Mila yang kini sengaja mengungsi di salah satu unit apartemen milik Arya yang kosong, tak menyangka kehidupan pernikahannya akan berujung seperti ini.
Sembari menata barang-barangnya di tempat tinggal barunya, ia hanya diam membisu. Sejujurnya, bukan hanya soal perceraian yang membuatnya kalut. Tapi kiriman video yang Cika kirim dari Arum lah penyebab utamanya. Ia tak menyangka Rega bisa sejahat ini padanya.
“Mereka bahkan masih bisa bercumbu di saat seperti ini. Kamu benar-benar lelaki berhati ibl*s, Rega!” tangis Mila yang kini merenungi nasib perceraiannya.
Meski batinnya masih ingin terus menangis, tapi sekuat mungkin ia berusaha tegar. Bagaimanapun, keputusannya sudah tepat. Untuk tak lagi memberikan kesempatan pada mantan suaminya itu.
Tak lama, ponselnya berdering.
Arya memanggil...
“Kamu tak perlu datang ke kantor besok sampai beberapa hari ke depan. Rega dan Selia pasti akan mencari kita di sana. Aku juga sengaja mengambil cuti untuk ke luar kota selama beberapa hari ini. Tetap lah di sana, sampai aku memintamu kembali masuk ke kantor.”
Mematuhinya tanpa memberontak, Mila ikut bagaimana baiknya saja.
Tak lama, ponselnya kembali berdering.
Cika memanggil...
“Mbak, tadi Mas Rega ke rumah. Mbak Mila di mana? Apa kalian bertengkar lagi?” Suara sang adik terdengar cemas menanyakan keberadaannya.
“Kami sudah bercerai, Dek. Aku sedang mengungsi di suatu tempat. Jangan beritahu siapa-siapa ya, termasuk ibu. Nanti kalau waktunya sudah tepat, akan aku bicarakan semuanya pada ibu,” pinta Mila.
Memahami kondisi sang kakak yang masih ingin menyendiri, Cika tak mau banyak tanya tempat tinggal Mila saat ini.
***
Pagi harinya, terdengar suara orang mengetuk pintu rumah Rega, yang ia pikir adalah Mila.
“Mila,” ujarnya lirih penuh harap bahwa mantan istrinya itu akan pulang.
Sayangnya, bukan Mila yang datang, melainkan mama Selia yang kini berdiri di hadapannya.
"Tante.” Rega seakan tak ada kekuatan untuk memanggilnya lebih keras.
“Apa-apaan ini Rega? Kamu sudah beristri, istri kamu itu sepupunya Selia. Kalian ini satu keluarga, kenapa malah berbuat hina seperti ini? Dasar kamu lelaki tak tahu diuntung! Pasti kamu ‘kan yang mengajak Selia selingkuh, karena Mila sulit hamil!” tuduh mama Selia tanpa jeda.
Menggeleng, Rega tak membenarkan tuduhan tante dari Mila itu. Ia pun menjelaskan bahwa semua ini hanyalah salah paham. Kebersamaannya dengan Selia juga bukan karena dirinya semata, melainkan ada andil Selia. "Selia yang datang pada saya dan karena dia lah kami jadi dekat."
“Anak saya tidak mungkin begitu! Dia anak baik-baik! Sekarang, kamu telah menghancurkan pernikahannya! Mantu saya itu pengusaha yang mapan dan tampan, Rega. Tapi sekarang, gara-gara kamu saya jadi kehilangan dia. Dia mantu kebanggaan saya!” bentak mama Selia.
“Tante, kalau Tante tidak percaya, silakan tanyakan sendiri pada anak Tante. Dia lah yang menggoda saya lebih dulu. Lelaki mana yang pada akhirnya tidak tergoda dengannya. Bukan hanya rumah tangga Selia yang hancur, rumah tangga saya juga. Mila menceraikan saya dan dia pergi begitu saja,” terang Rega tak mau disalahkan.
