Bab 5 Para Klien Unik (21+)

Malam kedua setelah kembali melakukan aksinya bersama dengan Rafe, Jevan dan Rafe lalu kembali ke hotel tempat Rafe menginap. Kali ini Jevan yang mengemudi mobil yang di sewa oleh Rafe selama ia berada di Las Vegas. Tetapi Jevan tidak mengebut seperti Rafe kemarin. Karena aksi malam sebelumnya adalah yang pertama kali baik bagi Jevan maupun Rafe, membuat Rafe menjadi tegang dan akhirnya mengendarai mobilnya sambil mengebut.

Rafe dan Jevan telah selesai menghitung uang dari hasil mereka beraksi malam ini dan Rafe telah membaginya dengan adil kepada Jevan.

"Apakah kau telah melunasi hutangmu, Jev?"

"Iya, aku telah membayar orang itu demi membantu adikku"

"Adik kandung?"

"Bukan, tapi dia sudah ku anggap seperti adikku sendiri"

"Oh, I see... "

"Rafe, kenapa kamu melakukan ini? Aku pikir kau terlihat seperti pria baik-baik"

"Aku memang pria baik-baik dan kurasa kau juga begitu, kan?"

"Aku rasa itu tidak berlaku untukku, Rafe"

"Tapi aku yakin kau dan aku sama-sama sedang tak punya pilihan lain. Apa aku benar kali ini?"

"Iya, kamu benar"

Rafe kemudian menghembuskan nafasnya dengan kasar.

"Mamaku menderita penyakit serius, Jev. Aku membutuhkan banyak biaya agar ia mendapatkan pengobatan terbaik"

"Sudah kuduga. Berarti kamu memang orang baik, Rafe"

"Aku harap begitu, Jev. Aku rasa kau juga orang baik, Jev"

"Aku rasa itu tidak mungkin. Aku hanya seorang pria panggilan, aku rasa aku juga lupa dimana aku menaruh harga diriku"

"Jangan begitu, Jev. Anyway, berapa usiamu?"

"19 tahun"

"Kamu sudah lulus SMA belum?"

"Belum. Aku berhenti sekolah waktu aku berumur 17 tahun"

"Selesaikan sekolahmu dulu, Jev. Nanti kita bicara lagi"

"Buat apa? Aku kan sudah bekerja sejak aku berumur 16 tahun"

"Iya memang, tapi pendidikan itu penting. Memangnya kamu tak ingin mempunyai pekerjaan yang layak seperti orang-orang pada umumnya?"

"Aku bahkan tak tahu kalau itu mungkin"

"Bisa saja. Gunakan sebagian uangmu untuk sekolah, aku janji akan membantumu. Sekolah di pagi hari, malamnya baru kamu kerja"

"Itu terdengar melelahkan, Rafe"

"Tapi sebanding dengan hasilnya. Setidaknya pikirkan saja dulu"

"Baiklah, akan kupikirkan"

"Besok aku harus pulang karena masa cutiku akan segera berakhir. Nanti kalau aku kesini lagi, kamu pasti jadi orang pertama yang aku hubungi"

"Iya, Rafe. Terima kasih banyak karena telah membantuku"

"Don't mention it. Kita kan sama-sama telah saling membantu"

***

Keesokan harinya, Jevan mengantarkan Rafe ke bandara, lalu ia mengembalikan mobil yang telah Rafe sewa ke tempat penyewaan mobil. Setelah ia sampai di rumah, Simone telah menunggunya di depan pintu.

"Mommy, tumben jam segini udah bangun"

"Iya, mommy memang sengaja nunggu kamu pulang. Mommy ingin bicara denganmu"

"Bicara tentang apa, mommy?"

"Bicara tentang darimana kamu mendapatkan uang sebanyak itu untuk membantu Louisa"

"Aku bekerja seperti biasa, mommy"

"Jangan bohongi mommy, Jevan! Mommy tau kamu sedang membohongi mommy"

"Mommy, yang penting kan Lou bebas untuk sementara dari para pria hidung belang. Setidaknya sampai tahun depan"

"Kamu seharusnya tahu kalau Nino bisa saja berlaku curang"

"Iya, aku tahu"

"Karena sepertinya kamu tak mau memberitahu pekerjaan tambahan apa yang telah kau lakukan untuk membebaskan Louisa, maka mommy hanya bisa memberi saran agar kamu harus lebih berhati-hati, jangan sampai Nino tahu yang sebenarnya"

"Yes mommy, I will. Terima kasih telah memperingatkan aku"

Jevan kemudian mencium pipi mommynya dengan penuh kasih sayang, yang kemudian di balas dengan pelukan hangat oleh Simone.

