Bab 12 Karen Yang Tak Jadi Kecewa

"Ya, aku yakin kau dengar ucapanku barusan"

"Jadi Jevan adalah... "

"Iya, dia adalah pria panggilan, sebut saja begitu"

Karen menutup mulutnya karena terkejut. Ia tahu ada yang berbeda dengan Jevan sejak pertama ia bertemu dengan Jevan, tapi ia memang memutuskan untuk mengabaikannya. Jevan mendengar keributan di luar kamar yang telah ia booking bersama kliennya. Setelah keluar dari kamar, Jevan terkejut mendapati Karen yang ada di sana sedang berdebat dengan Nino.

"Ka... Karen?"

"Iya, Jevan. Aku Karen. Terima kasih karna masih mengingatku. Aku kebetulan melihatmu di mall tadi dan memutuskan untuk mengikutimu kesini, tapi pria ini menghalangiku dan memberitahu aku tentang pekerjaanmu. Sekarang aku jadi tahu kenapa kau belum menghubungi aku. Jadi berapa yang harus ku bayar agar aku bisa bersenang-senang denganmu, Jevan?"

"Ayo ikut denganku, Karen. Nanti aku jelaskan"

"Tunggu dulu, kau pikir kau bisa pergi begitu saja, Jevan? Tentu saja tidak bisa! Kembali ke dalam atau kutendang bokongmu!"

"Tenang saja, Nino. Aku akan bayar ganti ruginya nanti!"

"Jevan, aku bilang kembali kesini sekarang juga!"

Jevan tak menyahut karena ia sudah berjalan cukup jauh menuju lift sambil memegangi lengan Karen. Wanita yang tadi bersama Jevan lalu muncul sambil memegangi pintu dan memanggil Nino.

"Lady, aku sungguh minta maaf atas perbuatan Jevan"

"Tidak apa. Tadi Jevan juga sudah bilang padaku soal ganti rugi. Tapi masalahnya aku sedang dalam kondisi siap. Kau mengerti maksudku kan?" Ucap wanita bernama Lady tersebut sambil memasang senyum genit di wajahnya.

"Iya, aku mengerti maksudmu"

Usia Lady sepertinya hanya terpaut beberapa tahun dengan Nino.

"Jevan sudah memberitahu aku kalau ia akan membayar ganti rugi. Tapi, aku takkan meminta itu kecuali kau mau menggantikan Jevan untukku"

"Aku?"

"Ya, kamu Nino. Aku janji takkan mengeluh asalkan kau bisa mengimbangi permainanku"

Nino menelan ludahnya. Ia tak pernah melakukan ini sebelumnya, tapi bagian lain dari dirinya merasa tertantang untuk melakukannya.

"Baiklah. Ayo"

Jawaban singkat dari Nino sudah cukup membuat Lady merasa senang. Ia lalu menggandeng lengan Nino sebelum masuk ke dalam kamar.

***

Jevan dan Karen sudah berada di taksi menuju hotel tempat Karen menginap. Ekspresi di wajah Karen masih terlihat kesal karena ia baru saja mengetahui pekerjaan Jevan.

"Beritahu aku, berapa aku harus membayarmu agar aku bisa bersenang-senang denganmu, Jevan?"

"Tidak ada, Karen. Aku menggodamu karna aku memang menyukaimu, bukan karena pekerjaanku"

"Maaf, tapi aku sulit mempercayai itu, Jevan"

"Aku tahu, Karen. Tapi aku akan membuktikan padamu kalau aku mendekatimu atas keinginanku sendiri. Aku juga manusia, Karen. Sama sepertimu. Tapi aku memang tak mempunyai kebebasan yang sama seperti orang lain" Ucap Jevan sambil menghela nafas.

"Oh, Jevan... "

"Jangan mengasihani aku, Karen. Lebih baik kita bersenang-senang tanpa memikirkan pekerjaan kita masing-masing. Setidaknya untuk malam ini"

"Baiklah, Jevan. Aku setuju"

Karen mulai tersenyum dan Jevan membalasnya dengan memberikan kecupan ringan di bibir Karen. Tak lama kemudian, mereka tiba di hotel tempat Karen menginap.

***

Keesokan harinya di pagi hari, Karen masih tidur dengan senyum di wajahnya. Jevan puas memandangi wajahnya. Ia mungkin akan sulit untuk punya pacar, tapi ia akan menikmati beberapa hubungan singkat seperti ini.

