Saras pulang ke rumah utama Abimanyu sekitar jam 9 siang. Wanda sebagai ibunya pun langsung menghampiri.
"Kamu tadi malam dirumah Usi yaa? Ibu dan ayah khawatir kamu belum pulang tadi malam. Usi chat ibu kalau kamu nginep disana" ucap Wanda lembut.
"Iya, bu. Maafkan Saras ndak bilang ke ibu kalau nginep di rumah Usi soalnya tiba tiba aku ketiduran aja disana" bohong Saras.
"Iyaa ndapapaa. Tadi pagi tuan besar sudah info ke ibu sama ayah juga kok. Oh ya, kamu sudah sarapan, nduk?" tanya Wanda.
"Sudah, bu. Ibu jangan khawatir lagi sekarang sama aku. Saras akan membahagiakan kalian dan mungkin setelah aku menikah dengan Mas Arman, ayah dan ibu sudah bisa menikmati masa tua bahagia, tidak perlu bekerja lagi yaa" jawab Saras.
"Hmmm, ya ndak bisa gitu. Ayah dan ibu sebenarnya tidak rela kamu menikah dengan..." ucap Wanda lalu dipotong oleh Saras.
"Hmmm lagi lagi ibu bilang gitu. Ikhlaskan Saras bu untuk bisa membahagiakan kalian. Jujur, melihat kalian sudah bekerja keras dirumah ini, aku sangat berhutang budi kepada ayah ibu. Jadi biarkan Saras membuat kehidupan kita menjadi lebih baik yaa" sela Saras lalu memeluk ibunya.
"Tapi ibu dan ayah takut kamu tidak bahagia" lirih Wanda sambil memeluk putrinya.
"Aku bahagia jika ibu dan ayah bahagia" sahut Saras sambil menahan air matanya.
Akhirnya anak dan ibu itu saling mengutarakan perasaan melalui pelukan.
.
2 hari berlalu sejak kepulangan Aksa dan Saras dari Bogor. Hari ini pernikahan kontroversial pengusaha kontraktor Arman Abimanyu dengan wanita yang lebih muda 20 tahun lebih diselenggarakan.
Acara besar atas resepsi Arman dan Saras pun begitu ramai didatangi para tamu undangan berbagai kalangan.
Latar belakang keluarga Saras dimanipulasi oleh Arman. Wanda dan Arif pun tetap dijadikan orang tua Saras dalam resepsi dengan memakai gaun serta jas bagus juga. Sayangnya, Arman membuat Wanda dan Arif menjadi pengelola salah satu perusahaannya yg lain yaitu PT Sarasman bergerak di bidang pertanian di Bandung, dimana asal dari keluarga istrinya yg baru ini.
Untuk informasi, PT Sarasman ini merupakan salah satu warisan perusahaan dari keluarga Abimanyu namun karena di desa, Arman tidak ingin mengelolalanya. Jadi sebagai pewaris tunggal, Arman menyewa jasa manajemen untuk mengelola perusahaan itu. Namun ada beberapa saudara dari Keluarga besar Abimanyu bekerja disana seperti pamannya, beberapa keponakannya, dan kerabat jauhnya yg lain.
Tapi Arman sangat pintar dalam mengelola warisan keluarga Abimanyu meskipun tidak ia kelola sendiri. Ia mewanti wanti atau memberikan peringatan kepada keluarganya yg bekerja di Sarasman, jika mereka berani melakukan kudeta untuk merebut perusahaan pertanian ini, maka ia tidak segan segan untuk memiskinkan keluarganya seketika. Apalagi secara hukum perusahaan itu memang milik Arman Abimanyu, tidak bisa diperebutkan pihak lain.
Ditengah acara, tiba tiba datanglah pria tampan, tinggi dan gagah memakai setelan jas putih serta wangi parfumnya membuat tamu yang dilewati langsung menoleh padanya. Siapa lagi kalau bukan anak tunggal Arman Abimanyu, pewaris satu satunya.
Aksara Abimanyu datang dan menyita perhatian banyak pihak.
"Wah putra Arman begitu tampan. Seharusnya dia yg menikah dengan wanita di pelaminan itu"
"Sayang sekali, Saras lebih memilih menikahi Pak Arman daripada Aksa. Entah apa yang dipikirkan wanita itu"
"Bahaya sekai ini Arman, memasukkan wanita cantik yang menjadi istrinya padahal memiliki putra tampan dan masih bujang, bisa bisa terjadi perang antara anak dan bapak soal wanita"
"Sungguh tampan anaknya Arman, pengusaha ekspedisi lagi"
"Bisa juga ini anak, aku jodohkan sama putriku. Arman pasti tidak menolak"
"Aksara Abimanyu, ketampanannya memang berasal dari campuran keluarga kaya raya, keluarga Abimanyu dan keluarga Yudono. Sayangnya, saat ini keluarga sang ibu tidak ingin muncul di kalayak umum apalagi terlihat bersama keluarga Abimanyu"
Banyak tamu yang membicarakan Aksara dan membuat aula hotel bintang 5 itu semakin ramai. Aksara tak memeprdulikan omongan orang lain ataupun pujian yg ia dengar, ia hanya fokus untuk memberikan selamat kepada ayah dan ibu tirinya di pelaminan.
"Ayah, selamat atas pernikahannya. Sepertinya terakhir kali kita bertemu aku yang salah karena berusaha menghentikan cinta kalian" ucap Aksa berakting lembut dan penuh tipu muslihat.
Tapi Arman yang memang diliputi rasa bahagia akhrinya putranya menerima pernikahannya pun merespon baik ucapan selamat dari Aksa. Ia langsung memeluknya.
"Ayah terima kasih banyak kepadamu karena kamu bersedia hadir disini dan menerima pernikahan ini. Ayah benar benar bahagia. Semoga kamu mendapatkan istri yang terbaik seperti Saras" ucap Arman yg tanpa sadar membuat Aksa yg memandang ibu tirinya tersenyum smirk.
"Tenang saja, Yah. Aku akan mendapatkan istri sebaik dan secantik ibu tiriku" sahut Aksa lalu ia melepas pelukannya dan beralih mengucapkan selamat kepada sang ibu tiri.
"Selamat, anda sudah menjadi ibu saya. Semoga anda bahagia, bu" ucap Aksa dengan wajah yang menyiratkan kepuasan dan kelicikan secara bersamaan.
"Ayo foto dulu" ajak Arman kepada sang putra.
Keluarga baru Arman Abimanyu pun berfoto bersama.
Acara resepsi meriah pernikahan Arman dan Saras berakhir setelah dilangsungkan selama 4 jam yang sebelumnya diadakan akad nikah ditempat yang sama.
Sebagai hadiah dari pihak hotel, pengantin baru ini mendapatkan bonus kamar big suite atau seperti apartmen sebagai kamar pengantin.
Arman dan Saras langsung menuju kesana selepas acara selesai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments