Perasaan Gizem

Dominic menoleh ke arah Liam yang datang membawa kaleng kopi. Mata coklat Dominic beradu dengan mata abu-abu Liam seolah memberikan kode dan keduanya saling paham jika malam ini agak aman.

"Masih jetlag kamu Dom?" tanya Liam seolah tidak tahu apa-apa.

"Masih. Kamu tahu kan bagaimana rasanya," senyum Dominic.

"Yup. Nih aku bawakan kopi kaleng."

***

Tenda Tim Quebec ( Timnya Dominic )

"Ini siapa?" tanya orang yang berada di seberang MacBook Gizem Karaman.

"Letnan Satu Gizem Karaman, dari angkatan udara Turki. Dengan siapa saya berbicara?" bisik Gizem dengan airpodsnya.

"Special Agent Shaqeer Peterson, FBI. Apakah anda satu tim dengan Letnan Dua Dominic O'Connor?" jawab pria yang memperkenalkan diri sebagai agen FBI.

"Iya. Saya satu tim dengan Letnan Dua Dominic O'Connor. Anda Intel FBI ?"

"Sebenarnya aku sepupu Dominic. Dia meminta bantuan dariku untuk menyelidiki Rhoda Contractors dan semua data yang anda kirimkan, sedang aku cari kebusukannya," jawab Shaqeer.

"Anda sepupu Dom?" bisik Gizem dengan nada tertahan.

"Yes. Jadi tidak usah formal, Letnan Satu Karaman."

"Gizem, please."

"Oke, kamu bisa panggil aku Shaqeer. Ini data kamu dapat dari mana ?" tanya Shaqeer.

"Dom menyadapnya." Gizem mendengar suara tawa kecil Shaqeer.

"Akhirnya bisa juga," kekeh Shaqeer. "Oke kali ini kamu cukup ketik saja percakapan kita. Aku tidak mau ada yang mendengarnya."

Gizem lalu melakukan chat di layar laptopnya dengan Shaqeer. Gizem tampak berpikir, jika Intel yang dimaksud adalah sepupu Dominic, seperti apa wajahnya secara Dominic sudah ganteng.

Gizem memang awalnya terkejut saat mendapatkan pembagian tim dan dia bersama empat pria. Namun Gizem yang terbiasa dengan kaum Adam selama menjadi tentara di Turki, bisa santai karena saat bertemu pertama kali, Dominic lah yang menawarkan untuk pisah tenda.

***

POV Awal Pertemuan Dominic dan Gizem

Gizem melongo saat mendapatkan jatah pembagian tim dan dirinya masuk ke tim Quebec dengan empat pria ! Gizem yang terbiasa dengan gemblengan ayahnya yang juga seorang pilot pesawat tempur, akhirnya harus mematuhi pembagian tim. Gizem membawa tas militernya dan duffle bag ke tenda yang bertuliskan 'Quebec'.

Gadis itu terkejut melihat keempat pria sudah ada di dalam tenda dan mata coklatnya langsung terpaku dengan wajah Dominic, meskipun saat itu Gizem belum tahu siapa-siapa saja mereka hanya tahu nama saja yang ada di kertas.

"Ohya ampun ... Gizem Karaman itu cewek?" ucap salah satu dari mereka yang memiliki mata abu-abu.

Pria yang membuat Gizem terpaku pun datang menghampirimu gadis itu. Wajahnya tampak ramah dan membuat Gizem merasa salting sendiri.

"Halo, aku Letnan Dua Dominic O'Connor dari US Air Force dan anggota Navy Seals. Apakah kamu Letnan Satu Gizem Karaman? Jika kamu mau pindah tenda, biar aku Carikan kalau tidak nyaman dengan kami berempat," senyum Dominic yang maklum jika Gizem tidak nyaman.

"Hah? Oh, tidak apa-apa. Hanya kita berlima kan?" tanya Gizem.

"Yes."

"Kalian tukang ngorok?" tanya Gizem ke Dominic lalu ke ketiga pria lainnya.

"Short of ... Jawab pria yang bermata biru. "Aku Peter Thomassen, dari angkatan darat Denmark. Ini Liam Dorsett dan Terry Russell dari US Navy."

"Hai. Gizem Karaman. Aku disini saja. Toh paling kalian adu ngorok dan kentut. Macam aku tidak tahu kebiasaan para pria saja," senyum Gizem yang dibalas tawa ketiga pria disana.

Dominic tersenyum ke Gizem yang merasa jantungnya makin amburadul.

"Are you sure tidak mau pindah ke tenda tersendiri? Kami tidak apa-apa karena kami tidak mau kamu tidak nyaman..." ucap Dominic concern.