Jevan sengaja mematikan ponselnya semalam, tapi kini ia mulai menyalakan kembali ponselnya. Jevan pikir Nino mungkin saat ini sedang mencarinya kemana-mana. Tetapi ketika ia melihat pesan di ponselnya, ia mengerutkan keningnya karena ia tak menemukan satupun pesan dari Nino. Ini benar-benar tak seperti biasanya. Tapi Jevan malah bergidik ngeri karena ia takut setelah pulang nanti Nino akan menyambutnya di rumah dengan tatapannya yang seram.

Ada beberapa kali miss call di ponselnya, tapi itu semua adalah panggilan dari ibunya. Jevan menepuk keningnya. Ia lupa memberitahu ibunya kalau ia menginap bersama Karen. Karena setau ibunya, Jevan akan pulang ke rumah. Tak ingin membuat ibunya merasa lebih khawatir lagi, Jevan lalu memutuskan untuk menelepon ibunya. Biasanya ibunya tidak akan mengangkat karena ia baru tidur di dini hari dan baru bangun di siang hari. Tetapi telepon Jevan di angkat pada deringan kedua.

"Jevan, kamu dimana? Mommy begitu khawatir. Nino juga tak terlihat sejak semalam"

"Nino?"

"Iya, apakah dia sedang bersama kamu?"

"Semalam iya, tapi sekarang tidak, mommy"

"Maksudnya gimana, Jev?"

Jevan lalu menjelaskan apa yang telah terjadi semalam. Setelah ia dan Karen meninggalkan Nino, Jevan memang tak tahu lagi kemana Nino pergi.

"Aneh, ini tak pernah terjadi sebelumnya. Tak biasanya ia tak seceroboh ini. Apa mungkin karena mommy semalam sedang tidak bertugas ya jadi ia tak muncul untuk mengawal dan mengawasi salah satu dari kami?"

"Mungkin juga. Atau mungkin ia sedang ada keperluan dengan orang lain. Tapi sepertinya kalau nanti aku pulang ia akan membunuhku" Jevan meringis ngeri ketika mengucapkan kata-kata itu.

'Ya, ini kan salahmu juga karena tak menuruti Nino dan lebih memilih pramugari itu daripada Nino"

"Mommy, aku tau aku salah. Tapi sesekali aku ingin memilih wanita yang ingin aku kencani"

"Biar mommy tebak, klien kamu pasti umurnya lebih tua ya?"

"Bukan hanya itu, dia juga banyak menuntut"

Jevan tersentak ketika ia merasakan ada sesuatu yang menyentuh tubuhnya. Atau lebih tepatnya seseorang. Ia memang sedang menelepon mommy-nya sambil duduk di tempat tidur di sebelah Karen. Sepertinya Karen sudah bangun dan sedang sibuk meraba-raba tubuhnya.

"Eh mommy, sudah dulu ya. Nanti kita bicara lagi kalau aku sudah di rumah"

"Baiklah, hati-hati Jevan. Kamu tau kan maksud mommy?"

"Yes, mommy. Bye... I love you... "

"I love you too, son"

Jevan kemudian menyibakkan selimut untuk memergoki Karen.

"Anak kesayangan mommy ya ternyata?"

"Ya, begitulah. Karena aku anak satu-satunya dan kami tinggal berdua jadi kami dekat satu sama lain"

"Jevan, aku memang belum tanya umurmu tapi sepertinya kamu masih muda ya?"

"Iya, dan sepertinya kamu lebih tua dariku ya?"

"Memangnya keliatan ya? Belum ada kerutan kan di wajahku?"

Jevan tertawa melihat wajah cemas Karen, tetapi kemudian ia terdiam.

"Jangan khawatir, belum terlihat kerutan kok di wajahmu. Tapi aku yakin kamu masih akan terlihat cantik walaupun ketika tua nanti akan muncul kerutan di wajahmu"

"Ah, kamu bisa aja. Tadi kamu ketawa trus diam. Apa ada yang kamu pikirkan?"

"Ada, banyak. Aku memang masih muda, tapi kadang aku merasa sudah tua"

Karen kemudian memeluk Jevan.

