sama-sama garang

Saat ini, Aurora tengah berurusan dengan menantu majikannya. Wanita itu kaget saat dirinya sedang membantu pelayan untuk membereskan dapur. Tiba-tiba saja, Liyana datang mendorong Aurora hingga wanita itu terjatuh dan minyak panas itu tak sengaja mengenai tangan Liyana. 

“Aaaahhhhhh !! “

Bugh ! Pranggg !! Bunyi benda jatuh membuat pelayan yang ada disana menoleh. 

“Ada apa ini ? “ 

Liyana yang mendengar suara Arumi langsung berakting kesakitan, bahkania terjatuh seolah-olah dialah korban dari kejadian itu. 

“Mommyyyy ! Pengasuh ini mendorongku bahkan menyiram tanganku dengan minyak panas ! “ adu Liyana licik. 

“Nyo-nyonya sa-saya—, “

“Kamu jangan mengelak lagi ! Bahkan para pelayan melihat semuanya jika kamu yang mendorong dan menyirami saya dengan minyak panas ! “ sanggah Liyana tak mau memberi waktu Aurora untuk menjelaskan. 

“Benarkan, wanita ini yang duluan mendorong dan menyiramiku ? “ 

Liyana menatap tajam dua pelayan yang berada di dapur itu, keduanya bingung ingin membela siapa. Aurora tau jika kedua pelayan itu pasti akan membela anak majikannya, jadi dirinya tak akan bisa membela diri. 

“Sudahlah Liyana, tanganmu juga tidak kenapa-kenapa “ 

Mendengar hal itu, membuat Liyana menjadi tidak terima. Dirinya menatap tajam Aurora yang menatapnya pasrah. “Mommy membelamu bukan berarti kamu menang, lihat saja aku akan membalasmu ! “

Setelah mengatakan itu, Liyana bangkit dari duduknya dan pergi dari area dapur dengan wajah kesalnya. Arumi dapat melihat wajah menantunya yang terlihat sangat kesal tapi bagaimanapun juga yang bersalah adalah menantunya. 

Sepeninggalan menantunya, Arumi menolong Aurora yang terlihat kesakitan, “Kakimu terkilir, “

“Hmmm, shhh ! “

“Ayo, saya bantu kamu ke ruang tengah ! “ Arumi membantu Aurora untuk bangkit berdiri, sedangkan dua pelayan tadi dimintanya untuk mengambil minyak oles. 

Sementara dikamar, Liyana berteriak kesal. Ia menghamburkan skincarenya hingga terjatuh ke lantai. Wajahnya terlihat sangat kesal, suaminya dari semalam tidak kembali ke kamar mereka, niat hati ingin meminta uang untuk membayar belanjaannya tak sekalipun ia menemukan keberadaan suaminya. 

“Masss Gara kemana sih ! Sebentar lagi, barang belanjaan ku tiba ! Aku harus bagaimana !! Nggak mungkin, nggak aku bayar ! Barang itu sudah aku tunggu seminggu yang lalu “ ucapnya kesal. 

Ceklek ! Pintu terbuka dari luar, muncul kepala hitam  mengintip ke dalam kamar. Tampak bocah itu sedang mencari seseorang, namun yang dilihatnya hanyalah mommy-nya membuat bocah itu kembali menutup pintu. 

Pintu belum tertutup sempurna, nama bocah tersebut dipanggil dengan nada keras. 

“ALMERRRR !!! KEMARI KAMU !!! “ . Almer bocah itu tidak ingin bertemu dengan ibunya, ia memilih melarikan diri tanpa menutup pintu dengan benar. 

“Coba ada Risha. Pasti dia bisa senang memiliki lawan seperti mommy, sama-sama garang ! “ celetuk Almer berlari menjauhi kamar kedua orang tuanya. 

*

*

*

*

*

“Bagaimana bisa Liyana menyakiti kamu seperti ini ? “ tanya Arumi sambil mengolesi salep ke pergelangan kaki Aurora. 

Aurora tak menjawab. Rasanya sungkan mengatakan hal yang sebenarnya apalagi, Liyana merupakan menantu tempatnya bekerja. Tidak mungkin juga majikannya mempercayai ucapannya. 

