Dominic menatap pinggiran pantai sementara kapalnya melaju kencang menuju tengah-tengah laut Mediterania menuju Kroasia.
"Apakah Terry akan selamat, Dom?" tanya Gizem.
"Aku tidak ta..."
BOOM !
Keempat orang disana melongo saat dari kejauhan mereka melihat pijar api dan ledakan yang terdengar sangat jelas apalagi malam ini sangat sunyi senyap.
"Ya Allah ... Terry !" pekik Gizem yang tampak shock dan Dominic reflek memeluk gadis itu.
"Bisa jadi Terry bisa jadi bukan Gizem," ucap Dominic.
"Tapi aku yakin itu Terry, Dom !"
"G, Terry sudah tahu konsekuensinya." Liam mengusap bahu Gizem.
Gizem menangis dalam pelukan Dominic. Mau setangguh apapun, tetap saja dia seorang wanita.
Dominic dan Peter hanya terdiam, merasa masygul mengingat Terry yang paling ramai dan orang pertama yang mengetahui aksi JD, ternyata lebih memilih mengorbankan nyawanya demi rekan-rekannya yang hendak membongkar semua kejahatan keluarga Dourdan.
***
Selama perjalanan, keempat orang itu memilih diam dan Dominic mengingatkan mereka semua untuk tetap makan karena cuaca dingin seperti ini. Semua ponsel mereka sudah offline. Dominic sendiri memang memiliki dua ponsel, satu untuk urusan pekerjaan dan satunya untuk keluarga.
"Bagaimana dengan bahan bakar, Liam ?" tanya Dominic sambil memakan makanan kaleng khas tentara. Dominic tidak mau ada yang sakit meskipun dia yakin semua anggota timnya kuat fisiknya.
"Cukup sampai Sisilia Dom. Kita harus mengisi bahan bakar lagi," jawab Liam. "Kita perjalanan tiga hari Dom dan bahan bakar cukup selama itu. Bahan makanan juga cukup."
"Gantian Liam. Kamu beristirahat sejenak..." ucap Dominic yang tahu Liam butuh istirahat.
"Oke Dom." Liam pun berpindah dari kemudi kapal menuju kursi panjang yang ada disana. Besok dia dan Peter yang akan mengemudi hingga malam hari.
Dominic menghubungi Shaqeer. "Yo Shakira... Tolong buat kapal ini tidak muncul di radar atau satelit manapun."
"Kamu gila Dom ! Bokap bisa tahu ! Bokap lu ! Bokapnya Pip ! Opa lu yang panasan !" seru Shaqeer heboh.
"Please?" senyum Dominic.
"Please ... Please ... Gundulmu !" umpat Shaqeer kesal. "Tunggu ! Aku lacak dulu ! Karier aku dan kamu dipertaruhkan lho Dom !"
"I know. Kalau sampai kamu jobless ( pengangguran ), minta kerjaan sama Arletta." Arletta adalah adik perempuan Shaqeer yang memegang RR's Meals Soho London. "Jadi tukang cuci piring."
"Dasar sepupu reseh ! Itu mah Napak tilas bokap ma nyokap gue dulu !" sungut Shaqeer sebal. ( Baca My Beautiful Chef ).
"Ah kamu memang anak baik, Shakira," rayu Dominic.
"Dasar goyang Dombret !" Shaqeer langsung masuk ke dalam satelit Jang Corp. Meskipun semua anggota klan Pratomo memiliki saham di Jang Corp, tidak semua boleh memakai satelit seenaknya kecuali law enforcement dan Shaqeer adalah salah satu yang boleh memakainya.
"Done ! Kalian jadi kapal hantu. Asalkan tidak jadi Ghost Detective macam Shea, Oom Ryuga dan Seiya."
Dominic terbahak karena Shaqeer menyebutkan Ryuga pakai Oom karena posisinya memang kacau. Ryuga Giandra, putra dokter Remy Giandra, bisa menjadi Oom bisa menjadi sepupu generasi ke delapan. Seperti yang sering menjadi pembahasan di acara lebaran, semua tergantung konteks.
"Thanks Shakira..." ucap Dominic.
"Hati-hati Dombret. Aku perhitungkan, bahan bakar kalian selama tiga hari ke depan, cukup sampai Sisilia. Kamu tidak menghubungi Opa Michel kan?"
"No. Aku hubungi Oom Sandy," jawab Dominic.
"Ah syukurlah, Oom Sandy sangat pintar menyimpan rahasia," ucap Shaqeer. ( Untuk tahu siapa Sandy, bisa dibaca di Ghost Detective ).
***
Setelah mengobrol unfaedah, Dominic mematikan panggilannya. Gizem yang membuat kopi untuk semua orang, menghampiri Dominic.
"Kopi Dom?" tawar Gizem sambil menyerahkan gelas berisikan kopi hitam.