"Apapun yang telah kamu lalui di masa lalu, aku harap bisa menghiburmu dengan pelukan dariku, Jevan"

"Thanks, Karen. Kamu baik sekali"

"Aku tak sebaik itu, Jevan. Kamu juga sepertinya tau kalau aku sudah tak vir*in lagi"

"Iya, aku tahu. Itu tak masalah bagiku. Sama kan aku juga begitu"

"Duniaku sebenarnya juga tak seindah yang orang lain pikirkan"

"Aku tahu, Karen. Sekarang giliranku untuk menghibur kamu dengan memelukmu"

Mereka terdiam cukup lama, setelah itu mereka saling membersihkan diri lalu keluar dari hotel untuk mencari tempat dimana mereka bisa sarapan bersama.

***

Karen ikut mengantarkan Jevan sampai di rumah susun tempat Jevan dan ibunya tinggal. Sebelum masuk, Jevan kembali memeluk Karen.

"Terima kasih, Jevan. Walau kita tak bisa menjalin hubungan serius, tapi aku takkan melupakanmu"

"Aku juga, Karen. Jaga dirimu baik-baik ya"

"Kamu juga ya. Bye... "

"Bye... "

Sebelum masuk ke dalam rumah, Jevan sudah merasakan sesuatu. Ternyata ia benar. Nino berdiri tak jauh dari pintu rumah Jevan. Ia terlihat santai dengan bersandar di dinding. Ekspresinya sulit untuk di artikan. Kemudian ia mengucapkan sesuatu.

"Aku anggap kita kali ini impas, Jevan. Kau tak perlu ganti rugi soal semalam"

Jevan mengerutkan keningnya tanda ia tak mengerti maksud ucapan Nino.

