Aku Tidak Bersedia Bercerai

"nyonya...!" panggil villia pelan terhadap melisa yang bersimpuh, menangis kuat akan sikap dingin dan acuh suaminya.

"tidak, aku taidak bersedia berpisah dari kamu mas ! aku tidak sudi" lirih melisa pelan dan tangisnya di pikiranya telah terbayang hal hal yang tak enak akan keretakan dalam rumah tangga mereka.

Melisa pun segera bangkit dan pergi kekamar mengambil tas kecilnya saja, menghiraukan penampilanya yang kacau dan pergi keluar dari rumah menaiki sebuah taksi untuk bisa sampai kekantor suaminya.

"nyonya...!" panggil villia pelan dia turut sedih terhadap masalah yang sedang di hadapi nonya dan tuannya ini, namun dia bisa apa dia hanya bisa mendoakan jalan yang terbaik untuk mereka berdua.

selma dalam perjalanan menuju kantor, melisa selalu meremas gaunnya kuat tampilanya sangat kacau dengan wajah berantakan tanpa mengunakan mek up. namun dirinya tak menghiraukan penampilannya saat ini setelah dirinya sampai di kantor samuel.

melisa pun segera memasuki gedung tersebut menghiraukan segala sapaan karyawan serta pandangan aneh karyawan samuel terhadap penampilanya saat ini.

setelah menaiiki lift menuju lantai atas , ruang kerja samuel.

"nyonya...! "sambut riko terkejut dengan kedatangan tiba tiba melisa dan juga penampilan melisa saat ini.

"apakah suamiku ada di dalam ?" hirau serta tanya melisa langsung kepada riko tentang suaminya. rikopun menanguk kecil mempersilahkan melisa masuk ke ruang kerja samuel.

"mas....!" panggil lirih melisa dan dengan sedihnya.

samuel yang melihat kedatangan melisa ke kantornya pun sedikit marah dan kesal karna samuel sangat tidak menyukai masalah kantor dan masalah rumah di satukan pada satu waktu.

"aku sibuk...! aku tak menerima kau disini !" ungkap samuel dingin dan acuhnya, padahal dia baru saja memakan sarapan pagi dari bekal yang disiapkan villia untuknya.

" tapi mas, aku hanya ingin kita bicara !" balas melisa tak ingin menyudahi percakapan mereka begitu saja.

Melisa belumlah menyelesaikan masalahnya dengan samuel dengan baik.

" tidak dengarkah kau aku sibuk !, atau perlukah aku memangil security untuk mengusirmu!" balas samuel semakin dingin dan mulai kejam dia sungguh tidak ingin digangu hari ini.

Melisa tak terima dia juga marah, belum pernah samuel bertindak sedingin dan sekejam ini padanya.

" Tidak Mas ! kau tak bisa mengusirku ! dan memperlakukan aku seperti ini !" balas melisa sedikit berteriak kesabaranya menghadapi sikap dingin samuel telah habis.

"lalu kau ingin apa !, Aku sibuk ! pergi dengan kakimu itu sendiri atau aku akan mengusirmu !" balas samuel juga marah dan menaikan satu oktaf suaranya.

"mas !, aku hanya ingin kita bicara !, apakah itu sulit ? apakah itu begitu sulit untukkmu !" balas melisa meraung sedih karna di marahi samuel mereka saling beragument dan bertengkar dengan hebatnya.

,

"riko Panggil security !" teriak samuel kuat membuat riko pun hanya bisa mengikuti kemauan samuel, ini adalah pertama kali dia melihat samuel semarah dan murka ini.

Melisa menolak, dan menangis dengan derasnya , padahal dia ingin memperbaiki masalahnya dengan samuel, dia tak menginginkan pertengkaran mereka semakin hebat dan semakin runyam.

"mas kumohon dengarkan aku ! aku mengaku salah mas!, jangan marah padaku!, aku minta maaf mas !" lirih melisa semakin memohon dia menahan lengan samuel dan kembali meminta permintaan maaf dari suaminya ini.

"hentikan melisa! hentikan semua tangis sedihmu yang sia sia itu ! keputusanku sudah bulat ! Aku akan menceraikan dirimu!!" putus samuel akhir dan pendirianya kuat dia sudah mengambil keputusan bulat untuk menceraikan istrinya ini.

*'Deg "* hati melisa seketika retak mendengarkan kata yang baru saja dikatakan oleh suaminya ini.

"Tidak mas, aku tidak mau ! kamu pasti bercandakan, aku tidak mau mas! aku tidak mau !" lirih serta geleng melisa kuat dia tak percaya suaminya mengatakan bahwa dia akan menceraikan dirinya.

"Kau bisa menolak! kau bisa menghidar ! tapi aku tak akan mengubah keputusanku ini !" balas samuel pelan dan dinginya dia pun melangkah meningalkan melisa yang berdiri seperti patung karna tak mempercayai perkataan suaminya ini.

" mas ! berhenti mas ! aku tidak mau aku tidak sudi berpisah dari kamu !" teriak melisa kuat dan kejarnya kuat terhadap samuel yang pergi meningalkanya di kantor itu sendiri.

Namun sebelum bisa dapat mengejar suaminya melisa telah di tahan oleh kedua security yang disuruh samuel untuk menahan istrinya tersebut.

melisa semakin sedih, dia semakin kacau dia berteriak kuat memangil suaminya yang telah jauh.

