Main golf bersama

Pagi harinya...

"hoam.. ugh..! " rengan samuel bangun dari tidurnya jam menunjukkan pukul 07.15 pagi.

Sesuai jadwal hari ini dia akan libur kerja dan akan main golf bersama riko asistennya itu . Semua persiapan untuk golf telah siap di kamarnya tersebut.

Samuel pun bersiap membersihkan diri, sesangkan di bawah villia sudah bangun sejak jam 5 subuh tadi.

"villia ! " pangil samuel yang telah selesai bersiap dan keluar dari kamar tersebut.

"selamat pagi, tuan..!" sapa villia sopan keadanya sudah mendingan dari kejadian tak mengenakkan tadi malam.

"kok kamu.. Sudah kerja aja !?, kalau kamu butuh istrirahat, kamu gak pa pa kok untuk libur satu hari !" ungkap samuel kasihan dia yakin bahwa villia belumlah baik baik saja mengingat kejadian malam sangatlah menakutkan untuknya.

"gak pa pa kok tuan, saya sudah lumayan mendingan, jika saya tidak kerja.. Yang bisa saya bosan gak ngapa ngapain di rumah ini " balas villia tidak enak dia sudah lumayan merepotkan majikan laki lakinya ini.

"kamu yakin ? " tanya samuel kembali memastikan dan melangkah ke meja makan yang telah disiapkan sarapan untuknya itu.

"ya, tuan saya gak pa pa, dan mengenai hal yang terjadi tadi malam.. Saya minta maaf dan terima kasih ! " maaf serta villia berterima kasih pada samuel.

"gak perlu minta maaf, saya yakin kamu ketakutan mengingat kamu memang sendiri di sini, lain kali jika butuh apa apa kabarin saya saja... ! Kalau bisa saya bantu kenapa tidak ! " balas samuel pelan dan menawarkan bantuan kepada gadis ini.

"tapi kan tuan..! " villia ingin menolak tak enak hati

"jangan pernah sungkan dengan saya, ingat kamu itu perempuan, dan daerah sekinar sini sangat rawan kejahatan. Saya takut kamu kenapa napa nanti. Jadi lebih baik ikut saran saya !" ungkap samuel panjang lebar terhadap villia

Villia pun hanya bisa menganguk pelan dan menerima masukan serta perkataan majikan laki lakinya ini .

Setelah sarapan pagi...

"oh ya, saya hari ini gak kerja ! Jadi bisakah kamu menemani saya pergi bermain golf !" pinta serta ungkap samuel tiba tiba entah kenapa dia ingin mengajak villia bersamanya.

"main golf tuan ? " tanya villia bingung dia tak mengetahui betul permainan apa itu.

"ya, ayo kamu siap siap, kita pergi sekarang ! " ajak samuel dan perintahnya tak mau ditolak tersebut.

Yang membuat villia hanya bisa menurut menukar bajunya dengan penampilan yang sopan namun tetap enak dipandang tersebut.

"saya sudah siap,.. Tuan ! " villia berkata jika dirinya siap diajak keluar oleh samuel tersebut.

"oke, kita berangkat.. Ah dan ya tolong pakai topi ini !" pasang samuel langsung di atas kepala villia dan villia pun hanya bisa membenarkan letak topi sport tersebut.

setelah semua siap mereka pun melangkah keluar dari rumah bersama samuel berjalan lebih dahulu sedangkan villia mengekor di belakang samuel.

Mereka pun masuk kedalam mobil ketika villia ingin duduk dibelakang.

"mau duduk di mana ?, tolong duduk di samping saya saja ! " tanya serta suruh samuel tegas dan villia pun hanya bisa menurut saja.

Mereka pun duduk bersampingan, samuel di kemudi dan villia di sampingnya.

"uhm...! " keluh villia kecil kesusahan memasang seatbelt pengaman tersebut.

"sini saya pasangkan ! " ambil samuel cepat tali seatbelt dan memasangkannya untuk villia sedangkan villia hanya bisa diam seperti patung dan menahan nafas takut bersentuhan secara tak sengaja dengan majikan laki lakinya ini.

Setelah samuel memasangkan seatbelt untuk villia dia pun menyalakan mobil dan membawa mobil tersebut dengan kecepatan sedang.

45 menit kemudian...

"kita sampai ! " ungkap samuel setalah memarkirkan mobilnya tersebut.

"um.." gumam villia kecil melepas seatbeltnya dan turun lebih dulu sedangkan samuel pun mengambil tas golfnya.

"biarkan saya yang bawa tuan..!" ungkap villia menawarkan bantuannya kepada samuel.

"gak pa pa.., saya bisa sendiri, nanti di dalam kamu bisa main juga..!" jelas samuel kepada villia dia yakin gadis ini belum pernah pergi ke tempat seperti ini.