"Thanks G ..." jawab Dominic sambil menerima gelas itu.
"Kenapa kita ke Kroasia, Dom ?" tanya Gizem.
"Tanteku ada balapan disana. Dia salah satu chief engineer tim Toyota Gazoo dan satu-satunya perempuan di tim itu."
Gizem membelalakkan matanya. "Hebat ..."
"Tanteku bernama Rayline dan sekarang dia berpacaran dengan pembalapnya, Oom Alan Sasongko. Kita kesana karena tidak ada pangkalan militer disana. Apalagi kita bisa bersembunyi sementara bukan sebelum ke London. Dan yeah, tanteku itu sangat cerdas dan dia juga seorang salah seorang manajer mekanik di McC Custom, bengkel milik keluarga McCloud."
"Pantas dia menjadi chief engineer karena sudah terbiasa di bidang otomotif. Tapi apa alasannya mau bergabung dengan tim WRC?" tanya Gizem sambil menyesap kopinya.
"Alasannya simpel. Keliling dunia gratis tapi juga dibayar," senyum Dominic.
Gizem melongo. "Tapi kalian kan tidak kekurangan uang ?"
"Tanteku sangat suka mendapatkan tantangan dan dia mendapatkan kesempatan di WRC. Dia jarang pergi-pergi ke tempat-tempat yang diluar zona nyaman. Tapi dia ke Swedia, Monte Carlo, dan sekarang Kroasia. Tante Ray itu jarang liburan karena dia sangat mencintai pekerjaannya di McC Custom. Kalau pun pergi, pas lebaran atau diajak..." jawab Dominic.
"Kamu sangat tahu soal Tante kamu ya ?"
"Kami sebaya dan bisa dibilang kami besar bersama. Opa aku memang mendapatkan Tante dengan selisih tahun jauh. Oom Rainer, kakak Tante Ray itu lebih tua 16 tahunan jadi yaaa... Lumayan jaraknya."
Gizem mengangguk lalu keduanya tidak mengobrol lagi karena konsentrasi dengan ombak yang cukup keras. Suara benda jatuh membuat keduanya menoleh dan melihat Peter sudah jatuh diatas lantai kapal.
"Aduuuhhh duh duh ... ombak ya Dom ?" tanya Peter sambil terduduk. "Bagaimana bisa Liam tidak jatuh?"
"Aku ikat badanku dengan tali," gumam Liam sambil terlelap. "Hati-hati... Kita bisa muntah disini ..."
"Yeah ... Aku rasa merasa mabuk laut ..." Peter langsung berusaha berdiri dan berjalan menuju pinggiran kapal dan muntah diatas laut.
"Sorry ... Laut Mediterania macam kita naik Hummer diatas jalan buruk," jawab Dominic.
"Brengseeekkk !" umpat Peter.
***
Dua hari mereka berada diatas laut Mediterania hingga mendekati pulau Sisilia dan menuju kota pantai bernama Ipsica dimana keluarga de Luca memiliki dermaga pribadi disana dan tidak hanya satu tapi mereka memliki lima dermaga di berbagai pantai di Sisilia.
Dominic segera menghubungi Sandy dan pria yang diselamatkan dari keterpurukan oleh Gemini Lexington de Luca itu sekarang menjadi direktur keuangan perusahaan milik keluarga de Luca.
"Aku sudah di dermaga Dom. Kamu sangat tepat datang malam hari karena jika siang, akan terlihat," ucap Sandy.
"Aman kan Oom? Opa Michel dan Oma Gem tidak tahu ?" tanya Dominic.
"Aman Dom. Siapa sih yang mau berurusan dengan Mafia de Luca ?" kekeh Sandy.
"Sip ! Thanks Oom."
"Oom sudah bisa melihat kapal kamu." Sandy menggunakan night vision binoculars. "Tangki bahan bakar sudah siap sampai ke Kroasia."
"Berapa lama perjalanan dari Ipsica ke Kroasia?" tanya Dominic.
"Sekitar satu hari. Kalian ke kota bernama Pula yang berada di Utara laut Adriatik dan disana nanti kalian akan bertemu Sergey Brozovic yang sudah siap disana."
"Siapa itu Oom?" tanya Dominic sambil melambaikan tangannya saat melihat Sandy.
"Dia Mafioso Kroasia, sahabat Opa kamu."
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 147 Episodes
Comments
Ninik Rochaini
beehhh...gk jauh2 jg sll memanfaatkan mafia...smg kalian slmt...bener2 sprti lht film
2024-12-17
1
Jenong Nong
tentara kerjasama dgn mafia woww....mantap yg pnting selamat ya dom ....😁😁❤❤🙏🙏
2024-07-21
1
Elsa Fanie
ya allah terry ,,,semangat smw ny semoga selamat smw ny
2024-07-21
1