Eps.3#Pertemuan

Mobil mewah itu berhenti di parkiran sebuah gedung perkantoran. riuh para awak media cetak dan elektronik memadati halaman kantor tersebut. sepertinya mereka sudah menunggu kehadiran sosok pria pemimpin perusahaan terkenal tersebut.tentu saja kehadiran Aldebaran akan menjadi berita menarik kali ini, sosok yang selalu penuh misteri itu telah bersedia datang untuk menghadiri peresmian perusahaannya tersebut.

"Beliau datang" seru para awak media yang sudah berkerumun masuk dipintu utama. suara pintu mobil terbuka.pria sempurna itu turun dari mobil mewah nya.tubuh tinggi atletis,hidung mancung khas indo-turkey.semakin menambah ketampanan nya.

para bodyguard bertubuh tinggi besar sigap membentengi tuannya dari kerumunan para pencari berita.

"Tuan bisa minta waktu anda sebentar?" seru seorang wartawan.

langkah Al terhenti dengan wajah datar yang menjadi ciri khasnya.

"Nanti setelah acara selesai ada konferensi pers yang akan di wakili oleh orang kepercayaanku"ujar nya sambil berlalu. tentunya jawaban al membuat kecewa para wartawan tersebut.sementara dari dalam ruangan sudah nampak para tamu penting yang menunggu kehadirannya. sebagian dari mereka berasal dari kalangan kalangan elit.

Semua terpana melihat Al, terlebih para wanita yang sedikit menahan rasa gerogi saat menatap Al.malam itu dipenuhi para wanita dari berbagai kelas dan usia. mereka sebagian besar dari devisi perusahaan yang Al kelola.

"Hadirin orang yang kita nantikan sudah tiba"

seru seorang pembawa acara, dia menuju ke hadapan al dan membungkuk sopan sembari berkata "silahkan bapak naik ke atas podium"

Berjalan menuju podium Al pun memberi sambutan dan menjelaskan secara panjang lebar tentang cabang perusahaan baru yang dia kelola

"Kiranya kalian bisa bekerja sama untuk membuat anak perusahaan ini berkembang"

riuh tepuk tangan mengakhiri penutup kata.

setelah itu para tamu menikmati sajian yang terhidang,menu mewah buatan koki ternama tersaji di atas meja.dan Al berusaha setenang mungkin untuk berbaur dengan kolega dan rekan bisnis untuk sekedar berbincang ringan.

Penat terasa melingkupi jiwanya. ia ingin segera meninggalkan tempat tersebut.bayangan kasur empuk yang menggoda membuatnya ingin segera pulang.

Al melangkah ke sisi lain dari gedung kantor tersebut. ia menyulut rokok dan mengendurkan sedikit dasi nya. diluar udara terasa dingin, sesekali menghisap dalam rokok nya.

***

Di salah satu sudut lain terlihat seorang wanita mengenakan gaun warna salem.tubuh nya mungil dan memiliki kulit yang bersih, belahan gaun nya memperlihatkan kaki nya yang jenjang. terlihat dari wajah nya dia masih belum matang, seorsng gadis sekitar delapan belas tahunan.

Tanpa sengaja pandangan Aldebaran tertuju pada mahluk indah di sebrang sana. entah kenapa pandangan nya tiba tiba terpaku di sana, pada gadis itu.dengan cepat ia segera memalingkan pandangannya dari gadis itu.

***

Al bukanlah orang yang gampang suka dan percaya pada seseorang.baginya perasaan semacam itu hanya omong kosong belaka. semenjak penghianatan yang pernah dia rasakan bersama seorang wanita bernama sasikirana,Al sudah tidak pernah lagi berhubungan dengan wanita. ia lebih suka bersenang senang sekedar melepas hasrat kelelakian nya, selebih nya wanita adalah mahluk yang paling dia hindari.

Dari jauh gadis itu nampak menyilangkan kaki dan menopang dagu nya, wajah nya sedikit murung. kecantikan terlihat jelas di wajah itu dua bola mata berwarna keabuan itu memancarkan tatapan sendu dan teduh. lelaki manapun akan terpesona melihat mata itu.