“Oh, ya ! Saya kok dari tadi tidak melihat Pelangi ya, kemana anak itu ? Pasti keluyuran lagi. Hadehhhhhh, anak gadisku ! “ ucap Arumi pusing, Aurora meringis saat Arumi menekan kuat pergelangan kakinya. 

“Upsss ! Maaf ! Maaf ! Saya gemes sampai nggak sadar menekan pergelangan kakimu dengan kuat ! “

“E–nggak papa Nyonya ! “ sahut Aurora. 

“Bundaaaaaaa tolooooonggggg !! “ teriakan bocah laki-laki itu membuat atensi kedua wanita beda usia teralihkan. 

“Almer ada apa ? “ tanya Arumi panik melihat cucunya berlari cukup kencang. 

“Ada kembalan Lisaaaaaa Blackpinkkkk !! “ teriak Almer dengan dadanya yang naik turun. 

“Kembaran Lisa ? Lisa blackpink maksudnya ? Dimana ? “ tanya Arumi bingung. 

“Maksud tuan muda, Arisha nyonya..” jelas Aurora.

“Arisha siapa lagi ? Lalu, hubungannya sama Lisa blackpink apa ?” tanya Arumi semakin bingung.

“Arisha itu putri saya nyonya, hubungan dengan Lisa itu hanyalah nama panggilannya. Putri saya berbicara masih cadel nyonya makanya dia lebih nyaman memanggil namanya Lisa dari pada Arisha. Semua orang memanggilnya Lisa atau Risha…”

Aurora mencoba menjelaskan tentang putrinya itu dan juga mengapa Almer mengatakan bahwa putrinya itu garang dan jahil itu karena Almer merupakan salah satu korban kejahilan putrinya tadi malam. 

“Lalu tadi kamu bilang kembarannya Arisha siapa sayang ? “ tanya Arumi kepada cucunya. 

Sebelum menjawab, Almer melihat ke arah tangga lantai dua sekiranya aman dia mendekati Arumi dan Aurora. “Mommy.. “

“Oh yaaa, tadi Almer cari daddy. Dimana daddy, oma ? “ tanya Almer bingung. 

Plak !!! Arumi menepuk kuat keningnya. 

“Astaga, oma lupaaaa !!! Daddy kamu belum oma kasih obatttt !! “

Tindakan Arumi membuat Aurora kembali meringis kali ini parah, apalagi Arumi tanpa sadar kembali menekan kuat pergelangan kaki Aurora. 

*

*

*

*

*

Di warung yang tak terlalu besar, suasana warung siang ini tampak lebih ramai dari hari biasanya membuat Pelangi dan Arisha memilih untuk duduk di dalam warung sambil menonton film kartun yang menjadi film favorite Arisha. 

Pelangi sendiri sibuk dengan ponselnya, sesekali matanya melihat ipadnya yang sedang memutar film spongebob.  Gadis itu juga terlihat sedang menunggu balasan pesan seseorang, namun orang yang ditunggu belum juga membalas pesannya. 

“Apa pekerjaannya sangat banyak sehingga tidak sempat membalas pesanku ? “ ucapnya cemberut. 

“Kenapa onti cembelut ? Pesanna nda dibalas ya ? “ Pelangi tanpa sadar mengangguk kepalanya. 

Arisha tersenyum kecut, “ Masih mending ada nomolna, bisa kilim pesan. Sedangkan Lisa, nomolna nda ada, tau mukanya aja nda, mau kilim doa ? Dikila meninggoyyy… “

Pelangi merasa tertarik dengan pembicaraan Arisha, ia meletakan ponselnya lalu menatap Arisha yang pandangannya masih terfokus dengan film di hadapannya itu. 

“Emang ayah Lisa dimana ? “.

“Nda tau, bunda nda pelnah ngasi tau dimana.. “ kata Arisha, tampak bocah itu tak merasa sedih seperti sudah terbiasa dengan hal seperti itu. 

“Kamu nggak nanya atau apa gitu ? “ tanya Pelangi penasaran. Arisha menggeleng. 

Tanpa orang lain sadari, Arisha pernah mendengar bundanya menangis dikala dirinya sakit waktu itu. Bundanya selalu melihat kertas persegi panjang yang sampai sekarang masih di simpan oleh bundanya. 

