Tiba di Glasgow

Mobil Shaqeer

"Halo Tante Rayline," sapa Shaqeer saat tantenya yang paling kecil menghubungi dirinya. Rayline adalah putri bungsu Devan McCloud yang lahir dengan jarak cukup jauh dari putra sulungnya, Rainer, dengan selisih 16 tahun. Tak heran jika Rayline sebaya dengan Shaqeer, Dominic, Philip, Arletta dan Pasha. Rayline sendiri adalah salah satu CEO McC Custom milik keluarga McCloud.

"Bagaimana Dom, Shaqeer?" tanya Rayline cemas.

"Tante masih di Zagreb?"

"Masih. Ini balapan hari ketiga dan terakhir. Habis ini Tante mau ke London bersama Alan." Rayline memang sedang berpacaran dengan pembalap WRC bernama Alan Sasongko. ( Baca My Son's Mother ).

"Ini kami sedang menuju Glasgow. Biasa, dikejar nyamuk," jawab Shaqeer cuek membuat Stephanie dan Ari hanya tersenyum smirk.

"Hati-hati Shakira."

"Absolutely Bulik." Shaqeer mematikan panggilan Rayline.

"Bulik?" tanya Stephanie bingung. "Itu bahasa Asia kan?"

"Bahasa Jawa tepatnya yang artinya Tante."

"Tante kamu di Zagreb balapan ?" tanya Ari yang mendengar bagaimana Dominic dan rekannya kabur dengan dibantu oleh Rayline dan Alan.

"Yup, Tante Ray itu chief engineer tim WRC Toyota Gazoo dan satu-satunya wanita. Hebat kan?" senyum Shaqeer dengan nada bangga ke tantenya yang cantik dan cerdas.

"That's awesome," puji Stephanie.

"Satu-satunya Tante ku yang belum menikah karena lahirnya paling bontot jadi sebaya denganku, Letta, Dom dan Pip," jawab Shaqeer.

Suara ponsel Shaqeer berbunyi lagi dan pria itu langsung memencet tombol bluetooth mobilnya.

"Kamu sampai mana?" tanya Kenneth Ferguson, putra Gavin Ferguson dan Ashley Moretti. "Bokap dan Opa tidak sabar gegeran !"

"Satu jam lagi sampai. Kita sudah masuk perbatasan Skotlandia. Tunggu. Opa?" seru Shaqeer heboh. "Jangan bilang Mafioso Milan nyasar ke Skotlandia!"

"Aku dengar itu Shaqeer!"

Wajah Shaqeer langsung memucat. Mateng aku ! "Halo Opa Ale..." sapanya sopan. "Opa naik apa ke Glasgow?"

"Helikopter. Kamu tidak dikejar lagi, Shaqeer?" tanya Alessandro Moretti dengan nada dingin seperti biasanya.

"Aku tidak. Entah kalau Daddy dan Dom. Kami berpisah buat mancing tapi ternyata mereka tahu Dom di mobil mana."

"Begitu masuk Glasgow, langsung ke kastil Ferguson. Tidak ada orang termasuk keluarga Carrington berhak masuk kastil Ferguson tanpa ijin !" ucap Gavin Ferguson tegas.

"Baik Oom Gavin."

"Ditunggu Shakira !" ucap Kenneth.

"Iya Kentong ! Sabar !" balas Shaqeer judes.

Kenneth tertawa lalu mematikan panggilannya.

Stephanie dan Ari hanya menggelengkan kepalanya.

"Keluarga Dourdan salah jika bersenggolan dengan keluarga kamu, Shaqeer," kekeh Ari.

"Bahkan saat kita menyamar di Kroasia, Shaqeer bisa menjalin hubungan dengan para Mafioso disana. Gila memang keluarga kalian itu !" kekeh Stephanie.