Episodes
1 Perkenalan Diri
2 Aku rindu istriku
3 Kepulanganya yang terlambat
4 Villia
5 Sebuah perhatian sederhana
6 Di tinggal berdua
7 Sebuah kotak bekal
8 kesalahpahaman pertama kami
9 Villia hampir dilecehkan
10 Main golf bersama
11 hati yang terbiasa dengan kehadiranmu
12 kembalinya Melisa
13 Apakah karna Saya
14 Tidak semudah itu
15 Aku Tidak Bersedia Bercerai
16 Hampir Ketahuan
17 Surat Cerai, Kedatangan Andreas dan dea
18 Ceraikan Dia Melisa
19 Tolong katakan yang sebenarnya terjadi son
20 Di Lamar , Resmi Bercerai
21 Aku Tidak Sabar Lagi
22 Acara persiapan pernikahan
23 Pesta Pernikahan
24 Hari Pertama kita sebagai pasangan suami istri
25 Bersama mu Membuat ku Lengkap
26 Akhirnya 21+
27 Mengantar Kepergian Papa Andreas, Mengenang mama Vania
28 Semuanya terlalu sempurna dan indah hingga aku takut ini hanyalah mimpi!
29 apakah ini pertengkaran pertama kita?
30 pertama kali pergi kekantor
31 main kejar kejaran, hampir melakukanya di kantor +
32 Keseharian biasa, Rencana main golf
33 Saran jitu dari tasya
34 Mempraktekkan Saran Dari Tasya ++
35 Malam Yang Indah Ini Hanya Milik Kita Berdua +
36 Keadaan Papa Andreas
37 Tetap Mesra Di Setiap Kesempatan
38 Tidur Berdua Di Sofa Yang Sempit
39 Kepulangan Andreas dari rumah sakit
40 Bermain Di kamar Mandi +
41 Makan Malam Bersama, Harus Segera Pulang
42 Penyelesaian Masalah, Bertemu Teman Lama
43 David Castello +
44 1 Minggu Sebelum Honneymoon
45 Menikmati Honeymoon
46 Positif Hamil
47 Susahnya Menjaga Mood Ibu Hamil
48 David Bertemu Melisa
49 Melisa & David ++
50 Maya Mulai Komplain
51 David Mulai Mengejar Melisa
52 Melisa Kabur Ke Indonesia
53 Meminta Perlindungan Dari Samuel
54 Akhirnya Melisa Tertangkap +
55 Keegoisan Melisa
56 Melisa Mulai Mengacau
57 Kelas Hamil
58 Aku Akan Tetap Merebutmu Samuel !!
59 Kedatangan Andreas, Rencana Syukuran Tujuh Bulanan Villia
60 Syukuran Tujuh Bulan Villia
61 Melisa Mulai Merencanakan Rencana Jahat, Tidak Sengaja Bertemu
62 Melisa vs Villia
63 Tidak Sabar Lagi !!, Menjadi Bodoh!
64 Terluka..!!!
65 Rumah Sakit
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Perkenalan Diri
2
Aku rindu istriku
3
Kepulanganya yang terlambat
4
Villia
5
Sebuah perhatian sederhana
6
Di tinggal berdua
7
Sebuah kotak bekal
8
kesalahpahaman pertama kami
9
Villia hampir dilecehkan
10
Main golf bersama
11
hati yang terbiasa dengan kehadiranmu
12
kembalinya Melisa
13
Apakah karna Saya
14
Tidak semudah itu
15
Aku Tidak Bersedia Bercerai
16
Hampir Ketahuan
17
Surat Cerai, Kedatangan Andreas dan dea
18
Ceraikan Dia Melisa
19
Tolong katakan yang sebenarnya terjadi son
20
Di Lamar , Resmi Bercerai
21
Aku Tidak Sabar Lagi
22
Acara persiapan pernikahan
23
Pesta Pernikahan
24
Hari Pertama kita sebagai pasangan suami istri
25
Bersama mu Membuat ku Lengkap
26
Akhirnya 21+
27
Mengantar Kepergian Papa Andreas, Mengenang mama Vania
28
Semuanya terlalu sempurna dan indah hingga aku takut ini hanyalah mimpi!
29
apakah ini pertengkaran pertama kita?
30
pertama kali pergi kekantor
31
main kejar kejaran, hampir melakukanya di kantor +
32
Keseharian biasa, Rencana main golf
33
Saran jitu dari tasya
34
Mempraktekkan Saran Dari Tasya ++
35
Malam Yang Indah Ini Hanya Milik Kita Berdua +
36
Keadaan Papa Andreas
37
Tetap Mesra Di Setiap Kesempatan
38
Tidur Berdua Di Sofa Yang Sempit
39
Kepulangan Andreas dari rumah sakit
40
Bermain Di kamar Mandi +
41
Makan Malam Bersama, Harus Segera Pulang
42
Penyelesaian Masalah, Bertemu Teman Lama
43
David Castello +
44
1 Minggu Sebelum Honneymoon
45
Menikmati Honeymoon
46
Positif Hamil
47
Susahnya Menjaga Mood Ibu Hamil
48
David Bertemu Melisa
49
Melisa & David ++
50
Maya Mulai Komplain
51
David Mulai Mengejar Melisa
52
Melisa Kabur Ke Indonesia
53
Meminta Perlindungan Dari Samuel
54
Akhirnya Melisa Tertangkap +
55
Keegoisan Melisa
56
Melisa Mulai Mengacau
57
Kelas Hamil
58
Aku Akan Tetap Merebutmu Samuel !!
59
Kedatangan Andreas, Rencana Syukuran Tujuh Bulanan Villia
60
Syukuran Tujuh Bulan Villia
61
Melisa Mulai Merencanakan Rencana Jahat, Tidak Sengaja Bertemu
62
Melisa vs Villia
63
Tidak Sabar Lagi !!, Menjadi Bodoh!
64
Terluka..!!!
65
Rumah Sakit

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!