Bab 4 Pertama Bagi Louisa (2)

"Polisi?"

"Darimana kamu tau kalau dia seorang polisi, Rafe?"

"Sepertinya kita baru sadar walaupun dia memakai mobil pribadi tetapi dia memasang mobil sirene tadi"

Rafe kemudian membuka pintu mobilnya untuk menemui polisi tersebut yang ternyata adalah Ron yang sedang tugas berkeliling.

"Maaf opsir, ada yang bisa kami bantu?"

"Anda telah melebihi batas kecepatan"

"Oh, maaf soal itu, kami sedang terburu-buru karna sedang ada keperluan penting"

Jevan kemudian ikut turun dari mobil dan mengenali Ron.

"Ron? Kaukah itu?"

"Jevan? Kau terlihat rapi. Apakah kau habis dari pesta?"

Jevan memandang sekilas kepada Rafe untuk meminta dukungan karena ia akan membohongi Ron.

"Iya, aku habis datang ke sebuah undangan pesta ulang tahun temanku"

"Dan pria ini adalah temanmu?"

"Iya, dia temanku. Maaf, tadi dia agak ngebut karena kami capek jadi kami ingin segera sampai di rumah"

"Oh, begitu ya"

"Anyway Ron, kamu kelihatan sehat. Progam dietnya berhasil ya?"

"Iya, bisa di bilang begitu walau kadang aku masih suka curi-curi makan donat sedikit"

"Hahaha... Ya, kalau sedikit mungkin tak apa, Ron. Gimana kabar Gladys?"

"Dia baik. Hubungan kami juga membaik, jika kamu tau maksudku. Ini semua berkat kamu, Jev"

"Aku? Aku tak melakukan apa-apa, hanya ingin balas budi padamu"

"Yeah, aku tetap berterimakasih padamu, Jev. Oh ya, kalian ingin segera pulang ya? Kalau begitu silahkan, tapi ingat jangan ngebut lagi ya"

"Yes, sir. Terima kasih atas sarannya. Kami pergi dulu" Ucap Rafe.

"Bye, Ron. Sampai ketemu lagi"

"Bye, Jev. Kalau ketemu lagi mungkin aku sudah sama partner yang baru"

"Memangnya Jack kemana?"

'Dia pindah tugas ke bagian lain"

"I see"

Setelah itu mereka berpamitan dan Rafe kembali melanjutkan perjalanan menuju hotel bersama Jevan.

***

Jevan menghitung uang sejumlah yang di perlukan oleh Nino untuk membayar ganti rugi karena Jevan tak ingin Louisa melakukan pekerjaan seperti dirinya yang di lakukan sebelum ia berumur 17 tahun. Nino terkejut ketika mengetahui Jevan ternyata sanggup membayar uang yang di minta oleh Nino.

"Bagaimana kau bisa mendapatkan uang secepat ini? Apakah kau habis merampok bank, Jev?"

Jevan tertawa mendengar tuduhan dari Nino yang menyebalkan.

"Tidak kok, aku tidak habis merampok bank"

Tebakan Nino sebenarnya tidak sepenuhnya salah, karena Jevan memang merampok, tapi bukan merampok bank melainkan merampok kasino. Dan rencananya nanti malam ia akan melakukannya lagi bersama Rafe.

"Apakah kau berhutang pada rentenir?"

"Tidak"

Nino memicingkan matanya, ia masih tak percaya dengan Jevan. Tapi ia yak bisa menuduh sembarangan tanpa bukti yang nyata.

"Kau tidak sedang terlibat masalah kan, Jev?"

"Tidak. Tenang saja, lagipula aku kan punya teman di kepolisian jadi aku tak mungkin macam-macam"

"Ya sudah, terserah kau saja. Tapi ingat, yang berikutnya Louisa tak mungkin bisa menolak tugasnya lagi. Aku akan sabar menunggu sampai tahun depan"

"Baiklah, Terima kasih Nino"

Nino hanya menganggukkan kepalanya dengan singkat lalu pergi meninggalkan Jevan dan Louisa yang sedari tadi hanya diam. Setelah memastikan Nino sudah pergi, Louisa lalu menarik tangan Jevan ke tempat favoritnya yaitu di atap.

"Jujurlah padaku, Jevan. Darimana kau bisa dapat uang sebanyak dan secepat itu?"