Episodes
1 Bab 1 Masa Lalu Jevan
2 Bab 2 Balas Budi untuk Ron
3 Bab 3 Pertama bagi Louisa
4 Bab 4 Pertama Bagi Louisa (2)
5 Bab 5 Para Klien Unik (21+)
6 Bab 6 Cherly yang Unik (21+)
7 Bab 7 How do I Like My Eggs?
8 Bab 8 Louisa Cemburu
9 Bab 9 Mencari Francois LeVans
10 Bab 10 Penjelasan untuk Jevan
11 Bab 11 Nino Tahu
12 Bab 12 Karen Yang Tak Jadi Kecewa
13 Bab 13 Pixie dan Chelsea (21+)
14 Bab 14 Keadilan untuk Jevan
15 Bab 15 Corey Hamilton
16 Bab 16 Perjuangan Jevan
17 Bab 17 Trauma yang Tersisa
18 Bab 18 Louisa dan dr. Chris
19 Bab 19 Rafe dan Cherly
20 Bab 20 Jodoh untuk Rafe
21 Bab 21 Jodoh untuk Rafe (2)
22 Bab 22 Louisa Sakit
23 Bab 23 Adil untuk Louisa dan Jenny
24 Bab 24 Penawaran yang Menyebalkan
25 Bab 25 Prom Night untuk Louisa
26 Bab 26 Rencana Louisa (21+)
27 Bab 27 Penangkapan Elizabeth
28 Bab 28 Reunite
29 Bab 29 Back to You
30 Bab 30 Kejujuran Rafe dan Jevan
31 Bab 31 Ujian Menjelang Pernikahan
32 Bab 32 Pernikahan Cherly dan Rafe
33 Bab 33 Lucinda Bersedia (21+)
34 Bab 34 Ancaman Jevan
35 Bab 35 Kejutan untuk Jenny
36 Bab 36 Jenny Salah Sangka
37 Bab 37 Jenny Dilema
38 Bab 38 Hari-hari Sulit Jenny
39 Bab 39 Barbie sang Putri Konglomerat
40 Bab 40 Penolong Louisa
41 Bab 41 Lamaran untuk Louisa
42 Bab 42 Restu Jevan untuk Chris
43 Bab 43 Hidup Baru Louisa
44 Bab 44 Takdir yang Tak Terelakkan
45 Bab 45 Hukuman untuk Jenny (21+)
46 Bab 46 Pengakuan George
47 Bab 47 Klien Misterius
48 Bab 48 Partner Ron
49 Bab 49 Undangan dari Teman Lama
50 Bab 50 Penangkapan tak Terduga
51 Bab 51 Kabur Menjelang Hari Thanksgiving
52 Bab 52 Pacar Pura-pura
53 Bab 53 Catherine Cemburu?
54 Bab 54 Balas Budi ala Jevan
55 Bab 55 Kencan Undangan Pernikahan (21+)
56 Bab 56 Falling in Love
57 Bab 57 John yang Mencurigakan
58 Bab 58 Lamaran Yang Mengecewakan
59 Bab 59 Penangkapan Jevan dan Rafe
60 Bab 60 Simone dan Nino Sakit
61 Bab 61 Hari-hari Terakhir Simone
62 Bab 62 Ayah Jevan dan Pemakaman Simone
63 Bab 63 Pemakaman Simone
64 Bab 64 Bertemu Kembali
65 Bab 65 Berteman?
66 Bab 66 Harapan Catherine
67 Bab 67 Kebahagiaan untuk Jevan dan Catherine
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1 Masa Lalu Jevan
2
Bab 2 Balas Budi untuk Ron
3
Bab 3 Pertama bagi Louisa
4
Bab 4 Pertama Bagi Louisa (2)
5
Bab 5 Para Klien Unik (21+)
6
Bab 6 Cherly yang Unik (21+)
7
Bab 7 How do I Like My Eggs?
8
Bab 8 Louisa Cemburu
9
Bab 9 Mencari Francois LeVans
10
Bab 10 Penjelasan untuk Jevan
11
Bab 11 Nino Tahu
12
Bab 12 Karen Yang Tak Jadi Kecewa
13
Bab 13 Pixie dan Chelsea (21+)
14
Bab 14 Keadilan untuk Jevan
15
Bab 15 Corey Hamilton
16
Bab 16 Perjuangan Jevan
17
Bab 17 Trauma yang Tersisa
18
Bab 18 Louisa dan dr. Chris
19
Bab 19 Rafe dan Cherly
20
Bab 20 Jodoh untuk Rafe
21
Bab 21 Jodoh untuk Rafe (2)
22
Bab 22 Louisa Sakit
23
Bab 23 Adil untuk Louisa dan Jenny
24
Bab 24 Penawaran yang Menyebalkan
25
Bab 25 Prom Night untuk Louisa
26
Bab 26 Rencana Louisa (21+)
27
Bab 27 Penangkapan Elizabeth
28
Bab 28 Reunite
29
Bab 29 Back to You
30
Bab 30 Kejujuran Rafe dan Jevan
31
Bab 31 Ujian Menjelang Pernikahan
32
Bab 32 Pernikahan Cherly dan Rafe
33
Bab 33 Lucinda Bersedia (21+)
34
Bab 34 Ancaman Jevan
35
Bab 35 Kejutan untuk Jenny
36
Bab 36 Jenny Salah Sangka
37
Bab 37 Jenny Dilema
38
Bab 38 Hari-hari Sulit Jenny
39
Bab 39 Barbie sang Putri Konglomerat
40
Bab 40 Penolong Louisa
41
Bab 41 Lamaran untuk Louisa
42
Bab 42 Restu Jevan untuk Chris
43
Bab 43 Hidup Baru Louisa
44
Bab 44 Takdir yang Tak Terelakkan
45
Bab 45 Hukuman untuk Jenny (21+)
46
Bab 46 Pengakuan George
47
Bab 47 Klien Misterius
48
Bab 48 Partner Ron
49
Bab 49 Undangan dari Teman Lama
50
Bab 50 Penangkapan tak Terduga
51
Bab 51 Kabur Menjelang Hari Thanksgiving
52
Bab 52 Pacar Pura-pura
53
Bab 53 Catherine Cemburu?
54
Bab 54 Balas Budi ala Jevan
55
Bab 55 Kencan Undangan Pernikahan (21+)
56
Bab 56 Falling in Love
57
Bab 57 John yang Mencurigakan
58
Bab 58 Lamaran Yang Mengecewakan
59
Bab 59 Penangkapan Jevan dan Rafe
60
Bab 60 Simone dan Nino Sakit
61
Bab 61 Hari-hari Terakhir Simone
62
Bab 62 Ayah Jevan dan Pemakaman Simone
63
Bab 63 Pemakaman Simone
64
Bab 64 Bertemu Kembali
65
Bab 65 Berteman?
66
Bab 66 Harapan Catherine
67
Bab 67 Kebahagiaan untuk Jevan dan Catherine

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!