Arisha kecil tak mengerti kertas apa yang disimpan oleh bundanya. Bocah itu hanya diam, padahal dirinya sangat ingin tahu dimana ayahnya berada, kenapa semua orang menjauhi dirinya bahkan mengatakan bahwa dia anak yang tak diinginkan. 

“Lisa sebenalna kangen ayah, tapi sepeltinya ayah sudah membuat bunda malah.. jadi Lisa nda belani nanya, Lisa …  hiks Lisa… “

Bocah cantik itu hendak menangis, Pelangi segera memeluk Arisha dengan erat dan mengelus rambut panjang milik Arisha. Namun, suara melengking memanggil nama Arisha membuat bocah itu kesal. 

“Ihhhh !!! Nda bica apa cekali aja bialkan Lisa menangissss !!! Celalu aja gagal adegan sedihnnaaaaa !! “ teriak Arisha kesal, bahkan hidungnya sudah kembang kempis menahan ingusnya yang sebentar lagi akan keluar. 

Pelangi yang mendengar pekikan Arisha tertawa pelan, ia merasa terhibur dengan kehadiran Arisha. 

“Coba aja istri abang, kak Rora. Pasti keponakanku akan seimut Arisha dan sedatar Almer ! “

“Huhhh, Tuhaannnnnnn jikaaa abangkuuu lebih cocok dengan kak Roraaaa buatlah abangku bercerai dengan Liyaaaaaanaaa dombrenggg itu !!! Biarkan kak Rora jadi kakak iparkuuuu !! Kalau nggak bisa tetap buat mereka bercerai, gitu aja deh…  yaaaa Tuhannnnnnn …  pleaseee yaaa! “ pekik Pelangi tertahan. 

Terpopuler

Comments

Siti Nurjanah

Siti Nurjanah

q aminkan langi doamu. kok kakak mu itu bodoh apa tolol mau di tipu liyana lg udah dpt bukti nya jg

2025-01-16

0

Siti Nurjanah

Siti Nurjanah

kpn terungkap nya

2025-01-16

0

Ervina

Ervina

Aamiin..

