Bab 6 Cherly yang Unik (21+)

"Aku... Entahlah, para pria membuatku gugup. Aku jadi tidak bisa konsentrasi bekerja kalau sedang dekat dengan kalian, para pria"

"Jadi kamu ingin aku mencoba untuk merangsang kamu?"

"Emm... Iya... Kurang lebih seperti itu. Jevan, aku rasa aku tidak normal, Jevan"

"Ssh... Jangan berkata seperti itu. Aku rasa kamu hanya perlu sedikit dorongan"

"Dorongan?"

"Yup"

Kemudian Jevan mendekati Cherly dan mulai mencium bibir Cherly sambil dalam hati meminta maaf kepada Louisa karena Jevan berjanji kepada Louisa untuk tidak mencium kliennya. Jevan tertegun, ternyata Cherly benar. Ia tak bereaksi sama sekali atas ciuman Jevan.

"Uh... Jangan tersinggung. Aku yakin kamu adalah pencium yang handal. Jadi masalahnya ada di aku, bukan kamu"

"Apakah ini sudah lama terjadi?"

"Iya, sejak aku mulai puber"

"Benarkah?"

"Iya"

"Apakah kamu sudah mencoba untuk berobat ke dokter?"

"Sudah, tapi dokter bilang secara fisik aku baik-baik saja"

"Mungkin kamu harus coba hipnoterapi atau yang semacam itu"

"Aku belum pernah coba sih, tapi akan aku pikirkan, masalahnya aku sibuk sekali bekerja sampai tak punya waktu untuk memikirkan itu atau berlibur. Anyway... Jevan, aku mempunyai permintaan khusus"

"Permintaan apa, Cher?"

"Aku ingin malam ini kamu menginap di sini. Aku janji akan membayarmu lebih"

"Ngg... Entahlah, Cher. Aku belum pernah menginap sebelumnya. Aku rasa aku perlu bertanya kepada Nino dulu"

"Ya sudah, kalau begitu tanyakan saja pada Nino"

"Oke, aku telepon dia dulu ya"

"Iya, Jev"

Jevan kemudian menghubungi Nino untuk meminta persetujuannya dan Nino lalu merespon dengan menyetujuinya.

"Oke, aku rasa urusan dengan Nino sudah beres. Sekarang, kamu ingin melakukan apa?"

"Entahlah, kamu ada ide?"

"Bagaimana jika kita saling bicara sambil bergenggaman tangan?"

"Hmm... Baiklah, kamu ingin aku melakukan apa?"

Jevan kemudian meraih tangan Cherly yang terasa dingin dan lembab. Awalnya Cherly menolak, tetapi lama kelamaan ia mulai terbiasa dan membiarkan Jevan menggengam tangannya.

"Sudah mulai merasa nyaman?"

"Iya sedikit"

"Apa yang kamu suka, Cherly? Maksud aku, jika kamu berkencan dengan seorang pria, apa yang ingin kamu lakukan dengannya?"

"Entahlah, aku tak punya fantasi sedahsyat seperti perempuan lain"

"Benarkah?"

"Iya. Ini sudah kedua kalinya loh kamu bertanya seperti itu"

"Maaf, aku hanya... Aku belum pernah bertemu seseorang seperti kamu"

"Jadi apakah aku terlihat seperti orang aneh?"

"Tidak, menurutku kau itu unik. Itu pujian loh"

"Yeah, Terima kasih"

"Cherly,apakah kamu tak ingin mencoba sesuatu?"

"Seperti apa? Ya ampun, aku benar-benar sekaku itu ya? Para pria pasti langsung bosan denganku karena aku sangat pasif"

"Tidak apa, kita kan sedang belajar ke arah sana supaya kamu bisa merasa seperti perempuan normal lainnya"

"Apakah aku terlihat tidak normal, Jev?"

"Entahlah, aku belum bisa menyimpulkan secepat itu"

"Lalu kita harus bagaimana?"

"Cherly, apakah kamu mempunyai sebuah lingerie?"

"Tidak punya, karana aku terlalu malu untuk membelinya"

"Kalau begitu ayo kita berbelanja"

Jevan lalu menarik tangan Cherly dan membawanya ke mobilnya menuju sebuah mall yang lokasinya dekat dari apartemen tempat Cherly tinggal.

***

Cherly mengamati dekorasi mall yang mereka kunjungi.