"Anggap saja ini sudah turun temurun soal social butterfly. Opa buyutku hingga keturunan ke aku sekarang ini, masih tetap menjalin hubungan baik dengan para Mafioso, Triad dan Yakuza terlepas menjadi keluarga ya. Kami tetap netral, tidak ikut campur dengan bisnis mereka karena kami tahu bahwa disenggol itu tidak enak," papar Shaqeer.

"Seperti ini lah. Maksud Dom baik untuk melindungi semua tentara yang berada disana termasuk mencegah pemberontakan lebih besar lagi kerugiannya... Tapi ya, kasusnya lawan Dom itu banyak !" ucap Ari.

"Exactly ... Imbasnya ada kemungkinan Dom akan dipecat dari angkatan udara dengan berbagai fitnah sana sini," balas Shaqeer.

"Aku tidak bisa kebayang Opa mu akan ngamuk, Shaqeer." Stephanie menatap pria ganteng itu dengan wajah bergidik. Stephanie pernah melihat Bayu O'Grady marah besar di Quantico saat dia masih kadet karena keponakannya Rylee Neville yang juga agen lapangan FBI, hilang gara-gara Intel yang dipakai FBI mengacaukan semua operasi. Rylee akhirnya bisa ditemukan dengan kondisi malnutrisi hingga harus cuti lama dari FBI. Bayu dan Pedro Pascal sendiri yang terjun mencari Rylee bersama dengan Scott Peterson dan Billy Boyd.

"Jangan dibayangkan! Opa Bayu itu kalau merasa dia benar dan biasanya benar, tidak perduli siapapun akan dihadapi !" ucap Shaqeer.

***

Mobil Scott Peterson

"Jangan ragu-ragu G ! Hajar saja !" ucap Dominic sambil menembak sisi kirinya sementara Gizem menembak sisi kanannya.

Mobil Scott dan Jeff adalah yang paling banyak dikejar dan mereka berjibaku menghabisi para bounty hunter.

Suara ponsel Scott berbunyi dan pria itu menerimanya.

"What Rania ?" ucap Scott sambil menembak.

"Kenapa kamu pakai grenade launcher? Gosong semua ini Panjul !" omel Rania.

"Not now Rania ! Buang abunya ke Sungai Thames ! Beres !" balas Scott judes.

"Lu nggak asyik Scott !" sungut Rania yang kemudian mematikan panggilannya.

"Ampun deh dokter jagal satu itu !" sungut Scott.

"Boss !" panggil MJ dari earpiece Scott.

"What ?"

"Ammo grenade launcher tinggal tiga sementara kita masih satu jam masuk Glasgow !" lapor MJ.

"Gunakan apa yang ada MJ !" perintah Scott.

"Boys. Aku hanya mengantarkan kalian sampai sini karena kebijakan yuridiksi," ucap Alex Darling ke earpiece semua orang.

"Thanks Alex. Be careful !" balas Scott sambil melambaikan tangan ke mobil Alex Darling yang langsung belok keluar dari jalan tol utama untuk kembali ke London.

"Aku sudah memberikan permintaan ke kepolisian Skotlandia, mereka ada di perbatasan," ucap Alex. "Just follow the road."

"Thanks bro."

Dua mobil yang sudah terkena tembakan itu melaju ke jalan perbatasan Glasgow dan mereka terkejut saat sudah ada barikade dari kepolisian Skotlandia. Mata hazel Scott dan Dominic melotot sempurna saat tahu siapa yang ada di balik barikade mobil polisi itu.

Tampak Shaqeer, Stephanie, Ari, Kenneth dan Alessandro Moretti disana lengkap dengan senjata masing-masing. Dua mobil Range Rover itu langsung melaju melewati barikade yang sudah dibuka dan saat mereka sudah lewat, dua mobil polisi langsung menutup jalan itu.

Sontak para bounty hunter itu berusaha kembali namun mereka pun terkepung karena lima mobil anti huru hara milik kepolisian Skotlandia menghalangi mereka di belakang.

"Kita habisi?" tanya Shaqeer ke kapten Polisi Glasgow.