"Aku bekerja seperti biasa, Lou"

"Aku tak percaya, kamu kan harus jadi peliharaan tante Mariana dulu untuk mendapatkan uang sebanyak itu selama 2 bulan. Atau apakah kamu sudah menemui tante Mariana?"

"Belum. Dan aku harap takkan perlu untuk bertemu dengannya lagi walaupun aku sedang terdesak dan memerlukan bantuan"

"Jadi apa yang telah kau lakukan untuk mendapatkan uang sebanyak itu?"

"Rahasia"

"Jevan, jangan buat aku penasaran dong"

Louisa lalu memanyunkan bibirnya karena kesal tak mendapatkan jawaban yang ia inginkan dari Jevan.

"Kamu ngegemesin deh kalau lagi cemberut"

"Dasar tukang merayu!"

Jevan menyeringai mendengar ucapan Louisa.

"Itu kan memang pekerjaan aku"

"Menyebalkan!"

"Sudahlah, jangan cemberut lagi. Ayo, aku traktir kamu makan siang. Nanti aku sekalian beliin buat mommy juga"

"Memangnya mommy kamu jam segini belum bangun tidur juga?"

Belum, semalam ia baru pulang dari pertunjukan jam 3 pagi"

"Iya sih, mommyku juga. Tapi tadi pagi mommy sudah pergi di jemput oleh seorang lelaki. Sepertinya ia adalah supir dari orang yang mau mempekerjakan mommy"

"Mempekerjakan... Bagus sekali bahasamu"

"Begitu ya?"

"Iya"

"Jev, kamu dulu sempat dekat sama mommyku ya?"

"Iya, sama yang lain juga. Karena aku anak paling tua di sini, jadi mommyku ada banyak, termasuk mommy kamu"

"Oh, gitu ya. Syukurlah, jadi kekhawatiran aku tak beralasan ya"

"Iya. Bisakah kita bicarakan yang lain aja?"

Jevan terlihat kurang nyaman membicarakan hal seperti itu kepada Louisa, membuat Louisa curiga dan ingin mencari tahu lebih banyak lagi.

"Baiklah. Karena kamu ingin traktir aku, jadinya kita mau makan dimana?"

"Terserah, aku ikut kamu aja"

"Kalau gitu ayo ikut aku. Aku ingin makan di tempat baru, ga jauh kok dari sini"

"Oke"

Kemudian Louisa dan Jevan bergandengan tangan sambil berlari kecil seperti waktu mereka masih anak-anak dulu.

***

Setelah Louisa dan Jevan selesai makan siang, Jevan lalu menaruh makan siang untuk ibunya di rumahnya, lalu Louisa mengajak Jevan ke rumahnya yang hanya berjarak dua rumah karena mereka tinggal di rumah susun.

"Kamu mau makanan penutup apa, Jev? Kebetulan aku lagi punya es krim nih. Atau... Kamu mau makanan penutup lain?" Louisa menggoda Jevan dan mulai membuka kancing blusnya satu persatu.

"Kamu yakin, Lou?"

"Iya, aku yakin. Aku ingin membalasmu karena kamu telah menolongku dari Nino"

"Itu tak perlu, Lou. Aku kan sudah janji sama kamu"

"Terima kasih karena selalu menjagaku, Jev"

"Tak perlu berterima kasih padaku karena aku senang melakukannya, Lou"

"Aku jadi ingin memberikan hadiah untukmu lebih awal"

"Kamu yakin?"

"Kamu sudah menanyakan itu tadi, Jev"

"Oh iya ya"

Louisa kemudian mengalungkan lengannya ke sekeliling leher Jevan. Tapi Louisa kemudian tertawa.

"Kenapa kamu ketawa, Lou?"

"Aku ngetawain kamu karena kamu keliatan gugup seperti baru pertama kali padahal ini pertama kalinya bagiku dan seharusnya aku yang gugup"

"Entahlah, mungkin karena aku belum pernah melakukannya selain dengan klien atau karena kemauanku sendiri"

"Apakah selama ini kamu merasa seperti Robot yang hanya menuruti perintah, Jev?"

"Ya, kadang aku merasa seperti itu"

"Kalau begitu anggap saja kamu baru pertama kali melakukannya dengan manusia"

"Begitu ya?"

