereka karang untuk menjatuhkan reputasi anda," pelayan Cui membuang air bekas mengompres.

"Tidak masalah. Yang penting di hari ulang tahun ku, aku tidak ada di rumah. Aku harus menyediakan jalan keluar untuk diri ku sendiri," Li Yue An bangkit lalu berjalan pergi menuju kamar. "Cui siapkan dua baju laki-laki. Kita akan keluar dari pintu masuk belakang."

"Baik."

Tepat di jam tujuh malam mereka pergi dengan berjalan kaki. Membutuhkan waktu setengah jam untuk bisa sampai di festival lentera tengah kota. Mereka melewati jalur kecil di pinggiran kota agar bisa terhindar dari banyak orang. Jalur kecil itu juga bisa mempersingkat waktu mereka berdua. Saat sampai di festival lentera keramaian sangatlah terlihat jelas. Ratusan ribu lentera menerangi setiap jalur utama. Anak-anak kecil memainkan kembang api berlarian dengan gembira. Pasangan muda atau pun yang sudah bertahun-tahun dalam pernikahan saling bergandengan tangan berjalan santai menikmati keindahan kota. Para pedangan berjejer memenuhi pinggiran jalan.

Li Yue An menatap ke segala arah menyaksikan kehangatan yang terasa memenuhi setiap jalur di ibu kota.

Terpopuler

Comments

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

berharap kelahiran kedua tidak sia²

2025-03-01

1

Shai'er

Shai'er

👍👍👍👍👍

2025-02-05

2

Shai'er

Shai'er

Yue An 💪💪💪💪💪

2025-02-05

1

lihat semua
Episodes
1 Sebuah keajaiban
2 Pesta malam
3 Nona kedua Li Yue An
4 Kehangatan padang rumput
5 Siasat jahat
6 Festival lentera
7 Kejadian tidak terduga
8 Usaha tidak mengkhianati hasil
9 Berusaha membalikkan keadaan
10 Tuan Putri Yun Qixia
11 Perubahan sikap
12 Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13 Istana luar Shu An
14 Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15 Mendekati hari bahagia keluarga Li
16 Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17 Sebuah kisah yang tidak terduga
18 Perjalanan ke selatan
19 Pria yang berbahaya
20 Kisah ajaib gadis bodoh
21 Di bawah rintik hujan
22 Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23 Kasus besar
24 Perasaan yang tidak seharusnya
25 Festival Dewi Bulan
26 Eksekusi mati untuk penjahat
27 Eksekusi yang tertunda
28 Pengepungan kota Changpu
29 Tatapan lembut di bawah rembulan
30 Gadis biasa?
31 Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32 Hukuman yang layak
33 Kabar ibu kota
34 Garis keturunan Yun
35 Selir Li Huan
36 Rasa cemburu
37 Malam pertama Selir Li Huan
38 Perang telah berakhir sementara waktu
39 Anugerah pernikahan
40 Lamaran kedua
41 Niat tersembunyi
42 Rasa takut
43 Gadis yang aktif
44 Pertemuan singkat dua keluarga besar
45 Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46 Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47 Kekacauan di kediaman Li
48 Permaisuri pangeran Li Fei
49 Akhir Selir Li Huan
50 Berita kematian Selir Li Huan
51 Prosesi pemakaman
52 Sebuah pilihan
53 Buronan penting
54 Penyalahgunaan wewenang
55 Ruang penyiksaan
56 Kemurahan hati yang di salah gunakan
57 Keputusan yang sudah di tetapkan
58 Bocornya surat rahasia
59 Hari ke dua sebelum perang terjadi
60 Perebutan tahta kekaisaran
61 Perang dua pasukan besar
62 Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63 Kabar yang tidak mendasar
64 Jenderal wanita pertama
65 Mencari akademi yang pas
66 Guru baru
67 Kilasan masa lalu
68 Masalah datang lagi
69 Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70 Tempat rahasia para bandit
71 Mencoba memulainya kembali
72 Wanita yang lancang
73 Menjadi seorang ayah
74 Kembali
75 Melihat sinar matahari pertama
76 Pengaturan baru
77 Identitas baru
78 Kamu milik ku
79 Kejamnya hati manusia
80 Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81 Akhir yang telah di tetapkan
82 Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83 Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84 Pernikahan kedua
85 Kebahagiaan tanpa akhir
86 Aku Mencintai Mu
87 Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88 Season 2 : Panglima perang
89 Season 2 : Perbatasan tiga Negara
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Sebuah keajaiban
2
Pesta malam
3
Nona kedua Li Yue An
4
Kehangatan padang rumput
5
Siasat jahat
6
Festival lentera
7
Kejadian tidak terduga
8
Usaha tidak mengkhianati hasil
9
Berusaha membalikkan keadaan
10
Tuan Putri Yun Qixia
11
Perubahan sikap
12
Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13
Istana luar Shu An
14
Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15
Mendekati hari bahagia keluarga Li
16
Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17
Sebuah kisah yang tidak terduga
18
Perjalanan ke selatan
19
Pria yang berbahaya
20
Kisah ajaib gadis bodoh
21
Di bawah rintik hujan
22
Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23
Kasus besar
24
Perasaan yang tidak seharusnya
25
Festival Dewi Bulan
26
Eksekusi mati untuk penjahat
27
Eksekusi yang tertunda
28
Pengepungan kota Changpu
29
Tatapan lembut di bawah rembulan
30
Gadis biasa?
31
Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32
Hukuman yang layak
33
Kabar ibu kota
34
Garis keturunan Yun
35
Selir Li Huan
36
Rasa cemburu
37
Malam pertama Selir Li Huan
38
Perang telah berakhir sementara waktu
39
Anugerah pernikahan
40
Lamaran kedua
41
Niat tersembunyi
42
Rasa takut
43
Gadis yang aktif
44
Pertemuan singkat dua keluarga besar
45
Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46
Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47
Kekacauan di kediaman Li
48
Permaisuri pangeran Li Fei
49
Akhir Selir Li Huan
50
Berita kematian Selir Li Huan
51
Prosesi pemakaman
52
Sebuah pilihan
53
Buronan penting
54
Penyalahgunaan wewenang
55
Ruang penyiksaan
56
Kemurahan hati yang di salah gunakan
57
Keputusan yang sudah di tetapkan
58
Bocornya surat rahasia
59
Hari ke dua sebelum perang terjadi
60
Perebutan tahta kekaisaran
61
Perang dua pasukan besar
62
Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63
Kabar yang tidak mendasar
64
Jenderal wanita pertama
65
Mencari akademi yang pas
66
Guru baru
67
Kilasan masa lalu
68
Masalah datang lagi
69
Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70
Tempat rahasia para bandit
71
Mencoba memulainya kembali
72
Wanita yang lancang
73
Menjadi seorang ayah
74
Kembali
75
Melihat sinar matahari pertama
76
Pengaturan baru
77
Identitas baru
78
Kamu milik ku
79
Kejamnya hati manusia
80
Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81
Akhir yang telah di tetapkan
82
Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83
Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84
Pernikahan kedua
85
Kebahagiaan tanpa akhir
86
Aku Mencintai Mu
87
Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88
Season 2 : Panglima perang
89
Season 2 : Perbatasan tiga Negara

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!