Aku rindu istriku

Hari hari berlalu seperti gambar serta klip vidio berputar. Hariku sunyi sepi dan lelah, melisa masih memiliki jadwal padat di paris, sedangkan aku juga sedang memiliki sebuah tender besar yang tak bisa aku tinggalkan dan aku serahkan pada siapapun termasuk riko sekretaris kepercayaanku.

"Tuan Samuel, anda tampaknya sangat lelah.. tidak maukah anda istirahat dulu ? " tanya riko yang baru saja mendekatiku dan memberikan sebuah vile untuk diperiksa dan ditandatangani.

"Oh... Riko, maaf apakah aku sangat kelihatan lelahnya ? " tanya ku balik, mengingat aku cukup dekat dengan riko, segala masalahku tentu dia tahu. Aku seorang bos dan juga bisa dijadikan teman untuk riko.

"uhm, benar tuan.. Anda sangat lelah.. Lihatlah mata panda itu " ungkap riko kasihan terhadapku.

"yah.. Mau bagaimana lagi rik.. Istriku belum pulang juga " balasku lelah dan menyandarkan badanku di kursi kerjaku tersebut.

"nona melisa masih belum pulang juga ?, bukankah dia akan pulang 1 hari yang lalu ?" tanya riko aneh padaku segala masalah serta gundahku aku curahkan padanya tidak ada hal yang tak ia ketahui tentang kehidupan pernikahanku ini.

"yah, kau benar ... Dia masih belum pulang juga, aku sudah menelponnya.. Namun sayangnya telponku tak diangkat " jelasku pada riko lelah dan capek mengingat janji janji istriku yang tak pernah dia tepati.

"tuan.. Saya turut kesal mendengarnya, bukankah tuan terlalu membebaskan istri tuan ?" tanya riko tersulut kesal mendengar penjelasanku yang aku balas hanya dengan menghela nafas berat dan menutup mataku yang sangat mengantuk karna tak tidur 2 hari ini.

"ya.... sudahlah riko, aku sudah lelah mendengar seluruh alasanya. Aku ingin istirahat, bisakah aku menandatangani vile ini nanti ?" ungkapku lelah dan hanya menutup mataku sebentar, aku tahu pasti riko masih ingin mengomel tentang kelakuan istriku itu.

"baiklah tuan, istirahatlah.. Nanti siang saya akan menyiapkan sarapan untuk anda" balas riko padaku yang tahu saja perutku kosong sejak tadi pagi.

"hmn, terima kasih sobat.." balas ku tersenyum kecil tanpa melihat riko keluar dari ruanganku.

Mataku masih terpejam lelah, rasa lapar diperutku tidaklah menganggu rasa sakit dan lelah di hatiku dan perasaanku saat ini.

Seharusnya Melisa istriku telah pulang sehari yang lalu, tapi apa ? dia tak pulang ataupun memberi kabar, padahal kepulangan dia 2 minggu yang lalu juga dibatalkan dengan alasan yang seratus kali sama yaitu sibuk dan jadwalnya yang bentrok atau apapun itu aku tak ingin mendengar atau memahami semuanya lagi.

Aku sangat lelah,.. Aku buka mataku perlahan, apakah aku lemah sebagai pemimpin keluarga, ataukah aku terlalu lembut pada istriku, ataukah aku terlalu membebaskannya, sehingga ia dengan suka suka kapan ia pulang baru dia pulang ke indonesia. kata kata seriusku tak pernah ia dengar semua larangan serta penjelasanku tak pernah ia gubris.

Apakah menikah semelelahkan ini, aku tak tahu aku sungguh tak tahu.

Dreet..dreet.. Deringan ponsel hapeku menampilkan notifikasi pesan .

Aku mengambil ponselku dan membaca pesan yang dikirim istriku itu.

"hah.. Lagi.. Lagi.. Dan lagi.. Apakah kau tak merindukan aku melisa ?" ungkap ku pelan setelah membaca notifikasi yang singkat diakhiri emoticon love atau hati itu.

Aku kesal, aku ingin marah dan aku sangat lelah.. Lagi lagi dia memundurkan atau membatalkan jadwal kepulangannya ke indonesia dengan alasan yang sederhana yaitu untuk bertemu seorang desainer ternama yang ingin memakai jasanya sebagai model itu.

"apakah aku tak penting lagi baginya ?"

tanyaku gundah lelah kesal dan rindu.

Ya jauh di dalam gatiku aku sangat merindukan kemesraan serta keintiman dengan istriku sudah 2 bulan lebih dia pergi dan belum kembali ke indonesia.

padahal kita sudah berjanji bahwa 2 minggu sekali ia akan pulang dan menghabiskan 3 hari di indonesia.. Namun semua itu hanya semu semua kesepakatan dan janji manisnya hanya palsu, nyatanya ia tak pernah pulang ataupun memberi kabar.

Selalu aku dan aku yang menanyakan kabar, dan menanyakan kapan ia pulang. Apakah aku terlalu lembek dan terlalu lembut padanya entahlah aku tak tahu lagi, Aku sungguh tak tahu.