"Penjara di kepulauan Iron kosong, Agen Peterson, dan berhantu. Kita kirim kesana? Itu sama saja dengan Alcatraz nya Skotlandia," seringai Kapten Polisi itu.

"Bagusnya sih dilempar ke Empang piranha..." balas Alessandro Moretti judes membuat Shaqeer tersenyum.

"Jangan Opa... Sudah terlalu banyak protein," balas Shaqeer.

Para bounty hunter itu pun ditangkap oleh kepolisian Skotlandia dan Lord Gavin Ferguson tidak sayang mengeluarkan uangnya untuk mengirimkan mereka semua ke penjara pulau Iron.

Dan ada dua orang yang marah-marah karena calon donornya masih pada hidup.

***

Istana Buckingham London

"Mereka dikirim kemana?" tanya King Louis.

"Pulau Iron, Your Majesty," jawab sekretarisnya.

King Louis tersenyum lalu menelpon seseorang. "Sudah semua ya Ashley..."

"Thank you Louis," jawab Ashley Ferguson.

"Apapun buat kamu."

***

Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa

Thank you for reading and support author

don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

Sorry kalau kurang seru

Terpopuler

Comments

Septi Lahat

Septi Lahat

duh King Louis,, aq pada mu deh,, bner2 cinta sejati ya dg madam Ashley😍😍😍

2024-09-03

2

Sistiningsih Ika Dewi

Sistiningsih Ika Dewi

namanya aja Bayu alias angin, kalo dah ngamuk bin ribut pastilah kemana2 efeknya. Dourdon salah cari lawan, dikira bisa dia tekan Dominic dkk, gak pernah lihat berita kali ya kalo klan Pratomo tuh kompak diajak gegeran. kena senggol satu aja kompak deh maju semua, asalkan bener hajar bleh soal konsekuensi pikir belakangan

2024-08-09

1

awesome moment

awesome moment

hdh...yg namanya msh dihati mbok sdh terikat sm org lain yo ttp special pake telor 5.

