Tolong katakan yang sebenarnya terjadi son

Di ruang kerja Samuel ...

"papa tidak pernah menyangka kamu mengambil keputusan seperti ini son!, sebenarnya apa yang terjadi!?" tanya Andreas lelah, penatnya belumlah hilang karna baru kembali dari perjalanan yang jauh itu.

Dan ditambah masalah yang sedang di hadapi Samuel anaknya bersama Melisa menantu nya , dia tak pernah menyangka bahwa Samuel bisa mengambil keputusan untuk menceraikan melisa.

Padahal dia tahu bagaimana seorang Samuel berjuang untuk bisa menikahi Melisa waktu itu, dan hanya dengan waktu 2 setengah tahun saja mereka menjalani pernikahan mereka. Samuel telah melayangkan gugat cerai kepada istrinya.

"maafkan aku pa!, aku tahu papa pasti lelah dan tidak menyukai keputusan yang aku ambil ini!," balas Samuel pelan dia duduk di sofa panjang itu menyandarkan tubuhnya yang juga lelah akan masalah perceraian tersebut.

"papa mungkin bisa memaafkan mu! , tapi papa tak memahami keputusan yang kau ambil nak!, apakah kau tak mencintai istri mu lagi!" tanya serta terka Andreas kepada anak nya selama pertengkaran mereka berempat Samuel tak pernah sekalipun menenangkan melisa yang terpukul dan menangis seperti itu.

Rasa cinta serta pandangan kasih sayang Samuel kepada melisa telah hilang, Andreas dapat melihat semua hal itu sebentar, namun dia tidak yakin, dia ingin memastikan bahwa apa hal yang ganjal ini apakah benar?

"jadi jawab papa dengan jujur nak!, kau tak mencintai istrimu lagi!?" tanya papa Andreas lagi.

"ya, pa!, aku tidak mencintai Melisa lagi! " balas Samuel pelan dan menyandarkan kepalanya di sofa.

"tapi kenapa?, bukankah dulu kau sangat mencintai istrimu itu!" tanya papa Andreas lagi, apa mungkin rasa cinta Samuel hilang begitu saja.

"itu dulu pa !, sekarang rasa cintaku padanya telah hilang dan digantikan oleh rasa cinta yang baru!" ungkap Samuel jujur, menurutnya tidak ada hal yang bisa ia sembunyikan dari papanya Andreas ini.

"apa maksudnya son!, apakah kau selingkuh!"tanya papa Andreas terkejut apa mungkin Samuel berselingkuh di belakang Melisa.

"tidak pa!, aku tak pernah melakukan hal gila itu, hanya saja aku telah jatuh cinta lagi tapi kepada orang yang berbeda!" jelas Samuel dengan binar cinta yang sangat jelas dan sangat berbeda jauh dulu dibandingkan pada Melisa

Andreas kembali terkejut apa yang di bicarakan Samuel saat ini sangatlah membuat pikiran Andreas kacau, dengan siapa pula Samuel dapat jatuh cinta lagi dan sepertinya cintanya ini lebih dalam dan tulus dibandingkan Melisa dulu.

"apa kau yakin son!, tidakkah kau salah!, papa tak mau mendengarkan gurauan mu saja! ," tanya papa Andreas memastikan

Samuel melihat kepada mata papanya dalam dan jujurnya, semakin membuat Andreas terkejut dan tak percaya

"siapa dia?, siapa dia yang bisa membuat mu seperti ini!" tanya Andreas cepat dia sangat ingin tahu siapa yang dapat merubah putranya Samuel seperti ini.

Samuel yang ia besarkan seorang diri adalah pribadi yang baik dan dewasa, walaupun Samuel pernah nakal karna masa remajanya, papa Andreas sangat mengetahui sifat serta bagaimana Putra satu satunya ini.

Dia sangat terkejut dan turut senang putranya telah berubah dan mengingatkan dirinya sendiri kepada masa mudanya dulu ketika dia mengenal mama Samuel untuk pertama kali juga.

"apakah papa mengenal gadis beruntung ini!?" tanya Andreas bersemangat, dia telah melupakan masalah perceraian Samuel dan Melisa

"papa belum kenal, tapi papa sudah bertemu dengan dia bukan?"jelas Samuel menggantung, Andreas mengerutkan kening mengigat ingat siapa saja yang pernah dia temui selama ia kembali ke Indonesia.

"apakah dia ada disini?" tanya papa Andreas kembali dan mendapatkan sebuah anggukkan kepala dari Samuel.

Andreas membuka matanya lebar tak menyangka Samuel jatuh cinta kepada pembantunya sendiri.

"apakah dia pembantu mu itu, villia!?tanya serta terka Andreas pada akhirnya di rumah ini selain Melisa hanya ada villia gadis sederhana namun tetap manis dipandang mata.

