Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia

Dua ratus ribu lebih pasukan telah berada di luar kota. Hanya tinggal menunggu keputusan dari Jenderal tinggi Lei Mingyu agar bisa segera berangkat.

"Jenderal semua telah siap." Ketua utama pasukan satu mendekat.

"Segera berangkat. Jangan menunda terlalu lama." Jenderal Lei Mingyu naik ke atas kuda kesayangannya yang telah menemaninya empat tahun terakhir.

"Baik. Berangkat." Teriakan kuat dari ketua utama pasukan satu menggema. Semua pasukan dari barisan depan langsung bergerak setelah mendapatkan perintah. Di ikuti semua pasukan di setiap barisan.

Li Yue An melihat pergerakan dari semua pasukan semakin mempercepat laju kuda yang ia tunggangi. "Jenderal, Jenderal." Teriakannya membuat beberapa orang menoleh. Laju kudanya di hadang beberapa pasukan di baris belakang. "Nona tolong berhenti."

"Yuiihh..." kuda mengangkat kedua kaki bagian depan agar bisa berhenti tepat waktu. Li Yue An sudah tidak bisa lagi maju karena dia tidak bisa melampaui batas. Saat pasukan bergerak semua masyarakat umum tidak di perbolehkan menyalip ataupun menganggu. Jika tidak hukuman cambuk akan di jalankan. Dari arah depan Jenderal Lei Mingyu mengetahui siapa yang tengah mencarinya. Dia mendekat bersama kudanya. "Jenderal. Maaf ada hal yang harus aku sampaikan." Memberikan gulungan di tangannya kepada prajurit yang tengah menghadang sebagai perantara.

Prajurit itu menatap Jenderal Lei Mingyu terlebih dahulu untuk mendapatkan persetujuan. Setelah satu anggukan kepala dari Jenderal Lei Mingyu. Prajurit itu baru berani mengambil gulungan di tangan wanita yang masih ada di atas kudanya. Gulungan telah sampai di tangan Jenderal Lei Mingyu. Li Yue An menyibak kain penutup di wajahnya. Dia menatap pria muda di depannya. Baju zirah sangat pas juga indah di tubuh Jenderal muda paling di banggakan. "Jenderal. Hati-hati." Li Yue An pergi setelah berhasil memberikan gulungan peta negara yang ia buat. Dia hanya berharap kesalahan yang sama tidak akan terulang kembali.

Jenderal Lei Mingyu masih menatap gadis muda yang melajukan kudanya menjauh dari pasukan. Sedari awal dia memang sudah merasa aneh dengan gadis muda itu. Tapi dia juga tidak tahu mengapa seperti itu. Dia memandangi gulungan di tangannya. Namun saat ini dia tidak bisa membuka atau melihat isi di dalamnya sebelum beristirahat di pemberhentian pertama. Kuda melaju menuju barisan paling depan.

"Jenderal. Dia Tuan Putri Yun Qixia?" Wakil Jenderal Wang mendekatkan kudanya. Suaranya sangat pelan takut ada yang mendengarnya.

"Em."

"Sepertinya dia menyukai mu. Lihat, bahkan dia memberikan tanda cinta. Hehehe..." tawa terdengar dari Wakil Jenderal Wang, tapi hanya untuk beberapa detik saja sebelum melihat tatapan mematikan dari Jenderal Lei Mingyu.

Pasukan harus melakukan perjalanan selama dua bulan sebelum sampai di perbatasan selatan. Setelah melakukan perjalanan selama dua minggu pertama pasukan berhenti untuk beristirahat di peristirahatan pertama. Di hari itu juga Jenderal Lei Mingyu membuka gulungan dari Tuan Putri Yun Qixia. Di dalam tenda dengan penerangan lilin seadanya dia membuka sebagian gulungan itu. Ada keterkejutan di pandangan matanya. "Ini?" dia membuka keseluruhan gulungan. "Peta negara. Bagiamana dia bisa memilikinya."

Wakil Jenderal Wang masuk membawa kue kering juga minuman. "Jenderal. Aku juga ingin melihat tanda cinta dari Tuan Putri." Dia diam saat melihat lukisan peta. "Ini?"

"Peta negara," saut Jenderal Lie Mingyu.

"Dia mencurinya?" Wakil Jenderal Wang masih tidak bisa percaya.

