Irara membalikkan badannya untuk melihat siapa yang berbicara. Ia melihat seorang laki-laki kecil yang sangat imut berada di belakangnya.
"Tuan?" ulang Irara.
"Ehm, tuan," ucap anak itu sambil menganggukkan kepalanya imut
"Maksudmu aku?" tanya Irara.
"Apakah ada orang lain selain kita disini tuan?" tanya anak itu dengan nada bercanda.
"Tidak," ucap Irara.
"Sungguh aku tidak mengerti. Dimana kita? Aku bahkan tidak mengenalmu tapi kau memanggilku tuan," ucap Irara.
"Biar saya jelaskan tuan. Mohon dengarkan dan jangan dipotong," ucap anak itu.
"Nama saya Min Xiang. Saya adalah roh didalam kalung dimensi ini. Kalung ini bernama kalung Lotus es. Kalung Lotus es awalnya tercipta dari pengembunan energi spiritual es lalu dibuat menjadi liontin. Kalung ini dibuat di zaman ini tuan. Lalu entah kenapa kalung Lotus es ini terlempar ke dunia modern lalu dibeli oleh tuan. Saat itu saya tidak bisa menampakkan diri saya pada tuan karena belum membuat kontrak dengan tuan. Namun sebelum ledakan yang membuat tuan meninggal terjadi darah anda tanpa sengaja mengalir dan masuk ke dalam kalung. Itu sebabnya saya juga terbawa kembali ke zaman ini. Sayangnya malah dijual ke tempat penjual kalung itu. Saya pikir saya sudah kehilangan kesempatan untuk bertemu dengan tuan. Syukurlah akhirnya tuan menemukan saya," jelas anak kecil tadi yang bernama Min Xiang itu.
"Oh jadi begitu. Ya baiklah lalu bisa kau menjelaskan tentang ruang dimensi ini?" tanya Irara sambil melihat sekeliling.
"Tentu tuan," jawab Min Xiang.
"Mari ikut saya tuan. Di tempat kita berada sekarang merupakan tempat santai dan bisa merupakan tempat praktik latihan tuan. Lalu jika kita berjalan sebentar dari sini kita akan menemukan banyak danau danau kecil dan sebuah air terjun yang berfungsi untuk meningkatkan kultivasi. Air terjun nya dapat digunakan sebagai penawar racun dan juga menjadi obat. Bila tuan menuju ke arah Utara tuan dapat melihat mansion itu. Mansion itu digunakan untuk tempat aktivitas tuan sehari-hari. Barang barang disana juga lengkap tuan. Lalu di sebelah sana ada lahan kosong yang sangat luas," jelas Min Xiang sambil mengajak tuannya berkeliling.
"Baiklah, aku mengerti. Aku ingin masuk ke dalam mansion ku," ucap Irara berjalan menjauh meninggalkan Min Xiang sendirian
"Yuan~" Min Xiang memelas karena ditinggalkan tuannya, baru saja dia mendapatkan tuannya tapi dia malah ditinggalkan. Min Xiang berfikir bahwa dia adalah bocah imut yang harusnya tidak akan pernah ditolak keimutannya oleh orang-orang. Dan sekarang ia malah ditolak oleh Lin Lin.
Sayangnya Irara tidak peduli. Ia memilih masuk ke dalam mansion yang indah itu.
Di mansion itu, memiliki beberapa ruangan sangat besar. Yang pertama adalah ruang tamu. Lalu ada ruang keluarga dengan televisi disana, sayangnya itu tak menarik perhatian Irara. Lalu Irara berjalan ke kamar tidur dan kamar mandi
"Hmm cukup nyaman, kasurnya lebih empuk daripada kasur di kediamanku," gumam Irara. Kediaman yang dimaksud adalah kediamannya Jendral Su.
Lalu Irara pergi menuju dapur. Ia melihat bumbu dapur semua nya lengkap. Lalu ia membuka kulkas dan terlihat banyak sekali bahan makanan. Ia menjatuhkan rahangnya saat ini. Citra nya yang dingin tiba tiba rusak. Ia sangat merindukan makanan di zaman modern. Makanan nya saat ini hanya direbus atau dipanggang dan rasa nya terlalu hambar.