"benar pa!"jelas Samuel pelan kepada papanya .

Andreas tersenyum lucu dan tawanya lebar. Putranya benar benar meniru dirinya sewaktu muda.

"ha..ha.ha..! Kamu memang benar benar putra papa!"tawa Andreas kuat dan senangnya dia bangga akan pencapaian putranya dalam perihal percintaan ini.

"apakah papa menyetujui hubungan kami!?"tanya Samuel pelan dan mohon nya sangat

"apakah dengan dia, kamu akan bercerai juga!" goda Andreas pada putranya.

"tidak akan pa!, papa bisa memegang ucapan ku!"balas Samuel cepat, ucapnya mantap setelah dia berpisah dari Melisa, maka Samuel akan segera mensahkan hubungan nya bersama villia.

"apakah kamu benar benar yakin!, papa tidak ingin kamu menghadapi kegagalan dalam rumah tangga lagi"

"kali ini aku sangat yakin pa!, bisakah papa merestui hubungan kami!" pinta serta mohon Samuel lembut.

" baiklah papa hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu son!, papa harap kau tidak mengingkari perkataan mu sendiri!" tepuk Andreas pelan pada pundak putranya.

Samuel tersenyum lembut kepada Andreas mereka pun mengobrol santai berdua sekedar menanyakan kabar selama Andreas di Belanda.

"apakah papa tidak lelah?, aku akan meminta villia menyiapkan kamar untuk papa " ungkap Samuel pelan dan melangkah keluar ruangannya.

Andreas mengangguk kecil mengikuti Samuel dari belakang, selama menuju meja makan di mana villia sedang berada saat ini.

"maaf villia, bisakah kau menyiapkan kamar untuk papaku!" pinta Samuel pelan terhadap villia setelah berada di depan wanitanya itu.

"baiklah tuan!" balas villia kembali mengubah nada panggilan serta panggilan dirinya kepada Samuel karna ada Andreas saat ini.

Samuel tersenyum lembut dan menjelaskan kepada villia bahwa Samuel telah menjelaskan semuanya ke pada papa nya, jadi mereka tidaklah perlu sembunyi-sembunyi lagi dalam menjalin hubungan.

"papa sudah tahu siapa kamu!, jadi kamu tetap bisa memangil saya mas, sayang!" ungkap lembut serta elus halus diatas pucuk kepala villia ini.

"jangan malu malu untuk menunjukkan kemesraan kalian, anggap saja papa tidak ada disini!" rayu serta goda papa Andreas kepada pasangan muda ini.

"mas... Kenapa kamu sudah memberitahu kan hubungan kita?" tanya villia malu dan sapa dirinya sopan kepada papa Andreas.

Andreas tersenyum lembut kepada villia sekarang dia tahu kenapa putranya ini bisa jatuh hati kepada gadis sederhana ini.

"papa menyetujui hubungan mu dengannya son!, akan tetapi selesaikan lah hubungan yang sebelumnya sehingga kau dapat membina dan membangun sebuah hubungan yang baru!" ucap Andreas pelan dia telah berpikir sejenak dan memberikan izin kepada Samuel untuk menikahi villia.

Samuel tersenyum lembut dan senang papanya sudah setuju, dia menggenggam tangan villia lembut dan.

"maukah kamu menikah dengan saya!" tanya serta lamar Samuel kepada villia tiba tiba.

".... s.. Saya..." gugup, sedih senang dan haru semua rasa bercampur aduk dihatinya saat ini.

"saya mau...!"