"Aku jarang main ke mall karena selalu sibuk bekerja. Aku rasa karena selalu fokus ke pekerjaan, membuatku mengabaikan banyak hal"

"Iya aku rasa kamu perlu refreshing sesekali, terutama jika kamu sedang libur"

"Akan aku pikirkan itu, Jev. Terima kasih"

"Yups, sama-sama"

Ketika sedang mencoba beberapa lingerie dan menunjukannya pada Jevan, Cherly yang berpenampilan sederhana dengan kepangan di rambutnya mulai menikmati kegiatan itu dan tertawa bersama Jevan tiap kali mendapati model lingerie yang aneh dan membuatnya tak nyaman. Sewaktu ia sedang ke kamar pas untuk mengganti lingerie yang lain, seorang pria yang sedari tadi mengamati Jevan dan Cherly kemudian mengajak Jevan berbicara.

"Dia lucu. Apakah ia pacarmu?"

Jevan agak terkejut dengan pertanyaan pria itu. Sepertinya ia menyukai Cherly.

"Tidak, ia bukan pacarku. Kami hanya berteman"

"Baguslah kalau begitu. Namaku Glen dan ini kartu namaku. Nanti tolong berikan padanya ya! Aku permisi dulu" Jevan tertegun atas reaksi cepat dari pria itu dan pastinya ia akan memberikan kartu nama Glen kepada Cherly nanti.

Setelah mencoba beberapa lingerie dan akhirnya memutuskan untuk membeli dua potong lingerie, Cherly kemudian mengajak Jevan untuk makan siang bersama.

"Cherly, apakah kamu jarang berkencan?"

"Iya. Salah seorang temanku pernah menjodohkanku dengan seorang pria. Itu sudah terjadi sekitar 2 tahun yang lalu. Kencannya gagal, jadi aku tak ingin mencobanya lagi"

"Apakah itu karena ia tak bisa mengajakmu ke tempat tidur?"

"Iya, kurang lebih begitu"

"Ya sudah, kalau begitu hari ini kita berkencan saja, terserah kamu mau melakukan apa, aku akan menurutimu"

"Baiklah, seprtinya aku sudah lama ingin mencoba ice skating. Kamu bisa ga, Jev?"

"Bisa. Hampir semua olahraga aku bisa, kecuali senam atau semacam gimnastik"

"Memangnya kenapa? Kok kamu ga bisa?"

"Karena dulu aku pikir olahraga itu lebih cocok buat cewek"

Cherly tertawa mendengar ucapan Jevan dengan ekspresinya yang lucu.

"Sebagai teman, kamu orangnya menyenangkan, Jev. Pantas banyak perempuan yang ingin menghabiskan waktunya denganmu"

"Itu sudah menjadi tugasku, Cherly"

"Well, kalau begitu aku bisa bilang kalau kau menjalani tugasmu dengan baik"

"Terima kasih, babe"

Cherly kembali tertawa ketika mendengar Jevan memanggilnya babe.

"Kamu sebenarnya cantik, Cherly. Coba sesekali buka kacamata kamu ketika sedang berkencan, ganti dengan soft lens. Aku yakin jika kamu mau sedikit berdandan, para pria akan melirikmu"

"A... Aku tak begitu yakin soal itu, Jev"

"Lihat saja nanti. Kamu akan terkejut melihat reaksi para pria yang kagum denganmu"

"Menurutmu begitu?"

"Iya. Sekarang, ayo kita skating"

Karena belum pernah mencoba untuk skating, Cherly sering kali terjatuh. Tetapi Jevan dengan sabar mengajarinya. Ketika Cherly sudah mulai lelah dan hari sudah menjelang malam, Cherly dan Jevan lalu kembali ke apartemen Cherly.

***

Jevan menahan tawanya ketika melihat Cherly yang memakai baju tidur terusan bermotif hello kitty.

"Go ahead, tertawa saja. Aku tau dari tadi kamu mencoba menahan untuk tidak tertawa"

"Maaf, Cherly. Aku ingin tanya satu hal. Apakah kamu memakai bra?"

"Iya, aku pakai. Memangnya kenapa?"