"Mommy sayang kamu, Jevan. Hanya kamu yang mommy punya"

"Aku juga begitu, mommy"

Sebuah suara dari belakang Jevan kemudian terdengar.

"Wah... Wah... Kalian berpelukan, mengharukan sekali... Anyway, Jev... Lebih baik kamu segera bersiap-siap. Ada klien istimewa yang ingin memakai jasamu"

"Sekarang?"

"Iya, sekarang. Aku akan kirim share lock ke ponselmu. Satu lagi, dia agak... Unik"

"Unik bagaimana?"

"Dia akan meminta permintaan khusus untukmu, jadi tolong turuti saja, oke? Nanti dia berjanji akan memberimu bonus"

Jevan dan Simone saling melirik dengan curiga, tetapi dengan berat hati akhirnya Simone mengizinkan Jevan untuk menemui orang tersebut.

***

Kliennya bernama Miranda. Ia tinggal di sebuah kompleks perumahan yang asri. Yang mengejutkan adalah ternyata ia adalah seorang ibu rumah tangga yang kesepian. Suaminya sering dinas ke luar kota. Saat Jevan datang, kompleks perumahan tersebut terlihat sepi karena sebagian besar yang tinggal di sana sedang bekerja.

Miranda sengaja memilih waktu dimana kompleks perumahan itu sedang sepi. Walau sudah mempunyai dua anak yang saat itu sedang bersekolah, sebenarnya tubuh Miranda masih terlihat bagus dan sexy. Sepertinya ia rajin berolahraga dan merawat diri. Ketika melayani Miranda, Jevan pikir ia sudah melakukanya dengan maksimal, terapi Miranda terlihat masih kurang puas, bahkan cenderung bosan.

"Eh, Jevan... Sepertinya Nino sudah memberitahu kamu sebelumnya kan kalau aku mempunyai permintaan khusus"

"Iya. Jadi tante ingin meminta apa dariku?"

"Aku ingin kakimu"

"Apa?"

"Iya, aku ingin mencium kakimu. Boleh kan? Nanti aku akan kasih kamu bonus seperti yang telah aku janjikan kepada Nino. Tapi bonus ini untukmu, bukan untuk Nino lp"

"Tante hanya ingin mencium kakiku?"

"Iya. Kakimu indah sekali. Aku suka.... "

Kemudian Miranda mulai menciumi kaki Jevan dengan lembut. Dan hal aneh pun terjadi. Miranda merasa puas seperti seseorang yang sedang berada di puncak kenikmatan. Jevan sungguh merasa di buat heran dengan kelakuan Miranda. Setelah itu ia memberikan sebuah amplop yang berisi sejumlah uang tunai yang cukup banyak.

"Terima kasih, Jevan. Aku puas. Lain kali pastinya aku akan memakai jasamu lagi. Sekarang sebaiknya kamu segera pulang karena aku harus menjemput anak-anakku pulang dari sekolah"

"Baiklah, aku bersiap dulu ya"

***

Di tengah perjalanan menuju rumah, Jevan memberhentikan mobilnya di pinggir jalan dan mengeluarkan ponselnya untuk mencari tahu tentang jenis kelainan apa yang telah di alami oleh Miranda.

"Fetisisme?"

Fetisisme adalah ketertarikan se*sual kepada benda-benda non se*sual, untuk kasus Miranda kemungkinan lebih merujuk kepada kaki dari pasangan se*sualnya, yang dalam hal ini adalah kaki dari Jevan. Setelah cukup puas mendapatkan informasi dari ponselnya, Jevan kemudian menyalakan mesin mobilnya dan kembali melanjutkan perjalanan kembali ke rumah.

***

Di hari Jum'at sore, Nino kembali menemui Jevan.

