Di London

"Dom? Berapa lama kamu landing ?" tanya Shaqeer ke alat komunikasi Dominic di kokpit.

"Setengah jam lagi. Why ?"

"Bokap dan Oom Alex waspada. Kita akan bawa kamu ke Glasgow. Oom Gavin dan Kenneth sudah siap disana."

"Kenapa tidak langsung landing ke Glasgow?" tanya Dominic.

"Karena ijinnya hanya di London."

"Ok Shaqeer. See you in London."

***

Bandara Pribadi Milik keluarga Blair London

Pesawat Gulfstream kecil itu tiba di bandara milik keluarga Dominic dengan selamat. Pilot Molina, pilot kepercayaan Draen Gvardiol itu bersalaman dengan Dominic dan seperti halnya Sergey Brozovic, pria paruh baya yang sudah banyak makan asam garam, melihat cucu Bayu O'Grady itu pria yang mengesankan.

"Terima kasih Mr Molina," ucap Dominic sambil menyalami pilot veteran itu.

"Senang bertemu dengan anda, young man. Semoga misi kamu bisa berjalan lancar," senyum Molina.

"Hati-hati selama perjalanan pulang. Salam buat paman Draen Gvardiol."

Molina mengangguk. Ketiga rekan Dominic menyalami pilot itu dan mengucapkan terima kasih sebelum turun dari pesawat.

***

Dominic tersenyum melihat Shaqeer yang cemberut karena di belakangnya terdapat Alex Darling dan Scott Peterson.

"Hai..." sapa Dominic.

"Hai gundulmu Dom !" umpat Alex Darling. "Beraninya kamu diam-diam ? Oom Bayu ngamuk ada harga kepala kamu !"

"Waduh !" bisik Dominic.

"Waduh lagi !" amuk Scott Peterson dan Chief FBI itu melihat tiga rekan Dominic. "Selamat datang di London. Kita berangkat sekarang."

Shaqeer menghubungi Molina. "Mr Molina, anda bebas tinggal landas. Terimakasih."

"Sama-sama Agen Shaqeer. Ditunggu di Zagreb untuk minum bersama."

"I will Mr Molina."

Tak lama, pesawat Gulfstream itu pun terbang meninggalkan bandara pribadi milik keluarga Blair.

"Sekarang kita kemana ?" tanya Dominic setelah dua Oomnya berkenalan dengan Peter, Liam dan Gizem.

"Markas FBI." Scott Peterson dan Alex Darling berjalan menuju empat mobil Range Rover namun mata elang Liam melihat ada tiga mobil hitam yang terparkir di seberang jalan tepat di pagar besi dan kawat.

"Boys, heads up !" seru Liam yang mengambil Glock dari balik punggungnya.

"GUNS !" teriak Scott saat melihat orang-orang turun dari mobil. Segera semua orang bersembunyi di balik kotak-kotak kayu dan tembok.

Dominic menarik tangan Gizem dan segera bersembunyi di balik tembok.

"Gun?" Dominic menoleh ke Gizem.

"Ready," jawab Gizem sambil mengokang SIG nya dan meletakkan beberapa magazine di lantai.

Tak lama orang-orang itu mulai menembaki anggota keluarga Pratomo. Mereka pun membalas tembakan itu.

Dominic O'Connor

"Gantian !" seru Gizem yang berbalik dan menembak ke arah orang-orang itu.

Alex dan Scott saling berpandangan. "Bagus kan buat adrenalin pagi-pagi?" cengir Scott membuat Alex Darling menyipitkan matanya.

Disaat para orang bersembunyi sambil menembak lawan, Shaqeer mengendap-endap ke arah memutar menuju samping pagar dan dengan perlahan pria itu berjalan ke belakang mobil masing-masing dan menggunakan pistol dengan peredam. Tanpa ekspresi, Shaqeer menembak pengemudi tiga mobil itu satu persatu.

Shaqeer mengambil senjata semi automatis dari dalam mobil para bounty hunter itu dan mulai menembak dari arah belakang. Tak lama pun para bounty hunter tewas karena diserang dua arah.

"Damn it Shaqeer ! kamu macam ninja Hatori !" ucap Dominic.

"Bukannya Naruto ?" balas Shaqeer sambil mengamankan senjatanya. "Oom Alex ?"

"Pergilah kalian semua ! Biar aku yang urus." Alex Darling menghubungi asistennya Shanon Kulnis. "Bawa kantong mayat yang banyak Kulnis ! Jangan sampai Galena tahu !"