2024-11-03

0

lihat semua
Episodes
1 Dua Garis Biru
2 Kehamilan simpatik
3 Ngidam bakso
4 Rekening baru
5 Arisha
6 Nda ucah nawal dili !
7 Bisa ditukar nda ?
8 Korban kejahilan Arisha
9 Daddy pelit sama bunda...
10 Membicarakan tentang cornet !
11 sama-sama garang
12 Kejahilan Almer
13 Icina pasti tebalkan ?
14 Salah paham
15 Pertemuan tak sengaja
16 Gilbert dan Arisha
17 Milcekek coklat dua
18 Masa lalu Aurora
19 Jadi dia ?
20 Kecelakaan
21 Donor darah
22 Hasil test DNA 99,99%
23 Arisha...
24 Arisha 2
25 Arisha sadar
26 Pertemuan Aurora dan Valenzy
27 Terima kasih, bunda
28 Ajakan ke rumah
29 Calon suami, bunda
30 Hak asuh
31 Pengacala - Reza
32 Almer ikut bunda,
33 Serangga...
34 Jaga pintunya !
35 Daddy Anggalan belanja
36 Rexo-Na & Lea-K
37 Jahil dibalik jahil
38 Aku masih pemula
39 Wewe Gombal
40 Gara-Gara GAS
41 Nggak gitu konsepnya
42 Daddy Meltua
43 Ulang tahun si kembar
44 Kapan potong kuenya ?
45 Terbongkar !
46 Terbongkarnya 2
47 Kamu tidak marah padakukan ?
48 Dia.....
49 Perumpamaan ala Arisha
50 Pelangi Bersinar
51 Bertemu oma buyut
52 Velzyku kembali
53 Wanita bertopeng
54 masa lalu Aurora kecil
55 Pertengkaran Rexo dan Lea
56 Suara misterius
57 Buku harian milik oma buyut
58 Nenek Pale-Palee
59 Persiapan Anggara
60 Surat pemecatan Rexo
61 Tentang Kita
62 TimeZoneೄྀ
63 Reza putraku ?
64 Pertemuan Aurora dan Rino
65 Reza putraku 2
66 Flashback
67 Flashoff
68 Kedatangan Alvaro
69 Berakhir !
70 Tertangkapnya Alvaro
71 Ketahuan berselingkuh
72 Pernikahan
73 Gagal Malam Pertama
74 Hari pertama sekolah.
75 Kehidupan Lea
76 Pertemuan Lea dan Rino
77 Pindah ruang kelas
78 Pernikahan Pelangi & Vino
79 Pertemuan Zara dan mantan suaminya
80 Keusilan Lisa dan Lejana
81 Hari bahagia semua orang
82 Bisikan Arisha
83 Centong bekal
84 Sekolah
85 Menasehati Alvara
86 Kedatangan masa lalu
87 Letusan minyak
88 Kelucuan Reva
89 Misteri dompet Anggara
90 Petak umpet
91 Kebusukan Liyana terbongkar
92 Berakhir
93 Akhirnyaaaaaa !!!
94 Centong cayul
95 D3nd4m Liyana
96 Kebahagian Anggara dan Aurora
97 KARYA BARUUUU
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Dua Garis Biru
2
Kehamilan simpatik
3
Ngidam bakso
4
Rekening baru
5
Arisha
6
Nda ucah nawal dili !
7
Bisa ditukar nda ?
8
Korban kejahilan Arisha
9
Daddy pelit sama bunda...
10
Membicarakan tentang cornet !
11
sama-sama garang
12
Kejahilan Almer
13
Icina pasti tebalkan ?
14
Salah paham
15
Pertemuan tak sengaja
16
Gilbert dan Arisha
17
Milcekek coklat dua
18
Masa lalu Aurora
19
Jadi dia ?
20
Kecelakaan
21
Donor darah
22
Hasil test DNA 99,99%
23
Arisha...
24
Arisha 2
25
Arisha sadar
26
Pertemuan Aurora dan Valenzy
27
Terima kasih, bunda
28
Ajakan ke rumah
29
Calon suami, bunda
30
Hak asuh
31
Pengacala - Reza
32
Almer ikut bunda,
33
Serangga...
34
Jaga pintunya !
35
Daddy Anggalan belanja
36
Rexo-Na & Lea-K
37
Jahil dibalik jahil
38
Aku masih pemula
39
Wewe Gombal
40
Gara-Gara GAS
41
Nggak gitu konsepnya
42
Daddy Meltua
43
Ulang tahun si kembar
44
Kapan potong kuenya ?
45
Terbongkar !
46
Terbongkarnya 2
47
Kamu tidak marah padakukan ?
48
Dia.....
49
Perumpamaan ala Arisha
50
Pelangi Bersinar
51
Bertemu oma buyut
52
Velzyku kembali
53
Wanita bertopeng
54
masa lalu Aurora kecil
55
Pertengkaran Rexo dan Lea
56
Suara misterius
57
Buku harian milik oma buyut
58
Nenek Pale-Palee
59
Persiapan Anggara
60
Surat pemecatan Rexo
61
Tentang Kita
62
TimeZoneೄྀ
63
Reza putraku ?
64
Pertemuan Aurora dan Rino
65
Reza putraku 2
66
Flashback
67
Flashoff
68
Kedatangan Alvaro
69
Berakhir !
70
Tertangkapnya Alvaro
71
Ketahuan berselingkuh
72
Pernikahan
73
Gagal Malam Pertama
74
Hari pertama sekolah.
75
Kehidupan Lea
76
Pertemuan Lea dan Rino
77
Pindah ruang kelas
78
Pernikahan Pelangi & Vino
79
Pertemuan Zara dan mantan suaminya
80
Keusilan Lisa dan Lejana
81
Hari bahagia semua orang
82
Bisikan Arisha
83
Centong bekal
84
Sekolah
85
Menasehati Alvara
86
Kedatangan masa lalu
87
Letusan minyak
88
Kelucuan Reva
89
Misteri dompet Anggara
90
Petak umpet
91
Kebusukan Liyana terbongkar
92
Berakhir
93
Akhirnyaaaaaa !!!
94
Centong cayul
95
D3nd4m Liyana
96
Kebahagian Anggara dan Aurora
97
KARYA BARUUUU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!