"Linda,kau lama sekali" gumamnya.wajahnya masih tetap dengan ekspresi gelisah sekaligus kesal. gadis itu tidak mengetahui kalau di dalam sana rekannya telah sibuk melayani tamu tamu.Aldebaran memperhatikan dari kejauhan entah kenapa hatinya merasa terganggu melihat pemandangan di depan sana.

Tak lama kemudian datang seorang gadis lain.gadis itu terlihat sedikit berlari kecil menuju ke arah wanita bernetra abu tersebut.

"Rindu,acara makan malam sudah dimulai.cepatlah masuk sebelum Ibu Tami memarahimu."

"Maaf aku tidak tahu" ujar Rindu.

"Memangnya kau tidak mendengar tadi kalau direktur sudah memberikan kata sambutan?"

"Tidak aku tidak mendengarknya"

Tentu saja Rindu tidak menghiraukan apa yang terjadi di dalam sana, sebab ia sedang sibuk dengan fikirannya sendiri.

"Sayang sekali kau tidak sempat melihat wajah presdir itu"

merasa dirinya menjadi pembahasan,Al hanya mencoba mencuri dengar perbincanganyang terjadi diantara para gadis belia itu.

para gadis tidak menyadari kalau Al berada tepat di samping mereka, tak terlihat.terhalang pohon hiasan yang meremangkan sebagian ruangan.

Rindu hanya tersenyum mendengar ucapan Linda. "Aku tidak tertarik untuk melihat sosok pemilik perusahaan ini"

"Kenapa kau tidak tertarik?padahal ini kesempatan langka. desas desus yang aku dengar kalau beliau tidak pernah datang untuk acara acara seperti ini sebelumnya. dan kau tahu?aku sangat terpesona ketika tadi melihat sosoknya"

"Aku hanya tidak tertarik untuk melihat lelaki tua yang kaya raya.aku datang kesini hanya untuk bekerja." dengan kurang ajar perkataan itu keluar begitu saja dari bibir mungilnya.

Linda mengerlingkan matanya dan ingin segera memberikan bantahan namun ia kembali teringat akan tugas yang menunggunya.

"Sudahlah mari kita lanjutkan pekerjaan kita"

merekapun melangkah memasuki gedung tersebut.

Al mengeratkan bibirnya, tangannya terkepal menahan amarah. baru kali ini harga dirinya terusik oleh seorang gadis belia.

"Tua... tua... tua." kata-kata itu di rapalkannya berulang ulang seolah membaca mantera.

"kurang ajar!" desisnya.ingin rasanya Al merobek mulut milik gadis kurang ajar itu. tapi kesabarannya tertahan karena melihat di dalam terdapat orang-orang penting dan yang pasti ada banyak awak media yang berkumpul dan sedang memburu sekecil apapun berita tentangnya.

Mungkin lain kali ia akan mengurusnya.

"kali ini kau akan kubiarkan bebas dulu tikus kecil,aku berjanji akan nembuat perhitungan atas kata yang kau ucapkan tadi" matanya berkilat penuh ancaman.

***

***

***

Silahkan tinggalkan jejak like dan favorit kalian. dan terimakasih untuk yang sudah memberikan dukungan vote poin untuk novel ini.

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Wah langsung cinta pandang pertama nih..😂