***

Dua mobil Range Rover anti peluru itu pun keluar dari bandara pribadi milik keluarga Blair, sementara Alex Darling menunggu para anak buahnya.

Lima menit usai dua mobil itu pergi dengan kecepatan tinggi, dari arah berlawanan datang mobil kepolisian Scotland Yard. Semua orang melongo melihat banyaknya mayat disana dan Alex Darling yang duduk dengan wajah lelah.

"Boss !" panggil Shanon Kulnis.

"Tolong urus, Kulnis ..." ucap Alex Darling sendu.

"Boss. Ada sesuatu yang harus aku bilang ..."

"Donorku banyaaaakkk !" seru Galena senang memotong ucapan Shanon Kulnis.

Alex Darling menatap wakilnya dengan tatapan bertanya.

"Jangan salahkan aku Boss. Galena kan jaga malam. Jadi dia tahu, Boss ..." elak Shanon Kulnis.

"Mbak Rania. Bisa ke London ? Banyak donor !" ucap Galena senang via telepon ke kakak sepupunya di New York.

Alex Darling mendelik. "Galena !"

"Ah sayang kalau mereka tidak amal, sayang. Lagipula mereka kan hendak membunuh kamu dan Dominic kan ? Harus ada timbal balik dong !" eyel Galena.

Alex Darling menggelengkan kepalanya.

Shanon Kulnis hanya menepuk bahu bossnya yang sudah hampir 30 tahun bertugas bersama. "Sabar Boss ..."

"Kulnis. Punya aspirin?" tanya Alex Darling sementara Galena menghitung mayat yang tergeletak sebelum dibawa ambulans.

"Aku selalu membawanya Boss sejak Boss pacaran dengan Galena." Shanon Kulnis memberikan aspirin ke Alex Darling.

***

Di Dalam Mobil Shaqeer dan Dominic

"Nyokap lu nggak ngamuk lihat tattoo kamu segedhe Gaban ?" tanya Dominic melihat tattoo Shaqeer di tangan kanannya.

"Ini gara-gara aku menyamar dua tahun lalu ke Kroasia. Daripada luntur dan membuat curiga semua orang, akhirnya aku tattoo beneran," jawab Shaqeer cuek. "Nyokap cuek, bokap cuek, Oma yang histeris melihat tattoo aku. Tahu sendiri kan Oma Elane gimana ?"

Dominic menoleh ke belakang dimana Gizem duduk disana dengan wajah waspada. "Are you oke G ?"

"Hanya tetap bersiap waspada saja Dom," jawab Gizem sambil tetap menggenggam SIG dan Glock di kedua tangannya.

"Tenang saja. Kita akan segera sampai ke markas rahasia FBI," jawab Shaqeer.

Pria berwajah dingin itu tetap berkonsentrasi menyetir dengan kecepatan tinggi. Dominic mengakui kemampuan menyetir Shaqeer saingan dengan Alan Sasongko.

"Tante Ray sehat? Oom Alan ?" tanya Shaqeer.

"Alhamdulillah. Paman Sergey Brozovic malah mengundang mereka ke Pula guna berbulan madu," jawab Dominic.

"Diterima saja !"

"Tante Ray sih fine, Oom Alan yang panik."

"Why?" tanya Shaqeer.

"Diundang mafia."

Shaqeer terbahak.

***

Dua mobil itu tiba di markas rahasia FBI. Shaqeer pun memarkirkan mobilnya dan mengambil tas dari bagasi belakang.

"Welcome to FBI secret vault," senyum Shaqeer.

Shaqeer Peterson.

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️ 🙂 ❤️

Terpopuler

Comments

Ninik Rochaini

Ninik Rochaini

dasar Galena/Facepalm//Facepalm//Facepalm/...malah bikin pusing Alex...

2024-12-18

2

Siska Fatma Sari

Siska Fatma Sari

ya ampun galena, disaat genting dia kesenangan karena dapat banyak donor 🤣🤣🤣🤣

2024-08-05

2

The Way

The Way

tararengkyuuu juga ka udah up banyak tapi kalo bisa sih lebih banyak lagi. he-he-he