"Tolong di lepas saja tiap kali kamu tidur, karena itu tidak baik untuk sirkulasi darah di tubuhmu"

"Baiklah, aku lepas. Jangan ngintip loh"

"Aku takkan mengintip, kecuali kalau kamu ingin aku mengintip, aku sih mau saja"

Cherly kemudian memelototi Jevan, yang malah direspon oleh Jevan dengan menertawakan Cherly.

"Done, sudah kulepas. Sekarang giliran aku yang menertawakan piyama kamu"

"Oh honey, aku tak pernah pakai piyama kalau tidur"

"Jadi kamu pakai apa kalau tidur? Celana pendek?"

"Aku tak pakai apa-apa tiap tidur"

"Oh, Jevan... "

"Kenapa? Kamu terlihat gugup, Cherly. Apakah itu berarti kau merasakan sesuatu?"

Jevan mulai melucuti pakaiannya satu persatu lalu menghampiri Cherly yang malah mundur ke belakang dan baru berhenti ketika ia membentur dinding di kamarnya.

"Ayolah, Cher. Bebaskan dirimu, lepaskan saja... Jangan pikirkan yang berat-berat... Tinggalkan pekerjaanmu di kantor, tetapi ketika kau sudah di rumah, semua kesenangan yang bisa kamu miliki adalah milikmu seutuhnya"

"Begitu ya?"

Jevan tak menjawab karena ia sibuk mengendus leher Cherly. Kemudian ia membisikkan kata-kata mesra untuk merayu Cherly.

"Sentuh aku, Cher... Dimana saja... "

Ucapan Jevan membuat Cherly merasa panas dingin. Ia merasa yakin kalau kali ini mungkin saja ia bisa berubah menjadi wanita normal seperti yang selama ini ia inginkan.