2024-08-04

1

lihat semua
Episodes
1 Dominic Blair O'Connor
2 Dominic dan Shaqeer
3 Mulai Rencana
4 Dominic Menyadap
5 Menemani Tim Juliet
6 Perasaan Gizem
7 Hasil Penyelidikan Shaqeer
8 Kabur
9 Menuju Sisilia
10 Di Pula Kroasia
11 Dikejar
12 Di Zagreb
13 Terbang Ke London
14 Di London
15 Amisha dan Arletta
16 Arletta dan Gizem
17 Perjalanan ke Skotlandia
18 Hajar Sana Sini
19 Masih Di Jalan
20 Tiba di Glasgow
21 Alessandro Moretti
22 Keluarga Giandra - Blair
23 Dua Emir Khalid of Qatar
24 Di Kedutaan Besar Qatar
25 Pip dan Hay
26 Ancaman Hisyam Al Khalifa
27 Aslan Blair Zidane
28 Bayu Ngamuk
29 Licik Ala Klan Pratomo
30 CIA
31 Anteng Sejenak
32 Dikirim Ke Mesir
33 Kebda Eskandarani
34 Gizem Curhat
35 Mencari JD
36 Di Safe House Cairo
37 Maukah Kamu Mati?
38 Menyusun Rencana
39 Noel Dorsett
40 Aku Bukan Aktor Broadway
41 Psikopat Yang Baik
42 Maximilian
43 Kode Marvel
44 Generasi Kedelapan
45 Emir Bahrain Maju Dulu
46 Gabut Ala Generasi Kedelapan
47 Tiba di Kairo
48 Dikejar
49 Hidden Gem
50 Perubahan Rencana
51 Rencana Pembunuhan
52 Maximilian Ditembak
53 Rencana Dua Kelompok
54 Maximilian Manyun
55 Geger
56 Tsuyu dan Daigo
57 Kembali ke Washington DC
58 Baby Baby
59 Monday
60 Jim Dourdan
61 Beskap ( Sisi Lain )
62 Yakin Ada
63 Tukang Bunga
64 Menginap Di Ankara
65 Hari Minggu Bersama Gizem
66 Dominic Mencoba Pesawat Baru
67 Roller Coaster
68 Ngamuk
69 Harusnya Kamu Seppuku!
70 Masih Berjuang
71 Dipindah
72 Difitnah
73 Dominic dan Daigo
74 Waduh!
75 Jinx
76 Bayu dan Dua Cucunya
77 Philip dan Liora
78 Ajeng Bertemu Dengan Liora
79 Indigo Binti Indihome
80 Burger Times Square
81 Dominic Kesal Dengan Terry
82 Pizza Half and Half
83 Terry di Brussels
84 Ekavira Gupta
85 How Become In Laws of Pratomo Family for Dummy
86 Masih Soal Terry
87 Insomnia
88 Curhat Ekavira Gupta
89 Tiga Pria Dalam Waktu Berbeda
90 Dominic Tidak Percaya
91 Terry dan Daigo Beda Situasi
92 Govinda Jaya-jaya
93 Pengusir Setan
94 Di London Pt 1
95 Di London Pt 2
96 Di London Pt 3
97 Di London Pt 4
98 Di London Pt 5
99 Di London Pt 6
100 Liora dan Seiichi
101 Surprise?
102 Terry dan Yakuza Takara
103 Antara Terry dan Liora
104 Anak Kucing Perantau
105 Doppelganger
106 Misi Dominic
107 Diculik!
108 Dendam Ajeng
109 Ajeng dan Rolling Pin
110 Memang Perlu Diruqyah?
111 Ajeng Disidang
112 Masuk Sel Deh!
113 Kembali Ke Negara Cleopatra
114 Reuni
115 Dom is G@y
116 Dua Novel Baru Di Januari
117 Dominic Dirayu
118 Usilnya Buyut Abi dan Edward
119 Perbedaan Gizem dan Ajeng
120 Dikepung
121 Jangan Bilang Huruf M Besar!
122 Antara Manhattan, Virginia dan Tokyo
123 Kencan Yang Begitulah
124 Nasehat Bayu
125 Gabut Maning
126 Dibalik Kegabutan Mandaka
127 Black Scorpio
128 Liora Hamil
129 Permintaan Ajeng
130 Berapa Kekayaan PRC Group?
131 Sedihnya Terry
132 Lebay Karena Nyaman
133 Keputusan Mandaka
134 Disana Disini
135 Blood Diamond
136 Demi Adopsi
137 James dan Kemal
138 Lamaran
139 Menikah Itu Bukan Balapan
140 Liam dan Terry
141 Gizem dan Liora
142 Mavendra Pratomo
143 Karepmu Nduk!
144 Bayu dan Ajeng Nanggap Liora
145 Terry Serius Mualaf
146 Terry dan Julian
147 Ribut Sana Sini