2024-07-25

1

lihat semua
Episodes
1 Dominic Blair O'Connor
2 Dominic dan Shaqeer
3 Mulai Rencana
4 Dominic Menyadap
5 Menemani Tim Juliet
6 Perasaan Gizem
7 Hasil Penyelidikan Shaqeer
8 Kabur
9 Menuju Sisilia
10 Di Pula Kroasia
11 Dikejar
12 Di Zagreb
13 Terbang Ke London
14 Di London
15 Amisha dan Arletta
16 Arletta dan Gizem
17 Perjalanan ke Skotlandia
18 Hajar Sana Sini
19 Masih Di Jalan
20 Tiba di Glasgow
21 Alessandro Moretti
22 Keluarga Giandra - Blair
23 Dua Emir Khalid of Qatar
24 Di Kedutaan Besar Qatar
25 Pip dan Hay
26 Ancaman Hisyam Al Khalifa
27 Aslan Blair Zidane
28 Bayu Ngamuk
29 Licik Ala Klan Pratomo
30 CIA
31 Anteng Sejenak
32 Dikirim Ke Mesir
33 Kebda Eskandarani
34 Gizem Curhat
35 Mencari JD
36 Di Safe House Cairo
37 Maukah Kamu Mati?
38 Menyusun Rencana
39 Noel Dorsett
40 Aku Bukan Aktor Broadway
41 Psikopat Yang Baik
42 Maximilian
43 Kode Marvel
44 Generasi Kedelapan
45 Emir Bahrain Maju Dulu
46 Gabut Ala Generasi Kedelapan
47 Tiba di Kairo
48 Dikejar
49 Hidden Gem
50 Perubahan Rencana
51 Rencana Pembunuhan
52 Maximilian Ditembak
53 Rencana Dua Kelompok
54 Maximilian Manyun
55 Geger
56 Tsuyu dan Daigo
57 Kembali ke Washington DC
58 Baby Baby
59 Monday
60 Jim Dourdan
61 Beskap ( Sisi Lain )
62 Yakin Ada
63 Tukang Bunga
64 Menginap Di Ankara
65 Hari Minggu Bersama Gizem
66 Dominic Mencoba Pesawat Baru
67 Roller Coaster
68 Ngamuk
69 Harusnya Kamu Seppuku!
70 Masih Berjuang
71 Dipindah
72 Difitnah
73 Dominic dan Daigo
74 Waduh!
75 Jinx
76 Bayu dan Dua Cucunya
77 Philip dan Liora
78 Ajeng Bertemu Dengan Liora
79 Indigo Binti Indihome
80 Burger Times Square
81 Dominic Kesal Dengan Terry
82 Pizza Half and Half
83 Terry di Brussels
84 Ekavira Gupta
85 How Become In Laws of Pratomo Family for Dummy
86 Masih Soal Terry
87 Insomnia
88 Curhat Ekavira Gupta
89 Tiga Pria Dalam Waktu Berbeda
90 Dominic Tidak Percaya
91 Terry dan Daigo Beda Situasi
92 Govinda Jaya-jaya
93 Pengusir Setan
94 Di London Pt 1
95 Di London Pt 2
96 Di London Pt 3
97 Di London Pt 4
98 Di London Pt 5
99 Di London Pt 6
100 Liora dan Seiichi
101 Surprise?
102 Terry dan Yakuza Takara
103 Antara Terry dan Liora
104 Anak Kucing Perantau
105 Doppelganger
106 Misi Dominic
107 Diculik!
108 Dendam Ajeng
109 Ajeng dan Rolling Pin
110 Memang Perlu Diruqyah?
111 Ajeng Disidang
112 Masuk Sel Deh!
113 Kembali Ke Negara Cleopatra
114 Reuni
115 Dom is G@y
116 Dua Novel Baru Di Januari
117 Dominic Dirayu
118 Usilnya Buyut Abi dan Edward
119 Perbedaan Gizem dan Ajeng
120 Dikepung
121 Jangan Bilang Huruf M Besar!
122 Antara Manhattan, Virginia dan Tokyo
123 Kencan Yang Begitulah
124 Nasehat Bayu
125 Gabut Maning
126 Dibalik Kegabutan Mandaka
127 Black Scorpio
128 Liora Hamil
129 Permintaan Ajeng
130 Berapa Kekayaan PRC Group?
131 Sedihnya Terry
132 Lebay Karena Nyaman
133 Keputusan Mandaka
134 Disana Disini
135 Blood Diamond
136 Demi Adopsi
137 James dan Kemal
138 Lamaran
139 Menikah Itu Bukan Balapan
140 Liam dan Terry
141 Gizem dan Liora
142 Mavendra Pratomo
143 Karepmu Nduk!
144 Bayu dan Ajeng Nanggap Liora
145 Terry Serius Mualaf
146 Terry dan Julian
147 Ribut Sana Sini