"tapi.. Saya gak bisa ! " jelas serta gumam villia pelan dia sangat tak tahu bagaimana cara permainan golf tersebut.

"gak pa pa,.. Nanti kamu bisa saya ajarkan, jadi jangan kaku dan cobalah untuk menikmati permainan nanti, hitung hitung supaya kamu gak bosan mengerjakan pekerjaan rumah terus bukan !" jelas serta alasan samuel panjang lebar padahal dia membawa villia karna dia ingin menghibur gadis ini karna mengingat kejadian tadi malam.

Villia pun hanya bisa mengaguk kecil kembali mengikuti majikan laki lakinya ini. Ini adalah pengalaman pertamanya masuk lapangan golf yang sangat hijau dan luas ini.

Dia sedikit takjub dan sedikit senang, belum pernah dia liburan atau menikmati hari seperti hari ini. Karna dalam pikiranya hanyalah bagaimana dia bisa menyambung hidup disini mengingat dia hanyalah seorang yatim piatu.

Di dalam lapangan yang luas tersebut.

"tuan muda ! " panggil semangat riko asisten samuel tersebut.

"maaf apakah aku terlambat.! " balas samuel memeluk bahu asistennya ini.

"tidak tuan muda, anda tak terlambat, mungkin saya datang kecepatan tadi, he..he..he.." tawa cerah riko pada samuel kebiasaanya memangil samuel dengan pangilan tuan muda tak bisa dihilangkan.

"ngomong - ngomong ini siapa tuan ? " tanya riko penasaran kepada gadis yang berada di samping kiri samuel.

"oh ini, ini pembantu gue.. ! Villia kenalkan di riko asisten saya " ungkap samuel mengenalkan riko pada villia.

"dan riko dia villia dia pembantu saya !" jelas samuel juga kepada riko, villia dan riko pun berkenalan singkat.

Setelah mengobrol sebentar merekapun mulai permainan golf tersebut.

"nah villia kamu bisa memakai tongkat ini !" serah samuel kepada villia dan villia pun menerima tongkat tersebut.

"nah perhatikan saya pertama rilekskan badanmu, kaki kiri di depan dan kaki kanan dibelakang, pepang tongkat golf kamu seperti ini, dan bidik bola golf kamu, atur tenaga kamu pastikan pukulan kamu kena dan pukul ! " terang serta ajar samuel pada villia.

Villia pun menuruti semua petunjuk yang diberikan samuel

"tubuh rilekskan, kaki kiri didepan, kaki kanan dibelakang, pegang tongkat golf atur tenaga dan pukul !" villia bergumam pelan mulai permainan pertamanya.

"yay..! Masuk..!" teriak gadis itu riang dia sangat bisa diajarkan dan mungkin dia mampu.

"tos ! Kamu.. Hebat ! " samuel tersenyum cerah melihat kebahagian villia tersebut.

" tos..!" balas villia tos kepada tuanya tersebut dia sungguh lupa sedang tos dengan siapa, dia hanya senang dan menikmati harinya saja.

Mereka bertiga pun mulai main bersama, bercengkrama kecil dan tertawa bahagia, hari ini sungguh bahagia bagi villia semua rasa cemas dan takut yang terjadi karna hal tak mengenakkan itu telah sirna dengan kegiatan yang sangat menyenangkan.

Mereka bertiga main sampai lupa waktu dan tak terasa hari sudah sore, mengingat mereka tak makan siang perut ketiganya lumayan lapar kerna mereka juga asik main tersebut.