"Besok pagi kamu harus menemui klien baru di apartemennya. Ia bekerja di salah satu perusahaan besar dan jabatannya juga bagus, jadi kamu harus bisa memuaskannya agar ia jadi pelanggan kamu"

"Iya, Nino. Aku akan datang"

***

Klien baru Jevan tinggal di sebuah apartemen mewah. Dari informasi yang di berikan oleh Nino, nama dari kliennya adalah Cherly. Setelah menekan bel pintu apartemen Cherly, Jevan mendapati seorang gadis berpostur tubuh mungil dengan senyum canggung di wajahnya. Ia memakai kacamata berbingkai yang di sebut kacamata kucing.

"Hai... "

"Hai... Kamu... Kamu Jevan ya?"

'Iya. Kamu Cherly?"

"I... Iya... "

"Well... Mmm... Apakah aku boleh masuk?"

"Oh iya... Tentu... Tentu saja... Ayo masuk... "

Setelah berada di dalam apartemen Cherly, ia malah diam saja dan berdiri mematung di sudut ruangan. Jevan kemudian mendekatinya.

"Cherly, apakah aku membuatmu gugup?"

"Tentu saja tidak... Ah, sebenarnya iya, aku gugup. Kamu tampan sekali, Jevan. Itu membuatku jadi tambah gugup. Tapi sebenarnya bukan cuma kamu yang membuatku gugup, tapi semua pria... Semua pria membuatku gugup!"

"Sebenarnya apa yang telah terjadi, Cherly?"

"Entahlah, aku sendiri tak tahu pasti. Yang jelas aku membutuhkan bantuanmu, Jevan"

Jevan mengerutkan keningnya karena tak mengerti. Cherly sepertinya tak seperti wanita lain yang pernah di temuinya. Dan ia yakin kalau ini takkan jadi semudah yang ia pikir.