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Dominic Blair O'Connor
2
Dominic dan Shaqeer
3
Mulai Rencana
4
Dominic Menyadap
5
Menemani Tim Juliet
6
Perasaan Gizem
7
Hasil Penyelidikan Shaqeer
8
Kabur
9
Menuju Sisilia
10
Di Pula Kroasia
11
Dikejar
12
Di Zagreb
13
Terbang Ke London
14
Di London
15
Amisha dan Arletta
16
Arletta dan Gizem
17
Perjalanan ke Skotlandia
18
Hajar Sana Sini
19
Masih Di Jalan
20
Tiba di Glasgow
21
Alessandro Moretti
22
Keluarga Giandra - Blair
23
Dua Emir Khalid of Qatar
24
Di Kedutaan Besar Qatar
25
Pip dan Hay
26
Ancaman Hisyam Al Khalifa
27
Aslan Blair Zidane
28
Bayu Ngamuk
29
Licik Ala Klan Pratomo
30
CIA
31
Anteng Sejenak
32
Dikirim Ke Mesir
33
Kebda Eskandarani
34
Gizem Curhat
35
Mencari JD
36
Di Safe House Cairo
37
Maukah Kamu Mati?
38
Menyusun Rencana
39
Noel Dorsett
40
Aku Bukan Aktor Broadway
41
Psikopat Yang Baik
42
Maximilian
43
Kode Marvel
44
Generasi Kedelapan
45
Emir Bahrain Maju Dulu
46
Gabut Ala Generasi Kedelapan
47
Tiba di Kairo
48
Dikejar
49
Hidden Gem
50
Perubahan Rencana
51
Rencana Pembunuhan
52
Maximilian Ditembak
53
Rencana Dua Kelompok
54
Maximilian Manyun
55
Geger
56
Tsuyu dan Daigo
57
Kembali ke Washington DC
58
Baby Baby
59
Monday
60
Jim Dourdan
61
Beskap ( Sisi Lain )
62
Yakin Ada
63
Tukang Bunga
64
Menginap Di Ankara
65
Hari Minggu Bersama Gizem
66
Dominic Mencoba Pesawat Baru
67
Roller Coaster
68
Ngamuk
69
Harusnya Kamu Seppuku!
70
Masih Berjuang
71
Dipindah
72
Difitnah
73
Dominic dan Daigo
74
Waduh!
75
Jinx
76
Bayu dan Dua Cucunya
77
Philip dan Liora
78
Ajeng Bertemu Dengan Liora
79
Indigo Binti Indihome
80
Burger Times Square
81
Dominic Kesal Dengan Terry
82
Pizza Half and Half
83
Terry di Brussels
84
Ekavira Gupta
85
How Become In Laws of Pratomo Family for Dummy
86
Masih Soal Terry
87
Insomnia
88
Curhat Ekavira Gupta
89
Tiga Pria Dalam Waktu Berbeda
90
Dominic Tidak Percaya
91
Terry dan Daigo Beda Situasi
92
Govinda Jaya-jaya
93
Pengusir Setan
94
Di London Pt 1
95
Di London Pt 2
96
Di London Pt 3
97
Di London Pt 4
98
Di London Pt 5
99
Di London Pt 6
100
Liora dan Seiichi
101
Surprise?
102
Terry dan Yakuza Takara
103
Antara Terry dan Liora
104
Anak Kucing Perantau
105
Doppelganger
106
Misi Dominic
107
Diculik!
108
Dendam Ajeng
109
Ajeng dan Rolling Pin
110
Memang Perlu Diruqyah?
111
Ajeng Disidang
112
Masuk Sel Deh!
113
Kembali Ke Negara Cleopatra
114
Reuni
115
Dom is G@y
116
Dua Novel Baru Di Januari
117
Dominic Dirayu
118
Usilnya Buyut Abi dan Edward
119
Perbedaan Gizem dan Ajeng
120
Dikepung
121
Jangan Bilang Huruf M Besar!
122
Antara Manhattan, Virginia dan Tokyo
123
Kencan Yang Begitulah
124
Nasehat Bayu
125
Gabut Maning
126
Dibalik Kegabutan Mandaka
127
Black Scorpio
128
Liora Hamil
129
Permintaan Ajeng
130
Berapa Kekayaan PRC Group?
131
Sedihnya Terry
132
Lebay Karena Nyaman
133
Keputusan Mandaka
134
Disana Disini
135
Blood Diamond
136
Demi Adopsi
137
James dan Kemal
138
Lamaran
139
Menikah Itu Bukan Balapan
140
Liam dan Terry
141
Gizem dan Liora
142
Mavendra Pratomo
143
Karepmu Nduk!
144
Bayu dan Ajeng Nanggap Liora
145
Terry Serius Mualaf
146
Terry dan Julian
147
Ribut Sana Sini

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!