Episodes
1 Bab 1 Masa Lalu Jevan
2 Bab 2 Balas Budi untuk Ron
3 Bab 3 Pertama bagi Louisa
4 Bab 4 Pertama Bagi Louisa (2)
5 Bab 5 Para Klien Unik (21+)
6 Bab 6 Cherly yang Unik (21+)
7 Bab 7 How do I Like My Eggs?
8 Bab 8 Louisa Cemburu
9 Bab 9 Mencari Francois LeVans
10 Bab 10 Penjelasan untuk Jevan
11 Bab 11 Nino Tahu
12 Bab 12 Karen Yang Tak Jadi Kecewa
13 Bab 13 Pixie dan Chelsea (21+)
14 Bab 14 Keadilan untuk Jevan
15 Bab 15 Corey Hamilton
16 Bab 16 Perjuangan Jevan
17 Bab 17 Trauma yang Tersisa
18 Bab 18 Louisa dan dr. Chris
19 Bab 19 Rafe dan Cherly
20 Bab 20 Jodoh untuk Rafe
21 Bab 21 Jodoh untuk Rafe (2)
22 Bab 22 Louisa Sakit
23 Bab 23 Adil untuk Louisa dan Jenny
24 Bab 24 Penawaran yang Menyebalkan
25 Bab 25 Prom Night untuk Louisa
26 Bab 26 Rencana Louisa (21+)
27 Bab 27 Penangkapan Elizabeth
28 Bab 28 Reunite
29 Bab 29 Back to You
30 Bab 30 Kejujuran Rafe dan Jevan
31 Bab 31 Ujian Menjelang Pernikahan
32 Bab 32 Pernikahan Cherly dan Rafe
33 Bab 33 Lucinda Bersedia (21+)
34 Bab 34 Ancaman Jevan
35 Bab 35 Kejutan untuk Jenny
36 Bab 36 Jenny Salah Sangka
37 Bab 37 Jenny Dilema
38 Bab 38 Hari-hari Sulit Jenny
39 Bab 39 Barbie sang Putri Konglomerat
40 Bab 40 Penolong Louisa
41 Bab 41 Lamaran untuk Louisa
42 Bab 42 Restu Jevan untuk Chris
43 Bab 43 Hidup Baru Louisa
44 Bab 44 Takdir yang Tak Terelakkan
45 Bab 45 Hukuman untuk Jenny (21+)
46 Bab 46 Pengakuan George
47 Bab 47 Klien Misterius
48 Bab 48 Partner Ron
49 Bab 49 Undangan dari Teman Lama
50 Bab 50 Penangkapan tak Terduga
51 Bab 51 Kabur Menjelang Hari Thanksgiving
52 Bab 52 Pacar Pura-pura
53 Bab 53 Catherine Cemburu?
54 Bab 54 Balas Budi ala Jevan
55 Bab 55 Kencan Undangan Pernikahan (21+)
56 Bab 56 Falling in Love
57 Bab 57 John yang Mencurigakan
58 Bab 58 Lamaran Yang Mengecewakan
59 Bab 59 Penangkapan Jevan dan Rafe
60 Bab 60 Simone dan Nino Sakit
61 Bab 61 Hari-hari Terakhir Simone
62 Bab 62 Ayah Jevan dan Pemakaman Simone
63 Bab 63 Pemakaman Simone
64 Bab 64 Bertemu Kembali
65 Bab 65 Berteman?
66 Bab 66 Harapan Catherine
67 Bab 67 Kebahagiaan untuk Jevan dan Catherine
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Bab 1 Masa Lalu Jevan
2
Bab 2 Balas Budi untuk Ron
3
Bab 3 Pertama bagi Louisa
4
Bab 4 Pertama Bagi Louisa (2)
5
Bab 5 Para Klien Unik (21+)
6
Bab 6 Cherly yang Unik (21+)
7
Bab 7 How do I Like My Eggs?
8
Bab 8 Louisa Cemburu
9
Bab 9 Mencari Francois LeVans
10
Bab 10 Penjelasan untuk Jevan
11
Bab 11 Nino Tahu
12
Bab 12 Karen Yang Tak Jadi Kecewa
13
Bab 13 Pixie dan Chelsea (21+)
14
Bab 14 Keadilan untuk Jevan
15
Bab 15 Corey Hamilton
16
Bab 16 Perjuangan Jevan
17
Bab 17 Trauma yang Tersisa
18
Bab 18 Louisa dan dr. Chris
19
Bab 19 Rafe dan Cherly
20
Bab 20 Jodoh untuk Rafe
21
Bab 21 Jodoh untuk Rafe (2)
22
Bab 22 Louisa Sakit
23
Bab 23 Adil untuk Louisa dan Jenny
24
Bab 24 Penawaran yang Menyebalkan
25
Bab 25 Prom Night untuk Louisa
26
Bab 26 Rencana Louisa (21+)
27
Bab 27 Penangkapan Elizabeth
28
Bab 28 Reunite
29
Bab 29 Back to You
30
Bab 30 Kejujuran Rafe dan Jevan
31
Bab 31 Ujian Menjelang Pernikahan
32
Bab 32 Pernikahan Cherly dan Rafe
33
Bab 33 Lucinda Bersedia (21+)
34
Bab 34 Ancaman Jevan
35
Bab 35 Kejutan untuk Jenny
36
Bab 36 Jenny Salah Sangka
37
Bab 37 Jenny Dilema
38
Bab 38 Hari-hari Sulit Jenny
39
Bab 39 Barbie sang Putri Konglomerat
40
Bab 40 Penolong Louisa
41
Bab 41 Lamaran untuk Louisa
42
Bab 42 Restu Jevan untuk Chris
43
Bab 43 Hidup Baru Louisa
44
Bab 44 Takdir yang Tak Terelakkan
45
Bab 45 Hukuman untuk Jenny (21+)
46
Bab 46 Pengakuan George
47
Bab 47 Klien Misterius
48
Bab 48 Partner Ron
49
Bab 49 Undangan dari Teman Lama
50
Bab 50 Penangkapan tak Terduga
51
Bab 51 Kabur Menjelang Hari Thanksgiving
52
Bab 52 Pacar Pura-pura
53
Bab 53 Catherine Cemburu?
54
Bab 54 Balas Budi ala Jevan
55
Bab 55 Kencan Undangan Pernikahan (21+)
56
Bab 56 Falling in Love
57
Bab 57 John yang Mencurigakan
58
Bab 58 Lamaran Yang Mengecewakan
59
Bab 59 Penangkapan Jevan dan Rafe
60
Bab 60 Simone dan Nino Sakit
61
Bab 61 Hari-hari Terakhir Simone
62
Bab 62 Ayah Jevan dan Pemakaman Simone
63
Bab 63 Pemakaman Simone
64
Bab 64 Bertemu Kembali
65
Bab 65 Berteman?
66
Bab 66 Harapan Catherine
67
Bab 67 Kebahagiaan untuk Jevan dan Catherine

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!