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Dominic Blair O'Connor
2
Dominic dan Shaqeer
3
Mulai Rencana
4
Dominic Menyadap
5
Menemani Tim Juliet
6
Perasaan Gizem
7
Hasil Penyelidikan Shaqeer
8
Kabur
9
Menuju Sisilia
10
Di Pula Kroasia
11
Dikejar
12
Di Zagreb
13
Terbang Ke London
14
Di London
15
Amisha dan Arletta
16
Arletta dan Gizem
17
Perjalanan ke Skotlandia
18
Hajar Sana Sini
19
Masih Di Jalan
20
Tiba di Glasgow
21
Alessandro Moretti
22
Keluarga Giandra - Blair
23
Dua Emir Khalid of Qatar
24
Di Kedutaan Besar Qatar
25
Pip dan Hay
26
Ancaman Hisyam Al Khalifa
27
Aslan Blair Zidane
28
Bayu Ngamuk
29
Licik Ala Klan Pratomo
30
CIA
31
Anteng Sejenak
32
Dikirim Ke Mesir
33
Kebda Eskandarani
34
Gizem Curhat
35
Mencari JD
36
Di Safe House Cairo
37
Maukah Kamu Mati?
38
Menyusun Rencana
39
Noel Dorsett
40
Aku Bukan Aktor Broadway
41
Psikopat Yang Baik
42
Maximilian
43
Kode Marvel
44
Generasi Kedelapan
45
Emir Bahrain Maju Dulu
46
Gabut Ala Generasi Kedelapan
47
Tiba di Kairo
48
Dikejar
49
Hidden Gem
50
Perubahan Rencana
51
Rencana Pembunuhan
52
Maximilian Ditembak
53
Rencana Dua Kelompok
54
Maximilian Manyun
55
Geger
56
Tsuyu dan Daigo
57
Kembali ke Washington DC
58
Baby Baby
59
Monday
60
Jim Dourdan
61
Beskap ( Sisi Lain )
62
Yakin Ada
63
Tukang Bunga
64
Menginap Di Ankara
65
Hari Minggu Bersama Gizem
66
Dominic Mencoba Pesawat Baru
67
Roller Coaster
68
Ngamuk
69
Harusnya Kamu Seppuku!
70
Masih Berjuang
71
Dipindah
72
Difitnah
73
Dominic dan Daigo
74
Waduh!
75
Jinx
76
Bayu dan Dua Cucunya
77
Philip dan Liora
78
Ajeng Bertemu Dengan Liora
79
Indigo Binti Indihome
80
Burger Times Square
81
Dominic Kesal Dengan Terry
82
Pizza Half and Half
83
Terry di Brussels
84
Ekavira Gupta
85
How Become In Laws of Pratomo Family for Dummy
86
Masih Soal Terry
87
Insomnia
88
Curhat Ekavira Gupta
89
Tiga Pria Dalam Waktu Berbeda
90
Dominic Tidak Percaya
91
Terry dan Daigo Beda Situasi
92
Govinda Jaya-jaya
93
Pengusir Setan
94
Di London Pt 1
95
Di London Pt 2
96
Di London Pt 3
97
Di London Pt 4
98
Di London Pt 5
99
Di London Pt 6
100
Liora dan Seiichi
101
Surprise?
102
Terry dan Yakuza Takara
103
Antara Terry dan Liora
104
Anak Kucing Perantau
105
Doppelganger
106
Misi Dominic
107
Diculik!
108
Dendam Ajeng
109
Ajeng dan Rolling Pin
110
Memang Perlu Diruqyah?
111
Ajeng Disidang
112
Masuk Sel Deh!
113
Kembali Ke Negara Cleopatra
114
Reuni
115
Dom is G@y
116
Dua Novel Baru Di Januari
117
Dominic Dirayu
118
Usilnya Buyut Abi dan Edward
119
Perbedaan Gizem dan Ajeng
120
Dikepung
121
Jangan Bilang Huruf M Besar!
122
Antara Manhattan, Virginia dan Tokyo
123
Kencan Yang Begitulah
124
Nasehat Bayu
125
Gabut Maning
126
Dibalik Kegabutan Mandaka
127
Black Scorpio
128
Liora Hamil
129
Permintaan Ajeng
130
Berapa Kekayaan PRC Group?
131
Sedihnya Terry
132
Lebay Karena Nyaman
133
Keputusan Mandaka
134
Disana Disini
135
Blood Diamond
136
Demi Adopsi
137
James dan Kemal
138
Lamaran
139
Menikah Itu Bukan Balapan
140
Liam dan Terry
141
Gizem dan Liora
142
Mavendra Pratomo
143
Karepmu Nduk!
144
Bayu dan Ajeng Nanggap Liora
145
Terry Serius Mualaf
146
Terry dan Julian
147
Ribut Sana Sini

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!