2024-05-17

0

Nimranah AB

Nimranah AB

😁😁😁 blm tua ya Al

2022-04-19

0

Sussi Slim

Sussi Slim

Tatanan per barisnya rapi kak.Aq suka,bakalan lanjut sampai habis nih

2021-09-04

1

lihat semua
Episodes
1 Eps.1#Arogansi
2 Eps.2# kesalahan Bima
3 Eps.3#Pertemuan
4 Eps.4#Tentang Rindu
5 Eps.5#Sahabat Dan Bajingan
6 Eps.6#Tragedi Di Hari Ulang Tahun
7 Eps.7#Menata Hati
8 Eps.8#Mutaqqi Corporation
9 Eps.9# Memulai Hal Baru
10 Eps.10#Dia, Mengerikan.
11 Eps.11# Telegram Mengejutkan
12 Eps.12# Ini Hanya Peringatan
13 Eps.13#Kesepakatan
14 Eps.14# Menjadi Pusat Perhatian
15 Eps.15#Jabatan Baru
16 Eps.16#Bersumpah Akan Menemukanmu
17 Eps.17#Bertemu Client
18 Eps.18#Cemburu?
19 Eps.19#Perubahan Sikap
20 Eps.20# Belum Menyerah Mencari Jejakmu
21 Eps.21# Obsesi
22 Eps.22#Menghindar
23 Eps.23# Teror Dan Ancaman
24 Eps.24# Penyiksaan Perlahan
25 Eps.25#Kucing Dan Tikus
26 Eps.26# Kejadian memalukan
27 Eps.27#Dendam Atmaja
28 Eps.28#Hukuman Untukmu
29 Eps.29# Aku Yang Masih Ragu
30 Eps.30# Ingin Mengenal Rindu
31 Eps.31# Tentang Sasi
32 Eps.32#Undangan Makan Malam
33 Eps.33#Tembak Langsung
34 Eps.34#Penyesalan
35 Eps.35#Dia Datang Kembali
36 Eps.36# kembali Ke Tempat Semula
37 Eps.37# Nayila
38 Eps.38# Reaksi Vano
39 Eps.39#Sedikit Pergerakan
40 Eps.40# Persekongkolan
41 Eps.41#Penyelamatan
42 Eps.42#Kejutan
43 Eps.43#Penyatuan Hati
44 Eps.44#Gagal
45 Eps.45#Penyatuan Diri
46 Eps.46# Sambungan Interlokal
47 Eps.47#Saat Godaan Itu Datang
48 Eps.48# Rencana Sasi
49 Eps.49#Hari Baru
50 Eps.50#Undangan Vano
51 Eps.51#Rahasia Sasi
52 Eps.52# Perang Dingin
53 Eps.53#Rencana Awal
54 Eps.54#Menyingkap Tabir
55 Eps.55#kebenaran Yang Terungkap
56 Eps.56# Pencarian
57 Eps.57#Permintaan Maaf
58 Eps.58# Membujuk pulang
59 Eps.59# Mimpi buruk
60 Eps.60# Guncangan jiwa
61 Eps.61#Senyum Kemenangan
62 Eps.62#Major Depressive Disorder
63 Eps.63#Kamuflase
64 Eps.64#Flash Back :1
65 Eps.65#Flash Back:2-sisi kelam Aldebaran
66 Eps.66#Flash Back:3-Berjalan Sesuai Rencana
67 Eps.67#Benang Merah
68 Eps.68#Memelukmu Tanpa Menusuk
69 Eps.69#Menyingkirkan Perlahan
70 Eps.70#Pengampunan
71 Eps.71# Mencuri Kecupan
72 Eps.72#Pengorbanan Vano
73 Eps.73#Vano Dan Masa Lalu
74 Eps.74#Rasa Bersalah
75 Eps.75# Kopi Pahit
76 Eps.76#Langkah Awal
77 Eps.77#Hidangan Istimewa
78 Eps.78#Eksekusi
79 Eps.79#Sebuah Pengakuan
80 Eps.80# Permintaan Aldebaran
81 Eps.81#Tidak Jujur
82 Eps.82# Tuan Bayam Yamashita
83 Eps.83#Menyelesaikan Masalah
84 Eps.84#Berdamai Dengan Masa Lalu-1
85 Eps.85#Berdamai Dengan Masa Lalu-2
86 Eps.86#Persiapan Bulan Madu
87 Eps.87#Apa Kabar,Vano?
88 Eps.88#Pandangan Pertama
89 Eps.89# Rencana Adshkan
90 Eps.90# Vilap Cita Rasa Masa Lalu
91 Eps.91# Vilap Cita Rasa Masa Lalu-2