"I'm fine, O'Connor."

"Panggil Dom saja. O'Connor macam panggil nama Daddy ku."

***

Gizem bisa melihat bagaimana jiwa kepemimpinan Dominic membuat para rekannya juga menaruh respek. Satu hal yang membuat Gizem surprise adalah Dominic seorang muslim ! Gizem memergoki Dominic sedang sholat di dalam tenda disaat para rekannya sedang bersantai.

Pantas disaat ketiga rekannya minum bir, Dominic memilih minum air mineral.

"Eh G ... Mau sholat ?" tanya Dominic usai melaksanakan ibadah duhur.

"I ... Iya. Aku tidak tahu kalau kamu muslim," jawab Gizem gugup.

Dominic tersenyum. "Aku memang tidak perlu pengumuman kemana-mana kan?"

"Benar juga..."

Dominic pun berjalan melewati Gizem. "Silahkan kalau mau sholat duhur."

Gizem mengangguk.

Sejak saat itu, Gizem diam-diam memiliki perasaan pada Dominic. Pilot cantik itu berusaha untuk tidak kentara dan tetap bersikap dingin kepada siapapun hanya untuk menutupi perasaannya pada Dominic.

POV End

***

Area Gudang Senjata

Peter duduk di area yang agak jauh dari gudang senjata sembari main game First Person Shooter di gadget yang dibawanya. Mata birunya tetap melirik sekitarnya sembari menunggu Liam datang.

"G, aman malam ini," bisik Peter ke Gizem.

"Syukurlah, kalian segera kembali," balas Gizem melalui earpiece nya.

"Aku masih menunggu Liam."

Suara langkah kaki terdengar dan Peter pun menoleh. Tampak Liam datang menghampiri Peter.

"Bagaimana? Kopinya sudah ?" tanya Peter.

"Sudah. Yuk kembali ke tenda," ajak Liam.

***

Sementara itu

"Itu dari tim mana ?" tanya seseorang dari balik peti-peti yang menumpuk.

"Tim Quebec. Pimpinan Dominic O'Connor."

"Anaknya Letkol James O'Connor?"

"Yes."

"Harus kita awasi dan waspadai mereka. Aku rasa ini bukan kebetulan."

"Harusnya kita diberikan selang waktu, tidak dekat seperti ini untuk mengambil RDX ! Dasar JD terburu-buru. Kan bisa curiga semuanya ..."

"Sepertinya mereka juga curiga. Ingat saat tim Quebec berjaga dan kita ambil RDX nya ? Terpaksa kita harus mengganti dengan botol berisikan susu? Demi tidak mendapatkan pertanyaan dan membuat nama tim Quebec jelek."

"Mereka juga tidak berani membukanya karena berbahaya bukan ?"

"Dan RDX asli sudah berada di klien JD."

"Kita jangan gegabah kali ini. Mereka bukan orang-orang bodoh !"

"Tapi Dominic sangat disukai JD."

"Agar tidak menimbulkan kecurigaan!"

Keduanya mengintip lagi dan tampak Dominic asyik mengobrol dengan Chairul dengan bahasa Indonesia. Tampak keduanya serius membahas sesuatu.

"Brengseeekkk ! Mereka menggunakan bahasa yang kita tidak paham !"

***

"Kamu mencurigai sesuatu Dom?" tanya Letda Chairul.

"Tentu saja. Hanya saja aku belum tahu siapa yang berani mencuri RDX itu."

Letda Chairul menatap pria yang jauh lebih muda darinya itu. "Pasti orang dalam."

Dominic mengangguk. Aku tahu siapa tapi maaf, bang Chairul, hanya tim aku saja yang tahu. Semakin sedikit orang yang tahu, semakin mudah kita kabur sebab sangat berbahaya.

***

Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️ 🙂 ❤️

Terpopuler

Comments

Jenong Nong

Jenong Nong

wahhh gizem cinta dlm diam ...😁😁❤❤🙏🙏

2024-07-14

1

sefi dwi handriyantin

sefi dwi handriyantin

ciieee Gizem terpesona pada pandangan pertama ya..cocok nih masuk di kluarganya Dom,,cewek tangguh dan badas..