Terpopuler

Comments

Eka Kaban

Eka Kaban

hai baru bergabung

2024-09-26

0

triart3cl8

triart3cl8

/Joyful//Joyful//Joyful/

2024-08-12

0

triart3cl8

triart3cl8

ceritanya bagus, lanjutkan /Smile//Scream/

2024-08-12

1

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan Diri
2 Aku rindu istriku
3 Kepulanganya yang terlambat
4 Villia
5 Sebuah perhatian sederhana
6 Di tinggal berdua
7 Sebuah kotak bekal
8 kesalahpahaman pertama kami
9 Villia hampir dilecehkan
10 Main golf bersama
11 hati yang terbiasa dengan kehadiranmu
12 kembalinya Melisa
13 Apakah karna Saya
14 Tidak semudah itu
15 Aku Tidak Bersedia Bercerai
16 Hampir Ketahuan
17 Surat Cerai, Kedatangan Andreas dan dea
18 Ceraikan Dia Melisa
19 Tolong katakan yang sebenarnya terjadi son
20 Di Lamar , Resmi Bercerai
21 Aku Tidak Sabar Lagi
22 Acara persiapan pernikahan
23 Pesta Pernikahan
24 Hari Pertama kita sebagai pasangan suami istri
25 Bersama mu Membuat ku Lengkap
26 Akhirnya 21+
27 Mengantar Kepergian Papa Andreas, Mengenang mama Vania
28 Semuanya terlalu sempurna dan indah hingga aku takut ini hanyalah mimpi!
29 apakah ini pertengkaran pertama kita?
30 pertama kali pergi kekantor
31 main kejar kejaran, hampir melakukanya di kantor +
32 Keseharian biasa, Rencana main golf
33 Saran jitu dari tasya
34 Mempraktekkan Saran Dari Tasya ++
35 Malam Yang Indah Ini Hanya Milik Kita Berdua +
36 Keadaan Papa Andreas
37 Tetap Mesra Di Setiap Kesempatan
38 Tidur Berdua Di Sofa Yang Sempit
39 Kepulangan Andreas dari rumah sakit
40 Bermain Di kamar Mandi +
41 Makan Malam Bersama, Harus Segera Pulang
42 Penyelesaian Masalah, Bertemu Teman Lama
43 David Castello +
44 1 Minggu Sebelum Honneymoon
45 Menikmati Honeymoon
46 Positif Hamil
47 Susahnya Menjaga Mood Ibu Hamil
48 David Bertemu Melisa
49 Melisa & David ++
50 Maya Mulai Komplain
51 David Mulai Mengejar Melisa
52 Melisa Kabur Ke Indonesia
53 Meminta Perlindungan Dari Samuel
54 Akhirnya Melisa Tertangkap +
55 Keegoisan Melisa
56 Melisa Mulai Mengacau
57 Kelas Hamil
58 Aku Akan Tetap Merebutmu Samuel !!
59 Kedatangan Andreas, Rencana Syukuran Tujuh Bulanan Villia
60 Syukuran Tujuh Bulan Villia
61 Melisa Mulai Merencanakan Rencana Jahat, Tidak Sengaja Bertemu
62 Melisa vs Villia
63 Tidak Sabar Lagi !!, Menjadi Bodoh!
64 Terluka..!!!
65 Rumah Sakit
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Perkenalan Diri
2
Aku rindu istriku
3
Kepulanganya yang terlambat
4
Villia
5
Sebuah perhatian sederhana
6
Di tinggal berdua
7
Sebuah kotak bekal
8
kesalahpahaman pertama kami
9
Villia hampir dilecehkan
10
Main golf bersama
11
hati yang terbiasa dengan kehadiranmu
12
kembalinya Melisa
13
Apakah karna Saya
14
Tidak semudah itu
15
Aku Tidak Bersedia Bercerai
16
Hampir Ketahuan
17
Surat Cerai, Kedatangan Andreas dan dea
18
Ceraikan Dia Melisa
19
Tolong katakan yang sebenarnya terjadi son
20
Di Lamar , Resmi Bercerai
21
Aku Tidak Sabar Lagi
22
Acara persiapan pernikahan
23
Pesta Pernikahan
24
Hari Pertama kita sebagai pasangan suami istri
25
Bersama mu Membuat ku Lengkap
26
Akhirnya 21+
27
Mengantar Kepergian Papa Andreas, Mengenang mama Vania
28
Semuanya terlalu sempurna dan indah hingga aku takut ini hanyalah mimpi!
29
apakah ini pertengkaran pertama kita?
30
pertama kali pergi kekantor
31
main kejar kejaran, hampir melakukanya di kantor +
32
Keseharian biasa, Rencana main golf
33
Saran jitu dari tasya
34
Mempraktekkan Saran Dari Tasya ++
35
Malam Yang Indah Ini Hanya Milik Kita Berdua +
36
Keadaan Papa Andreas
37
Tetap Mesra Di Setiap Kesempatan
38
Tidur Berdua Di Sofa Yang Sempit
39
Kepulangan Andreas dari rumah sakit
40
Bermain Di kamar Mandi +
41
Makan Malam Bersama, Harus Segera Pulang
42
Penyelesaian Masalah, Bertemu Teman Lama
43
David Castello +
44
1 Minggu Sebelum Honneymoon
45
Menikmati Honeymoon
46
Positif Hamil
47
Susahnya Menjaga Mood Ibu Hamil
48
David Bertemu Melisa
49
Melisa & David ++
50
Maya Mulai Komplain
51
David Mulai Mengejar Melisa
52
Melisa Kabur Ke Indonesia
53
Meminta Perlindungan Dari Samuel
54
Akhirnya Melisa Tertangkap +
55
Keegoisan Melisa
56
Melisa Mulai Mengacau
57
Kelas Hamil
58
Aku Akan Tetap Merebutmu Samuel !!
59
Kedatangan Andreas, Rencana Syukuran Tujuh Bulanan Villia
60
Syukuran Tujuh Bulan Villia
61
Melisa Mulai Merencanakan Rencana Jahat, Tidak Sengaja Bertemu
62
Melisa vs Villia
63
Tidak Sabar Lagi !!, Menjadi Bodoh!
64
Terluka..!!!
65
Rumah Sakit

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!