“Ini Kak, es mbak Mirinda nya?” Danang memberikan minuman plastik diikat karet, serta ada sedotannya.
“Terima kasih. Kau sendiri beli apa?” tanya Meutia sambil menyedot minuman rasa jeruk.
“Soda Badak.”
Mereka berlima duduk saling berdekatan, menikmati buah jambu bol yang banyaknya hampir seperempat karung. Sebagai pelengkap, Meutia menyuruh Danang membeli minuman dan juga jajanan.
"Kalian ingat betul ini ya! Sisi kiri itu kopling, rem di tengah, dan gas sebelah kanan. Nanti kalau kita hendak terbang lagi, cepat-cepat kalian berteriak! Terus_”
“Tak mau, lebih baik kami naik sepeda kalau nggak ya jalan kaki! Takut kali aku kalau sampai malaikat cakap macam ni ‘Sudah habis waktumu di dunia, ayo ikut saya kembali ke Rahmatullah’ mana awak belum sunat lagi, belum juga merasakan apa itu namanya jatuh cinta,” sungut Ayek.
“Kencing pun belum lurus, sudah sibuk kau berkhayal tentang cinta, Yek!”
“Kapan terakhir kali kau bawa mobil, Tia?” Dhien beralih menanyai Meutia, dia ingat betul kalau si bungsu ini bisa mengemudi.
Meutia terdiam sejenak, jemarinya terbuka menutup guna berhitung. “Tiga tahun yang lalu, sebelum menikah dengan bang Ikram.”
“Terus tadi tu pertama kali Kakak kembali menyetir?” Rizal bergidik ngeri.
"Iya. Anggap saja kesalahan teknis, maklum juga karena masih perdana,” ucapnya begitu ringan, melupakan fakta bahwa tadi mereka hampir saja celaka.
Dhien menjitak kepala Meutia yang tertutup hijab. “Enteng kali muncung mu cakap, Tia! Tak nya kau ingat kalau kita hampir kehilangan nyawa? Lain kali kalau kau mau mencoba menyetir lagi, angkut saja para Kucing! Karena cuma mereka yang punya 7 nyawa!”
Wajah Rani merah padam menahan malu sekaligus kesal. “Jangan asal menuduh, Amala! Aku hanya sekedar meminta izin.”
Amala menatap penuh permusuhan, belakangan ini dirinya memang begitu sensitif bila ada yang melirik sang suami.
“Apa pulak pakai meminta izin segala! Kau itu tenaga medis ‘kan? Seharusnya langsung cepat tanggap, bukannya terlebih dahulu menyisipkan rambut ke…
AKU YANG KALIAN CAMPAKKAN
Chapter 98
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
Dhafitha Fitha Fitha
aih jgn lah Mak 200 bab pun tak jabanin
2025-01-15
1
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
iyaaaaa... ih mbak othor ayolah pak bhyakta sama si nirma aja.... aku jadi gemes sama pasangan ini...
2025-01-16
1
Sri Yuni
pk Byakta org baik lho Im, udah terima aj, biar udah agak bergelambir tp kan kaya banget, penyayang, gk bisa punya anak pula jd ntar semua warisan jatuh ke tangan anakmu
2025-01-15
4