"Iya"

"Baiklah kalau kamu maunya begitu"

"Aku juga ingin kamu senang, Jev. Bukan hanya aku yang senang"

"Pasti, Lou.... Pasti... "

Jevan kemudian mulai mencium Louisa dengan lembut dan mulai menyentuh Louisa dengan pelan dan memperlakukannya dengan berbeda, lebih manusiawi dan penuh perasaan, tidak seperti dengan para kliennya yang selama ini ia perlakukan seperti seseorang yang sedang menjalankan tugas karena kewajiban semata.

***

Jevan meninggalkan Louisa yang terlelap di tempat tidurnya yang mungil. Ia terlihat seperti remaja pada umumnya yang polos dan ceria. Jevan kemudian keluar dari kamar Louisa, tetapi ketika hendak keluar dari rumah Louisa ia berpapasan dengan Chelsea, Ibu dari Louisa yang baru pulang dari "bekerja".

" Jevan, sudah lama ya kita tak ketemu. Terima kasih telah menyelamatkan Louisa sebelum waktunya"

"Don't mention it, aku kan sudah janji padanya"

Kemudian Chelsea menyelidiki Jevan dari atas ke bawah.

"Kau habis menghabiskan waktu dengan Louisa?"

"Iya"

"Sekarang dimana dia?"

"Sedang tidur di kamarnya"

"Bagaimana kalau sekarang kau bermain denganku demi masa lalu?"

Tangan Chelsea mulai menggerayangi tubuh Jevan, tapi Jevan kemudian menangkap tangan Chelsea untuk menghentikannya.

"Tidak, terima kasih. Permisi, aku mau pulang dulu"

Penolakan Jevan membuat Chelsea sedih sebentar, tapi kemudian ia mengangkat bahu seolah tak peduli.

Terpopuler

Comments

anggita

anggita

like👍+☝☝iklan.