2024-07-14

1

Tri Yoga Pratiwi

Tri Yoga Pratiwi

Good luck Dom 🤞

2024-07-14

1

lihat semua
Episodes
1 Dominic Blair O'Connor
2 Dominic dan Shaqeer
3 Mulai Rencana
4 Dominic Menyadap
5 Menemani Tim Juliet
6 Perasaan Gizem
7 Hasil Penyelidikan Shaqeer
8 Kabur
9 Menuju Sisilia
10 Di Pula Kroasia
11 Dikejar
12 Di Zagreb
13 Terbang Ke London
14 Di London
15 Amisha dan Arletta
16 Arletta dan Gizem
17 Perjalanan ke Skotlandia
18 Hajar Sana Sini
19 Masih Di Jalan
20 Tiba di Glasgow
21 Alessandro Moretti
22 Keluarga Giandra - Blair
23 Dua Emir Khalid of Qatar
24 Di Kedutaan Besar Qatar
25 Pip dan Hay
26 Ancaman Hisyam Al Khalifa
27 Aslan Blair Zidane
28 Bayu Ngamuk
29 Licik Ala Klan Pratomo
30 CIA
31 Anteng Sejenak
32 Dikirim Ke Mesir
33 Kebda Eskandarani
34 Gizem Curhat
35 Mencari JD
36 Di Safe House Cairo
37 Maukah Kamu Mati?
38 Menyusun Rencana
39 Noel Dorsett
40 Aku Bukan Aktor Broadway
41 Psikopat Yang Baik
42 Maximilian
43 Kode Marvel
44 Generasi Kedelapan
45 Emir Bahrain Maju Dulu
46 Gabut Ala Generasi Kedelapan
47 Tiba di Kairo
48 Dikejar
49 Hidden Gem
50 Perubahan Rencana
51 Rencana Pembunuhan
52 Maximilian Ditembak
53 Rencana Dua Kelompok
54 Maximilian Manyun
55 Geger
56 Tsuyu dan Daigo
57 Kembali ke Washington DC
58 Baby Baby
59 Monday
60 Jim Dourdan
61 Beskap ( Sisi Lain )
62 Yakin Ada
63 Tukang Bunga
64 Menginap Di Ankara
65 Hari Minggu Bersama Gizem
66 Dominic Mencoba Pesawat Baru
67 Roller Coaster
68 Ngamuk
69 Harusnya Kamu Seppuku!
70 Masih Berjuang
71 Dipindah
72 Difitnah
73 Dominic dan Daigo
74 Waduh!
75 Jinx
76 Bayu dan Dua Cucunya
77 Philip dan Liora
78 Ajeng Bertemu Dengan Liora
79 Indigo Binti Indihome
80 Burger Times Square
81 Dominic Kesal Dengan Terry
82 Pizza Half and Half
83 Terry di Brussels
84 Ekavira Gupta
85 How Become In Laws of Pratomo Family for Dummy
86 Masih Soal Terry
87 Insomnia
88 Curhat Ekavira Gupta
89 Tiga Pria Dalam Waktu Berbeda
90 Dominic Tidak Percaya
91 Terry dan Daigo Beda Situasi
92 Govinda Jaya-jaya
93 Pengusir Setan
94 Di London Pt 1
95 Di London Pt 2
96 Di London Pt 3
97 Di London Pt 4
98 Di London Pt 5
99 Di London Pt 6
100 Liora dan Seiichi
101 Surprise?
102 Terry dan Yakuza Takara
103 Antara Terry dan Liora
104 Anak Kucing Perantau
105 Doppelganger
106 Misi Dominic
107 Diculik!
108 Dendam Ajeng
109 Ajeng dan Rolling Pin
110 Memang Perlu Diruqyah?
111 Ajeng Disidang
112 Masuk Sel Deh!
113 Kembali Ke Negara Cleopatra
114 Reuni
115 Dom is G@y
116 Dua Novel Baru Di Januari
117 Dominic Dirayu
118 Usilnya Buyut Abi dan Edward
119 Perbedaan Gizem dan Ajeng
120 Dikepung
121 Jangan Bilang Huruf M Besar!
122 Antara Manhattan, Virginia dan Tokyo
123 Kencan Yang Begitulah
124 Nasehat Bayu
125 Gabut Maning
126 Dibalik Kegabutan Mandaka
127 Black Scorpio
128 Liora Hamil
129 Permintaan Ajeng
130 Berapa Kekayaan PRC Group?
131 Sedihnya Terry
132 Lebay Karena Nyaman
133 Keputusan Mandaka
134 Disana Disini
135 Blood Diamond
136 Demi Adopsi
137 James dan Kemal
138 Lamaran
139 Menikah Itu Bukan Balapan
140 Liam dan Terry
141 Gizem dan Liora
142 Mavendra Pratomo
143 Karepmu Nduk!
144 Bayu dan Ajeng Nanggap Liora
145 Terry Serius Mualaf
146 Terry dan Julian
147 Ribut Sana Sini
