Pertemuan tak sengaja

Langit semakin gelap, Aurora dan Arisha baru tiba di rumah kontrakan mereka. Hari yang begitu melelahkan membuat anak dan ibu itu langsung pergi tidur. Malam ini Almer tidak menginap di rumah kontrakan Aurora, anak itu ingin tidur bersama daddynya. 

Sedangkan Liyana, wanita itu entah dimana sekarang, seharian tidak pulang ke rumah setelah bertemu Lea. Anggara juga tidak menanyakan keberadaan istrinya itu. 

Hari semakin berlalu, hari ini Aurora menepati janjinya untuk membawa Arisha ke rumah majikannya itu, entah apa yang akan dilakukan majikannya setelah melihat putrinya nanti. 

“Ingat pesan bunda, Risha jangan nakal ditempat bunda bekerja ya. Ingat, —”

“Halus sopan dan sadal dili di lumah olang ! “ seru Arisha memeluk erat pinggang bundanya. 

Saat ini, keduanya sedang berada di jalan menuju rumah majikannya yang terletak diujung jalan raya. Hal tak terduga, sepeda yang dikendarai Aurora terserempet mobil berwarna hitam membuat ibu dan anak itu terjatuh. 

Bugh ! 

“Ahhhhhhhh cakittttt !! “

Seorang wanita dengan dandan menor keluar dari mobilnya disusul seorang anak kurus dibelakangnya. Wanita itu menatap goresan di pinggiran mobilnya. Sedangkan sang sopir langsung keluar untuk melihat seseorang yang terkena senggolnya. 

“Astagaaaaa !!! Mobil kesayangankuuuu !! “

Wanita itu menatap marah pria tua yang menjadi supir pribadinya, “ Bapak Ciptooooooo !!! “ teriaknya. 

Pria tua yang membantu mendirikan sepeda Aurora langsung mengalihkan pandangannya ke arah majikannya. Belum sempat melihat Aurora dia lebih dulu dibentak majikannya. 

“Bapak kerja yang benar dong ! Mobil kesayangan saya lecettt ! Gaji bapak nggak cukup untuk memperbaiki mobil saya yang mahal ini !! “ bentaknya. 

Putra wanita itu berdiri sedikit menjauh dari ibunya terlihat jika anak itu takut dengan suara bentakan. Aurora yang sudah membantu putrinya dan menstandar sepedanya berjalan mendekati wanita yang membelakanginya. 

“Maaf nona, bisakah anda tidak membentak orang yang lebih tua ! “ tegur Aurora sopan. 

Sontak saja wanita yang memarahi supirnya menoleh ke arah Aurora begitu juga dengan supir pribadinya. 

Degh !!! Jantung Aurora berdetak lebih cepat saat melihat sosok wanita yang berada di hadapannya. 

“Apa urusannya sama lo, gembel ! “ bentak wanita itu. Aurora diam mengamati wanita di hadapannya itu. Keningnya mengernyit bingung saat wanita itu tak mengenali dirinya. 

“Dia nggak ngenalin aku ? “ ucap Aurora dalam hati, apa karena penampilannya berbeda dari yang dulu. 

“Woyyy ! Malah diem ! Bisu lo ! “ sentak wanita itu. 

Saat Aurora akan menjawab, ponsel wanita itu berdering dan saat melihat siapa yang menghubunginya wanita itu langsung masuk ke dalam mobil begitu juga dengan supir pribadinya yang sebelum masuk masih melihat ke arah Aurora dengan pandangan bingung. 

Tak lama mobil mewah itu melesat meninggalkan Aurora yang memandang mobil itu dengan tatapan tanpa ekspresi. Aurora tersadar saat mendengar tangisan seorang anak yang ia tangkap bukan suara tangisan putrinya. 

“Hiksss mamaaaaaaaa !  Leja ditinggal, mamaaaaaa !!!! “ teriak anak itu menangis meratapi mobil ibunya yang sudah menjauh. 

“Depinici mama lupa anakna ! “ seru Arisha yang menatap anak laki-laki itu lalu kembali menatap Aurora yang juga menatap anak laki-laki itu. 

Aurora menghela nafas, dirinya tidak menyangka jika hari ini akan bertemu dengan orang di masa lalu. Sudah empat tahun berlalu, namun rasa sakitnya belum sepenuhnya sembuh. Aurora menatap anak laki-laki itu dengan bingung. 