"Ini lukisan tangan. Peta negara bukan sepenuhnya seperti ini. Dia menyalinya dengan sangat mendetail. Bahkan aku saja hanya bisa melihat untuk beberapa kali. Dan tidak bisa ingat terlalu detail. Seorang Jenderal hanya bisa mendapatkan satu peta di setiap kota yang akan dia lewati untuk perjalanan menuju perbatasan. Atau peta perbatasan untuk menyempurnakan kekuatan saat serangan untuk lawan. Tapi dia gadis rumahan tidak pernah keluar dari kediaman sudah bisa melihat peta negara yang di simpan Kaisar saat ini. Menirunya dengan sangat baik tanpa celah." Meraba setiap guratan tinta di gulungan kertas.

"Apa mungkin Kaisar terdahulu memperlihatkannya?"

Jenderal Lei Mingyu menggelengkan kepalanya. "Tidak mungkin. Rahasia negara bagaimana mungkin bisa di ketahui gadis biasa. Sekalipun dia seorang Putri Kekaisaran tidak akan mungkin bisa mendapatkannya." Jenderal Lie Mingyu membuka surat yang ada di dalam gulungan itu.

Di dalam surat tertulis,

Jenderal, jika anda ingin mendapatkan penjelasan. Saya bisa memberikannya setelah kita bertemu kembali. Tapi ada satu hal yang harus dan wajib untuk anda waspadai. Akan ada kabar dari tenggara yang menyatakan penyerangan dari bangsa bar-bar telah menewaskan ribuan warga sipil. Semua kabar itu palsu. Jika anda tidak percaya Jenderal bisa memastikannya kembali sebelum berangkat memisahkan empat pasukan ke empat jalur berbeda. Setiap jalur utama akan ada penyergapan besar-besaran. Tanpa persiapan semua pasukan akan masuk jebakan dan tidak akan ada jalan kembali. Setiap tanda merah adalah jalur kecil yang bisa di lalui menghindari penyergapan. Dan tanda hitam sebagai tanda penyergapan akan terjadi di sana. Anda bisa memastikannya kembali sebelum mengambil keputusan. Saya tidak memiliki niat buruk.

Hanya saja, saya sudah pernah mendengar ratusan ribu pasukan terbunuh dengan sia-sia. Bahkan mendapatkan nama buruk setelah kematian mereka.

Li Yue An

Jenderal Lei Mingyu mengerutkan keningnya setelah membaca surat dari Tuan Putri Yun Qixia.

"Jenderal." Wakil Jenderal Wang mulai khawatir dengan isi surat jika memang itu benar adanya. Ludah kecut terasa menyesakkan saat di telan kembali.

"Kirim semua mata-mata ke empat jalur utama menuju perbatasan. Pastikan juga di semua surat yang akan kita terima tentang keasliannya. Masih ada waktu untuk mencari kebenaran dari surat Tuan Putri Yun Qixia. Jika salah, kita anggap surat ini sebagai lelucon. Jangan sebarkan keluar hanya kita berdua yang tahu tentang surat juga peta negara ini." Tatapan Lei Mingyu saat tajam juga dingin.

"Jika semua yang ada di surat ini benar?" Wakil Jenderal Wang bergidik ngeri membayangkan gadis kecil rumahan bisa mengetahui semua ini.

"Aku akan cari tahu setelah kita terbebas dari krisis ini," ujar Jenderal Lei Mingyu menekan kuat hatinya.

Setelah mendapatkan perintah langsung dari Jenderal Lei Mingyu. Wakil Jenderal Wang langsung mengerahkan semua mata-mata dari pasukan utama. Mereka semua di bagi menjadi lima tim berbeda untuk mencaritahu kebenaran dari surat yang ada di tangan Jenderal Lei Mingyu.

Kini Jenderal Lei Mingyu hanya bisa menunggu selama tiga hari setelah hasil keluar. Dia baru akan memutuskan kemana pasukan akan pergi. Tepat tiga hari setelah mata-mata di kerahkan. Wakil Jenderal Wang berlari terburu-buru menuju ke tenda Jenderal Lei Mingyu. "Jenderal."

"Bagiamana hasilnya?"

"Di empat jalur berbeda ada banyak pasukan yang tiba-tiba mendekat di arah jalur utama. Pasukan itu bersembunyi dan mengecoh sebagai bandit. Perbatasan tenggara tidak ada tanda-tanda dari bangsa bar-bar. Bahkan disana lebih tenang dari kota-kota yang kita lewati," jelas Wakil Jenderal Wang.

Jenderal Lei Mingyu memberikan surat rahasia yang baru saja ia terima. "Surat itu tertulis jika ada bangsa bar-bar yang telah menyusup dan membunuh banyak nyawa."