Terpopuler

Comments

triart3cl8

triart3cl8

cie /Smile//Smile/

2024-08-12

0

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan Diri
2 Aku rindu istriku
3 Kepulanganya yang terlambat
4 Villia
5 Sebuah perhatian sederhana
6 Di tinggal berdua
7 Sebuah kotak bekal
8 kesalahpahaman pertama kami
9 Villia hampir dilecehkan
10 Main golf bersama
11 hati yang terbiasa dengan kehadiranmu
12 kembalinya Melisa
13 Apakah karna Saya
14 Tidak semudah itu
15 Aku Tidak Bersedia Bercerai
16 Hampir Ketahuan
17 Surat Cerai, Kedatangan Andreas dan dea
18 Ceraikan Dia Melisa
19 Tolong katakan yang sebenarnya terjadi son
20 Di Lamar , Resmi Bercerai
21 Aku Tidak Sabar Lagi
22 Acara persiapan pernikahan
23 Pesta Pernikahan
24 Hari Pertama kita sebagai pasangan suami istri
25 Bersama mu Membuat ku Lengkap
26 Akhirnya 21+
27 Mengantar Kepergian Papa Andreas, Mengenang mama Vania
28 Semuanya terlalu sempurna dan indah hingga aku takut ini hanyalah mimpi!
29 apakah ini pertengkaran pertama kita?
30 pertama kali pergi kekantor
31 main kejar kejaran, hampir melakukanya di kantor +
32 Keseharian biasa, Rencana main golf
33 Saran jitu dari tasya
34 Mempraktekkan Saran Dari Tasya ++
35 Malam Yang Indah Ini Hanya Milik Kita Berdua +
36 Keadaan Papa Andreas
37 Tetap Mesra Di Setiap Kesempatan
38 Tidur Berdua Di Sofa Yang Sempit
39 Kepulangan Andreas dari rumah sakit
40 Bermain Di kamar Mandi +
41 Makan Malam Bersama, Harus Segera Pulang
42 Penyelesaian Masalah, Bertemu Teman Lama
43 David Castello +
44 1 Minggu Sebelum Honneymoon
45 Menikmati Honeymoon
46 Positif Hamil
47 Susahnya Menjaga Mood Ibu Hamil
48 David Bertemu Melisa
49 Melisa & David ++
50 Maya Mulai Komplain
51 David Mulai Mengejar Melisa
52 Melisa Kabur Ke Indonesia
53 Meminta Perlindungan Dari Samuel
54 Akhirnya Melisa Tertangkap +
55 Keegoisan Melisa
56 Melisa Mulai Mengacau
57 Kelas Hamil
58 Aku Akan Tetap Merebutmu Samuel !!
59 Kedatangan Andreas, Rencana Syukuran Tujuh Bulanan Villia
60 Syukuran Tujuh Bulan Villia
61 Melisa Mulai Merencanakan Rencana Jahat, Tidak Sengaja Bertemu
62 Melisa vs Villia
63 Tidak Sabar Lagi !!, Menjadi Bodoh!
64 Terluka..!!!
65 Rumah Sakit
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Perkenalan Diri
2
Aku rindu istriku
3
Kepulanganya yang terlambat
4
Villia
5
Sebuah perhatian sederhana
6
Di tinggal berdua
7
Sebuah kotak bekal
8
kesalahpahaman pertama kami
9
Villia hampir dilecehkan
10
Main golf bersama
11
hati yang terbiasa dengan kehadiranmu
12
kembalinya Melisa
13
Apakah karna Saya
14
Tidak semudah itu
15
Aku Tidak Bersedia Bercerai
16
Hampir Ketahuan
17
Surat Cerai, Kedatangan Andreas dan dea
18
Ceraikan Dia Melisa
19
Tolong katakan yang sebenarnya terjadi son
20
Di Lamar , Resmi Bercerai
21
Aku Tidak Sabar Lagi
22
Acara persiapan pernikahan
23
Pesta Pernikahan
24
Hari Pertama kita sebagai pasangan suami istri
25
Bersama mu Membuat ku Lengkap
26
Akhirnya 21+
27
Mengantar Kepergian Papa Andreas, Mengenang mama Vania
28
Semuanya terlalu sempurna dan indah hingga aku takut ini hanyalah mimpi!
29
apakah ini pertengkaran pertama kita?
30
pertama kali pergi kekantor
31
main kejar kejaran, hampir melakukanya di kantor +
32
Keseharian biasa, Rencana main golf
33
Saran jitu dari tasya
34
Mempraktekkan Saran Dari Tasya ++
35
Malam Yang Indah Ini Hanya Milik Kita Berdua +
36
Keadaan Papa Andreas
37
Tetap Mesra Di Setiap Kesempatan
38
Tidur Berdua Di Sofa Yang Sempit
39
Kepulangan Andreas dari rumah sakit
40
Bermain Di kamar Mandi +
41
Makan Malam Bersama, Harus Segera Pulang
42
Penyelesaian Masalah, Bertemu Teman Lama
43
David Castello +
44
1 Minggu Sebelum Honneymoon
45
Menikmati Honeymoon
46
Positif Hamil
47
Susahnya Menjaga Mood Ibu Hamil
48
David Bertemu Melisa
49
Melisa & David ++
50
Maya Mulai Komplain
51
David Mulai Mengejar Melisa
52
Melisa Kabur Ke Indonesia
53
Meminta Perlindungan Dari Samuel
54
Akhirnya Melisa Tertangkap +
55
Keegoisan Melisa
56
Melisa Mulai Mengacau
57
Kelas Hamil
58
Aku Akan Tetap Merebutmu Samuel !!
59
Kedatangan Andreas, Rencana Syukuran Tujuh Bulanan Villia
60
Syukuran Tujuh Bulan Villia
61
Melisa Mulai Merencanakan Rencana Jahat, Tidak Sengaja Bertemu
62
Melisa vs Villia
63
Tidak Sabar Lagi !!, Menjadi Bodoh!
64
Terluka..!!!
65
Rumah Sakit

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!