"Waaaaah aku rindu semua ini," ucap Irara girang dan bersemangat.
"Aku ingin memasak sekarang," ucap Irara lalu memakai sebuah celemek dan mulai memasak.
Irara memasak banyak makanan dari zaman modern. Mulai dari nasi goreng, opor ayam, gulai ayam, sate, dan gimbab. Lalu Irara juga membuat es krim serta jus jeruk. Saat ini dia ingin meminum sesuatu yang menyegarkan tenggorokan.
Min Xiang yang berada di luar mencium harum makanan membuat perutnya merasa lapar. Sayang sekali dia hanya sebuah roh. Dia hanya memakan energi spiritual. Min Xiang menghela nafas dan mulai menjauh agar tidak tergoda dengan wangi makanan itu.
Sedangkan Irara sedang makan dengan hati yang penuh suka cita. Setelah makan, Irara membereskan piring dan mencuci nya. Setelah itu dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Irara saat ini menggunakan pakaian dari zaman modern agar membuatnya lebih nyaman.
"Min Xiang, dimana kamu?" ucap Irara memanggil Min Xiang.
"Saya datang tuan," ucap Min Xiang lalu bergegas masuk ke dalam mansion.
"Apakah tidak ada yang mencurigai ku bila aku tidak ada dikediaman?" tanya Irara.
"Tuan tenang saja. Di ruang dimensi dan dunia nyata memiliki rasio waktu. 1 hari disini sama dengan 1 jam di dunia luar tuan," ucap Min Xiang.
"Dan lagi tuan saya dapat memantau dunia luar dari ruang dimensi jadi tuan bisa tenang," lanjut Min Xiang.
"Oh baiklah kalau begitu. Aku akan mulai berkultivasi selama 2 hari disini," ucap Irara.
🍃🍃🍃
2 hari di dunia dimensi,
boomm
Suara ledakan energi spiritual terdengar di kumpulan danau itu. Tepatnya di tengah danau merah. Terlihat seorang gadis cantik sedang memejamkan mata dan dalam posisi lotus. Perlahan matanya yang lentik itu terbuka. Gadis itu tersenyum senang. Sampai suara anak kecil muncul.
"Tuan, anda akhirnya selesai," ucap Min Xiang.
"Hmm, tidak buruk, pemula tingkat 9," ucap Irara.
"Tuan bagaimana anda bisa bilang seperti itu? Banyak orang yang berusaha selama bertahun-tahun dan baru bisa mencapai tingkat itu tuan. Sedangkan anda hanya butuh dua hari," ucap Min Xiang.
"ah standar ku dan standar mereka berbeda," ucap Irara sambil terkekeh.
"Yah tuan memang berbeda dari yang lain," ucap Min Xiang malas.
"Aku akan mengganti pakaianku dengan hanfu lalu setelah itu aku akan keluar," ucap Irara.
"Ya tuan, saya sudah menyiapkan hanfu anda di mansion. Saya tau jika tuan akan pergi setelah berkultivasi," ucap Min Xiang sedikit murung di akhir.
"Aku akan kembali lagi. Tidak usah sedih begitu," ucap Irara lembut dan mengelus kepala Min Xiang. Anak didepannya saat ini sangat imut.
"Baik tuan," ucap Min Xiang.
🍃🍃🍃
"Wei aku ingin jalan jalan ke taman," ucap Irara.
"Mari kutemani Rara," ucap Wei.
taman,
"Wah Wei taman ini indah sekali," ucap Irara kagum.
"Tentu nona, taman ini dulu dibangun untuk nyonya," ucap Wei.
Irara hanya diam. Ia ingat bahwa ia harus bisa menyembuhkan ibu nya kembali. Tapi untuk menyembuhkan ibunya ia harus paham tentang ilmu pengobatan di dunia ini.
"Sedang apa sampah berada disini? Benar-benar menganggu pemandangan," ucap Su Qing Yu tiba tiba datang.
_-----------------------------------------------------------------------_
ini foto Min Xiang
entah kenapa aku ngerasa kalau cerita aku kurang seru:(
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 454 Episodes
Comments
Rai
best Ceritamu thor
2024-08-18
0
Yue Li MZy
Lumayan juga
2023-12-28
0
lumayan thor,lanjut aja
2023-12-04
0