Terdiam menahan kesalnya, mama Selia itu pun berlalu pergi dari rumahnya.
Sementara itu, Selia yang masih tak terima dengan perlakuan Arya dan Mila, benar-benar ingin membalas perbuatan mereka. Ia bergegas menemui Arya dan Mila di kantor pagi ini. Tapi sayangnya, tak ia temui mereka berdua di sana.
“Pak Arya sedang mengambil cuti, Mbak. Mbak Mila juga,” ujar Ajeng, asisten Arya di kantor.
“Ke mana mereka?” lanjut Selia.
Menggeleng, Ajeng mengaku tak tahu keberadaan bosnya itu dan juga Mila. “Pak Arya hanya mengatakan beliau sedang pergi ke luar kota.”
Seketika Selia berpikir bahwa Arya tengah berlibur bersama Mila ke luar kota. Dikepalkannya kedua tangannya, cemburu dan marah seakan mengeroyoknya. Ia pun bergegas menuju rumah Rega untuk membicarakan hal ini.
Hari ini Rega memang memutuskan untuk tak pergi bekerja karena pikirannya masih kalut.
Hingga setibanya di rumah Rega, amuk Selia membara.
“Aku baru sadar, jangan-jangan, ini cara mereka untuk menutupi perselingkuhan mereka. Mereka memutarbalikkan fakta!” duga Selia berapi-api.
“Aku yakin Mila bukan wanita seperti itu,” bantah Rega.
"Kamu tahu, mantan istrimu itu sedang pergi berduaan ke luar kota bersama Mas Arya," lapor Selia masih dengan nada tingginya.
Menatap Selia penuh ketidakpercayaan, Rega ragu Mila bisa seberani itu.
“Apa kamu tidak sadar juga, Mas? Mas Arya itu lelaki sempurna, dia tampan dan kaya raya, siapa wanita yang tak jatuh cinta padanya? Apalagi hanya sekelas Mbak Mila.” Selia begitu yakin jika sepupunya itu memang menyukai Arya.
Kesalnya lagi, Selia menganggap Mila dan Arya telah mencurangi pernikahan mereka, dengan bersembunyi di balik perselingkuhan Selia dan Rega.
"Aku tidak akan tinggal diam!" Selia lalu tampak menghubungi seseorang, untuk melakukan perintahnya membalaskan dendamnya pada Arya dan juga Mila.
***
Hingga satu minggu berlalu...
Mila yang telah kembali masuk kantor, mendapati tatapan aneh dari para karyawan yang lain.
“Padahal Selia kurang apa, jauh sekali dibandingkan dia.”
“Iya ya, selingkuhan memang selalu tak lebih baik dari istri sah.”
Merasa risih dengan suara-suara sumbang itu, Mila bertanya pada Ajeng, apa yang terjadi di kantor selama ia tak masuk kerja.
“Ada gosip di grup WA kantor yang bilang kamu jadi pelakor rumah tangga Pak Arya dan Mbak Selia,” jujur Ajeng yang tak seperti teman-teman yang lain yang tampak menyembunyikan berita ini.
Shock, Mila dengan cepat menyanggah bahwa berita itu tidak benar. Ia menjelaskan bahwa justru Selia lah yang membuat ia dan Rega bercerai. Ia terus mencari tahu informasi dari Ajeng, siapa yang menjadi dalang dari penyebaran berita bohong ini.
“Aku tidak tahu. Tahu-tahu grup sudah ramai. Dengar-dengar sih, banyak dari karyawan yang mendapat pesan pribadi tentang berita itu dari nomor tak dikenal,” tutur Ajeng.
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Wiwien
selia ibaratkan lempar batu sembunyi tangan
2024-10-24
0
Ririn Nursisminingsih
hadeh pelakor teriak pelakor
2024-09-27
1
vj'z tri
kelakuan ulat bulu 😤😤😤
2024-09-10
2