92 Eps. 92# Memperhatikan Dalam Diam
93 Eps. 93# Terbakar Cemburu
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Eps.1#Arogansi
2
Eps.2# kesalahan Bima
3
Eps.3#Pertemuan
4
Eps.4#Tentang Rindu
5
Eps.5#Sahabat Dan Bajingan
6
Eps.6#Tragedi Di Hari Ulang Tahun
7
Eps.7#Menata Hati
8
Eps.8#Mutaqqi Corporation
9
Eps.9# Memulai Hal Baru
10
Eps.10#Dia, Mengerikan.
11
Eps.11# Telegram Mengejutkan
12
Eps.12# Ini Hanya Peringatan
13
Eps.13#Kesepakatan
14
Eps.14# Menjadi Pusat Perhatian
15
Eps.15#Jabatan Baru
16
Eps.16#Bersumpah Akan Menemukanmu
17
Eps.17#Bertemu Client
18
Eps.18#Cemburu?
19
Eps.19#Perubahan Sikap
20
Eps.20# Belum Menyerah Mencari Jejakmu
21
Eps.21# Obsesi
22
Eps.22#Menghindar
23
Eps.23# Teror Dan Ancaman
24
Eps.24# Penyiksaan Perlahan
25
Eps.25#Kucing Dan Tikus
26
Eps.26# Kejadian memalukan
27
Eps.27#Dendam Atmaja
28
Eps.28#Hukuman Untukmu
29
Eps.29# Aku Yang Masih Ragu
30
Eps.30# Ingin Mengenal Rindu
31
Eps.31# Tentang Sasi
32
Eps.32#Undangan Makan Malam
33
Eps.33#Tembak Langsung
34
Eps.34#Penyesalan
35
Eps.35#Dia Datang Kembali
36
Eps.36# kembali Ke Tempat Semula
37
Eps.37# Nayila
38
Eps.38# Reaksi Vano
39
Eps.39#Sedikit Pergerakan
40
Eps.40# Persekongkolan
41
Eps.41#Penyelamatan
42
Eps.42#Kejutan
43
Eps.43#Penyatuan Hati
44
Eps.44#Gagal
45
Eps.45#Penyatuan Diri
46
Eps.46# Sambungan Interlokal
47
Eps.47#Saat Godaan Itu Datang
48
Eps.48# Rencana Sasi
49
Eps.49#Hari Baru
50
Eps.50#Undangan Vano
51
Eps.51#Rahasia Sasi
52
Eps.52# Perang Dingin
53
Eps.53#Rencana Awal
54
Eps.54#Menyingkap Tabir
55
Eps.55#kebenaran Yang Terungkap
56
Eps.56# Pencarian
57
Eps.57#Permintaan Maaf
58
Eps.58# Membujuk pulang
59
Eps.59# Mimpi buruk
60
Eps.60# Guncangan jiwa
61
Eps.61#Senyum Kemenangan
62
Eps.62#Major Depressive Disorder
63
Eps.63#Kamuflase
64
Eps.64#Flash Back :1
65
Eps.65#Flash Back:2-sisi kelam Aldebaran
66
Eps.66#Flash Back:3-Berjalan Sesuai Rencana
67
Eps.67#Benang Merah
68
Eps.68#Memelukmu Tanpa Menusuk
69
Eps.69#Menyingkirkan Perlahan
70
Eps.70#Pengampunan
71
Eps.71# Mencuri Kecupan
72
Eps.72#Pengorbanan Vano
73
Eps.73#Vano Dan Masa Lalu
74
Eps.74#Rasa Bersalah
75
Eps.75# Kopi Pahit
76
Eps.76#Langkah Awal
77
Eps.77#Hidangan Istimewa
78
Eps.78#Eksekusi
79
Eps.79#Sebuah Pengakuan
80
Eps.80# Permintaan Aldebaran
81
Eps.81#Tidak Jujur
82
Eps.82# Tuan Bayam Yamashita
83
Eps.83#Menyelesaikan Masalah
84
Eps.84#Berdamai Dengan Masa Lalu-1
85
Eps.85#Berdamai Dengan Masa Lalu-2
86
Eps.86#Persiapan Bulan Madu
87
Eps.87#Apa Kabar,Vano?
88
Eps.88#Pandangan Pertama
89
Eps.89# Rencana Adshkan
90
Eps.90# Vilap Cita Rasa Masa Lalu
91
Eps.91# Vilap Cita Rasa Masa Lalu-2
92
Eps. 92# Memperhatikan Dalam Diam
93
Eps. 93# Terbakar Cemburu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!