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Dominic Blair O'Connor
2
Dominic dan Shaqeer
3
Mulai Rencana
4
Dominic Menyadap
5
Menemani Tim Juliet
6
Perasaan Gizem
7
Hasil Penyelidikan Shaqeer
8
Kabur
9
Menuju Sisilia
10
Di Pula Kroasia
11
Dikejar
12
Di Zagreb
13
Terbang Ke London
14
Di London
15
Amisha dan Arletta
16
Arletta dan Gizem
17
Perjalanan ke Skotlandia
18
Hajar Sana Sini
19
Masih Di Jalan
20
Tiba di Glasgow
21
Alessandro Moretti
22
Keluarga Giandra - Blair
23
Dua Emir Khalid of Qatar
24
Di Kedutaan Besar Qatar
25
Pip dan Hay
26
Ancaman Hisyam Al Khalifa
27
Aslan Blair Zidane
28
Bayu Ngamuk
29
Licik Ala Klan Pratomo
30
CIA
31
Anteng Sejenak
32
Dikirim Ke Mesir
33
Kebda Eskandarani
34
Gizem Curhat
35
Mencari JD
36
Di Safe House Cairo
37
Maukah Kamu Mati?
38
Menyusun Rencana
39
Noel Dorsett
40
Aku Bukan Aktor Broadway
41
Psikopat Yang Baik
42
Maximilian
43
Kode Marvel
44
Generasi Kedelapan
45
Emir Bahrain Maju Dulu
46
Gabut Ala Generasi Kedelapan
47
Tiba di Kairo
48
Dikejar
49
Hidden Gem
50
Perubahan Rencana
51
Rencana Pembunuhan
52
Maximilian Ditembak
53
Rencana Dua Kelompok
54
Maximilian Manyun
55
Geger
56
Tsuyu dan Daigo
57
Kembali ke Washington DC
58
Baby Baby
59
Monday
60
Jim Dourdan
61
Beskap ( Sisi Lain )
62
Yakin Ada
63
Tukang Bunga
64
Menginap Di Ankara
65
Hari Minggu Bersama Gizem
66
Dominic Mencoba Pesawat Baru
67
Roller Coaster
68
Ngamuk
69
Harusnya Kamu Seppuku!
70
Masih Berjuang
71
Dipindah
72
Difitnah
73
Dominic dan Daigo
74
Waduh!
75
Jinx
76
Bayu dan Dua Cucunya
77
Philip dan Liora
78
Ajeng Bertemu Dengan Liora
79
Indigo Binti Indihome
80
Burger Times Square
81
Dominic Kesal Dengan Terry
82
Pizza Half and Half
83
Terry di Brussels
84
Ekavira Gupta
85
How Become In Laws of Pratomo Family for Dummy
86
Masih Soal Terry
87
Insomnia
88
Curhat Ekavira Gupta
89
Tiga Pria Dalam Waktu Berbeda
90
Dominic Tidak Percaya
91
Terry dan Daigo Beda Situasi
92
Govinda Jaya-jaya
93
Pengusir Setan
94
Di London Pt 1
95
Di London Pt 2
96
Di London Pt 3
97
Di London Pt 4
98
Di London Pt 5
99
Di London Pt 6
100
Liora dan Seiichi
101
Surprise?
102
Terry dan Yakuza Takara
103
Antara Terry dan Liora
104
Anak Kucing Perantau
105
Doppelganger
106
Misi Dominic
107
Diculik!
108
Dendam Ajeng
109
Ajeng dan Rolling Pin
110
Memang Perlu Diruqyah?
111
Ajeng Disidang
112
Masuk Sel Deh!
113
Kembali Ke Negara Cleopatra
114
Reuni
115
Dom is G@y
116
Dua Novel Baru Di Januari
117
Dominic Dirayu
118
Usilnya Buyut Abi dan Edward
119
Perbedaan Gizem dan Ajeng
120
Dikepung
121
Jangan Bilang Huruf M Besar!
122
Antara Manhattan, Virginia dan Tokyo
123
Kencan Yang Begitulah
124
Nasehat Bayu
125
Gabut Maning
126
Dibalik Kegabutan Mandaka
127
Black Scorpio
128
Liora Hamil
129
Permintaan Ajeng
130
Berapa Kekayaan PRC Group?
131
Sedihnya Terry
132
Lebay Karena Nyaman
133
Keputusan Mandaka
134
Disana Disini
135
Blood Diamond
136
Demi Adopsi
137
James dan Kemal
138
Lamaran
139
Menikah Itu Bukan Balapan
140
Liam dan Terry
141
Gizem dan Liora
142
Mavendra Pratomo
143
Karepmu Nduk!
144
Bayu dan Ajeng Nanggap Liora
145
Terry Serius Mualaf
146
Terry dan Julian
147
Ribut Sana Sini

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!