“Bagaimana nasib anak ini ? Apa aku harus membawanya ke rumah tuan Gilbert ? Kalau ditinggal, takut di culik sama orang. Aduh, gimana ya ?! “ kata Aurora bingung. 

Sementara itu, Almer sudah berdiri di depan pintu menunggu kedatangan Aurora dan Arisha. Anak itu sangat antusias menunggu kedatangan Aurora. Arumi yang menyusul cucunya tentu saja dibuat heran dengan keterlambatan Aurora hari ini. 

“Tumben, Rora jam segini belum datang. Apa terjadi sesuatu dengan mereka ? “ gumam Arumi khawatir. 

Dirinya menatap khawatir ke arah gerbang. Sekarang sudah pukul setengah delapan, Almer bocah itu sudah bosan berdiri menanti kedatangan bundanya. Ia kini memilih duduk di tangga dengan kedua tangannya menyangga dagu. 

“Oma, apa bunda ingkar janji ? “ tanya Almer. 

Arumi menggelengkan kepalanya. Walau Almer tak melihat gelengan Arumi, tapi bocah itu tahu jika Aurora tidak mungkin mengingkari janji. 

Tak lama sosok yang ditunggu Almer telah tiba, senyum terbit di kedua sudut bibirnya membuat wajahnya terlihat sangat tampan persis seperti Anggara kecil. 

“Bundaaaaa !!! “

Arumi yang melihat kedatangan Aurora mengernyit heran saat dirinya melihat dua anak duduk di atas sepeda dengan Aurora yang berjalan di sebelahnya mendorong sepeda. 

“Ehh, anakmu kembar ya ? “ tanya Arumi dengan rasa heran. 

“Eh, e–enggak nyo–nyonya ?! “

“Anak bunda cuma Arisha oma ! Kalau yang ini, Almer baru lihat orangnya.  Kamu siapa ? “ tanya Almer tajam. 

Anak laki-laki itu meremas ujung kemeja mahalnya. Ia menunduk takut saat ditatap tajam oleh orang baru. Berbeda dengan Arisha, bocah itu langsung menjawab pertanyaan Almer. 

“Janan buat dia takut, Lumel ! Dia Leja ! “ ujar Arisha berusaha turun dari sepeda bundanya. 

“Hiks, mama na Leja mana ? Ini bukan lumahna Leja ekheee !! “ Anak itu kembali menangis membuat Arisha kesal setengah abad. 

“EEEE LEJANGAN ! YANG BILANG INI LUMAH CITU CIAPA ?! SOLLY KLOMBOLONI ! BUNDA NA LISA NDA ADA PONCEL BUAT NELPON MAMA KAU !! “ pekik Arisha kesal. 

Pekikan Arisha membuat Arumi mengelus dadanya sementara Aurora menatap tak enak dengan majikannya. 

“Hiks, maca jaman cekalang nda punya poncel. Hiks ! “ 

Reza membuka resleting saku celana panjangnya kemudian mengeluarkan sebuah ponsel boba. Melihat itu Arisha dan lainnya melotokan mata mereka masing-masing. 

“Ini poncelna… “ Reza dengan polosnya menyerahkan ponselnya ke hadapan Arisha. 

“Telus ? “ tanya Arisha bingung melihat ponsel dihadapannya. 

Reza menggaruk kepalanya dengan tangan kirinya, lalu tersenyum malu-malu membuat Almer dan lainnya bingung. 

“Kenapa ? “ tanya Aurora curiga. 

Sementara di rumah mewah, seorang wanita tua tengah memarahi menantunya. Dirinya sangat kesal saat melihat cucu satu-satunya menghilang. 

“Apa yang kamu lakukan ! Cepat cari cucuku sampai dapat ! “ bentak Dea. 

“Bisa-bisanya cucuku menghilang. Kamu sebagai ibunya bagaimana bisa tidak mengetahui jika cucuku hilang ! “

Wanita tua itu menangis, dirinya bahkan hanya memiliki satu cucu. Anaknya, Rexo tidak mau memiliki anak lagi membuat wanita tua itu kesal setengah mati. Bahkan Dea memaksa menantunya untuk membujuk Rexo supaya kembali memiliki anak. 