2024-08-25

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Masa Lalu Jevan
2 Bab 2 Balas Budi untuk Ron
3 Bab 3 Pertama bagi Louisa
4 Bab 4 Pertama Bagi Louisa (2)
5 Bab 5 Para Klien Unik (21+)
6 Bab 6 Cherly yang Unik (21+)
7 Bab 7 How do I Like My Eggs?
8 Bab 8 Louisa Cemburu
9 Bab 9 Mencari Francois LeVans
10 Bab 10 Penjelasan untuk Jevan
11 Bab 11 Nino Tahu
12 Bab 12 Karen Yang Tak Jadi Kecewa
13 Bab 13 Pixie dan Chelsea (21+)
14 Bab 14 Keadilan untuk Jevan
15 Bab 15 Corey Hamilton
16 Bab 16 Perjuangan Jevan
17 Bab 17 Trauma yang Tersisa
18 Bab 18 Louisa dan dr. Chris
19 Bab 19 Rafe dan Cherly
20 Bab 20 Jodoh untuk Rafe
21 Bab 21 Jodoh untuk Rafe (2)
22 Bab 22 Louisa Sakit
23 Bab 23 Adil untuk Louisa dan Jenny
24 Bab 24 Penawaran yang Menyebalkan
25 Bab 25 Prom Night untuk Louisa
26 Bab 26 Rencana Louisa (21+)
27 Bab 27 Penangkapan Elizabeth
28 Bab 28 Reunite
29 Bab 29 Back to You
30 Bab 30 Kejujuran Rafe dan Jevan
31 Bab 31 Ujian Menjelang Pernikahan
32 Bab 32 Pernikahan Cherly dan Rafe
33 Bab 33 Lucinda Bersedia (21+)
34 Bab 34 Ancaman Jevan
35 Bab 35 Kejutan untuk Jenny
36 Bab 36 Jenny Salah Sangka
37 Bab 37 Jenny Dilema
38 Bab 38 Hari-hari Sulit Jenny
39 Bab 39 Barbie sang Putri Konglomerat
40 Bab 40 Penolong Louisa
41 Bab 41 Lamaran untuk Louisa
42 Bab 42 Restu Jevan untuk Chris
43 Bab 43 Hidup Baru Louisa
44 Bab 44 Takdir yang Tak Terelakkan
45 Bab 45 Hukuman untuk Jenny (21+)
46 Bab 46 Pengakuan George
47 Bab 47 Klien Misterius
48 Bab 48 Partner Ron
49 Bab 49 Undangan dari Teman Lama
50 Bab 50 Penangkapan tak Terduga
51 Bab 51 Kabur Menjelang Hari Thanksgiving
52 Bab 52 Pacar Pura-pura
53 Bab 53 Catherine Cemburu?
54 Bab 54 Balas Budi ala Jevan
55 Bab 55 Kencan Undangan Pernikahan (21+)
56 Bab 56 Falling in Love
57 Bab 57 John yang Mencurigakan
58 Bab 58 Lamaran Yang Mengecewakan
59 Bab 59 Penangkapan Jevan dan Rafe
60 Bab 60 Simone dan Nino Sakit
61 Bab 61 Hari-hari Terakhir Simone
62 Bab 62 Ayah Jevan dan Pemakaman Simone
63 Bab 63 Pemakaman Simone
64 Bab 64 Bertemu Kembali
65 Bab 65 Berteman?
66 Bab 66 Harapan Catherine
67 Bab 67 Kebahagiaan untuk Jevan dan Catherine
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1 Masa Lalu Jevan
2
Bab 2 Balas Budi untuk Ron
3
Bab 3 Pertama bagi Louisa
4
Bab 4 Pertama Bagi Louisa (2)
5
Bab 5 Para Klien Unik (21+)
6
Bab 6 Cherly yang Unik (21+)
7
Bab 7 How do I Like My Eggs?
8
Bab 8 Louisa Cemburu
9
Bab 9 Mencari Francois LeVans
10
Bab 10 Penjelasan untuk Jevan
11
Bab 11 Nino Tahu
12
Bab 12 Karen Yang Tak Jadi Kecewa
13
Bab 13 Pixie dan Chelsea (21+)
14
Bab 14 Keadilan untuk Jevan
15
Bab 15 Corey Hamilton
16
Bab 16 Perjuangan Jevan
17
Bab 17 Trauma yang Tersisa
18
Bab 18 Louisa dan dr. Chris
19
Bab 19 Rafe dan Cherly
20
Bab 20 Jodoh untuk Rafe
21
Bab 21 Jodoh untuk Rafe (2)
22
Bab 22 Louisa Sakit
23
Bab 23 Adil untuk Louisa dan Jenny
24
Bab 24 Penawaran yang Menyebalkan
25
Bab 25 Prom Night untuk Louisa
26
Bab 26 Rencana Louisa (21+)
27
Bab 27 Penangkapan Elizabeth
28
Bab 28 Reunite
29
Bab 29 Back to You
30
Bab 30 Kejujuran Rafe dan Jevan
31
Bab 31 Ujian Menjelang Pernikahan
32
Bab 32 Pernikahan Cherly dan Rafe
33
Bab 33 Lucinda Bersedia (21+)
34
Bab 34 Ancaman Jevan
35
Bab 35 Kejutan untuk Jenny
36
Bab 36 Jenny Salah Sangka
37
Bab 37 Jenny Dilema
38
Bab 38 Hari-hari Sulit Jenny
39
Bab 39 Barbie sang Putri Konglomerat
40
Bab 40 Penolong Louisa
41
Bab 41 Lamaran untuk Louisa
42
Bab 42 Restu Jevan untuk Chris
43
Bab 43 Hidup Baru Louisa
44
Bab 44 Takdir yang Tak Terelakkan
45
Bab 45 Hukuman untuk Jenny (21+)
46
Bab 46 Pengakuan George
47
Bab 47 Klien Misterius
48
Bab 48 Partner Ron
49
Bab 49 Undangan dari Teman Lama
50
Bab 50 Penangkapan tak Terduga
51
Bab 51 Kabur Menjelang Hari Thanksgiving
52
Bab 52 Pacar Pura-pura
53
Bab 53 Catherine Cemburu?
54
Bab 54 Balas Budi ala Jevan
55
Bab 55 Kencan Undangan Pernikahan (21+)
56
Bab 56 Falling in Love
57
Bab 57 John yang Mencurigakan
58
Bab 58 Lamaran Yang Mengecewakan
59
Bab 59 Penangkapan Jevan dan Rafe
60
Bab 60 Simone dan Nino Sakit
61
Bab 61 Hari-hari Terakhir Simone
62
Bab 62 Ayah Jevan dan Pemakaman Simone
63
Bab 63 Pemakaman Simone
64
Bab 64 Bertemu Kembali
65
Bab 65 Berteman?
66
Bab 66 Harapan Catherine
67
Bab 67 Kebahagiaan untuk Jevan dan Catherine

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!