"Ini!" Wakil Jenderal Wang menekan pikirannya lebih dalam. "Semua yang ada di surat Tuan Putri tidak melesat."

Jenderal Lei Mingyu menghela nafas dalam di hatinya. "Jika tidak ada surat dari Tuan Putri Yun Qixia. Ratusan ribu pasukan akan terpojok dan di habisi dengan brutal. Wakil Wang, Siapkan pasukan untuk memutar jalur seperti yang ada di peta. Bagi dua pasukan besar menuju jalur rawa juga jalur bukit mati. Hanya ini kesempatan kita untuk bisa terbebas dari pembantaian."

"Baik."

Pasukan berangkat keesokan harinya. Seperti yang Jenderal Lei Mingyu katakan pasukan di bagi menjadi dua pasukan besar. Dengan begitu pasukan-pasukan kecil yang berusaha untuk menyerang akan berpikir lebih jauh lagi. Jalur yang di pilihkan Tuan Putri Yun Qixia memang terbaik. Dan dapat di pastikan lebih banyak keberhasilan untuk bisa melewati masa krisis.

Di halaman kediaman yang telah penuh dengan tanaman anggur. Li Yue An duduk santai menyenderkan tubuhnya ke kursi. Dia menatap kearah langit siang yang mulai menerobos masuk melalui celah dedaunan dari rambatan anggur.

"Taun Putri." Pelayan Cui berlari kencang.

"Cui, jangan berlarian di hari panas seperti ini. Kamu bisa terkena panas dalam," ujar Li Yue An sembari mengipasi wajahnya dengan kipas anyaman bambu.

"Tuan Putri. Saya mendapatkan kabar dari luar jika pasukan yang di pimpin Jenderal Lei Mingyu telah berhasil sampai di perbatasan selatan. Dan mulai melakukan perang dengan bangsa bar-bar," kata pelayan Cui.

Li Yue An menghela nafas lega. "Syukurlah. Akhirnya dua tragedi besar bisa terlewatkan."

Terpopuler

Comments

V-hans🌺

V-hans🌺

,ku kira ada semacam ruang penyimpanan atau sistem gitu..

2025-02-10

2

Shai'er

Shai'er

yang perlu disampaikan dan diucapkan, telah terlaksana 👍 selanjutnya, terserah si Jendral 😮‍💨