Episodes
1 Perkenalan Diri
2 Aku rindu istriku
3 Kepulanganya yang terlambat
4 Villia
5 Sebuah perhatian sederhana
6 Di tinggal berdua
7 Sebuah kotak bekal
8 kesalahpahaman pertama kami
9 Villia hampir dilecehkan
10 Main golf bersama
11 hati yang terbiasa dengan kehadiranmu
12 kembalinya Melisa
13 Apakah karna Saya
14 Tidak semudah itu
15 Aku Tidak Bersedia Bercerai
16 Hampir Ketahuan
17 Surat Cerai, Kedatangan Andreas dan dea
18 Ceraikan Dia Melisa
19 Tolong katakan yang sebenarnya terjadi son
20 Di Lamar , Resmi Bercerai
21 Aku Tidak Sabar Lagi
22 Acara persiapan pernikahan
23 Pesta Pernikahan
24 Hari Pertama kita sebagai pasangan suami istri
25 Bersama mu Membuat ku Lengkap
26 Akhirnya 21+
27 Mengantar Kepergian Papa Andreas, Mengenang mama Vania
28 Semuanya terlalu sempurna dan indah hingga aku takut ini hanyalah mimpi!
29 apakah ini pertengkaran pertama kita?
30 pertama kali pergi kekantor
31 main kejar kejaran, hampir melakukanya di kantor +
32 Keseharian biasa, Rencana main golf
33 Saran jitu dari tasya
34 Mempraktekkan Saran Dari Tasya ++
35 Malam Yang Indah Ini Hanya Milik Kita Berdua +
36 Keadaan Papa Andreas
37 Tetap Mesra Di Setiap Kesempatan
38 Tidur Berdua Di Sofa Yang Sempit
39 Kepulangan Andreas dari rumah sakit
40 Bermain Di kamar Mandi +
41 Makan Malam Bersama, Harus Segera Pulang
42 Penyelesaian Masalah, Bertemu Teman Lama
43 David Castello +
44 1 Minggu Sebelum Honneymoon
45 Menikmati Honeymoon
46 Positif Hamil
47 Susahnya Menjaga Mood Ibu Hamil
48 David Bertemu Melisa
49 Melisa & David ++
50 Maya Mulai Komplain
51 David Mulai Mengejar Melisa
52 Melisa Kabur Ke Indonesia
53 Meminta Perlindungan Dari Samuel
54 Akhirnya Melisa Tertangkap +
55 Keegoisan Melisa
56 Melisa Mulai Mengacau
57 Kelas Hamil
58 Aku Akan Tetap Merebutmu Samuel !!
59 Kedatangan Andreas, Rencana Syukuran Tujuh Bulanan Villia
60 Syukuran Tujuh Bulan Villia
61 Melisa Mulai Merencanakan Rencana Jahat, Tidak Sengaja Bertemu
62 Melisa vs Villia
63 Tidak Sabar Lagi !!, Menjadi Bodoh!
64 Terluka..!!!
65 Rumah Sakit
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Perkenalan Diri
2
Aku rindu istriku
3
Kepulanganya yang terlambat
4
Villia
5
Sebuah perhatian sederhana
6
Di tinggal berdua
7
Sebuah kotak bekal
8
kesalahpahaman pertama kami
9
Villia hampir dilecehkan
10
Main golf bersama
11
hati yang terbiasa dengan kehadiranmu
12
kembalinya Melisa
13
Apakah karna Saya
14
Tidak semudah itu
15
Aku Tidak Bersedia Bercerai
16
Hampir Ketahuan
17
Surat Cerai, Kedatangan Andreas dan dea
18
Ceraikan Dia Melisa
19
Tolong katakan yang sebenarnya terjadi son
20
Di Lamar , Resmi Bercerai
21
Aku Tidak Sabar Lagi
22
Acara persiapan pernikahan
23
Pesta Pernikahan
24
Hari Pertama kita sebagai pasangan suami istri
25
Bersama mu Membuat ku Lengkap
26
Akhirnya 21+
27
Mengantar Kepergian Papa Andreas, Mengenang mama Vania
28
Semuanya terlalu sempurna dan indah hingga aku takut ini hanyalah mimpi!
29
apakah ini pertengkaran pertama kita?
30
pertama kali pergi kekantor
31
main kejar kejaran, hampir melakukanya di kantor +
32
Keseharian biasa, Rencana main golf
33
Saran jitu dari tasya
34
Mempraktekkan Saran Dari Tasya ++
35
Malam Yang Indah Ini Hanya Milik Kita Berdua +
36
Keadaan Papa Andreas
37
Tetap Mesra Di Setiap Kesempatan
38
Tidur Berdua Di Sofa Yang Sempit
39
Kepulangan Andreas dari rumah sakit
40
Bermain Di kamar Mandi +
41
Makan Malam Bersama, Harus Segera Pulang
42
Penyelesaian Masalah, Bertemu Teman Lama
43
David Castello +
44
1 Minggu Sebelum Honneymoon
45
Menikmati Honeymoon
46
Positif Hamil
47
Susahnya Menjaga Mood Ibu Hamil
48
David Bertemu Melisa
49
Melisa & David ++
50
Maya Mulai Komplain
51
David Mulai Mengejar Melisa
52
Melisa Kabur Ke Indonesia
53
Meminta Perlindungan Dari Samuel
54
Akhirnya Melisa Tertangkap +
55
Keegoisan Melisa
56
Melisa Mulai Mengacau
57
Kelas Hamil
58
Aku Akan Tetap Merebutmu Samuel !!
59
Kedatangan Andreas, Rencana Syukuran Tujuh Bulanan Villia
60
Syukuran Tujuh Bulan Villia
61
Melisa Mulai Merencanakan Rencana Jahat, Tidak Sengaja Bertemu
62
Melisa vs Villia
63
Tidak Sabar Lagi !!, Menjadi Bodoh!
64
Terluka..!!!
65
Rumah Sakit

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!