1 hari .. 2 hari telah berlalu..
aku tetap melakukan sikap datarku terhadap villia dia tak pernah mengeluh atau apapun karna aku tetap memakai jasanya sebagai pembantu kami.
Sampai ketika di suatu malam yang hujan, aku masih berada di dalam kantorku.
Dret..dret.. Dret.. Pangilan nomor asing di hp ku tersebut.
Akupun mencoba mengangkatnya.
"tuan.. Hiks.! Bisakah anda pulang cepat !" tangis suara sendu dan takut villia entah bagaimana gadis itu bisa berbicara dengan takut seperti ini.
aku yang mendengar suara tangisnya gelagapan ..
"ada apa !?, apa yang terjadi..!?" tanyaku cemas dan segera melangkah keluar dari kantorku ini.
"halo.. , maaf pak saya adalah orang yang menolong orang bapak, bisakah bapak datang ke jalan xxx di dekat xx " jelas seseorang yang mungkin telah menolong gadis malang itu.
"baiklah.. Terima kasih, mohon tunggu sebentar..!" balasku cepat mematikan ponselku dan mengendarai mobilku dengan cepat
Di halte bis tersebut.
"villia..!" pangilku kuat dan medapati villia sedang menangis tersedu sedu di kursi itu yang di temani oleh sorang ibu muda yang telah menolong dirinya.
"hiks.. Hiks. Hu..hu..hu.." villia dengan cepat memegang ujung jas ku, hatiku teriris melihat penampilanya saat ini.
Apakah..!!
"siapa yang melakukanya !, kamu gak pa pa ! Apa kamu terluka ! " tanyaku bertubi tubi, ya villia hampir saja dilecehkan secara paksa oleh muda mudi yang memang sering mabuk di daerah sini.
Untung saja dia dapat melawan dan meminta tolong dengan cepat, sehingga hal yang tak diinginkan tak terjadi, tapi bajunya telah sobek, rok panjangnya juga sama.
Samuel mencengkram tanganya sendiri marah.
ibu muda yang menolong villia menjelaskan kronologi kejadianya,
Untungnya villia dengan cepat dan hebatnya bisa bebas dari muda mudi tersebut, tapi aku yakin dia sangat takut sat ini.
Aku pun berterima kasih banyak pada ibu muda tersebut, para tersangka telah di amankan warga lain yang kebetulan memang lewat dan telah diserahkan ke polisi.
Setelah menyelesaikan semua kekacauan itu, akupun kembali mendekat pada villia yang masih menangis dengan takut dan kacaunya.
Hatiku semakin teriris, akupun mencoba menenangkan dirinya dengan membawa villia kedalam pelukanku.
Villia pun diam.. Mencoba mencari perlindungan dan ketenangan di dalam pelukanku ini. Dia semakin mengeratkan tanganya di kemeja belakangku.
Tangisan takut dan cemasnya semakin kuat, aku hanya bisa menenangkan dia secara pelan dan sabar.
"tenanglah.. Sudah jangan menangis... Kamu aman bersama saya ! " ungkapku lembut mengelus punggung dan kepala villia itu.
"hiks.. Hiks.. Hiks..!" tangis villia masih terdengar pilu, hari yang dingin karna hujan dan tampilanya yang kacau, aku pun membuka jas ku dan memberikanya pada villia.
Menyakinkan villia bahwa dia baik baik saja untuk kesekian kaliannya, setelah cukup lama, tangisnya pun dia tahan, aku yakin ia masih takut.
Namun aku pun segera mengajaknya pulang, selama dalam jalan pulang dia diam mengenggam erat jari jarinya itu.
Aku hanya bisa mengepal kuat di setir mobilku melihat keadaanya yang sangat terpukul aku rasa hukuman untuk para pemerkosa itu tidak hanya cukup masuk penjara saja.
Setelah kami sampai di tempat kami dia masih menangis namun tanpa suara. Aku yakin dia masih sangat takut akupun hanya bisa mebimbingnya ke ruang tengah kami.
Mengambilkan handuk dari kamarku dan memberikan padanya.
"sudah mendingan ?" tanya ku lembut setelah dia mencoba mengeringkan badanya yang terkena hujan.
Villia hanya mengaguk kecil dan pelan tapi air matanya masih menetes. Aku sangat ingin menghapus air mata itu dengan jariku.
Tapi aku tahan aku hanya bisa mengelus lembut dan sayang pucuk kepalanya.
"hiks..! " villia menangis kembali, akupun kemabli memeluknya pelan, diapun membalas pelukanku.
Tangisanya sangat pilu, dia sangat ketakutan dan aku hanya bisa menenangkannya dengan cara seperti ini.
Memeluk dia dengan pelan memberikan dia rasa hangat aman dan tenang, dan dia pun juga mencari perlindungan dalam pelukanku.
Tanganku mengepal erat tanpa aku sadari aku sangat marah atas kemalangan yang menimpa gadis ini, dan aku berjanji dalam hatiku bahwa mulai sekarang aku yang akan menjaganya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
triart3cl8
/Cry//Cry//Cry/ villia
2024-08-12
0