Dea sangat menginginkan cucu perempuan maka dari itu, ia meminta anak dan menantunya untuk program kehamilan tapi semua itu dibantah oleh Rexo yang masih belum ingin memiliki anak kembali. 

“Tunggu apa lagi ! Cepat cari cucu kami ! “ sentak Deon kepada Lea yang masih berdiam diri tanpa bergegas mencari putranya. 

“Lea capek mahhh, pahhh! Nanti saja ya, Lea mau tidur… “ kata Lea sambil menguap. 

“Tidak ! Kamu harus menemukan cucu kami terlebih dahulu ! “ ujar Deon. 

Mata Lea melotot sempurna, ia tak suka dirinya diperintah. Lea mengira setelah merebut kebahagian kakak tirinya, semua apa yang dirinya dapatkan berujung kebahagiaan namun salah, perjalanannya sudah diterpa kecerewetan mertua. 

“Suruh mereka saja yang mencari, Lea mau tidur ! “

Lea langsung berjalan meninggalkan kedua mertuanya, ia tak peduli seberapa besar dan seberapa keras suara mertuanya yang memanggil dirinya. 

“Mending tidur ! “ ujarnya. 

*

*

*

*

*

Kembali lagi di kediaman Gilbert dimana, Reza benar-benar membuat Arisha kesal. Apa yang ditanyakan Aurora tak kunjung dijawab oleh Reza membuat Arisha kesal dan mulai mendumel. 

“Ngomong cepatttttt !!! Ihhhh gemasss kali looohhh  “ pekik Arisha kesal. 

“Hehe…  Leja nda baca tulicanna ! “

“A–APAAAA ?!!! KAU NDA BICA BACA NAAAAA ??? “ pekik Arisha syok bahkan Almer ikutan syok. 

“Telus gunana poncel kelenmu ini untuk apa ? Pelcuma olang kaya, nda bica apa-apa ?! “

