Bab 19

Tak terima dengan pemberitaan dirinya, Selia menghubungi Arya dengan nomor barunya, karena ia menduga Arya lah dalang di balik semua ini.

“Memang kamu merasa? Apa di sana disebut namamu maupun fotomu? Apa ada namaku juga di sana, lalu atas dasar apa kamu menuduhku? Siapa tahu itu bukan kamu, tapi orang lain. Memangnya yang punya nama berawalan S hanya kamu?” jawab Arya yang masih menyetir, dalam panggilan telepon dengan airpodsnya.

“Ini pasti kamu. Tanpa kamu mengakuinya, aku yakin ini ulahmu dan Mbak Mila. Kalian benar-benar jahat dan tak punya malu!” gertak Selia.

Arya tetap dengan tenangnya berdalih bahwa ia tak ada waktu untuk berbuat semacam itu. Bahkan, ia juga meminta Selia membuktikan sendiri kebenarannya. Ia juga meminta sang mantan istri untuk tak menghubunginya lagi.

"Apa jangan-jangan ini hanya akal-akalanmu saja biar bisa meneleponku? Bilang juga sama mamamu, jangan merajukku agar mau rujuk denganmu, karena itu tidak akan mungkin terjadi,” ujar Arya tanpa otot.

“Turunkan berita itu atau aku akan membuatmu menyesal telah menceraikanku. Akan aku pastikan kamu tidak akan bahagia selain denganku!” ancam Selia lalu mematikan teleponnya.

Hanya tersenyum, Arya tampak tak takut dengan ancaman mantan istrinya.

Mila yang masih berada di samping kemudi Arya, turut menanyakan terkait berita di sosial media itu, karena ia juga melihat postingan dari akun gosip tersebut.

“Benar kamu yang membayar mereka untuk membuat artikel itu?” duga Mila.

Hanya tersenyum, Arya tak menjawab apa pun.

Sekian detik kemudian, Arya meminta Mila untuk tak khawatir dengan karir mantan suaminya itu, karena dalam artikel tersebut tak disebutkan nama Rega.

“Aku tidak peduli juga kalau semua orang tahu itu dia,” ujar Mila cuek.

Sementara itu, suasana hati Selia yang masih memanas, kembali dibuat gusar setelah melihat banyaknya komentar yang masuk di setiap postingan sosial medianya, bahkan postingan lamanya pun tak lepas dari komentar netizen.

Foto suaminya dihapus, apa jangan-jangan mereka...

Banyak yang menduga itu dia, aku jadi ikutan ke sini.

Kalau benar mbak ini orangnya, tidak disangka banget padahal hidupnya tampak adem ayem.

Nikmat mana lagi yang kau dustakan, Mbak? Punya suami ganteng, pengusaha pula.

Gila sih jamannya udah edan, banyak perselingkuhan di mana-mana.

Begitu lah banyaknya komentar para warga dunia maya di akun sosial medianya. Seketika ia pun menutup kolom komentarnya. Tak hanya itu, ia juga membuat story klarifikasi bahwa berita yang tersebar terkait inisial namanya itu tidaklah benar.

Berbeda dengan Selia, Rega yang juga baru saja melihat berita ini pun tak ingin terlalu memikirkannya. Ia tak ingin terlihat panik hingga menimbulkan tuduhan banyak orang yang dialamatkan padanya. Ia juga merasa santai karena dalam berita itu tak disebutkan inisial namanya.

***

Petang harinya sepulang kantor, Arya tiba-tiba menawarkan Mila pulang sekaligus ingin mengajaknya makan bersama di luar. Tentu, Mila langsung mengiyakannya, meski ia sendiri begitu gugup saat ini. Padahal, hal ini adalah kesempatan bagi dirinya untuk dekat dengan Arya, syukur-syukur jika ia bisa membuat Arya menyukainya.

“Apa benar dia tahu rencanaku itu?” gumamnya dalam hati.

"Mil, apa kamu ada acara Sabtu lusa? Aku diundang ke acara pernikahan rekanku. Dari pada datang sendiri, aku mengajakmu," tutur Arya membuat Mila terbatuk-batuk.

Tak menjawabnya, Mila hanya bisa mengangguk sembari menyelesaikan batuknya yang belum berhenti.

Arya lalu menyodorkan sebotol minuman ke arah Mila, sembari mengusap punggungnya. "Tidak usah salah tingkah begitu, biasa saja."

Merasa terhina dengan ucapan Arya, Mila membantahnya karena baginya, ajakan Arya juga bukan lah ajakan spesial.

"Takutnya kamu kepikiran soal penampilanmu nanti. Aku cuma bilang kalau meskipun para undangan yang datang nanti kebanyakan adalah para pengusaha, aku tidak akan menuntutmu sempurna dalam berpakaian. Kamu juga tak perlu basa-basi saat mengobrol dengan mereka," ujar Arya tanpa dosa.

Mendengar ujaran Arya yang seperti menyepelekannya, ingin rasanya Mila menoyor kepala mantan suami sepupunya itu yang terlalu percaya diri dan sok. Tapi ditahannya untuk tak emosi, mengingat ia sedang menjalankan rencananya untuk mendapatkan hati Arya. Justru hal ini akan dijadikan kesempatan baginya untuk semakin memikat hati lelaki itu.

Sementara itu, sepulangnya Rega dari kampus, dilihatnya rumahnya begitu berantakan. Ruang televisi pun penuh dengan snack yang berserakan. Padahal, ia sudah susah-sudah merapikan rumahnya seorang diri sejak Mila sudah tak tinggal dengannya.

“Selia, di mana kamu?” teriaknya.

Tak lama, Selia keluar dari kama mandi dengan wajah yang memucat dan tubuh yang ringkih hampir ambruk.

“Kamu kenapa?” tanya Rega sembari bersiap menangkap tubuh Selia jika tiba-tiba ambruk.

Perempuan selingkuhannya itu pun memberikan sebuah alat berbentuk panjang dan pipih, dengan tampilan 2 garis sejajar di dalamnya.

“Apa?” Rega tampak tak percaya dengan tanda pada alat yang Selia tunjukkan.

Bukan apa-apa, tanda yang selama ini ia nantikan saat berumah tangga dengan Mila, malah kini ia dapati dari perempuan selingkuhannya, yang tak pernah ia harapkan akan terjadi.

...****************...

Terpopuler

Comments

vj'z tri

vj'z tri

Rega selamat buat mu melepas berlian memilih batu kerikil 🤣🤣🤣

2024-09-10

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!