Terpopuler

Comments

anggita

anggita

klo lagi gugup... kadang juga bisa gagap😁

2024-08-25

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Masa Lalu Jevan
2 Bab 2 Balas Budi untuk Ron
3 Bab 3 Pertama bagi Louisa
4 Bab 4 Pertama Bagi Louisa (2)
5 Bab 5 Para Klien Unik (21+)
6 Bab 6 Cherly yang Unik (21+)
7 Bab 7 How do I Like My Eggs?
8 Bab 8 Louisa Cemburu
9 Bab 9 Mencari Francois LeVans
10 Bab 10 Penjelasan untuk Jevan
11 Bab 11 Nino Tahu
12 Bab 12 Karen Yang Tak Jadi Kecewa
13 Bab 13 Pixie dan Chelsea (21+)
14 Bab 14 Keadilan untuk Jevan
15 Bab 15 Corey Hamilton
16 Bab 16 Perjuangan Jevan
17 Bab 17 Trauma yang Tersisa
18 Bab 18 Louisa dan dr. Chris
19 Bab 19 Rafe dan Cherly
20 Bab 20 Jodoh untuk Rafe
21 Bab 21 Jodoh untuk Rafe (2)
22 Bab 22 Louisa Sakit
23 Bab 23 Adil untuk Louisa dan Jenny
24 Bab 24 Penawaran yang Menyebalkan
25 Bab 25 Prom Night untuk Louisa
26 Bab 26 Rencana Louisa (21+)
27 Bab 27 Penangkapan Elizabeth
28 Bab 28 Reunite
29 Bab 29 Back to You
30 Bab 30 Kejujuran Rafe dan Jevan
31 Bab 31 Ujian Menjelang Pernikahan
32 Bab 32 Pernikahan Cherly dan Rafe
33 Bab 33 Lucinda Bersedia (21+)
34 Bab 34 Ancaman Jevan
35 Bab 35 Kejutan untuk Jenny
36 Bab 36 Jenny Salah Sangka
37 Bab 37 Jenny Dilema
38 Bab 38 Hari-hari Sulit Jenny
39 Bab 39 Barbie sang Putri Konglomerat
40 Bab 40 Penolong Louisa
41 Bab 41 Lamaran untuk Louisa
42 Bab 42 Restu Jevan untuk Chris
43 Bab 43 Hidup Baru Louisa
44 Bab 44 Takdir yang Tak Terelakkan
45 Bab 45 Hukuman untuk Jenny (21+)
46 Bab 46 Pengakuan George
47 Bab 47 Klien Misterius
48 Bab 48 Partner Ron
49 Bab 49 Undangan dari Teman Lama
50 Bab 50 Penangkapan tak Terduga
51 Bab 51 Kabur Menjelang Hari Thanksgiving
52 Bab 52 Pacar Pura-pura
53 Bab 53 Catherine Cemburu?
54 Bab 54 Balas Budi ala Jevan
55 Bab 55 Kencan Undangan Pernikahan (21+)
56 Bab 56 Falling in Love
57 Bab 57 John yang Mencurigakan
58 Bab 58 Lamaran Yang Mengecewakan
59 Bab 59 Penangkapan Jevan dan Rafe
60 Bab 60 Simone dan Nino Sakit
61 Bab 61 Hari-hari Terakhir Simone
62 Bab 62 Ayah Jevan dan Pemakaman Simone
63 Bab 63 Pemakaman Simone
64 Bab 64 Bertemu Kembali
65 Bab 65 Berteman?
66 Bab 66 Harapan Catherine
67 Bab 67 Kebahagiaan untuk Jevan dan Catherine
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1 Masa Lalu Jevan
2
Bab 2 Balas Budi untuk Ron
3
Bab 3 Pertama bagi Louisa
4
Bab 4 Pertama Bagi Louisa (2)
5
Bab 5 Para Klien Unik (21+)
6
Bab 6 Cherly yang Unik (21+)
7
Bab 7 How do I Like My Eggs?
8
Bab 8 Louisa Cemburu
9
Bab 9 Mencari Francois LeVans
10
Bab 10 Penjelasan untuk Jevan
11
Bab 11 Nino Tahu
12
Bab 12 Karen Yang Tak Jadi Kecewa
13
Bab 13 Pixie dan Chelsea (21+)
14
Bab 14 Keadilan untuk Jevan
15
Bab 15 Corey Hamilton
16
Bab 16 Perjuangan Jevan
17
Bab 17 Trauma yang Tersisa
18
Bab 18 Louisa dan dr. Chris
19
Bab 19 Rafe dan Cherly
20
Bab 20 Jodoh untuk Rafe
21
Bab 21 Jodoh untuk Rafe (2)
22
Bab 22 Louisa Sakit
23
Bab 23 Adil untuk Louisa dan Jenny
24
Bab 24 Penawaran yang Menyebalkan
25
Bab 25 Prom Night untuk Louisa
26
Bab 26 Rencana Louisa (21+)
27
Bab 27 Penangkapan Elizabeth
28
Bab 28 Reunite
29
Bab 29 Back to You
30
Bab 30 Kejujuran Rafe dan Jevan
31
Bab 31 Ujian Menjelang Pernikahan
32
Bab 32 Pernikahan Cherly dan Rafe
33
Bab 33 Lucinda Bersedia (21+)
34
Bab 34 Ancaman Jevan
35
Bab 35 Kejutan untuk Jenny
36
Bab 36 Jenny Salah Sangka
37
Bab 37 Jenny Dilema
38
Bab 38 Hari-hari Sulit Jenny
39
Bab 39 Barbie sang Putri Konglomerat
40
Bab 40 Penolong Louisa
41
Bab 41 Lamaran untuk Louisa
42
Bab 42 Restu Jevan untuk Chris
43
Bab 43 Hidup Baru Louisa
44
Bab 44 Takdir yang Tak Terelakkan
45
Bab 45 Hukuman untuk Jenny (21+)
46
Bab 46 Pengakuan George
47
Bab 47 Klien Misterius
48
Bab 48 Partner Ron
49
Bab 49 Undangan dari Teman Lama
50
Bab 50 Penangkapan tak Terduga
51
Bab 51 Kabur Menjelang Hari Thanksgiving
52
Bab 52 Pacar Pura-pura
53
Bab 53 Catherine Cemburu?
54
Bab 54 Balas Budi ala Jevan
55
Bab 55 Kencan Undangan Pernikahan (21+)
56
Bab 56 Falling in Love
57
Bab 57 John yang Mencurigakan
58
Bab 58 Lamaran Yang Mengecewakan
59
Bab 59 Penangkapan Jevan dan Rafe
60
Bab 60 Simone dan Nino Sakit
61
Bab 61 Hari-hari Terakhir Simone
62
Bab 62 Ayah Jevan dan Pemakaman Simone
63
Bab 63 Pemakaman Simone
64
Bab 64 Bertemu Kembali
65
Bab 65 Berteman?
66
Bab 66 Harapan Catherine
67
Bab 67 Kebahagiaan untuk Jevan dan Catherine

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!