Terpopuler

Comments

Atik Marwati

Atik Marwati

🤦🤦🤦🤦🤦🤦🤦

2024-07-21

1

niktut ugis

niktut ugis

🤣🤣🤣

2024-07-20

0

awesome moment

awesome moment

kenyang ngekek mulu gegara lisa kw

2024-07-14

1

lihat semua
Episodes
1 Dua Garis Biru
2 Kehamilan simpatik
3 Ngidam bakso
4 Rekening baru
5 Arisha
6 Nda ucah nawal dili !
7 Bisa ditukar nda ?
8 Korban kejahilan Arisha
9 Daddy pelit sama bunda...
10 Membicarakan tentang cornet !
11 sama-sama garang
12 Kejahilan Almer
13 Icina pasti tebalkan ?
14 Salah paham
15 Pertemuan tak sengaja
16 Gilbert dan Arisha
17 Milcekek coklat dua
18 Masa lalu Aurora
19 Jadi dia ?
20 Kecelakaan
21 Donor darah
22 Hasil test DNA 99,99%
23 Arisha...
24 Arisha 2
25 Arisha sadar
26 Pertemuan Aurora dan Valenzy
27 Terima kasih, bunda
28 Ajakan ke rumah
29 Calon suami, bunda
30 Hak asuh
31 Pengacala - Reza
32 Almer ikut bunda,
33 Serangga...
34 Jaga pintunya !
35 Daddy Anggalan belanja
36 Rexo-Na & Lea-K
37 Jahil dibalik jahil
38 Aku masih pemula
39 Wewe Gombal
40 Gara-Gara GAS
41 Nggak gitu konsepnya
42 Daddy Meltua
43 Ulang tahun si kembar
44 Kapan potong kuenya ?
45 Terbongkar !
46 Terbongkarnya 2
47 Kamu tidak marah padakukan ?
48 Dia.....
49 Perumpamaan ala Arisha
50 Pelangi Bersinar
51 Bertemu oma buyut
52 Velzyku kembali
53 Wanita bertopeng
54 masa lalu Aurora kecil
55 Pertengkaran Rexo dan Lea
56 Suara misterius
57 Buku harian milik oma buyut
58 Nenek Pale-Palee
59 Persiapan Anggara
60 Surat pemecatan Rexo
61 Tentang Kita
62 TimeZoneೄྀ
63 Reza putraku ?
64 Pertemuan Aurora dan Rino
65 Reza putraku 2
66 Flashback
67 Flashoff
68 Kedatangan Alvaro
69 Berakhir !
70 Tertangkapnya Alvaro
71 Ketahuan berselingkuh
72 Pernikahan
73 Gagal Malam Pertama
74 Hari pertama sekolah.
75 Kehidupan Lea
76 Pertemuan Lea dan Rino
77 Pindah ruang kelas
78 Pernikahan Pelangi & Vino
79 Pertemuan Zara dan mantan suaminya
80 Keusilan Lisa dan Lejana
81 Hari bahagia semua orang
82 Bisikan Arisha
83 Centong bekal
84 Sekolah
85 Menasehati Alvara
86 Kedatangan masa lalu
87 Letusan minyak
88 Kelucuan Reva
89 Misteri dompet Anggara
90 Petak umpet
91 Kebusukan Liyana terbongkar
92 Berakhir
93 Akhirnyaaaaaa !!!
94 Centong cayul
95 D3nd4m Liyana
96 Kebahagian Anggara dan Aurora
97 KARYA BARUUUU
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Dua Garis Biru
2
Kehamilan simpatik
3
Ngidam bakso
4
Rekening baru
5
Arisha
6
Nda ucah nawal dili !
7
Bisa ditukar nda ?
8
Korban kejahilan Arisha
9
Daddy pelit sama bunda...
10
Membicarakan tentang cornet !
11
sama-sama garang
12
Kejahilan Almer
13
Icina pasti tebalkan ?
14
Salah paham
15
Pertemuan tak sengaja
16
Gilbert dan Arisha
17
Milcekek coklat dua
18
Masa lalu Aurora
19
Jadi dia ?
20
Kecelakaan
21
Donor darah
22
Hasil test DNA 99,99%
23
Arisha...
24
Arisha 2
25
Arisha sadar
26
Pertemuan Aurora dan Valenzy
27
Terima kasih, bunda
28
Ajakan ke rumah
29
Calon suami, bunda
30
Hak asuh
31
Pengacala - Reza
32
Almer ikut bunda,
33
Serangga...
34
Jaga pintunya !
35
Daddy Anggalan belanja
36
Rexo-Na & Lea-K
37
Jahil dibalik jahil
38
Aku masih pemula
39
Wewe Gombal
40
Gara-Gara GAS
41
Nggak gitu konsepnya
42
Daddy Meltua
43
Ulang tahun si kembar
44
Kapan potong kuenya ?
45
Terbongkar !
46
Terbongkarnya 2
47
Kamu tidak marah padakukan ?
48
Dia.....
49
Perumpamaan ala Arisha
50
Pelangi Bersinar
51
Bertemu oma buyut
52
Velzyku kembali
53
Wanita bertopeng
54
masa lalu Aurora kecil
55
Pertengkaran Rexo dan Lea
56
Suara misterius
57
Buku harian milik oma buyut
58
Nenek Pale-Palee
59
Persiapan Anggara
60
Surat pemecatan Rexo
61
Tentang Kita
62
TimeZoneೄྀ
63
Reza putraku ?
64
Pertemuan Aurora dan Rino
65
Reza putraku 2
66
Flashback
67
Flashoff
68
Kedatangan Alvaro
69
Berakhir !
70
Tertangkapnya Alvaro
71
Ketahuan berselingkuh
72
Pernikahan
73
Gagal Malam Pertama
74
Hari pertama sekolah.
75
Kehidupan Lea
76
Pertemuan Lea dan Rino
77
Pindah ruang kelas
78
Pernikahan Pelangi & Vino
79
Pertemuan Zara dan mantan suaminya
80
Keusilan Lisa dan Lejana
81
Hari bahagia semua orang
82
Bisikan Arisha
83
Centong bekal
84
Sekolah
85
Menasehati Alvara
86
Kedatangan masa lalu
87
Letusan minyak
88
Kelucuan Reva
89
Misteri dompet Anggara
90
Petak umpet
91
Kebusukan Liyana terbongkar
92
Berakhir
93
Akhirnyaaaaaa !!!
94
Centong cayul
95
D3nd4m Liyana
96
Kebahagian Anggara dan Aurora
97
KARYA BARUUUU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!