2025-02-05

0

Shai'er

Shai'er

tahan banget tuh, nyimpen surat ampek dua minggu baru dibaca 😭

2025-02-05

0

lihat semua
Episodes
1 Sebuah keajaiban
2 Pesta malam
3 Nona kedua Li Yue An
4 Kehangatan padang rumput
5 Siasat jahat
6 Festival lentera
7 Kejadian tidak terduga
8 Usaha tidak mengkhianati hasil
9 Berusaha membalikkan keadaan
10 Tuan Putri Yun Qixia
11 Perubahan sikap
12 Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13 Istana luar Shu An
14 Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15 Mendekati hari bahagia keluarga Li
16 Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17 Sebuah kisah yang tidak terduga
18 Perjalanan ke selatan
19 Pria yang berbahaya
20 Kisah ajaib gadis bodoh
21 Di bawah rintik hujan
22 Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23 Kasus besar
24 Perasaan yang tidak seharusnya
25 Festival Dewi Bulan
26 Eksekusi mati untuk penjahat
27 Eksekusi yang tertunda
28 Pengepungan kota Changpu
29 Tatapan lembut di bawah rembulan
30 Gadis biasa?
31 Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32 Hukuman yang layak
33 Kabar ibu kota
34 Garis keturunan Yun
35 Selir Li Huan
36 Rasa cemburu
37 Malam pertama Selir Li Huan
38 Perang telah berakhir sementara waktu
39 Anugerah pernikahan
40 Lamaran kedua
41 Niat tersembunyi
42 Rasa takut
43 Gadis yang aktif
44 Pertemuan singkat dua keluarga besar
45 Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46 Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47 Kekacauan di kediaman Li
48 Permaisuri pangeran Li Fei
49 Akhir Selir Li Huan
50 Berita kematian Selir Li Huan
51 Prosesi pemakaman
52 Sebuah pilihan
53 Buronan penting
54 Penyalahgunaan wewenang
55 Ruang penyiksaan
56 Kemurahan hati yang di salah gunakan
57 Keputusan yang sudah di tetapkan
58 Bocornya surat rahasia
59 Hari ke dua sebelum perang terjadi
60 Perebutan tahta kekaisaran
61 Perang dua pasukan besar
62 Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63 Kabar yang tidak mendasar
64 Jenderal wanita pertama
65 Mencari akademi yang pas
66 Guru baru
67 Kilasan masa lalu
68 Masalah datang lagi
69 Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70 Tempat rahasia para bandit
71 Mencoba memulainya kembali
72 Wanita yang lancang
73 Menjadi seorang ayah
74 Kembali
75 Melihat sinar matahari pertama
76 Pengaturan baru
77 Identitas baru
78 Kamu milik ku
79 Kejamnya hati manusia
80 Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81 Akhir yang telah di tetapkan
82 Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83 Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84 Pernikahan kedua
85 Kebahagiaan tanpa akhir
86 Aku Mencintai Mu
87 Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88 Season 2 : Panglima perang
89 Season 2 : Perbatasan tiga Negara
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Sebuah keajaiban
2
Pesta malam
3
Nona kedua Li Yue An
4
Kehangatan padang rumput
5
Siasat jahat
6
Festival lentera
7
Kejadian tidak terduga
8
Usaha tidak mengkhianati hasil
9
Berusaha membalikkan keadaan
10
Tuan Putri Yun Qixia
11
Perubahan sikap
12
Kejutan di pesta ulang tahun Nyonya Li
13
Istana luar Shu An
14
Surat rahasia Tuan Putri Yun Qixia
15
Mendekati hari bahagia keluarga Li
16
Hari pernikahan Pangeran keempat Wen Ming
17
Sebuah kisah yang tidak terduga
18
Perjalanan ke selatan
19
Pria yang berbahaya
20
Kisah ajaib gadis bodoh
21
Di bawah rintik hujan
22
Kota Changpu wilayah perbatasan selatan
23
Kasus besar
24
Perasaan yang tidak seharusnya
25
Festival Dewi Bulan
26
Eksekusi mati untuk penjahat
27
Eksekusi yang tertunda
28
Pengepungan kota Changpu
29
Tatapan lembut di bawah rembulan
30
Gadis biasa?
31
Kasus pembunuhan berantai telah berakhir
32
Hukuman yang layak
33
Kabar ibu kota
34
Garis keturunan Yun
35
Selir Li Huan
36
Rasa cemburu
37
Malam pertama Selir Li Huan
38
Perang telah berakhir sementara waktu
39
Anugerah pernikahan
40
Lamaran kedua
41
Niat tersembunyi
42
Rasa takut
43
Gadis yang aktif
44
Pertemuan singkat dua keluarga besar
45
Prosesi sakral pernikahan Tuan Putri Yun Qixia dan Jenderal Lei Mingyu
46
Sebagian takdir tidak bisa di ubah
47
Kekacauan di kediaman Li
48
Permaisuri pangeran Li Fei
49
Akhir Selir Li Huan
50
Berita kematian Selir Li Huan
51
Prosesi pemakaman
52
Sebuah pilihan
53
Buronan penting
54
Penyalahgunaan wewenang
55
Ruang penyiksaan
56
Kemurahan hati yang di salah gunakan
57
Keputusan yang sudah di tetapkan
58
Bocornya surat rahasia
59
Hari ke dua sebelum perang terjadi
60
Perebutan tahta kekaisaran
61
Perang dua pasukan besar
62
Tahun pertama masa pemerintahan Kaisar Yun Yuan
63
Kabar yang tidak mendasar
64
Jenderal wanita pertama
65
Mencari akademi yang pas
66
Guru baru
67
Kilasan masa lalu
68
Masalah datang lagi
69
Tempat kekuasaan Pangeran keenam
70
Tempat rahasia para bandit
71
Mencoba memulainya kembali
72
Wanita yang lancang
73
Menjadi seorang ayah
74
Kembali
75
Melihat sinar matahari pertama
76
Pengaturan baru
77
Identitas baru
78
Kamu milik ku
79
Kejamnya hati manusia
80
Kabar hilangnya Nona pertama Bai Feng Yin
81
Akhir yang telah di tetapkan
82
Keputusan akhir dari Pangeran keenam
83
Penyambutan kepulangan Tuan Putri Yun Qixia
84
Pernikahan kedua
85
Kebahagiaan tanpa akhir
86
Aku Mencintai Mu
87
Season 2 Prolog : Mencintai dalam kebencian
88
Season 2 : Panglima perang
89
Season 2 : Perbatasan tiga Negara

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!